Penulis Topik: Variabel Logika  (Dibaca 1954 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Variabel Logika
« pada: Desember 21, 2013, 04:59:57 AM »
Setiap A adalah B
Setiap B adalah C
Jadi, Setiap A adalah C

Huruf A, B dan C dalam susun pikiran di atas adalah variabel.  Dan kita bisa memasukan nilai atau term apapun ke dalam variabel tersebut. Jadi, Variabel Logika adalah variabel huruf atau symbol yang berfungsi untuk menampung nilai atau term.

Term atau nilai apapun yang dimasukan ke dalam variabel tersebut, hasilnya harus tetap sama.  Misalnya :

A = Kuda
B = Sapi
C = Gajah

Setiap kuda adalah sapi
Setiap sapi adalah gajah
Jadi, setiap kuda adalah gajah

Isi kesimpulan bernilai “benar”.  Kebenaran tersebut, apabila kita sepakat dengan kebenaran premisnya atau kita sepakat dengan konstanta (nilai) yang dimasukan ke dalam variabel. Apabila kita menganggapnya salah, berarti kita belum sepakat dengan nilai yang dimasukan ke dalam variabel A, B, C, dan masih bertanya, “Benarkah kuda itu sapi ?” secara semantik, orang akan menyangkal kebenarannya. Tapi ini bukan semantik, melainkan mantik (logika), sehingga menurut logika, jika memang A = Kuda dan B = Sapi, maka pernyataan “A adalah B” berarti “Kuda adalah Sapi”.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Variabel Logika
« Jawab #1 pada: Desember 21, 2013, 10:25:56 AM »
Ini adalah kebingungan dan keheranan awal saya...... :alas:
 

Offline Sandy_dkk

Re:Variabel Logika
« Jawab #2 pada: Desember 22, 2013, 09:44:02 PM »
ketika menjawab soal2 matematika, para siswa sering mendapat soal2 semacam itu.


contohnya;

jika di dalam kandang terdapat 5 ekor bebek betina dan 3 ekor bebek jantan, maka ada berapa bebek di dalam kandang tsb?

jika A=9 dan B=5, maka A-B=?


belum pernah ditemukan ada siswa yang pergi ke kandang untuk men-cek kebenaran jumlah bebek jantan dan bebek betina.
belum pernah juga ada siswa yang protes ketika A disamakan dengan 9 dan B disamakan dengan 5.

semua tahu, bahwa berapa pun jumlah bebek di kandang sebelah, jawaban benar untuk soal pertama adalah 8.
semua tahu, bahwa walaupun tidak ada sistem bilangan yang membenarkan A=9 dan B=5, jawaban benar untuk soal kedua adalah 4.

anehnya jika berhadapan dengan logika, banyak yang protes, banyak yang bingung, lalu menganggap logika tak berguna...
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
2299 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 12, 2013, 04:22:24 PM
oleh Kang Asep
17 Jawaban
4431 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 03, 2013, 11:13:50 AM
oleh Abu Hanan
6 Jawaban
1747 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 08, 2013, 10:43:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
797 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 25, 2015, 09:46:36 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
523 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 28, 2015, 07:29:53 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
533 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 10, 2016, 02:58:46 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1358 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 08, 2015, 02:00:48 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
636 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 23, 2015, 11:23:28 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
237 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 18, 2016, 08:19:02 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
159 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 14, 2017, 10:58:35 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan