Penulis Topik: Konsistensi Term  (Dibaca 607 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Konsistensi Term
« pada: September 09, 2015, 04:49:53 PM »
[16:11 09/09/2015] asepr78: #Konsistensi Term#

Dalam menyampaikan sebuah konsep, baik melalui lisan atau tulisan, melalui narasi atau diskusi, terlebih dahulu kita perlu mendefinikan term2 yg kita rasa perlu definisikan. selanjutnya kita pegang erat2 definisi tersebut dan konsisten terhadapnya.

kita tahu kata "agama" bisa memiliki puluhan definisi. jika saya menggunakan semua definisi tersebut dalam satu artikel, saya tetap dapat membedakan perbedaan satu persatu perbedaan definisinya. karena saya yg membuat pernyataan, maka sayalah yg mengerti artinya. tapi cara seperti itu pasti akan membingungkan pihak pembaca. karena itu dalam satu uraian, sebaiknya kita gunakan satu definisi saja.

demikian pula dalam diskusi. kadang saya bertahan dalam satu definisi term. tapi lawn diskusi terus menerus mencampurkan satu definisi dengab definisi lainnya untuk satu kata yg sama. yg akhirnya membingungkan dirinya sendiri.

Misalnya :

1) Kita harus patuh pada orang tua.
2) Kita tidak harus patuh pada orang tua.

Jika kita memahami bahwa keduanya adalah benar walaupun tampak bertentangan, berarti kita memahami bahwa ada perbedaan definisi di dalam term2nya. lalu ketika saya ditanya,"jadi benar kita harus patuh pada orang tua ?"

maka jawaban saya jadi,"bergantung". Jawaban seperti ini menandakan bahwa saya mengidentifikasi lawan diskusi saya telah mencampurkan dua definisi atau lebih atas satu term yg sama bentuknya. Tetapi akan lebih baik jika saya memilih satu definisi dan tidak mengikuti arus campur aduk.
[16:42 09/09/2015] asepr78: Dengan perbedaan definisi, dua pernyataan yg tampak kontradiksi dapat bernilai benar keduanya. Tapi, ketika saya menggunakan dua definisi sehingga menilai keduanya benar sedsngkan orang lain menggunakan satu definisi atau sebaliknya, maka kebenaran akan gagal difahami, benang filsafat jadi kusut.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Konsistensi Term
« Jawab #1 pada: September 09, 2015, 06:14:39 PM »
[17:03 09/09/2015] Hendra: Tapi para sufi seperti Jalaludin Rumi dan Rabiah Al-adawiyah gak pernah peduli dgn kebingungan orang lain, kang.. mereka tetap saja asik menulis syair2 cinta, luapan perasaannya kepada Tuhan..

begitu pula dgn para tokoh suci, sufi, bodhidharma dgn filsafat zen, yogi, khrisna, ucapan2 mereka terdengar membingungkan, penuh misteri, penuh paradoks.. dan mereka membiarkan saja kita bertanya dan meremung ttg makna syair2 cinta mereka kepada Tuhan
Tapi disitulah asiknya misteri.. asik utk direnungkan..

Masalahnya adalah, apabila seseorang menjadi fanatik pada pemahamannya sendiri, dan tidak mau menggunakan logika utk melihat dari sudut pandang (definisi) orang lain.. akhirnya saling berperang dan membunuh..

[17:58 09/09/2015] Alfianpase:
=================
 Masalahnya adalah, apabila seseorang menjadi fanatik pada pemahamannya sendiri, dan tidak mau menggunakan logika utk melihat dari sudut pandang (definisi) orang lain.. akhirnya saling berperang dan membunuh..
==================
Setuju. Contoh simple : sunni vs syiah, islam toleran vs intoleran.
[18:00 09/09/2015] asepr78: Shri Khrisna berkata,"Janganlah para bijaksana membuat bingung orang2 bodoh !". Di sisi lain, beliau juga menjelaskan bahwa perkataan dan perilaku para bijaksana akan mengherankan orang2, sehingga dengan begitu orang2 tertarik untuk mengikuti jalannya orang2 bijaksana."

Paradoks2 adalah ciri khas para Filsuf Timur. Paradoks di dalam zen dan al adawiyah adalah salah satu daya tarik mereka. Itu adalah pilihan. Demikian pula filsafat guru saya, kang Irman. beliau menyatukan filsafat ketimuran dan mistisisme. banyak paradoks2 dalam filsafatnya. tapi saya memilih jalan lain, yaitu mengikuti gaya dialektika socrates dan metoda Logika Aristoteles yg justru menguraikan paradoks2, tidak membuat pernyataan yg aneh2 dan paradoks2 yg mengherankan. tapi lebih kepada uraian matematis yg lebih memeras otak.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Konsistensi Term
« Jawab #2 pada: September 09, 2015, 06:27:46 PM »
Pada mulanya saya memang menggunakn metoda filsafat paradoks seperti guru saya, memadukannya dengan mistisisme. tapi setelah lama bergelut dengan logika, saya mengerti bahwa metoda paradoks itu merupakan gabungan seni sastra dan filsafat. saat para filsuf itu melihat kebnaran yg indah, lahirlah ungkapan2 paradoks. kadang2 sengaja untuk menimbulkan daya tarik dan keheranan. dan terkadang memang terdesak, karena keterbatasan bahasa, tak mengetahui jalan lain selain melalui filsafat paradoks. tapi setelah mendalami ilmu logika, saya kadang juatru merasa berdosa bila membuat pernyataan2 yg membingungkan orang lain dan kebingungan itu menyakitkannya. saya harus menemukan cara untuk membuatnya mengerti. kecuali, bila dia adalah orang yg sombong, maka saya tidak merasa berdosa bila membinungkannya. sampai dia menjadi gila sekalipun, saya anggap itu hukuman atas kesombongannya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
3008 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 22, 2012, 07:38:23 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1692 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 26, 2012, 07:42:11 PM
oleh Kang Asep
Term

Dimulai oleh Kang Asep Term

0 Jawaban
2810 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 05, 2013, 03:09:12 PM
oleh Kang Asep
Midle Term

Dimulai oleh Kang Asep Term

0 Jawaban
863 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 16, 2014, 07:15:52 PM
oleh Kang Asep
Pemilik Term

Dimulai oleh Kang Asep Term

0 Jawaban
543 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2015, 10:36:25 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1178 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 15, 2015, 06:03:59 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
559 Dilihat
Tulisan terakhir April 03, 2016, 12:29:58 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
372 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 03, 2016, 08:16:58 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
140 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2017, 07:57:25 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
178 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 28, 2017, 04:23:59 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan