Penulis Topik: Cara Mengenali Term  (Dibaca 275 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Cara Mengenali Term
« pada: Desember 28, 2017, 04:23:59 AM »
SK : Konsepsi
====================
1. Arti Kata dan Makna Kata
2. Menidak dan Meniada
3. Meliput dan Menentu
4. Mutlak dan Nisbi
5. Cara Mengenali Term
6. Jumlah Term Dalam Syllogisme

Jumlah Karakter : 16.761
Kira-kira : 8 halaman A5
====================

5. Cara Mengenali Term
Edisi : 28 Desember 2017, 04:17:45

Aflah al-Humaidi, [09.12.17 03:06]
-----------------------
Mengenai Term, bagaiamanakah mengenali sebuah term, dua buah term ataupun tiga buah term dalam satu proposisi?
=================

Dalam sebuah Proposisi tunggal hanya terdapat dua buah Term. Walaupun kalimatnya panjang, tapi tidak lebih dari pada dua buah term, yaitu subjek dan predikat.

Contoh proposisi dengan kalimat yang pendek :

Allah itu Esa. 

Dan kadang dapat diungkapkan dengan kalimat lebih pendek "Allah Esa". Hanya terdiri dari dua kata, kata yang terakhir (predikat) merangkan kata yang awal (subjek). Dalam contoh tersebut kata "Esa" menerangkan kata "Allah". Dengan demikian "Esa" merupakan predikat. Sedangkan "Allah" merupakan subjek.

Contoh proposisi dengan kalimat yang panjang :

"Lebih baik menekankan satu hal dengan jelas daripada sepuluh hal yang membingungkan atau membosankan pendengar".[1]

Adanya kata "atau" menunjukan proposisi majemuk. Artinya kalimat di atas berisi lebih dari satu proposisi. Mari ambil satu proposisi :

"Lebih baik menenakankan satu hal dengan jelas daripada sepuluh hal yang membingungkan"

Pertama-tama yang harus diketahui dalam proposisi tersebut adalah subjeknya dengan berpikir, "proposisi ini menerangkan apa ?" proposisi tersebut menerangkan tentang "menekankan satu hal dengan jelas". Maka itulah subjek kalimatnya. Sedangkan predikatnya adalah "yang lebih baik daripada sepuluh hal yang membingungkan".  Jadi, kalau ditulis kembali dalam bahasa logika, sebagai berikut :

"Menekankan satu hal dengan jelas adalah yang lebih baik daripada sepuluh hal yang membingungkan".

Di mana subjek kembali ditempatkan pada awal kalimat sebelum kopula. Dan predikat ditempatkan setelah Kopula.

Contoh di atas juga menunjukan bahwa subjek tidak selalu di awal kalimat, melainkan bisa pula di tengah.

« Edit Terakhir: Desember 28, 2017, 11:44:51 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2334 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2013, 05:18:07 PM
oleh Sandy_dkk
3 Jawaban
3124 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 22, 2012, 07:38:23 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
695 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 04, 2013, 02:43:51 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1762 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 25, 2014, 05:50:39 PM
oleh Kang Asep
Term

Dimulai oleh Kang Asep Term

0 Jawaban
2942 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 05, 2013, 03:09:12 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1074 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 17, 2013, 12:49:51 AM
oleh ratna
0 Jawaban
777 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 16, 2014, 06:31:47 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
558 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2015, 02:03:36 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1202 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 15, 2015, 06:03:59 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
277 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 04, 2016, 11:02:39 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan