Penulis Topik: Takwini dan Tadwini  (Dibaca 665 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9340
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 381
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Takwini dan Tadwini
« pada: November 23, 2014, 02:18:43 PM »
Quote (selected)
Manusia secara substansial adalah makhluk yang berpikir. Harus diketahui bahwa pemberian kelebihan dan karuni ini, secata takwini (penciptaan) dengan metoda khusus bekerja berdasarkan penciptaan ilahi. Dan dalam kerjanya ini, ia tidak tunduk kepda perintah dan aturan buatan seseorang. Akan tetapi ia bergerak pada jalur alaminya berdasarka pola penciptaan (pemberian ilahi). Jalur alami dari pemikiran inilah yang disebut dengan Mantiq Takwini dan bersifat fitrah (ineheren) yang ada paa setiap manusia secara sama; baik yang terpelejar maupun yang tidak.

Sementara, penyusunan sercara sistematis dari aturan-aturan ini adalah klasifikasi serta penyampaiannya dalam bentuk sebuah ilmu yang sistemais yang muncul bertahun-tahun setelah munculnya manusia disebut dengan Mantiq Tadwini

Alasan akan kemestian luasnya Mantiq Tadwini, selan adanya Mantiq Takwini dalam wujud manusia, juga karena alasan bahwasannya walaupun kemampuan berpikir dan bagaimana proses berpikir merupakan perkara takwini dan anugrah ilahi, akan tetapi manusia yang berpikir sering kali lalai terhadap mengapa dan bagaimana Pikirannya. Atinya dia tidak mengetahui kenapa dan bagaimana mengungkap hakikat. Terlepas dari bahwa dalam banyak hal, Mantiq Takwini dalam diri manusia dengan sendirinya mampu menyelesaikan masalah-masalah pemikiran yang rumit atau menyingkap kekeliruan sebuah Mughalathah (kesalahan berpikir) yang mana dalam masalah ini ia butuh kepada Mantiq Tadwini.

Tambahan atas apa yang telah disebutkan, mantiq takwini dalam banyak kesempatan tidak mampu memberikan Natijah (kesimpulan) yang dekat apalagi untuk bisa mengambil Natijah yang benar. Oleh karenanya diciptakan tahapan mukadimah dan argumentasi yang diajarkan Mantiq Tadwini yang berisikan metodaa kelanjutkan argumentasi dan untuk bisa sampai kepada natijah yang jauh.
[1]
 1. Mahmud Mutazeri Muqaddam, Mantiq, Hal 37
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
15 Jawaban
7723 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2013, 11:19:00 PM
oleh Sandy_dkk
10 Jawaban
5920 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2012, 10:58:26 AM
oleh ratna
2 Jawaban
3658 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 06, 2013, 05:53:02 AM
oleh Abu Zahra
1 Jawaban
1668 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2013, 08:50:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1962 Dilihat
Tulisan terakhir April 25, 2013, 06:18:47 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1788 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2013, 01:15:56 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
935 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2013, 01:26:52 PM
oleh Abu Zahra
9 Jawaban
2097 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2014, 11:12:36 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
744 Dilihat
Tulisan terakhir April 01, 2014, 09:11:48 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
729 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 09, 2015, 08:15:45 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan