Penulis Topik: Menambahkan Keyakinan Baru  (Dibaca 542 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Akang

Menambahkan Keyakinan Baru
« pada: Pebruari 18, 2015, 09:16:23 PM »

[8:07 PM 18/02/2015] asepr78: 13) Dalam logika, mempengaruhi orang lain berarti menambahkan keyakinan baru dengan konklusi2. Hal ini tidak mungkin, kecuali berlandas pada proposi2 milik orang lain tersebut. Dengan demikian, untuk menambahkan keyakinan terhadap orang lain diperlukan pengetahuan mengenai proposisi apa saja yg sudah dimilikinya. Berarti menyelami pemikiran orang lain adalah hal yg utama sebelum menambahkan keyakinan baru padanya.

[8:35 PM 18/02/2015] asepr78: 14) Keyakinan baru pada diri seseorang dapat bertambah dengan cara dia membaca buku. lalu timbul pertanyaan, bagaimana si penulis buku dapat meyakinkan para pembaca padahal dia tidak berjumpa langsung dengan pembacanya, bahkan pada zaman yg jauh berbeda, sehingga penulisnya tidak tahu menahu soal proposisi pembacanya ? jika penulis itu dapat meyakinkan pembacanya, mustahil penulis itu tidak tahu proposisi milik pembacanya. Penulis itu mengetahuinya dengan cara tidak langsung. Misalnya dengan mengetahui proposisi2 milik orang2 yng ada di dekatnya, dia menjaring keyakinan lebih banyak orang. karena keyakinan beberapa orang memiliki kesamaan dengan keyakinan lebih banyak orang. Itulah mengapa pembaca dapat diyakinkan oleh penulis, walaupun penulisnya telah wafat seabad sebelumnya.

[8:56 PM 18/02/2015] asepr78: 15) Pengetahuan langsung akan proposisi2 milik orang lain diperlukan ketika terjadi pertentangan pendapat secara langsung. Di sini terjadi keheranan, bagaimana dua orang yg memiliki proposisi dengan bentuk dan makna yg sama, tapi nilainya berbeda. Yang satu menilainya sebagai hal "benar", sedangkan yg lainnya menilai "salah".  Di sini telah terjadi pertentangan pendapat yg mrngherankan. untuk menjawab keheranan ini dibutuhkan penyelidikan mengenai sebab2. bila ternyata sebab perbedaan nilai proposisi ini adalah perbedaan argumentasi, nyatalah bahwa dua proposisi yg bertentangan tadi sebrnarnya merupakan dua konklusi. disinilah penyelidikan akan   "apa saja proposi milik orang lain" dimulai.
« Edit Terakhir: Pebruari 19, 2015, 08:36:32 AM oleh Kang Asep »
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1303 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 06, 2013, 06:46:15 PM
oleh Kang Asep
24 Jawaban
5731 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 31, 2015, 11:19:15 PM
oleh alfianpase
0 Jawaban
758 Dilihat
Tulisan terakhir November 21, 2014, 11:21:37 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
469 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 29, 2015, 02:14:40 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
604 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 28, 2015, 11:55:51 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
871 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 06, 2015, 04:19:48 AM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
1530 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 13, 2017, 12:07:25 AM
oleh Sultan
0 Jawaban
582 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 20, 2016, 07:18:28 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
356 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2016, 12:25:08 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
143 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 10, 2017, 04:56:37 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan