Penulis Topik: empat jenis kebenaran  (Dibaca 2092 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9526
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 481
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
empat jenis kebenaran
« pada: Mei 26, 2012, 02:55:10 PM »
untuk lebih memudahkan pikiran kita dalam menguraikan benang kusut pemikiran, maka kita perlu memahami perbedaan jenis-jenis kebenaran.

pertama, kebenaran referentif.
dalam jenis  kebenaran ini, nilai "benar" berarti "adanya referensi". tanpa referensi, maka tidak ada kebenaran. dan "yang paling benar" adalah "yang referensinya paling valid dan terpercaya". kelamahan jenis kebenaran ini adalah, adanya kemungkinan pertentangan satu referensi dengan referensi lainnya yang tidak disadari, sehingga orang dapat meyakini dua hal yang bertentangan sekaligus.

Kedua, kebenaran alamiah
dalam jenis kebenaran ini, nilai kata-kata yang "benar" berarti "kesesuain kata-kata itu dengan fakta-fakta alamiah". dalam jenis kebenaran ini, referensi tidak diperlukan sama sekali. kelamahan jenis tidak mampu menjangkau fakta-fakta yang bersifat non indrawi.

Ketiga, Kebenaran Logika
Dalam jenis kebenaran ini, nilai "benar" berarti sesuai dengan hukum-hukum berpikir, berarti logis. Kebenaran referensi maupun kebenaran alamiah, tidak diperlukan dalam Logika, karena ia hanya mengkalkulasikan atom-atom logic. selama semua itu dikalkulasikan sejalan dengan hukum logika, maka nilainya adalah "benar".

setiap orang berpikir. objek yang dipikirkan itu bisa fakta-fakta alamiah ataupun teori dari berbagai referensi, dan kemudian membuat kesimpulan. untuk terhindari dari kesalahan berpikir dan membuat kesimpulan, maka Logika perlu digunakan.

Kelamahan jenis kebenaran ini adalah, nilai "benar" menjadi tidak berarti apabila atom-atom logic atau material syllogismenya tidak mengandung kebenaran ilmiah maupun referentif.

Kebenaran batiniah
dalam jenis kebenaran ini, nilai "benar" adalah fakta yang dirasakan di dalam batin, seperti marah, sedih, bahagia, gembira, dll. dari fakta-fakta itu kemudian ditemukan hukum-hukum. Hukum-hukum ini kemudian melahirkan pula nilai benar- salah, baik buruk. misal, bila orang marah, ia akan mengetahui bahwa marah itu adalah salah dan buruk, terutama apabila ia telah melihat bahwa kemarahannya itu tidak sesuai dengan hukum-hukum mental.

kelamahan dari jenis kebenaran ini adalah bersifat  yang pribadi dan rahasia. hanya dapat difahami oleh diri sendiri, tidak bisa dibuktikan secara ilmiah maupun logika. kendatipun ia seirngkali disebut kebenarn yang sejati, tersentuh oleh kesadaran dan dapat diselami, tetapi ia berada di luar jangkauan pemikiran manusia.

untuk mencapai kebijaksanaan, kita tidak dapat menggunakan salah satu saja dari jenis-jenis kebenaran tersebut. masing-masing memiliki kelemahan tersendiri. untuk menyempurnakannya, maka semua metoda kebenaran harus dipergunakan, sesuai dengan wilayahnya masing-masing.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1166 Dilihat
Tulisan terakhir November 10, 2013, 10:59:29 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
780 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2014, 05:14:20 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
625 Dilihat
Tulisan terakhir April 20, 2014, 06:55:34 PM
oleh comicers
1 Jawaban
1288 Dilihat
Tulisan terakhir November 21, 2014, 09:52:22 AM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
756 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 12, 2015, 03:03:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
767 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 15, 2016, 09:12:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
584 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 07, 2016, 10:30:58 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
340 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 19, 2016, 08:57:38 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1830 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 14, 2016, 06:56:23 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
318 Dilihat
Tulisan terakhir April 18, 2017, 05:42:55 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan