Penulis Topik: Rasional  (Dibaca 180 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9458
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 472
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Rasional
« pada: November 29, 2016, 07:13:05 AM »
kesulitan dalam menjelaskan apa itu rasional terjadi akibat istilah term "tidak logis" yang kadang berarti term menidak dan kadang meniada. tidak seperti nilai proposisi benar atau salah. tidak ada istilah nilai yang berlawanan dengan "logis", kecuali penidakan, yaitu "tidak logis". padahal "tidak logis" belum tentu kebalkan dari nilai "logis". ini merupakan problem tersendiri.

rumusan definisi rasional sebagai berikut :

kasus 1:

1) premis minor (benar)
2) premis mayor (benar)
3) koklusi (logis dan benar) <= Rasional

Kasus 2 :

1) premis minor (salah)
2) premis mayor (salah)
3) konklusi (logis dan salah) <= rasional

kasus 3 :

1) premis minor (benar)
2) premis mayor (benar)
3) konklusi (benar tapi tidak logis) < = belum tentu tidak rasional

kasus 4 :

1) premis minor (salah)
2) premis mayor (salah)
3) konklusi (salah, tapi tidak logis) <= belum tentu rasional

kasus 5 :

1) premis minor (benar)
2) premis mayor (benar)
3) konklusi (logis tapi salah) <= irasional

kasus 6 :

1) premis minor (salah)
2) premis mayor (salah)
3) konklusi (logis tapi benar) <= irasional

jadi, rasiional itu adalah konklusi yang bernilai logis dan benar berdasarkan pada premis-premis yang bernilai benar atau konklusi yang bernilai logis dan salah berdasar pada nilai premis-premis yang bernilai salah pula.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan