Penulis Topik: Penempatan Premis  (Dibaca 125 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9342
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 383
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Penempatan Premis
« pada: April 06, 2017, 12:07:43 PM »
Nomor : PST.KII/Log-072/7011
Edisi :  4 April 2017
Judul : Penempatan Premis
Tujuan :
1) memahami perbedaan kesimpulan akibat perbedaan menempatkan proposisi pada premis
2) memahami perbedaan model syllogisme Barat dan Timur dari perbedaan posisi premis
=================

Perbedaan dalam menempatkan premis itu menimbulkan perbedaan dalam kesimpulan. Ada dua proposisi :

(1) Setiap nabiyullah adalah pria
(2) sebagian nabiyullah tidak menikah


Lalu, bandingkan dua modus berikut :

TKTB - AOO
Setiap nabiyullah adalah pria
Sebagian nabiyullah tidak menikah
Jadi, sebagian pria tidak menikah

TKTB - OAA
Sebagian nabiyullah tidak menikah
Setiap nabiyullah adalah pria
Jadi, setiap yang menikah bukan pria ?

Pada modus TKTB - AOA, yang menempati premis minor adalah proposisi nomor (1). Semua sedangkan pada TKTB - OAA, premis minor nya adalah proposisi nomor (2). Sehingga kesimpulannya menjadi berbeda.  Kesimpulan mana yang logis? Tentu kesimpulan pada modus TKTB - AOO itulah yang benar.

Lalu, apa kesalahan pada kesimpulan TKTB - OAA ? Melanggar hukum syllogisme :

hukum kuantitas yang kedua, yakni semestinya term yang meniap dalam premis, meniap pula dalam kesimpulan. Dan sebaliknya term yang tak meniap tak boleh meniap dalam kesimpulan.

Tapi dalam TKTB - OAA, term "pria", yang tak meniap dalam premis berubah menjadi jadi meniap dalam kesimpulan. Ini suatu kesalahan.

Bagaimana dengan modus TKTB - OAO ?

Maka kesimpulan nya menjadi "sebagian yang menikah bukan pria." Ini pelanggaran nya malah bertambah banyak. Selain mengubah term "pria" yang tak meniap menjadi meniap, juga mengubah term "menikah" dari meniap menjadi tak meniap. Pelanggaran nya dobel.

Bandingkan pula modus berikut :

 Sebagian nabiyullah tidak menikah
Setiap nabiyullah adalah pria
Jadi, sebagian pria tak menikah

Itu modus apa ? Modus TKTB - OAI ? Bukan, itu sebenarnya sama dengan modus TKTB - AOO. Tetapi premis minor nya disebutkan belakangan, setelah premis mayor. Boleh saja demikian, tetapi itu menggunakan model syllogisme barat. untuk tahapan awal, sebaiknya selalu gunakan model syllogisme timur, di mana premis minor disebutkan terlebih dahulu. Jika sering mencampurkan dengan model syllogisme barat, dikhawatirkan menyulitkan para pemula yang belajar.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1559 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 02, 2013, 10:27:20 PM
oleh Kang Asep
1 premis, 5 konklusi.

Dimulai oleh Sandy_dkk « 1 2 ... 5 6 » Kupas Logika

87 Jawaban
13794 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2013, 11:53:04 AM
oleh ratna
1 Jawaban
857 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 29, 2015, 10:19:33 AM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
546 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 14, 2015, 05:56:26 PM
oleh kang radi
Premis

Dimulai oleh Kang Asep Syllogisme

0 Jawaban
550 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2015, 07:52:33 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
610 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2015, 11:23:17 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
620 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2015, 08:56:33 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
654 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2015, 07:38:50 PM
oleh Kang Asep
7 Jawaban
1142 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2016, 01:10:58 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
357 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2016, 06:38:46 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan