Penulis Topik: Bagaikan Air dan Garam  (Dibaca 623 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9458
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 472
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Bagaikan Air dan Garam
« pada: April 24, 2014, 12:23:07 AM »
Dosa dan pahala itu terkadang saya ibaratkan dengan garam dan air. Ada orang yang melakukan suatu perbuatan jahat. Orang lain membencinya, marah, jengekal, mencaci maki dan mengutuk dirinya. Padahal di sisi Allah, bisa jadi orang yang berubat jahat tersebut lebih baik dari pada orang yang melaknatnya. Anggaplah Abdullah telah melakukan suatu tindakan kejahatan. Dan Zainal melaknat Abdullah atas kejahatannya itu. Tetapi di sisi Allah bisa jadi, Abdullah jauh lebih baik dari Zainal.

Baik Abdullah maupun Zainal sama-sama pernah melakukan perbutan dosa. Tapi bila diperumpamakan garam dan dibandingkan antara dosa Abdullah dengan Zainal, makadosa Abdullah itu adalah segelas garam.  Ini sangat banyak, bahkan telalu banyak bila dibandingkan dengan dosa Zainal yang ibarat hanya sesendok garam. Dosa Zainal hanya sedikit. Dosa Abdullah sangat banyak. Maka, bagaimana di sisi Allah, Abdullah bisa menjadi lebih baik dari Zainal ?

Kebaikan bagaikan air. Bila Zainal hanya mempunyai setengah gelas air. Dan Zainal menaburkan sesendok garam ke dalam air tersebut, maka air tersebut rasanya akan sangat asin. Sangat asin ini mewakili nilai “sangat buruk”. Sedangkan Abdullah, walaupun ia menaburkan segelas garam, tapi air yang dia miliki adalah sebanyak air di danau air tawar yang seluas danau Toba. Walaupun garam itu dia taburkan ke danau, maka air danau tidak akan menjadi asin.

Atas dasar ini semua, maka tidaklah layak kita menyimpan rasa kebencian kepada orang-orang yang kita anggap sebagai pendosa, seperti pelacur, pencuri, pembunuh, penjudi, pemabuk dan sebagainya. Ini bukan berarti kita setuju dengan kejahatan mereka dan membiarkan mereka terus melakukan perbuatan dosa. Tapi kita harus memahami berbagai hal yang memang mungkin terjadi, yaitu kemungkinan bahwa pada hakikatnya mereka jauh lebih baik dari kita. Orang yang berzina umumnya berdosa, tapi dalam kasus tertentu, bisa jadi dia tidak berdosa. Lihat dalam artikel : terpaksa. Membunuh itu merupakan perbuatan keji, tapi pembunuhan yang dilakukan oleh nabi Khidir as terhadap seorang anak kecil, justru merupakan perbuatan mulia. Dengan memikirkan hakikat yang memang mungkin adanya, maka kita akan kehilangan rasa sombong terhadap mereka yang dianggap sebagai manusia-manusia pendosa.  Kita membenci perbuatan jahatnya, tapi tidak dapat membenci orangnya. Jika Abdullah melakukan kejahatan, maka kita mengutuk penjahat dan kejahatannya, tapi bukan mengutuk Abdullah. Kita mengutuk perbuatannya, pelakunya, tapi bukan mengutuk orangnya. Karena bisa jadi, pada hakikatnya orang yang kita anggap pendosa itu di sisi Allah jauh lebih baik dari kita. Bisa jadi, kita merasa tidak pernah melakukan perbuatan dosa besar, tapi bisa jadi kita juga belum melakukan suatu kebaikan besar, sehingga dosa kecil yang kita lakukan bagaikan sesendok garam yang ditaburkan ke dalam setengah gelas air.

Lihat dan baca pula artikel berjudul : Amalan Yang Terhapus
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2695 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 05, 2012, 03:45:58 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
794 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2013, 03:49:04 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1476 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2013, 09:09:34 PM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
846 Dilihat
Tulisan terakhir September 06, 2015, 08:12:17 PM
oleh Monox D. I-Fly
2 Jawaban
2256 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2013, 09:59:55 AM
oleh Kang Asep
27 Jawaban
5501 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2015, 08:06:38 PM
oleh Ziels
0 Jawaban
1108 Dilihat
Tulisan terakhir November 20, 2013, 11:13:43 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
495 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 19, 2014, 10:34:26 AM
oleh comicers
1 Jawaban
793 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 29, 2015, 12:43:05 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
473 Dilihat
Tulisan terakhir April 20, 2015, 05:32:02 PM
oleh comicers

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan