Penulis Topik: FFI  (Dibaca 1618 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
FFI
« pada: Desember 06, 2013, 01:59:53 PM »
Ketika mendengar istilah FFI, mungkin yang terpikir oleh Anda adalah Festival Film Indonesia. Tetapi saya tidak pernah berurusan dengan FFI yang ini. Oleh karena itu dalam banyak artikel, ketika saya menyebut nama FFI itu tidak saya maksudkan kepada Festival Film tersebut, melainkan dimaksudkan kepada organisasi pemurtadan Faith Freedom Internasional, yang didirikan oleh seorang murtadin bernama Ali Sina. Organisasi ini didirikan untuk mengajak kaum muslimin murtad dari agamanya.

Berikut adalah misi dari FFI :
Kutip dari: FFI
Kami disini guna melawan keterbelakangan dengan pengetahuan. Kami dimotivasi oleh rasa cinta dan kemanusiaan bagi sesama. Kami memperjuangkan hak persamaan gender, penghilangan prasangka, kebebasan beragama, demokrasi dan kerukunan pergaulan umat manusia. Bantulah usaha kami dan sebarkan pesan kami tentang cinta dan persatuan ini. Bersama-sama kita dapat mengakhiri kebencian. Bersama-sama kita membuat dunia ini menjadi surga.

Mereka menuduh Islam merupakan sumber kekacauan dunia ini. Mereka melihat dunia begitu mencekam dan menakutkan. Mereka merasa terancam dengan keberaradaan kaum teroris yang mengatas namakan Islam.

Kutip dari: FFI
Dunia terkejut dan tertegun dengan rasa tak percaya pada peristiwa 11 September. Disusul penggorokan leher brutal jurnalis muda AS; Daniel Pearl, kita sadar bahwa kita menghadapi pasukan yang maha kejam. Namun kalau dibiarkan maka yang akan datang nanti akan lebih parah. Tak satu haripun lewat tanpa lenyapnya puluhan jiwa dibelahan dunia manapun oleh pasukan iblis ini. Kebencian tak terbatas ini diinspirasi oleh ideologi yang menyatakan diri berasal dari Tuhan dan didukung oleh milyaran orang. Kita mungkin diambang suatu peperangan besar yang lebih mengerikan daripada perang-perang sebelumnya.

Mereka merasa prihatin dan menyatakan perang terhadap radikalisme Islam.

Kutip dari: FFI
Ya, ini mungkin adalah awal dari Perang Dunia Ke Tiga. Tapi berbeda dengan perang2 sebelumnya, musuh dalam perang ini tak kelihatan; senjata, tank dan kapal perang kita tak berdaya menghadapinya. Ini bukan perang antara Barat dengan Timur. Bukan perang antara si miskin dan si kaya. Ini juga bukan perang antara muslim dan non-muslim. Ini perang antara dunia beradaban dan dunia barbar.

Jelas-jelas mereka memperaslahkan Islam dan al Quran sebagai sumber ilmu Islam.

Kutip dari: FFI
Kenapa mereka membenci dan mau membunuh kita?
Manusia tidak tiba-tiba saja memutuskan untuk menjadi seorang teroris. Teroris termotivasi oleh doktrin yang tertanam didalam diri dalam bentuk kebencian dan keinginan membunuh. Tapi kebencian yang begitu hebat itu hanya akan timbul jika mereka merasa menjadi korban. Ya, para teroris selalu menganggap diri korban pihak lain. Sebagian dari perasaan tersebut dapat dimengerti, namun bagian besar dari kebencian ini telah ditanamkan oleh ajaran Quran. Quran meyakinkan muslim bahwa mereka adalah korban non-muslim. Quran mendesak mereka untuk melampiaskan kebencian pada non-muslim. Dan Allah berjanji akan memenangkan pihak muslim walaupun mereka lemah.
Dan mereka berpikir tidak jalan lain untuk menciptakan kedamaian dunia ini selain dengan cara menghapuskan ajaran Islam dari muka bumi.

Kutip dari: FFI
Kita tidak akan bisa memerangi terorisme tanpa menghentikan kebencian ini. Kita tidak akan bisa menghentikan kebencian ini tanpa menghentikan doktrin yang membakar kebencian ini. Quran adalah buku yang isinya penuh kebencian terhadap non-muslim. Menutup mata akan fakta ini berarti membiarkan hal berbahaya yang dapat menghancurkan jutaan jiwa.

Faith Freedom International diciptakan untuk melawan kebencian ini dan bertempur melawan teror Islam dengan menghilangkan dasar2 moral mereka. Seandainya kita bisa mengurangi kebencian tersebut dan menanamkan benih cinta pada setiap hati muslim yang membakar dengan kemarahan ... Namun hal ini TIDAK dimungkinkan selama mereka masih berkeyakinan pada Quran yang secara gamblang menyuruh mereka untuk selalu membenci orang lain.

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline molecullarafric

Re:FFI
« Jawab #1 pada: Desember 13, 2013, 01:02:05 AM »
entah mesti mulai darimana kalo ngomong masalah FFI ini...

banyak jebolan2 diforum ini yg suka flamming di forum2 lain yg saya ikutin, otomatis saya jadi antipati bwt diskusi sama mereka karena bukannya diskusi yg bener malah ngajak debat kusir
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:FFI
« Jawab #2 pada: Desember 13, 2013, 06:50:57 AM »
ya. mereka memang gemar ad hominem, suka pertengkaran dan gemar caci maki. tapi, di balik itu, seharusnya kaum muslimin mampu menyangkal tuduhan-tuduhan mereka dengan dalil yang benar. dan saya termasuk orang yang tidak setuju dengan penutupan forum FFI oleh Menkominfo. istilahnya, "masa segitu aja kaum muslimin tidak bisa menjawab dengan dalil, dan malah harus menutupnya?" mereka berani mengungkapkan fakta-fakta yang kaum muslimin merasa tabu untuk mengungkapnya. salah satunya adalah soal hubungan Nabi Muhammad dengan Maria al Qibtiya. saya sudah menanyakan persoalan ini keberbagai ulama, tapi belum ada jawaban yang memuaskan. dan sungguh menyedihkan, kenapa mereka tampak lebih suka mengabaikan persoalan itu dari pada menjawabnya?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline molecullarafric

Re:FFI
« Jawab #3 pada: Desember 13, 2013, 01:59:12 PM »
sepengetahuan saya mengenai masalah argumentasi harus liat ladangnya juga... kalo di wadah yang tepat alhamdulillah saya sudah sering melihat argumen2 ad hominem mereka dimentahkan dengan dalil2 yg tepat... entah itu masalah sosial, budaya, sains ataupun teknologi....

tapi yang saya takutkan bagaimana kalau mereka menembak audience yg tidak sepantar? maksudnya ke orang yg pengetahuannya tidak mencakup masalah2 yg mereka tembak?

disamping itu menurut pengakuan orang yang pernah turun ke FFI bwt ngedispute isyu2 mereka yg mojokkin islam katanya moderator FFI cenderung gak obyektif memoderasi diskusi

kalo menurut saya sih lebih tepat disajikan gelanggang yang netral.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:FFI
« Jawab #4 pada: Desember 14, 2013, 05:26:19 AM »
^ saya mengabaikan apa yang tidak objektif, dan memperhatikan apa yang objektif dari mereka. saya mengabaikan caci maki mereka, tapi memperhatikan bagian-bagian yang bisa diterima logika dari mereka.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1430 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 01, 2013, 07:13:42 PM
oleh comicers
4 Jawaban
1416 Dilihat
Tulisan terakhir November 14, 2015, 12:20:04 AM
oleh Ziels
1 Jawaban
1010 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 01, 2014, 06:42:32 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan