Penulis Topik: berdamai dengan orang zalim  (Dibaca 580 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
berdamai dengan orang zalim
« pada: Juli 09, 2014, 12:12:48 PM »
Berdamai dengan orang zalim sama saja dengan berbuat kezaliman. Hal ini dikatakan oleh Muslim bin Aqil kepada Bakr bin Himran yang mengajaknya berdamai sebelum berduel. Tetapi Aqil bin Muslim menolak, karena tentu berdamai dengan pasukan tentara Ibnu Ziyad - yang mengepungnya itu - berarti setuju untuk membaiat Yazid bin Muawiyah yang justru di tentang oleh keluarga Rasul Allah.

Muslim bersembunyi di rumah seorang wanita tua, tapi anak wanita itu melaporkan keberadaan Muslim kepada Ibnu Ziyad karena tergiur oleh hadiah. Akhirnya puluhan tentang dikirim untuk menyeret Muslim bin Aqil di rumah itu.

Muslim bin Aqil seorang diri, dikeroyok oleh puluhan orang. Walaupun demikian, Muslim bin Aqil memperlihatkan kegagahannya. Satu persatu kepala tentara Ibnu Ziyad berjatuhan ke tanah.

Melihat keberanian dan kegagahan Muslim, tentang Ibnu Ziyad menjadi gentar. Seorang prajurit berutubuh tinggi besar menyeruak dari kerumunan. Prajurit ini bernama Bakr bin Himran. Dia mencoba menawarkan perdamaian. “Hai Muslim! Kita sama-sama beriman kepada Allah. Marilah kita berdamai!”[1]

Tapi Muslim menolak bujukan itu dan menjawab, “Berdamai dengan orang zalim sama dengan berbuat zalim. Jangan habiskan waktu untuk mengelebuiku!”

Pertarungan antara kedua lelaki itupun digelar. Muslim menendang ulu hati Bakr. Bakr pun tersungkur, pedangnya terpelanting. Lalu ia berusaha meraih kembali pedangnya. Tetapi sebelum tangan Bakr dapat menyentuh pedangnya, tebasan pedang Muslim bin Aqil menghentikan gerakan Bakr bin Himran untuk selama-lamanya.
 1. Lihat : Husain Sang Kesatria Langit, Hal. 105, Karya Muhsin Labib
« Edit Terakhir: Juli 09, 2014, 12:18:18 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
1508 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 03, 2015, 08:56:55 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
926 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2013, 01:29:10 PM
oleh Abu Zahra
3 Jawaban
2157 Dilihat
Tulisan terakhir September 11, 2015, 10:15:04 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
4063 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 19, 2013, 04:17:05 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
507 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 12, 2014, 12:58:30 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
675 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 08, 2015, 07:55:10 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
783 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 10, 2015, 12:05:16 AM
oleh Sandy_dkk
7 Jawaban
7256 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2015, 01:01:46 AM
oleh Ziels
3 Jawaban
2204 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 31, 2015, 11:22:23 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
270 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 25, 2015, 12:59:22 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan