Penulis Topik: Aisyah Bersalah  (Dibaca 1344 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Aisyah Bersalah
« pada: Pebruari 16, 2014, 06:33:44 AM »
Aisyah telah bersalah kepada Ali bin Abi Thalib. Ini bukan menurut saya, tapi menurut hajimohidin. Simak dialognya berikut :

Kutip dari: Mushab bin Umair
Sebelumnya telah disampaikan bahwa ulama Syi’ah telah menuduh Ummul Mu’minin ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu dan Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu sebagai nashibi, sebagai orang yang memusuhi ahlul-bait Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam, padahal itu hanyalah dusta, dusta, dusta dan dusta dari orang Syi'ah tersebut.

Jadi, menurut Mushab bin Umair Aisyah bukanlah seorang Nashibi. Lalu saya mengajukan pertanyaan :

Kutip dari: kang_asepr
semua mazhab sepakat bahwa Aisyah telah memerangi Ali bin Abi Thalib dalam perang jamal. ataukah ada yang menyangkal kisah perang jamal?

jika membenci Ali bin Abi Thalib adalah Nashibi, dan Aisyah memerangi Ali bin Abi Thalib, maka sudah tidak diragukan lagi, Aisyah, Ummmul Mukminin ini merupakan soerang Nashibi. lalu, bagaimana cara Anda menyangkalnya?

Tapi Mushab bin Umari tidak menjawabnya. Yang menjawabnya adalah hajimohidin. Menurut hajimohidin, Aisyah bukan seorang Nashibi karena tidak ada permusuhan di antara Ali bin Abi Thalib dengan Aisyah.

Kutip dari: hajimohidin
Bismillaah.

Perang jamal antara Ali melawan A'isyah itu benar adanya, namun yg patut antum pahami bahwa setelah kejadian peperangan jamal tsb, A'isyah mengatakan penyesalannya atas peperangan tsb dan Ali mengatakan bahwa antara dirinya dengan A'isyah tidak terjadi permusuhan dan Ali sangat menghormati beliau ( A'isyah).

Penghormatan Ali kepada A'isyah sewaktu habis peperangan jamal dibuktikan dengan :

1. Harta  dari tentara A'isyah tidak diperlakukan layaknya ghonimah.
2. Ali memberikan 12rb dirham kepada A'isyah + ditemani beberapa utusan tentara dan + diantar 40 wanita dari Basrah saat A'isyah mau berangkat ke Madinah.

Sungguh ajaib. Tidak ada permusuhan diantara kedua belah pihak. Tapi kedua belah pihak memimpin pasukan besar, perang dan saling bunuh. Mungkin karena keduanya saling menghormati, makanya saling bunuh. Oleh karena heran, maka saya bertanya :

Kutip dari: hajimohidin
ini yang selalu mengherankan saya.

perang jamal adalah perang besar yang menewaskan kurang lebih 20.000 muslimin. semua sepakat, itu adalah perang antara pasukan aisyah dengan ali bin Abi Thalib. tapi kaum sunni selau berkata, "tidak ada permusuhan antara aisyah dan ali" atau "antara ali dan aisyah keduanya tidak ada yang salah" atau "Ali dan aisyah keduanya adalah orang-orang yang benar", pernyataan-pernyataan seperti ini, sepertinya menghancurkan akal sehat.

saya tidak mempertentangkan sejarah syiah dengan sejarah versi sunni. di forum ini, entah di trhread mana saya lupa, tapi saya bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut :

saya : Apakah menurut Anda , perang jamal itu benar-benar telah terjadi ?

dia : Ya benar. tidak diragukan lagi, perang jamal pernah terjadi.

saya : bukankah perang jamal itu adalah pertempuran antara pasukan aisyah dengan pasukan ali bin Abi Thalib hingga menewaskan kurang lebih 20.000 orang ?

dia : ya benar.

saya : kalau begitu, siapa pihak yang bersalah, Ali atau aisyah ?

dia : keduanya tidak ada yang salah. keduanya orang-orang yang benar, dicintai Rasulullah dan dijamin masuk sorga.

saya : kalau keduanya tidak bersalah, siapa donk yang bersalah, hingga terjadi perang besar seperti itu.

dia : syaitan yang menjadi provokator.

saya : jadi, siapa yang terprovokasi oleh syaitan, Ali bin Abi Thalib atau Aisyah ?

dan tidak ada jawaban sampai sekarang.

memang pertanyaan tersebut belum terjawab hingga sekarang. Kemudian hajimohidin hajimohidin mengakui kalau Aisyahlah yang bersalah :

Kutip dari: hajimohidin
^ Pak Asep, saya pribadi mengatakan bahwa yg benar saat itu adalah Ali bin Abi Thalib. Dan yg salah dalam posisi peperangan jamal tsb adalah A'isyah + Thalhah + Zubair. Banyak riwayat yg menceritakan penyesalan A'isyah atas kejadian peperangan tsb. Dan salah satu hal yg patut di garis bawahi adalah pasukan A'isyah menyerang terlebih dahulu kepada pasukan Ali.

Nah, jelas kan yang menyatakan Aisyah bersalah itu adalah hajimohidin. Kalau mengakui Aisyah yang bersalah, berarti mengakui dong kalau Aisyah telah terprovokasi oleh syaitan ?

Walaun bersalah menurutnya, tapi hajimohidin tetap membelanya :

Kutip dari: hajimohidin
Tapi yg mesti antum ketahui adalah kesalahan A'isyah saat itu dengan pecahnya perang jamal melawan Ali adalah keingin segera-an menemukan dan meng-qisas pembunuh2 dari Utsman.

Pertanyaan saya, jadi karena alasan perang tersebut adalah keinginan untuk menemukan pembunuh Utsman, maka Aisyah jadi benar. Apa begitu ?

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags: Mushab Aisyah syiah 
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1350 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2012, 01:07:19 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1640 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 10, 2013, 06:05:10 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1461 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 13, 2013, 07:45:21 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1935 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 03, 2013, 10:19:45 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
854 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 16, 2013, 07:06:52 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1338 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 26, 2014, 06:49:02 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
3177 Dilihat
Tulisan terakhir April 05, 2014, 08:33:40 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan