Penulis Topik: Aliran Yang Berjalan-jalan  (Dibaca 1529 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9202
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Aliran Yang Berjalan-jalan
« pada: Juli 08, 2013, 06:56:07 PM »
Sewaktu seorang kawan saya datang berkunjung, saya bemaksud menjelaskan suatu filsafat padanya. Tapi, saya tahu bahwa filsafat tersebut akan sulit difahami oleh kawan saya itu, bila saya menjelaskannya secara langsung. Oleh karena itu, untuk mengkondisikan pikiran kawan saya kepada kondisi yang siap menerima filsafat, maka saya mengajaknya untuk berjalan-jalan ke pegunungan. Sepanjang perjalanan, saya memintanya untuk tidak berbicara sepatah katapun. Cara seperti ini adalah cara yang biasa saya lakukan terhadap para murid, dan begitulah cara Sang Guru mengajari saya. Saya tidak ingat sama sekali bahwa cara seperti ini dilakukan juga oleh Arsitoteles 2300 tahun yang lalu. saya baru menyadarinya setelah malam ini, saya membaca kembali sejarah logika buah tangan Joesoef Souyb.

Kuitpan[1] :
===========================================
Aristoteles di kota Athena, demikian Prof. dr. Will Durant di dalam The Story of Pholosophy cetakan 1997 halaman 54, punya Taman Margasatwa yang luas, Taman Tumbuh-tumbuhan berbagai jenis dan Taman Perpustakaan yang terpandang lengkap pada masa itu, semuanya diperlengkapi dan dibiayai oleh bekas muridnya Alexander the Great (356-323 SM), penakluk dunia dari Makedonia.

Oleh karena Aristoteles itu memberikan kuliah kepada para mahasiswa Lyceum sambil berjalan-jalan pada taman yang luas itu, maka filsafat Aristoteles itu dikenal dengan Aliran Peripatetic, dan literatur filsafat Islam memanggilnya dengan aliran Masyaiyin, yang bemakna : Aliran Kelompok Yang Berjalan-jalan.
===========================================
 1. Joesoef Sou`yb, Logika, Hal. 212
« Edit Terakhir: Juli 08, 2013, 06:57:50 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Aliran Yang Berjalan-jalan
« Jawab #1 pada: Juli 09, 2013, 12:01:33 PM »
Tidak bermaksud untuk mengomentari postingan Kang asep diatas hanya sekedar belajar untuk mengenali suatu bentuk dan sifat keterangan ( Proposition ).

Dari uraian diatas saya akan mengambil satu bentuk keterangan dengan mengabaikan sebab dari timbulnya keterangan tersebut :

" Filsafat X itu sulit difahami "

Keterangan mengurai ( Categorical Proposition ) diatas berbentuk (A)
Sifat pinggir pokok ( Subject ) bersifat meliput ( Universal ) sehingga meniap ( Distributed )
Sifat pinggir sebutan ( Predicate ) bersifat membagi ( Particular ) sehingga tak meniap ( Undistributed )

Jika dibalik maka proposisi diatas menjadi bentuk (I) :

" Sebagian yang sulit difahami adalah filsafat X "

Benar atau tidak ?


 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Aliran Yang Berjalan-jalan
« Jawab #2 pada: Juli 09, 2013, 12:07:33 PM »
Sewaktu seorang kawan saya datang berkunjung, saya bemaksud menjelaskan suatu filsafat padanya. Tapi, saya tahu bahwa filsafat tersebut akan sulit difahami oleh kawan saya itu, bila saya menjelaskannya secara langsung. Oleh karena itu, untuk mengkondisikan pikiran kawan saya kepada kondisi yang siap menerima filsafat, maka saya mengajaknya untuk berjalan-jalan ke pegunungan. Sepanjang perjalanan, saya memintanya untuk tidak berbicara sepatah katapun. Cara seperti ini adalah cara yang biasa saya lakukan terhadap para murid, dan begitulah cara Sang Guru mengajari saya. Saya tidak ingat sama sekali bahwa cara seperti ini dilakukan juga oleh Arsitoteles 2300 tahun yang lalu. saya baru menyadarinya setelah malam ini, saya membaca kembali sejarah logika buah tangan Joesoef Souyb.

Kalau boleh tahu, apakah filsafat tersebut Kang? Kemudian kondisi pikiran yang bagaimanakah sehingga filsafat tersebut siap diterima oleh pikiran?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9202
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Aliran Yang Berjalan-jalan
« Jawab #3 pada: Juli 09, 2013, 12:29:37 PM »
Imam Jakfar Shadiq berkata, "Lasilah Ilmu bittaalumi, inama huwa yado`u nurun fii qalbi yaridu tabarakallahu taala ayyahdiyahu". yang artinya, "Bukan ilmu yang bisa diperoleh dengan belajar, tapi ia adalah cahaya yang bersmayam dalam hati orang yang sangat berharap Allah memberinya petunjuk."

Semalam juga ada dua orang murid saya dari Karawang datang. mereka adalah sepasang kekasih. yang perempuan berharap hubungan mereka segera dilanjut ke pernikahan. tapi yang laki-laki masih ragu dan bimbang. lalu saya menjelaskan dengan berbagai-bagai teori, membahas permsalahan mereka. tetapi diakhir pembahasan saya berkata, "Keraguan kamu tidak akan pernah hilang hanya karena untaian kata-kata dari saya. teori-teori ini sudah masuk ke dalam otakmu, tapi cahaya belum masuk. maka mari kita berdzikir bersama, agar cahaya itu masuk!"

kami mulai berdzikir bersama, dan cahaya mulai masuk. tetapi, rijs (keraguan) di dalam batin pemuda ini masih sangat kuat. ia belum terkikis habis. sementara waktu sudah semakin malam. maka saya katakan kepada keduanya, "jangan lagi mencari teori-teori, karena itu tidak akan berguna selama hatimu gelap. tapi perbanyaklah dzikrullah, sampai cahaya terang di dalam jiwamu."

filsafat apa yang sulit difahami itu? filsafat apapun tak penting untuk dikatakan, selama belum ada cahaya bersinar di dalam jiwa, akhirnya teori-teori saya bukannya difahami, malah menjadi bumerang bagi diri saya sendiri.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Aliran Yang Berjalan-jalan
« Jawab #4 pada: Juli 09, 2013, 12:39:54 PM »
Imam Jakfar Shadiq berkata, "Lasilah Ilmu bittaalumi, inama huwa yado`u nurun fii qalbi yaridu tabarakallahu taala ayyahdiyahu". yang artinya, "Bukan ilmu yang bisa diperoleh dengan belajar, tapi ia adalah cahaya yang bersmayam dalam hati orang yang sangat berharap Allah memberinya petunjuk."

Jadi kondisi yang dimaksud adalah seperti apa yang dikatakan oleh Imam Ja'far tersebut ya Kang?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9202
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Aliran Yang Berjalan-jalan
« Jawab #5 pada: Juli 09, 2013, 12:50:40 PM »
itulah masalah, kita selalu mencarinya dengan pikiran kita, mencoba menggali teorinya. padahal ilmu yang dibicarakan di sini, bukan sesuatu yang bisa dikatakan, bukan sesuatu yang bisa dijangkau oleh pikiran. teori apapun, adalah untuk mengantarkan kita keapda pengetahuan tak terkatakan tersebut. Friman Allah, "Dan orang-orang kafir berkata, "bagaimana caranya ayat-ayat itu turun?" katakanlah, Allah memberi menyesatkan orang yang dikehendakiNya dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang bertaubat. yaitu orang orang yang Aman dan Tentram hatinya dengan dzikir. ingatlah bahwa dengan dzikir, hati menjadi tentram!"

sekarang, apabila seseorang sakit gigi, lalu ia bertanya, "bagaimana caranya sembuh?" dan saya menjelaskan  caranya sehat. tetapi orang itu tidak juga minum obat, tidak mempraktikan apa yang saya anjurkan, maka segala teori saya tidak bermakna apapun. tunggu saja sampai sembuh sendiri, atau mungkin penyakitnya semakin parah.

ada lagi orang yang bertanya, bagaimana rasa manis buah rambutan? maka saya pikir untuk apa banyak membuat kata, lebih baik berikan saja sebuah rambutan, agar dia mencicipinya sendiri. satu jilatan saja, itu lebih baik dari pada saya menjelaskannya dengan seribu kata-kata. sebab, ilmu hikmah itu berbeda dengan ilmu matematika. ia menyangkut rasa batin, bukan soal fakta yang bisa dilihat atau didengar.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
17 Jawaban
3150 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 09, 2013, 08:18:46 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
958 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 08, 2013, 04:12:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1038 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2013, 05:01:19 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
922 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 13, 2013, 07:23:03 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
628 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2014, 08:16:50 AM
oleh Kang Asep
Berjalan

Dimulai oleh Kang Asep Puisi

0 Jawaban
399 Dilihat
Tulisan terakhir November 24, 2014, 09:00:34 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
891 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 02, 2015, 08:08:30 PM
oleh kang radi
0 Jawaban
444 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 04, 2015, 08:08:27 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
301 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2016, 10:32:19 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
198 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 28, 2016, 09:15:26 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan