Penulis Topik: Tanpa Pikiran Jahat  (Dibaca 231 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Tanpa Pikiran Jahat
« pada: Mei 06, 2018, 03:00:49 AM »
(Kondisi Pikiran Yang Harus Disyukuri[Yang Pertama])

Rumusan Masalah :
Sebagian orang masih sering dihantui oleh perasaan gelisah, sedih atau bingung karena persoalan hidup yang dihadapi. Walaupun demikian, mereka harus bersyukur . Mengapa ? Karena kendisi seperti itu jauh lebih baik dari kondisi pikiran yang dipenuhi oleh kejahatan. Bagaimana agar dapat mensyukurinya ? Yaitu dengan merenungkan betapa malangnya orang yang diserang pikiran jahat.
==============

Tujuan :
- memahami maksud "pikiran tanpa kejahatan"
- memahami kondisi "pikiran yang penuh dengan kejahatan tanpa alasan"
- memahami sebab munculnya "pikiran jahat tanpa alasan"
- menyingkap perilaku kriminal yang mengatasnamakan bisikan gaib.
- dapat mensyukuri kondisi pikiran tanpa kejahatan, mengetahui manfaat dari mensyukurinya dan memahami cara mensyukurinya.
============

Walaupun masih dihantui perasaan gelisah, kesedihan dan kecemasan, berysukurlah apabila tidak ada pikiran jahat, rencana-rencana kekerasan di dalam pikiran Anda. Karena mereka yang tidak beruntung, pikirannya dirasuki hal-hal jahat, penuh kekerasan dan rencana-rencana jahat.

Keadaan mereka sangat mengerikan, bahwa tanpa sebab yang jelas, muncul pikiran-pikiran jahat di dalam pikirannya, seperti membunuh orang lain atau bahkan membunuh dirinya sendiri. Rencana-rencana jahat lainnya seperti mencuri, menipu dan melakukan penganiayaan pada orang lain. Sebagian pelaku kajahatan melakukan kejahatan karena terpaksa, seperti mencuri karena terdesak oleh kebutuhan ekonomi. Sebagian lagi melakukan kejahatan karena keserakahan, seperti melakukan tindak korupsi, padahal dia sudah memiliki cukup harta kekayaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi sama sekali bukan unsur keterpaksaan. Tapi sebagian lagi, tidak butuh alasan apapun untuk melakukan kejahatan, kecuali karena dia ingin melakukan kejahatan Itu sendiri. Karena tidak diketahui alasan, mengapa biasanya si pelaku kejahatan mengaku bahwa dia telah mendapat bisikan gaib. Sebenarnya itu kamuflase atau sebagai cara mengungkapkan sesuatu yang sebenarnya sulit untuk dia katakan. Berdasarkan teori-teori saya, mereka tidaklah benar-benar mendengar bisikan gaib, tapi pikiran-pikiran jahat itu muncul secara tiba-tiba di dalam pikirannya, dan tubuhnya sangat terangsang untuk melakukan apa yang terbayang di dalam benaknya. Tapi pada saat diciduk, dia harus mencari "kambing hitam" untuk ditunjuk sebagai pelaku kejahatan yang sebenarnya. Akhirnya si gaib yang gak jelas itu yang dijadikan "Kambing Hitam".

Munculnya pikiran-pikiran jahat disertai rangsangan hebat untuk melakukannya merupakan akibat salah satu dari tiga jenis dosa besar yang dilakukan sebelumnya, seperti berzina, mabuk-mabukan, serta durhaka pada orang tua. Jika teori ini benar, maka para pelaku kriminal yang mengatas namakan " bisikan gaib" pasti pernah melakukan salah satu dari tiga jenis dosa tersebut. Karena itu mereka sangat sulit menghindari munculnya pikiran-pikiran jahat, dan mereka sendiri tidak mengerti mengapa begitu terangsang untuk melakukan kejahatan tersebut tanpa sebab jelas. Sebenarnya itu adalah hukuman atas dosa-dosanya, dalam bentuk terbentangnya jalan yang lebih luas untuk melakukan kejahatan. Jika seseorang berbuat dosa dan tidak bertobat, maka dia akan dipermudah untuk melakukan dosa yang lebih berat.

Akibat dosa pula, sebagian orang kemudian pikirannya menjadi kacau. Dia hidup dalam alam khayal, seperti seolah-olah ada orang yang selalu mengejar-ngejar untuk membunuhnya. Hidupnya seakan penuh dengan teror. Akibatnya dia bermaksud mengakhiri semua teror itu dengan cara membunuh dirinya sendiri. Naudzibillahi min dzalik.

Untuk membuktikan kebenaran teori tadi  butuh riset. Tetapi apapun alasan sebenarnya dari munculnya pikiran jahat tersebut, maka kita perlu memperhatikan, waspada dan memeriksa, adakah pikiran-pikiran jahat seperti itu dalam benak Anda ? Jika tak ada, maka Anda wajib bersyukur. Apa pentingnya mensyukuri hal ini ? Pertama akan membuat Anda selalu mewaspadai pikiran Anda sendiri. Kedua rasa syukur itu akan memb

selanjutnya => Pikiran Yang Damai
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
3178 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 23, 2013, 07:50:11 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1429 Dilihat
Tulisan terakhir April 16, 2013, 04:49:50 PM
oleh Awal Dj
Pikiran

Dimulai oleh Kang Asep Definisi

0 Jawaban
1711 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2013, 04:05:20 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
379 Dilihat
Tulisan terakhir April 03, 2015, 11:40:16 AM
oleh joharkantor05
7 Jawaban
1635 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 23, 2016, 11:21:37 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
300 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2015, 12:05:13 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
329 Dilihat
Tulisan terakhir September 18, 2015, 08:32:23 AM
oleh joharkantor05
0 Jawaban
251 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 04, 2016, 12:40:52 AM
oleh Sultan
Pikiran Kotor

Dimulai oleh Sultan Puisi

0 Jawaban
85 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2017, 06:25:44 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
182 Dilihat
Tulisan terakhir November 17, 2017, 11:14:24 AM
oleh Sultan

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan