Penulis Topik: Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)  (Dibaca 1093 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Sandy_dkk

Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« pada: Mei 23, 2016, 11:25:48 PM »
hukum2 logika tidak pernah berubah. akan tetapi metode mengajarkan ilmu logika boleh dirubah dan dikembangkan, salah satunya dengan diagram lingkaran. salah satu kelebihan metode diagram lingkaran adalah adanya visualisasi dalam bentuk gambar yang meyakinkan. mulai dari pertentangan proposisi, modus2 silogisme, sampai pembuktian hukum dasar logika bisa dijelaskan dengan metode ini secara meyakinkan. mudah2an bisa menjadi alternatif cara dalam menjelaskan ilmu logika.

hal pertama yang akan dijelaskan dengan metode ini adalah bentuk2 proposisi kategori, membalik proposisi kategori, dan pertentangan antar bentuk2 proposisi tsb.

ada empat bentuk proposisi kategori, yaitu:
A : setiap A adalah B
I : sebagian A adalah B
E : setiap A bukan B
O : sebagian A bukan B

« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:29:14 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #1 pada: Mei 24, 2016, 12:09:00 AM »
A : setiap A adalah B

secara umum dengan diagram lingkaran, proposisi berbentuk A digambarkan sebagai berikut:



namun begitu, ada satu gambar diagram lagi yang mungkin untuk menggambarkan proposisi bentuk A, yaitu diagram yang sama dengan gambar diagram yang menggambarkan definisi:





I : sebagian A adalah B

secara umum dengan diagram lingkaran, proposisi berbentuk I digambarkan sebagai berikut:



atau:



namun begitu, ada dua gambar diagram lagi yang mungkin untuk menggambarkan proposisi bentuk I, yaitu dua diagram yang sama dengan proposisi bentuk A:







E : setiap A bukan B

dengan diagram lingkaran, proposisi berbentuk E digambarkan sebagai berikut:



dan tidak ada gambar diagram lain yang mungkin untuk menggambarkan proposisi bentuk E.



O : sebagian A bukan B

secara umum dengan diagram lingkaran, proposisi berbentuk O digambarkan dengan gambar yang sama dengan gambar diagram lingkaran poroposisi berbentuk I:



atau:



namun begitu, ada satu gambar diagram lagi yang mungkin untuk menggambarkan proposisi bentuk O, yaitu diagram yang sama dengan proposisi bentuk E:





selanjutnya, kita akan menyelidiki bagaimana cara membalik proposisi2 tsb melalui gambar2 yang sudah kita buat...

« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:30:19 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 
The following users thanked this post: Kang Asep

Offline Sultan

  • Sang Pengembara Yang Mencari Kepingan - Kepingan Pecahan Cermin Kebenaran Yang Berserakan Di Segala Penjuru Alam Semesta
  • Sahabat
  • ***
  • Tulisan: 203
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 27
  • Jenis kelamin: Pria
  • Spiritualitas dan Kebatinan
    • Lihat Profil
Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran I
« Jawab #2 pada: Mei 24, 2016, 12:22:55 AM »
Mantap kang... dalam mengajarkan logika memang memerlukan kreatifitas dan keanekaragaman cara pengajaran.
Karena menurut saya, ada orang yang sulit untuk belajar logika dengan cara belajar A, tetapi mudah belajar logika dengan cara belajar B ada yang sulit belajar logika dengan cara verbal, ada yang mudah belajar logika dengan cara visual dan begitu juga sebaliknya..
Kebenaran itu ibarat cermin yang pecah berkeping - keping. Masing - masing kepingnya adalah kebenaran. Namun kepingan - kepingan pecahan cermin tersebut berserakan di segala tempat. Tugas kitalah untuk memungut kepingannya satu per satu kemudian menyusunnya agar menjadi cermin yang utuh.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #3 pada: Mei 24, 2016, 12:40:52 AM »
ADUH, ada kekurangan penting pada bahasan tentang proposisi berbentuk I dan O. tapi besok aja saya tambahkan lagi.
 :57:


wis, EDITED
« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:30:49 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #4 pada: Mei 24, 2016, 11:39:22 AM »
lanjut.....

bagaimana cara membalik setiap bentuk proposisi diatas? apakah semua bisa dibalik? jika bisa, seperti apa bentuk hasil dari pembalikan tsb? mari kita selidiki!
maksud dari membalik proposisi adalah menjadikan predikat sebagai subjek, dan sebaliknya menjadikan subjek sebagai predikat, dengan nilai kebenaran proposisi yang pasti benar berlandas postulat proposisi awal.



A : setiap A adalah B

dengan menjadikan predikat sebagai subjek dan sebaliknya menjadikan subjek sebagai predikat, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap B adalah A
I : sebagian B adalah A
E : setiap B bukan A
O : sebagian B bukan A

untuk menyeleksi mana diantara empat bentuk tsb yang pasti benar, kita lihat lagi gambar diagram lingkaran dari proposisi setiap A adalah B:



sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap B adalah A
proposisi ini menyalahi gambar pertama, tapi sesuai dengan gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

I : sebagian B adalah A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama maupun gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

E : setiap B bukan A
proposisi ini menyalahi gambar pertama maupun gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat pasti salah

O : sebagian B bukan A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama, tapi menyalahi gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian B adalah A, maka pembalikan ini sah!
setiap A adalah B dibalik menjadi sebagian B adalah A
SAPPIS



I : sebagian A adalah B

dengan menjadikan predikat sebagai subjek dan sebaliknya menjadikan subjek sebagai predikat, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap B adalah A
I : sebagian B adalah A
E : setiap B bukan A
O : sebagian B bukan A

untuk menyeleksi mana diantara empat bentuk tsb yang pasti benar, kita lihat lagi gambar diagram lingkaran dari proposisi sebagian A adalah B:





sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap B adalah A
proposisi ini menyalahi gambar pertama maupun gambar ketiga, tapi sesuai dengan gambar kedua maupun gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

I : sebagian B adalah A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama, gambar kedua, gambar ketiga, maupun gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

E : setiap B bukan A
proposisi ini menyalahi gambar pertama, gambar kedua, gambar ketiga, maupun gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat pasti salah

O : sebagian B bukan A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama maupun gambar ketiga, tapi menyalahi gambar kedua maupun gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian B adalah A, maka pembalikan ini sah!
sebagian A adalah B dibalik menjadi sebagian B adalah A
SIPPIS



bersambung GAN !
« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:31:34 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #5 pada: Mei 24, 2016, 08:36:25 PM »
masih tentang pembalikan proposisi



E : setiap A bukan B

dengan menjadikan predikat sebagai subjek dan sebaliknya menjadikan subjek sebagai predikat, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap B adalah A
I : sebagian B adalah A
E : setiap B bukan A
O : sebagian B bukan A

untuk menyeleksi mana diantara empat bentuk tsb yang pasti benar, kita lihat lagi gambar diagram lingkaran dari proposisi setiap A bukan B:


sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap B adalah A
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti salah

I : sebagian B adalah A
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti salah

E : setiap B bukan A
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

O : sebagian B bukan A
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

ternyata ada dua bentuk proposisi yang pasti benar yaitu setiap B bukan A dan sebagian B bukan A. namun, sebagian B bukan A adalah bentuk partial dari setiap B bukan A, menyampaikan proposisi setiap B bukan A berarti menyampaikan pengkategorian B secara utuh, sementara menyampaikan proposisi sebagian B bukan A akan mengkaburkan pengkategorian sebagian B yang lain dan memungkinkan terjadinya "kemunduran kualitas pengetahuan". untuk itu, pembalikan yang paling tepat adalah setiap B bukan A.
setiap A bukan B dibalik menjadi setiap B bukan A
SEPPES



O : sebagian A bukan B

dengan menjadikan predikat sebagai subjek dan sebaliknya menjadikan subjek sebagai predikat, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap B adalah A
I : sebagian B adalah A
E : setiap B bukan A
O : sebagian B bukan A

untuk menyeleksi mana diantara empat bentuk tsb yang pasti benar, kita lihat lagi gambar diagram lingkaran dari proposisi sebagian A bukan B:




sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap B adalah A
proposisi ini menyalahi gambar pertama maupun gambar ketiga, tapi sesuai dengan gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

I : sebagian B adalah A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama maupun gambar kedua, tapi menyalahi gambar ketiga. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

E : setiap B bukan A
proposisi ini menyalahi gambar pertama maupun gambar kedua, tapi sesuai dengan gambar ketiga. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

O : sebagian B bukan A
proposisi ini sesuai dengan gambar pertama maupun gambar ketiga, tapi menyalahi gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat mungkin benar dan mungkin salah

ternyata tak ada satu pun yang pasti benar, maka tak ada pembalikan untuk proposisi sebagian A bukan B.
SOPX



selanjutnya akan dibahas pertentangan antar bentuk2 proposisi dengan diagram lingkaran dilain waktu, Insyaallah  :a012:
« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:32:19 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #6 pada: Mei 28, 2016, 02:02:33 PM »
sebelum masuk ke pertentangan antar bentuk2 proposisi, saya selipkan dulu bahasan tentang bagaimana menemukan rumusan keterangan putar pokok dan keterangan putar sebutan melalui diagram lingkaran.



Keterangan Putar Pokok

keterangan putar pokok adalah keterangan berupa proposisi baru hasil dari penidakan subjek pada proposisi awal, dengan nilai kebenaran proposisi yang pasti benar berlandas postulat proposisi awal. jika subjek pada proposisi awal adalah A, maka subjek pada proposisi baru adalah -A (yang bukan A). bentuk proposisi baru apakah yang sah sebagai keterangan putar pokok dari proposisi berbentuk A, I, E, dan O? mari kita telaah...


A : setiap A adalah B

dengan merubah subjek menjadi -A, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap -A adalah B
I : sebagian -A adalah B
E : setiap -A bukan B
O : sebagian -A bukan B

karena subjek A kita rubah menjadi -A, maka akan kita tampilkan lagi gambar diagram lingkaran proposisi setiap A adalah B dengan sedikit tambahan, yaitu menambahkan sort kuning pada setiap space yang berada di luar lingkaran A, sort kuning tsb ditambahkan sebagai penanda subjek baru yaitu -A.



sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap -A adalah B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian -A adalah B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar pertama. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

E : setiap -A bukan B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian -A bukan B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian -A bukan B, maka keterangan putar pokok ini sah!
SAPSOP


I : sebagian A adalah B

empat bentuk baru:
A : setiap -A adalah B
I : sebagian -A adalah B
E : setiap -A bukan B
O : sebagian -A bukan B

gambar diagram lingkaran proposisi sebagian A adalah B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda subjek -A:





A : setiap -A adalah B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian -A adalah B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar pertama dan gambar ketiga. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

E : setiap -A bukan B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar kedua dan gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian -A bukan B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian -A bukan B, maka keterangan putar pokok ini sah!
SIPSOP


E : setiap A bukan B

empat bentuk baru:
A : setiap -A adalah B
I : sebagian -A adalah B
E : setiap -A bukan B
O : sebagian -A bukan B

gambar diagram lingkaran proposisi setiap A bukan B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda subjek -A:


A : setiap -A adalah B
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian -A adalah B
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

E : setiap -A bukan B
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian -A bukan B
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

maka saya menyimpulkan bahwa ada dua proposisi baru yang pasti benar, yaitu sebagian -A adalah B dan sebagian -A bukan B. maka keterangan putar pokok ini sah!
SEPSIPSOP


O : sebagian A bukan B

empat bentuk baru:
A : setiap -A adalah B
I : sebagian -A adalah B
E : setiap -A bukan B
O : sebagian -A bukan B

gambar diagram lingkaran proposisi sebagian A bukan B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda subjek -A:




A : setiap -A adalah B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian -A adalah B
proposisi ini menyalahi gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

E : setiap -A bukan B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian -A bukan B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian -A bukan B, maka keterangan putar pokok ini sah!
SOPSOP



catatan: khusus proposisi awal berbentuk E, ada sedikit perbedaan dengan teori putar pokok yang tertulis disini; klik: Putar Pokok. perbedaannya, disini saya menemukan bentuk I dan O sebagai keterangan putar pokok yang sah, sementara disana tertulis O sebagai keterangan putar pokok yang sah sedangkan I tidak tertulis demikian. jika disana maksudnya bentuk I tidak sah sebagai keterangan putar pokok untuk proposisi awal berbentuk E, maka saya akan menerima counter example berupa contoh2 dalam dunia ilmiah untuk membantah temuan saya bahwa bentuk I sah sebagai keterangan putar pokok dari proposisi berbentuk E.
« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:33:11 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #7 pada: Mei 28, 2016, 02:03:02 PM »
Keterangan Putar Sebutan

keterangan putar sebutan adalah keterangan berupa proposisi baru hasil dari penidakan predikat pada proposisi awal, dengan nilai kebenaran proposisi yang pasti benar berlandas postulat proposisi awal. jika predikat pada proposisi awal adalah B, maka predikat pada proposisi baru adalah -B (yang bukan B). bentuk proposisi baru apakah yang sah sebagai keterangan putar sebutan dari proposisi berbentuk A, I, E, dan O? mari kita telaah...



A : setiap A adalah B

dengan merubah predikat menjadi -B, kita peroleh empat bentuk baru yang nanti akan kita seleksi yang mana yang pasti benar:
A : setiap A adalah -B
I : sebagian A adalah -B
E : setiap A bukan -B
O : sebagian A bukan -B

karena predikat B kita rubah menjadi -B, maka akan kita tampilkan lagi gambar diagram lingkaran proposisi setiap A adalah B dengan sedikit tambahan, yaitu menambahkan sort kuning pada setiap space yang berada di luar lingkaran B, sort kuning tsb ditambahkan sebagai penanda predikat baru yaitu -B.



sekarang, kita dapat mendeteksi nilai kebenaran dari empat proposisi baru berdasar postulat proposisi awal.

A : setiap A adalah -B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian A adalah -B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

E : setiap A bukan -B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

O : sebagian A bukan -B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

ternyata ada dua bentuk proposisi yang pasti benar, yaitu setiap A bukan -B dan sebagian A bukan -B. namun, sebagian A bukan -B adalah bentuk partial dari setiap A bukan -B, menyampaikan proposisi setiap A bukan -B berarti menyampaikan pengkategorian A secara utuh, sementara menyampaikan proposisi sebagian A bukan -B akan mengkaburkan pengkategorian sebagian A yang lain dan memungkinkan terjadinya "kemunduran kualitas pengetahuan". untuk itu, keterangan putar sebutan yang paling tepat adalah setiap A bukan -B.
SAPSEP



I : sebagian A adalah B

empat bentuk baru:
A : setiap A adalah -B
I : sebagian A adalah -B
E : setiap A bukan -B
O : sebagian A bukan -B

gambar diagram lingkaran proposisi sebagian A adalah B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda predikat -B:





A : setiap A adalah -B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian A adalah -B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar pertama dan gambar kedua. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

E : setiap A bukan -B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar ketiga dan gambar keempat. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian A bukan -B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian A bukan -B, maka keterangan putar sebutan ini sah!
SIPSOP



E : setiap A bukan B

empat bentuk baru:
A : setiap A adalah -B
I : sebagian A adalah -B
E : setiap A bukan -B
O : sebagian A bukan -B

gambar diagram lingkaran proposisi setiap A bukan B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda predikat -B:


A : setiap A adalah -B
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

I : sebagian A adalah -B
proposisi ini sesuai dengan gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

E : setiap A bukan -B
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian A bukan -B
proposisi ini menyalahi gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

ternyata ada dua bentuk proposisi yang pasti benar, yaitu setiap A adalah -B dan sebagian A adalah -B. dengan alasan yang sama dengan keterangan putar sebutan proposisi awal berbentuk A, maka keterangan putar sebutan yang paling tepat adalah setiap A adalah -B
SEPSAP



O : sebagian A bukan B

empat bentuk baru:
A : setiap A adalah -B
I : sebagian A adalah -B
E : setiap A bukan -B
O : sebagian A bukan -B

gambar diagram lingkaran proposisi sebagian A bukan B lengkap dengan sort kuning sebagai penanda predikat -B:




A : setiap A adalah -B
proposisi ini hanya sesuai dengan gambar ketiga. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

I : sebagian A adalah -B
proposisi ini sesuai dengan semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat pasti benar

E : setiap A bukan -B
proposisi ini menyalahi semua gambar. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

O : sebagian A bukan -B
proposisi ini menyalahi gambar ketiga. artinya, proposisi ini bersifat tidak pasti benar

kini jelas sudah, bahwa proposisi yang pasti benar hanya sebagian A adalah -B, maka keterangan putar sebutan ini sah!
SOPSIP



selanjutnya Insyaallah akan diselidiki pertentangan antar bentuk2 proposisi dengan diagram lingkaran...

« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 07:34:13 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #8 pada: Mei 29, 2016, 09:40:06 PM »
pertentangan antar bentuk2 proposisi

kita memiliki empat bentuk proposisi yaitu A, E, I, dan O. jika empat bentuk tsb dipasangkan, diperoleh enam buah kombinasi pasangan sebagai berikut; A><E, A><I, E><O, A><O, E><I, dan I><O.
dan kali ini kita akan selidiki bagaimana sifat pasangan2 kombinasi tsb atau yang disebut sebagai pertentangan antar bentuk2 proposisi dengan menggunakan diagram lingkaran.



A><E

untuk menyelidiki sifat pertentangan antar kedua bentuk tsb kita perlu membandingkan tiga hal; gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk A, dan gambar proposisi bentuk E:


dengan jelas terlihat bahwa bentuk A dan bentuk E tidak memiliki persekutuan gambar, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 benar.
dan ada sebagian gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk A sekaligus bentuk E, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 salah.
sangat mudah bukan?

sifat pertentangan A-E:
  • mustahil sama2 benar
  • bisa jadi sama2 salah

pertentangan jenis ini disebut dengan kontrari



A><I
gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk A, dan gambar proposisi bentuk I:


ternyata semua gambar pada bentuk A juga terdapat pada bentuk I sementar ada sebagian gambar pada bentuk I yang tidak terdapat pada bentuk A, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 benar dengan ketentuan; jika A benar maka I pasti benar, dan jika I benar maka A belum tentu benar.
dan ada sebagian gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk A sekaligus bentuk I, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 salah, dan karena alasan yang tadi yaitu semua gambar pada bentuk A juga terdapat pada bentuk I sementar ada sebagian gambar pada bentuk I yang tidak terdapat pada bentuk A, maka menimbulkan ketentuan; jika A salah maka I belum tentu salah, dan jika I salah maka A pasti salah.

sifat pertentangan A-I:
  • bisa jadi sama2 benar
    • jika A benar maka I pasti benar
    • jika I benar maka A belum tentu benar
  • bisa jadi sama2 salah
    • jika A salah maka I belum tentu salah
    • jika I salah maka A pasti salah


pertentangan jenis ini disebut dengan subalternasi




E><O
gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk E, dan gambar proposisi bentuk O:


ternyata semua gambar pada bentuk E juga terdapat pada bentuk O sementar ada sebagian gambar pada bentuk O yang tidak terdapat pada bentuk E, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 benar dengan ketentuan; jika E benar maka O pasti benar, dan jika O benar maka E belum tentu benar.
dan ada sebagian gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk E sekaligus bentuk O, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 salah, dan karena alasan yang tadi yaitu semua gambar pada bentuk E juga terdapat pada bentuk O sementar ada sebagian gambar pada bentuk O yang tidak terdapat pada bentuk E, maka menimbulkan ketentuan; jika E salah maka O belum tentu salah, dan jika O salah maka E pasti salah.

sifat pertentangan A-I:
  • bisa jadi sama2 benar
    • jika E benar maka O pasti benar
    • jika O benar maka E belum tentu benar
  • bisa jadi sama2 salah
    • jika E salah maka O belum tentu salah
    • jika O salah maka E pasti salah

pertentangan jenis ini disebut dengan subalternasi



A><O
gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk A, dan gambar proposisi bentuk O:


ternyata bentuk A dan bentuk O tidak memiliki persekutuan gambar, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 benar.
dan tidak ada gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk A sekaligus bentuk O, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 salah.

sifat pertentangan A-O:
  • mustahil sama2 benar
  • mustahil sama2 salah

pertentangan jenis ini disebut dengan kontradiksi



E><I
gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk E, dan gambar proposisi bentuk I:


ternyata bentuk E dan bentuk I tidak memiliki persekutuan gambar, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 benar.
dan tidak ada gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk E sekaligus bentuk I, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 salah.

sifat pertentangan E-I:
  • mustahil sama2 benar
  • mustahil sama2 salah

pertentangan jenis ini disebut dengan kontradiksi



I><O
gambar seluruh kemungkinan hubungan subjek-predikat, gambar proposisi bentuk I, dan gambar proposisi bentuk O:


ternyata bentuk I dan bentuk O memiliki persekutuan gambar, ini menunjukkan sifat bisa jadi sama2 benar.
dan tidak ada gambar kemungkinan hubungan subjek-predikat yang tidak terdapat pada bentuk I sekaligus bentuk O, ini menunjukkan sifat mustahil sama2 salah.

sifat pertentangan I-O:
  • bisa jadi sama2 benar
  • mustahil sama2 salah

pertentangan jenis ini disebut dengan subkontrari

« Edit Terakhir: Mei 29, 2016, 09:48:16 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teori Logika dalam Diagram Lingkaran II (Proposisi)
« Jawab #9 pada: Mei 29, 2016, 10:06:09 PM »
akhirnya, kita memiliki empat jenis pertentangan bentuk beserta sifat2nya:
  • kontrari:
    • mustahil sama2 benar
    • bisa jadi sama2 salah
  • subalternasi:
    • bisa jadi sama2 benar
    • bisa jadi sama2 salah
  • kontradiksi:
    • mustahil sama2 benar
    • mustahil sama2 salah
  • subkontrari
    • bisa jadi sama2 benar
    • mustahil sama2 salah



jika A benar, maka:
  • I pasti benar
  • E dan O pasti salah
jika A salah, maka:
  • E dan I bisa jadi benar/salah
  • O pasti benar

jika E benar, maka:
  • O pasti benar
  • A dan I pasti salah
jika E salah, maka:
  • A dan O bisa jadi benar/salah
  • I pasti benar

jika I benar, maka:
  • A dan O bisa jadi benar/salah
  • E pasti salah
jika I salah, maka:
  • A pasti salah
  • E dan O pasti benar

jika O benar, maka:
  • E dan I bisa jadi benar/salah
  • A pasti salah
jika O salah, maka:
  • E pasti salah
  • A dan I pasti benar

« Edit Terakhir: Mei 31, 2016, 09:27:02 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
777 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 15, 2016, 01:45:33 PM
oleh Amoy
1 Jawaban
2029 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 15, 2016, 01:49:00 PM
oleh Amoy
0 Jawaban
1652 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 24, 2012, 08:58:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1624 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2013, 06:14:49 AM
oleh Kang Asep
17 Jawaban
5142 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 03, 2013, 11:13:50 AM
oleh Abu Hanan
0 Jawaban
679 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 17, 2015, 12:44:03 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
500 Dilihat
Tulisan terakhir April 22, 2016, 11:33:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
375 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 03, 2016, 08:16:58 PM
oleh Sandy_dkk
3 Jawaban
764 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2016, 09:38:36 PM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
468 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 22, 2016, 11:26:17 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan