Penulis Topik: Proposisi  (Dibaca 1446 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9264
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Proposisi
« pada: Desember 03, 2013, 09:34:15 PM »
Nomor : Log-003/PST/KI-2562
Edisi : 22 Nopember 2016
Judul : Proposisi
Tujuan :
1) memahami pengertian proposisi
2) mengetahui essensi dari proposisi
3) dapat membedakan pernyataan yang merupakan proposisi dan yang bukan proposisi
4) dapat memberikan contoh proposisi yang bernilai benar
5) dapat memberikan contoh proposisi yang bernilai salah
6) dapat memberikan contoh pernyaaan-pertanyaan yang bukan proposisi
7) mengenal bentuk kalimat yang tidak termasuk kepada pernyataan
==============

Setiap pernyataan yang bernilai benar atau salah disebut proposisi[1].

Proposisi mustahil bernilai benar dan salah secara bersamaan. Juga mustahil tidak benar dan juga tidak salah. Jika suatu proposisi itu bernilai benar, maka pasti ia tidak salah. Jika ia bernilai salah, maka mustahil bernilai benar.  Itulah sifat proposisi. pernyataan yang tidak bernilai benar atau salah, disebut pernyataan saja, dan tidak termasuk kepada proposisi.

Contoh Proposisi bernilai benar:  "Setiap benda memiliki bentuk"

contoh proposisi yang bernilai salah : "sebagian benda tidak memiliki bentuk"

Tidak semua pernyataan merupakan proposisi.

Contoh :

1) Setiap A adalah B
2) X adalah bilangan genap
3) A = B

Pernyataan pertama tidak dapat disebut proposisi, karena tidak diketahui nilainya, benar atau salah. setelah ditetapkan bahwa "setiap A adalah B" bernilai benar atau salah, maka menjadi proposisi.

Pernyataan kedua, belum ditetakan nilai yang masuk pada varibel. sehingga bisa jadi benar, bisa salah. selama belum ditetapkan nilainya bagi variabel X, maka bukanlah proposisi.

Pernyataan ketiga, tidak bernilai benar maupun salah, karena merupakan definisi.

Setiap proposisi terbagi kepada dua tharaf, yaitu subjek dan predikat.

contoh : setiap benda memiliki bentuk

"benda" sebagi subjek
"memiliki bentuk" sebagai predikat

dua tharaf proposisi seringkali dihubungkan dengan Kopula, yaitu kata "adalah". contoh : setiap emas adalah logam

kalimat yang bukan pernyataan adalah kalimat perintah dan pertanyaan :

contoh :

"berikanlah tanggapan !"
"Apakah anda telah mengerti mengenai pasal ini ?"
 1. F.Soesianto & Djoni Dwijono, Logika Proposisional, Hal. 8
« Edit Terakhir: Maret 01, 2017, 01:21:19 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Proposisi
« Jawab #1 pada: Mei 26, 2015, 10:47:29 PM »
Oh paham deh saya yang ini.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
4149 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 21, 2013, 03:03:49 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
619 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 17, 2015, 12:44:03 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
760 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2015, 10:34:18 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
630 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 25, 2016, 02:00:57 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
373 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 22, 2016, 11:26:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
465 Dilihat
Tulisan terakhir September 17, 2016, 03:28:11 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
168 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 17, 2016, 04:16:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
279 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 23, 2016, 03:06:30 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
220 Dilihat
Tulisan terakhir November 06, 2016, 10:19:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
195 Dilihat
Tulisan terakhir April 22, 2017, 06:43:46 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan