Penulis Topik: Pertentangan Proposisi  (Dibaca 1907 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Pertentangan Proposisi
« pada: Mei 04, 2015, 01:27:23 PM »
Nomor : PST.KI/Log-024/4604
Edisi : 12 Desember 2016
Judul : Pertentangan Proposisi
Tujuan :

1) memahami pengertian dari "Pertentangan Proposisi''
2) mengenal empat kelompok pertentangan proposisi
3) memahami perbedaan arti dari "pertentangan propsisi", "Perbedaan Pendapat" dan"pertentangan pendapat"
4) dapat memberikan contoh dari bentuk pertentangan proposisi
5) dapat menjelaskan sifat-sifat pertentangn proposisi
=======

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menyaksikan perdebatan atau bahkan kita sendiri berdebat dengan seseorang, karena perbedaan atau pertentangan pendapat. Pertentangan pendapat itu  tidak sama dengan pertentangan Proposisi. Terdapat empat jenis pertentangan proposisi, yaitu :

1) Kontrari
2) Subkontrari
3) Subalternasi
4) kontradiksi

Keempat bentuk pertentangan tersebut disebut bertentangan karena bentuknya, bukan karena nilainya. yang nilainya bertentangan hanyalah kontrari dan kontradiksi. sedangkan selebihnya belum tentu bertentangan nilai. Bentuk proposisi disebut bertentangan, karena dengan term yang sama, bentuk proposisinya berbeda. Misalnya, A dengan O.

A) Setiap A adalah B
O) Sebagian A bukan B

Kesan pertentangan lebih mudah ditangkap karena dua bentuk proposisi di atas, yang satu berupa kalimat positif dan lainnya berupa kalimat negatif. tetapi bagaimana apabila dua-duanya kalimat positif ? apakah masih disebut pertentangan proposisi ?

A) Setiap A adalah B
I) Sebagian A adalah B

kedua bentuk proposisi tersebut, tetap didefinisikan sebagai pertentangan proposisi. karena yang satu menyatakan "setiap" dan lainnya "tidak setiap" alias sebagian. Tetapi, nilai dari kedua propsisi tersebut tidak bertentangan nilai.

untuk memudahkan pembahasan, maka mari kita gunakan istilah "Pertentangan Proposisi" mengacu pada "Pertentangan bentuk proposisi". sedangkan istilah "pertentangan pendapat" berarti mengacu pada  "pertentangan Nilai Proposisi".

pertentangan proposisi :

contoh 1 :

1) Setiap A adalah B <= true
2) Setiap A bukan B <= false

Contoh 2 :

1) Sebagian A adalah B <= true
2) sebagian A bukan B <= true

jadi, dalam pertentangan proposisi, bisa saja nilainya bertentangan, seperti pada contoh 2. bisa jadi nilainya tidak bertentangan. yang nilainya bertntangan, maka tidak hanya disebut pertentangan proposisi, tetapi juga disebut pertentangan pendapat.

Berbeda pendapat, tidak berarti bertentangan. karena dalam perbedaan pendapat, ada kemungkinan kedua belah pihak yang berbeda pendapat sama-sama benar atau juga sama-sama salah. tetapi bila bertentangan pendapat, maka mustahil dua-duanya sama-sama benar.

Untuk lebih jelasnya, lihat gambar pertentangan proposisi.



1) Kontrari

Kontrari adalah pertentangan Proposisi antara bentuk A dengan E.

Bentuk umum :

(1)   Setiap A adalah B
(2)   Setiap A bukan B

Sifat dari kontrari ini adalah :

Mustahil sama-sama benar, tapi mungkin sama-sama salah

Contoh :

Pilkada yang baik dipilih langsung oleh rakyat
Pilkada yang baik tidak dipilih langsung oleh rakyat

Mungkin kita belum mengetahui nilai “benar” atau “salah” dari kedua proposisi tersebut, tapi menurut hukum logika kita sudah tahu bahwa mustahil keduanya sama-sama benar. Mungkin saja keduanya sama-sama salah.

Pertanyaannya, apakah “Pilkada yang baik dipilih langsung oleh rakyat” merupakan proposisi yang benar ? jika “ya”, maka mustahil “Pilkada yang baik tidak dipilih langsung oleh rakyat” merupakan proposisi yang benar.

Contoh yang hanya benar salah satunya saja :

A) Setiap muslim wajib thalabul 'ilmi
E) Setiap muslim tidak wajib thalabu 'ilmi

jika A benar, mustahil E juga benar.

Contoh yang sama-sama salah :

A) Setiap pria adalah perokok
E) Setiap pria bukan perokok

2) SubKontrari

Subkontrari adalah pertentangan antara Proposisi bentuk I dengan bentuk O.

Bentuk umum :

Sebagian A adalah B
Sebagian A bukan B

Sifat Subkontrari adalah

(1)   Mustahil sama-sama salah
(2)   Mungkin sama-sama benar

Contoh :

Sebagian besi adalah logam         = > Benar
Sebagian besi bukan logam         = > Salah

Sebagian logam adalah besi         = > Benar
Sebagian logam bukan besi         = > Benar

3) Subalternasi

Subalternasi adalah pertentangan proposisi bentuk A dengan I dan E dengan O.

Sifat Subalternasi ini mengandung berbagai kemungkinan, mungkin sama-sama benar, mungkin sama-sama salah, dan mungkin pula benar yang satunya dan lainnya salah.

Bentuk Umum :

Setiap A adalah B
Sebagian A adalah B

Dan

Setiap A bukan B
Sebagian A bukan B


Contoh :

Sama-sama benar

Setiap emas adalah logam       = > benar
Sebagian emas adalah logam  = > benar

sama-sama salah

Setiap logam adalah kayu    = > salah
Sebagian logam adalah kayu  = > salah

Benar satunya dan lainnya salah

Setiap logam adalah emas        => salah
Sebagian logam adalah emas   = > benar

4) Kontradiksi

Pertentangan Proposisi A dengan O, atau I dengan E disebut Kontradiksi.

Bentuk umum :

(A) Setiap A adalah B
(O) Sebagaian A bukan B

Contoh :

(A) Setiap emas adalah logam
(O)Sebagian emas bukan logam

Kedua proposisi tersebut bertentangan. Dan bentuk pertentangannya disebut kontradiksi. Demikian pula pertentangan E-I, berikut :

(E) Setiap emas bukan kayu
(I)  Sebagian emas adalah kayu

Ciri dari pertentangan kontradiksi ini adalah : jika salah satunya benar, maka yang lainnya salah.

Bentuk umum :

Jika benar : Setiap A adalah B, maka salah : sebagian A bukan B.

Jika benar : setiap emas adalah logam, maka salah : sebagian emas bukan logam.


(A) Setiap emas adalah logam < == true
(O) Sebagian emas bukan logam < == false

Bagaimana bila yang satunya diketahui salah, maka apakah pasti yang lainnya benar?

Mari kita coba membuat berbagai Proposisi sembarang yang bernilai false. Misalnya :

(A) setiap kambing adalah burung < == false
(O) Sebagian kambing bukan burung < == true

(A) Setiap siswa adalah perempuan < == false
(O) Sebagian siswa bukan perempuan < == true

(E) Setiap manusia adalah bukan pria < == false
(I) Sebagian manusia adalah pria < == true

Jadi, terbukti bahwa jika satu Proposisi dalam kontradiksi itu terbukti salah, maka yang lainnya pastilah benar.
« Edit Terakhir: Desember 12, 2016, 05:32:14 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Pertentangan Proposisi
« Jawab #1 pada: November 01, 2016, 05:30:52 AM »
Kutip dari: Alexandrian
Kontradiksi bagaimana, makanya kalau berbicara agama jangan utamakan main logika. Takhsis itu menjelaskan bukan bertentangan. Kalau bertentangan itu contohnya bila al-Quran menjelaskan halal, sedangkan hadist menjelaskan haram, itu namanya bertentangan, maka hal seperti ini yg ditolak, karena tidak mungkin perkataan Rasulullah bertentangan dg al-Quran.

Catat !

Inilah kebodohan yang menjadi sumber kesesatan Pikiran. Dia tidak mengerti bentuk-bentuk pertentangan Proposisi. Dia hanya mengerti bahwa pertentangan itu semisal halal dan haram. Ini juga merupakan contoh akibat orang enggan belajar Logika.

Untuk melihat lebih jelas, bagaimana Alexandrian tidak mampu menyadari dan memahami bentuk-bentuk pertentangan, silahkan baca dulu artikel berikut => Tujuan Menarasikan Sejarah Yang Tak dapat Dipastikan Nilai Kebenarannya. Terhadap hal ini, jawaban Alexandrian adalah "tidak tahu".

Kutip dari: Alexandrian;2327079
Lebay mode on ... :hihi:



Jawaban saya adalah saya tidak tahu. Saya hormati kedua-duanya. Abu Bakar adalah seorang Khalifah dan juga bukan seorang pendusta, Fatimah tentu saja seorang yg sangat faham sekali mengenai agama ini dan bukan seorang yg cinta atau mementingkan keduniawian. Keduanya adalah orang2 sholeh yg sama2 sangat memahami agama. Ilmu dan kesholehan mereka tidaklah bisa dibandingkan dg orang yg paling berilmu dan paling sholeh di masa sekarang, apalagi saya. Oleh karena itu, maka adalah suatu kebodohan bila saya yg  sangat bodoh ini harus menilai orang yg jauh lebih sholeh dan berilmu untuk menentukan siapa diantara mereka yg benar.... Wallahu a'lam. Hanya kepada Allah kembalinya segala urusan.
[1]

maka saya katakan :

Kutip dari: Kang_Asepr;2327087
Bukan lebay, tapi berarti Anda terbukti bodoh.


Logika seseorang akan disebut tidak berfungsi, jika dia tidak sadar akan pertentangan-pertentangan yang terjadi. Karena itu, janganlah Anda termasuk orang yang logikanya tidak berfungsi. Agar Anda menyadari bentuk-bentu pertentangan di dalam berbagai riwayat, silahkan pelajari di sini bentuk-bentuk pertentangan proposisi => Grafik Pertentangan dan Sifat Proposisi.

Intinya, terdapat empat bentuk pertentangan sebagaimana yang telah saya jelaskan di atas. Dan satu-persatu penjelasannya dapat dilihat pada link berikut :

1) Kontrari
2) Subkontrari
3) Subalternasi
4) kontradiksi

Memahami bentuk-bentuk pertentangn itu merupakan bab terpenting dalam ilmu logika. Dengan memahami bentuk pertentangan tersebut, Anda akan terhindar dari ditipu orang dengan agama palsu. Silahkan buktikan sendiri !
 1. http://myquran.or.id/forum/showthread.php/82920-Siapakah-Kaum-Rafidhoh?p=2327079&viewfull=1#post2327079
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
3357 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2013, 03:49:43 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3687 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2015, 12:50:32 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1433 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2015, 02:10:36 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
621 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 17, 2015, 12:44:03 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
551 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2015, 11:24:04 AM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
975 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 28, 2015, 04:10:39 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
459 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2015, 09:12:53 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
377 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 22, 2016, 11:26:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
296 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 23, 2016, 05:08:56 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
87 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 22, 2017, 03:10:59 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan