Komunitas Para Pemikir

Teori Logika => Proposisi => Topik dimulai oleh: Kang Asep pada Desember 02, 2017, 08:48:52 AM

Judul: Logika Predikat
Ditulis oleh: Kang Asep pada Desember 02, 2017, 08:48:52 AM
SK : Proposisi (http://medialogika.org/index.php?topic=2562.0)
====================
1. Pernyataan
2. Tiga Jenis Proposisi (http://medialogika.org/index.php?topic=6447.0)
3. Nilai Proposisi (http://medialogika.org/index.php?topic=6706.0)
4. Lima sifat proposisi (http://medialogika.org/index.php?topic=109.0)
5. Perubahan Bentuk Proposisi
6. Pertentangan Dalam Keterangan
7. Argumentasi (http://medialogika.org/index.php?topic=7349.0)
8. Logika Proposisional (http://medialogika.org/index.php?topic=7063.0)
9. Logika Predikat

====================

9. Logika Predikat
Edisi : 02 Desember 2017, 00:15:41

Kutip : [1]
—------------
Tabel kebenaran memang sangat bermanfaat untuk membuktikan validitas Ekspresi Logika (http://medialogika.org/index.php?topic=2770.0). Namun kekurangannya adalah bahwa tabel kebenaran memerlukan tabel yang besar untuk menyelesaikan ekspresi logika yang memiliki banyak variabel proposisional, yakini 2ᶰ. (N = Jumlah Variabel).

Kelamahan lainnya adalah terletak pada logika proposisional yang tak mampu menangani kerumitan bahasa yang dipergunakan sehari-hari. Logika proposisional hanya mampu menangani yang sederhana. Sedangkan yang cukup rumit akan ditangani oleh Logika (http://medialogika.org/index.php?topic=2514.0) Predikat.
===========

"hanya mampu menangangi yang sederhana",  Bayangkan ! Sementara saya menerima banyak keluhan bahwa pengajaran ilmu logika ini terasa begitu rumit, dan sebagian menyebutnya "ilmu tingkat tinggi". Tapi ternyata hanya mampu menangangi persoalan sederhana dari bahasa sehari-hari. Disebut sederhana itu di sini, maksudnya bila dibandingkan dengan bahasa sehari-hari yang dikonversi ke dalam bahasa logika yang dipelajari di dalam logika predikat. Sederhana atau rumit, tentu bergantung kepada pembandingnya.Semua disiplin ilmu juga memiliki level-levelnya, mulai dari yang sederhana hingga yang sangat rumit. Karena itu, apabila dilihat dari sudut pandang ini,  semua ilmu itu "rumit" dan  "tingkat tinggi". Tapi pada level yang paling mendasar, semua ilmu itu sederhana.

Bahasa manusia memiliki keterbatasan, sehingga tidak semua fakta dapat diungkapkan melalui bahasa. Walaupun demikian, dengan segala keterbatasannya, bahasa manusia pada level tertentu itu juga sangat rumit, sehingga untuk memahami bahasa manusia, manusia itu sendiri butuh belajar berbagai disiplin ilmu bahasa, seperti ilmu tata bahasa,  sastra dan gaya bahasa, Balaghoh, logika, semantik, heuristik, dan sebagainya. Dan masing-masing ilmu bahasa tadi, masih memiliki cabang-cabang. Contohnya, ilmu logika itu terbagi kepada Logika Term, Logika Proposisional dan Logika Predikat.  Ada bahasa sehari-hari yang terasa rumit untuk difahami, tapi mudah dikonversi ke dalam bahasa logika proposisional, sehingga itu dikelompokan sebagai "bahasa sederhana". Dan ada bahasa sehari-hari yang sederhana untuk difahami, tetapi sangat tidak dapat dikonversi ke dalam bahasa logika proposisonal, sehingga disebut "rumit". Dan kerumitan tersebut dapat diatasi oleh disiplin ilmu logika yang lainnya, yakni Logika Predikat.

_______
1) F. Soesianto, "Logika Proposisional", Hal. 84
Judul: Re:Logika Predikat
Ditulis oleh: Purnama pada Desember 04, 2017, 06:05:52 PM
Semoga tentang logika predikat ini bisa dibahas lebih lanjut, penasaran
Judul: Re:Logika Predikat
Ditulis oleh: Kang Asep pada Desember 05, 2017, 11:16:55 AM
insya Allah