Penulis Topik: Hukum Kemestian  (Dibaca 356 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Hukum Kemestian
« pada: November 03, 2016, 10:58:45 AM »
Nomor : PST.KI/Log-027/6751
Edisi : 5 Nopember 2016
Judul  : Hukum Kemestian
Tujuan :

1)   Memahami pengertian hukum kemestian
2)   Memahami tiga jenis hukum kemestian
3)   Memahami dan hafal rumus hukum kemestian
4)   Dapat mengidentifikasi hukum kemestian pada keterangan menduga
5)   Dapat membaca dan menerjemahkan tabel kebenaran implikasi dan ekuivalensi
==============

Ketika seseorang menyatakan sesuatu dalam bentuk keterangan menduga (Proposisi Hipotesa), yang ditandai dengan "jika... maka", maka ada tiga kemungkinan hukum kemestian yang terkandung di dalamnya. yaitu :

1) hukum kemestian sepihak
2) Hukum kemestian timbal balik
3) hukum kemestian kebiasaan

Penjelasannya sebagai berikut :

1) Hukum Kemestian Sepihak

Hukum Kemestian Sepihak ini termuat dalam pernyataan Implikasi.

Bentuk Umum :

Jika A, maka B
Tidak berarti : Jika B, maka A

Bentuk umum ini boleh juga dikatakan sebagai rumus.

Contoh : Jika ayam, maka hewan
Tidak berarti : jika hewan, maka ayam


Simbol dari implikasi adalah →.

A → B

Adapun untuk nilai kebenarannya dapat dilihat pada tabel implikasi :



Dari tabel implikasi, kita dpat mendefinisikan hukum kebenarannya :

“Jika pengantar (P) bernilai benar (B), tetapi pengiringnya (Q) bernilai salah (S), maka nilai implikasinya adalah salah(S). Selain kondisi tersebut, berarti bernilai benar(B).”


2) Hukum Kemestian Timbal Balik

Hukum Kemestian timbal balik ini termuat dalam pernyataan ekuivalensi :

Bentuk Umum :

Hanya Jika A, maka B
Berarti jika B, maka A

Contoh 1 :

jika dia wanita, maka dia perempuan
berarti jika dia perempuan, maka dia wanita

Contoh 2 :

Jika matarhati terbit, maka hari siang
Berarti jika hari siang, maka matahari terbit

Ekuivalensi (Equivalence) dengan simbol ↔ menggantikan perangkai “Jika dan hanya jika (if and only if)”, dapat juga disingkat dengan iff. Tetapi, untuk menyingkat penlisan, dapat kita sepakati bahwa ekuivalensi cukup dengan “hanya jika”.

Lihat pada tabel kebenaran ekuivalensi :



Jadi, nilai P↔ Q mempunyai nilai Benar (B), jika pasangan P dan Q bernilai sama, baik B maupun S. Jika pasangan berbeda pasti S.

3) Hukum Kebiasaan

Yang terakhir, tentang hukum kebiasaan, tidak selamanya pernyataan “jika..maka..” memuat kedua hukum kemestia sepihak atau timbal balik. Ada kalanya, pernyataan jika-maka, mengandung arti “biasanya”.

Bentuk umum :

Biasanya jika A, maka B
Tidak berarti : Jika B, maka B
Dan jika ternyata A, belum pasti B.

Contoh :

Biasanya, Jika lebaran, maka  saya mudik
Tidak berati : jika mudik, maka lebaran
Jika ternyata lebaran, tidak pasti mudik

Hukum kemestian kebiasaan ini tidak diolah dengan logika, karena tidak memiliki kepastian. Karena itu tidak ada tabel kebenaran untuk kemestian kebiasaan.
« Edit Terakhir: November 21, 2016, 12:59:20 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2634 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2012, 01:35:13 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2749 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 22, 2013, 11:39:31 AM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1581 Dilihat
Tulisan terakhir November 19, 2014, 02:29:45 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
608 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 21, 2015, 09:13:50 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
465 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 21, 2016, 09:26:53 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
627 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 16, 2016, 01:36:21 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
438 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 09, 2016, 03:13:02 PM
oleh Sultan
2 Jawaban
668 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 14, 2016, 04:32:05 PM
oleh Sultan
2 Jawaban
549 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2016, 04:34:28 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
254 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2017, 07:52:44 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan