Penulis Topik: Output  (Dibaca 49 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Output
« pada: Desember 31, 2017, 04:46:59 AM »
Yang pertama kali harus dipikirkan dalam sebelum membuat sebuah algoritma adalah output. Output seperti apa yang ingin kita peroleh ? Tentu saja kita tidak serta merta ingin mendapatkan suatu output, kecuali karena sebelumnya mendapatkan masalah dengan data-data atau fakta-fakta.

Misalnya dalam sebuah perusahaan, HRD dihadapkan pada persoalan karyawan yang sering datang terlambat. Untuk meningkatkan disiplin karyawan, maka dibuatlah sanksi dan reward terkait kedisipilinan waktu. Langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan disiplin karyawan ini, salah satunya adalah mencatat data kedatangan karyawan dengan Finger Print serta mencetak gaji karyawan sesuai dengan data gaji yang akurat setelah penambahan bonus atau potongan. Secara manual, ini perhitungan yang sederhana saja. Prinsipnya karyawan yang tidak pernah datang terlambat akan diberi bonus 200.000, sehingga karyawan yang gajinya 3.000.000 akan menerima total gaji pada akhir bulan sebesar 3.200.000. Sedangkan karyawan yang datang terlambar, maka bonusnya dihapus dan dikenai sanksi potongan gaji 1000 setiap menit keterlambatan. Algoritmanya sebagai berikut :

1.   Algo : Denda Keterlambatan
2.   Deklarasi : K = Karyawan, X = datang terlambat, Y = datang tepat waktu, durasi = akumulasi keterlambatan selama satu bulan dalam menit, potongan gaji sebagai sanksi, Gaji = 3.000.000
3.   Proses : Baca K
4.   Seleksi :  K ← Y
5.   Konsekuensi : jika ya, maka tambah bonus 200 ribu rupiah. (lompat ke no .8)
6.   Jika tidak, maka hitung P = durasi * 1000
7.   Gaji karyawan – P.
8.   memberikan Gaji Karyawan
9.   Selesai

Jadi, dalam prosedur ini, output yang diinginkan adalah “memberikan gaji karyawan setelah penambahan bonus atau potongan denda.” Di mana hal ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin karyawan dalam hal waktu. Untuk itu masih peru disusun algoritma lainnya untuk sampai pada output “meningkatknya disiplin karyawan”, yang terpenting adalah bagaimana setiap tahapan dilakukan dengan prosedur yang jelas.

Alur pemikirannya akan lebih mudah terlihat dan dimengerti apabila disusun dalam bentuk Flowchart, sebagai berikut :

« Edit Terakhir: Desember 31, 2017, 04:48:49 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan