Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - Kang Asep

Halaman: 1 ... 651 652 [653]
9781
Teori Umum / Penyelidik
« pada: Januari 25, 2012, 08:55:12 PM »
Walaupun penyelidik dapat penyelidikan terhadap sesuatu diri dengan menyoroti diri itu melalui sepuluh kategori, tapi kadang sesuatu diri itu sulit diuraikan. Seperti misal menyoroti sesuatu yang disebut dengan "bibit personal attack". Untuk memahami sesuatu tersebut, penyelidik dapat bertanya, "apa itu bibit personal attack"? Tapi dari mana penyelidik akan dapat menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut? Terkadang penyelidik itu sebenarnya sudah mengetahui jawaban dari pertanyaannya sendiri, dan pertanyaan itu hanya menyadarkan dia bahwa dia telah mengetahui jawaban itu dan sesuatu itu akan menjadi jelas apabila jawaban itu dikemukakan.  Tapi apabila penyelidik tidak mengetahui jawabannya, dia perlu menunggu sumber lain untuk bisa mengetahui jawabannya.

Pengetahuan tentang sepuluh kategori logika tidak membuat seseorang secara serta merta mengetahui dengan jelas tentang sesuatu diri. Jika tidak ada sumber yang dapat memberi penjelasan mengenai suatu dari dari sudut sepuluh kategori tersebut, maka orang itu tidak akan memahami apapun tentang suatu diri tersebut. Sebaliknya, walaupun ada sumber yang sanggup memberikan penjelasan tentang suatu diri itu, tetapi penyelidik tidak mampu mengajukan suatu pertanyaan yang bisa memperjelas sesuatu diri tersebut, maka sama saja, penyelidik itu tidak akan mampu memahami suatu diri dengan jelas.

Walaupun seorang penyelidik akhirnya tidak menemukan sumber yang mampu memberi penjelasan dari sudut sepuluh kategori, tapi upaya penyelidik dalam menguraikan sesuatu diri melalui sepuluh kategori tersebut bukan tanpa manfaat. Jika tidak ada satupun jawaban ditemukan dari sepuluh kategori pertanyaan, maka paling tidak penyelidik akhirnya bisa memahami bahwa dirinya belum memahami apapun tentang sesuatu diri itu.

Misal, penyelidik ingin menyelidiki tentang "saksi". Pertama-tama, ia akan mengajukan pertanyaan "apa itu saksi?" Lalu penyelidik itu memberikan atas pertanyaan yang diajukannya sendiri bahwa saksi adalah orang yang memberikan keterangan tentang terdakwa di pengadilan". Kemudian, dia mungkin masih perlu mempertimbangkan kebenaran jawabannya sendiri, dan dia dapat merevisinya, atau melewatkanya apabila ia merasa sudah faham, apa itu saksi, kendatipun ia tidak dapat secara sempurna memberikan definisinya. Karena memang untuk dapat mengetahui suatu zat itu tidak mesti selalu mampu mendefinisikannya.

Tetapi, seseorang tidaklah disebut penyelidik kategori logika apabila dia belum menyelidiki sesuatu diri melalui sepuluh kategori. Pertanyaan yang harus diajukan bukan sekedar tentang definisi dari saksi, tapi juga menanyakan tentang sifat-sifat dari saksi. "Bagaimana sifat dari saksi?" Apakah penyelidik dapat dengan mudah menemukan jawabannya ataukah sulit, ataukah pertanyaan ini terasa tidak relevan untuk diajukan?

Segala sesuatu itu memiliki sifat. Dan zat adalah tempat berdirinya sifat. Sifat pelangi dapat difahami secara mudah, yakni indah. Kendatipun begitu, mungkin ia memiliki banyak sifat yang belum diketahui oleh manusia. Paling tidak, sifat indah itulah yang sudah difahami secara umum oleh manusia. Tapi, apa sifat dari saksi? Jika penyelidik tidak mampu menemukan jawaban dari pertanyaan ini, maka penyelidiki menjadi tahu bahwa dirinya tidak atau belum memahami sifat-sifat dari saksi. Mengetahui bahwa diri sendiri tidak tahu tentang sesuatu, ini juga merupakan pengetahuan yang berharga yang perlu dihargai. Dan penyelidik tidak harus memaksakan diri menemukan jawaban pertanyaan dari setiap kategori. Dia dapat melanjutkan ke pertanyaan berikutnya tentang jumlah, tempat, tempo, hubungan, kedudukan, kepunyaan, tindakan dan akibat.

Seseorang yang ingin terampil menjadi penyelidiki kategori logika, perlu berlatih dengan cara selalu mengajukan sepuluh pertanyaan kategori tersebut terhadap berbagai diri. Kemudian dia perlu memahami, dari sepuluh petanyaan itu, berapa pertanyaan yang jawabannya dapat dia temukan dan berapa pertanyaan yang jawabannya tidak atau belum dia temukan. Bahkan bila semua pertanyaan tidak dapat ditemukan jawabannya, dia harus mampu menemukan sisi berharga dari hal tersebut.

9782
Teori Umum / Berlatih Menyoroti Suatu Diri Melalui 10 Kategori
« pada: Januari 25, 2012, 08:50:55 PM »
Dalam berlatih menyoroti diri melalui 10 kategori, para pelajar dapat melakukannya dengan cara seperti contoh berikut :

Kemampuan untuk mengetahui segala jenis pengetahuan(zat) adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh imam. Dalam mengetahui berbagai pengetahuan, imam tidak dapat melakukannya secara sekaligus, melainkan secara satu persatu(tindakan).Dengan demikian kemampuan imam dalam mengetahui segala sesuatu itu memiliki keterbasan dalam hal proses mengetahuinya tersebut(kepunyaan, sifat).

Faktor yang membentuk kemampuan imam tersebut adalah kesucian atau kemaksuman(jumlah) yang diperoleh melalui suatu usaha untuk mencapai kesucian tertinggi (tindakan). Pada dasarnya setiap orang akan memiliki kemampuan sperti imam apabila mampu mencapai tingkat kesucian yang setaraf dengan imam(hubungan dengan orang). Tapi, dalam suatu zaman dipastikan tidak ada yang mampu menandingi tingkat kesucian imam ini, sehingga tidak pula ada orang yang mampu menyamai imam dalam kemampuannya mengetahui segala sesuatu(tempo & sifat). Karena bila ada, tentu orang itulah yang akan menjadi imam. Kedudukannya yang paling tinggi diantara manusia  adalah karena tingkat kesuciannya tersebut(kedudukan,akibat) dan karena kemampuannya menjelaskan segala sesuatu terhadap manusia (tindakan).

9783
Definisi / Personal Attack
« pada: Januari 25, 2012, 08:47:53 PM »
Saya mau tanya, menurut anda personal attack itu seperti apa sih definisinya?

personal attack

definisi nominal:

"menyerang pribadi seseorang"

termasuk kepada jenis "penyerangan melalui media kata-kata"

Definisi Riil >> Essensil :

Personal Attack adalah penyerangan melalui media kata-kata dengan berbagai proposisi yang term utamanya adalah nama sseorang atau nama ganti seseorang, yang dilakukan secara sengaja atau tidak, disadari atau tidak, untuk menjatuhkan citra, nama baik dan kehormatan orang lain.

9784
Teori Umum / Bahan Pikiran
« pada: Januari 25, 2012, 08:46:22 PM »
dalam Logika, terdapat empat jenis bahan pikiran (material syllogism) :

Pertama : Argumentum Ad Judiciam (Dalil yang sangat meyakinkan)
Kedua : Arguentun Ad Verecundiam (Dalil yang kokoh)
Ketiga : Argumentun Ad Hominem (Dalil yang menyentuh perasaan)
Keempat : Argumentum Ad Ignoratium (Dalil yang memukau)

9785
Definisi / fortiori
« pada: Januari 25, 2012, 08:44:27 PM »
fortiori itu sebuah argumen yang sangat kuat, yang mengandung kebenaran pada dirinya sendiri. Seperti contoh : Setiap benda itu mempuyai luasan.

Kutip
A phrase signifying all the more; applied to something which must be admitted for a still stronger reason

Sebuah frase yang berarti semua lebih; diterapkan untuk sesuatu yang harus diakui untuk alasan masih kuat

http://www.ditext.com/runes/a.html

9786
Definisi / Lingkungan Jenis
« pada: Januari 25, 2012, 08:42:52 PM »
Lingkungan Jenis adalah "himpunan berbagai ragam bentuk tetapi terpadu dalam satu lingkungan yang disebabkan satu kesatuan sifat". ( Joesoef Sou`yb, Logika, Hal. 33)

Contohnya seumpama pengertian hewan. Ada berbagai ragam bentuk hewan, seperti Kuda Nil, Monyet, Gajah, Harimau, dll. Semua itu memiliki berbagai ragam bentuk, tapi tentu ada suatu sifat yang membuat beragam bentuk itu menyatu dalam himpunan "hewan". Apakah sifat pemersatu itu? Jika sifat pemersatu itu adalah "yang berdarah", maka manusia harus termask kepada jenis hewan ini, karena sama-sama sebagai "yang berdarah".

9787
Puisi / Mabuk Forum
« pada: Januari 25, 2012, 08:41:22 PM »

Mabuk Forum

maksud hati ingin berhenti diskusi
tapi rupanya diriku sudah kecanduan forum
beberapa menit saya berhenti
rasanya mau mati
maka kembali

banyak pekerjaan harus kuselesaikan
telah lama kutinggalkan
terjebak dalam banyak obrolan
yang mengasyikan

aduh, bagaimana ini
bagaimana caranya berhenti
benar-benar candu forum ini
aku tak dapat pergi

diskusi dan berdebat
sangat kurang istirahat
saat-saat di dalam shalat
dalam sujud tetap berdebat

dalam tidur penuh mimpi
mimpi tentang diskusi
diskusi tentang itu ini
sangat melelahkan diri

anakku menarik-narik tanganku
"ayah, ajari aku matematika!"
"tidak nak! ayah lagi sibuk diskusi dan berdebat".
anakku kecewa

istriku menelopon
minta dijemput dari bekerja
"tidak! abang lagi sibuk diskusi dan berdebat"
istriku kecewa
benar-benar mabuk forum

atasanku menelepon
"mengapa tak masuk kerja?"
"tidak pak, saya sibuk diskusi dan berdebat!" jawab saya

diskusi, diskusi, diskusi
berdebat, berdebat, berdebat
entah kapan akan berakhir
kenapa aku tak bisa berhenti
hatiku gak ada rem-nya

selalu saja ada hal menarik untuk didiskusikan
selalu saja ada hal yang ingin kusampaikan
selalu saja tergelitik untuk mengkritik
menggoda dan penasaran
sangat mengherankan dan menyebalkan

kalau aku terhina
aku tak rela
mati-matian membela
tak mau berhenti
kalau aku dipuji
rasanya suka
bikin aku makin cinta
tak mau juga pergi
dipuji atau dihina
bikin aku mabuk forum

9788
Panduan Forum / Re:Agar Diskusi Aman, Nyaman, Efektif dan Menyenangkan
« pada: Januari 25, 2012, 06:05:19 PM »
Setiap orang dapat menyampaikan ide, pendapat, aspirasi serta berbagi pengetahuan dalam sebuah forum. Perlu difahami norma-norma yang dapat menciptakan rasa aman dalam melakukan semua itu. 7 Kaidah diskusi itu, merupakan salah satu yang bisa diharapkan memberi rasa aman tersebut.

9789
Panduan Forum / Re:Agar Diskusi Aman, Nyaman, Efektif dan Menyenangkan
« pada: Januari 25, 2012, 05:53:28 PM »
Dalam tahap awal forum, tentulah tidak mudah untuk mengundang banyak orang. Untuk dapat dikenal orang, perlu waktu, promosi dan menyiapkan banyak artikel sebagai sajian awal forum.

Menyajikan banyak artikel sebagai sajian awal forum juga bukanlah hal yang mudah. Diperlukan ketekunan dan konsistensi. Paling tidak 1 hari, harus terposting satu artikel di forum. Jika konsisten, paling tidak dalam setahun dapat diposting 250 artikel. sudah cukup lumayan.

Forum yang dibuat sendirian dan dikelola sendirian, tentu lebih berat dalam penelolaannya dibanding dengan forum yang dibuat oleh sekelompok orang secara bergotong royong. Walau demikian, jika konsep sebuah forum itu bagus dan menarik, mungkin saja bisa lebih baik dari pada forum yang dibuat secara berkelompok. Untuk bisa menciptakan forum yang bagus dan menarik, diperlukan konsistensi dan ketekunan. untuk bisa konsistensi dan ketekunan diperlukan suatu strategi lain, salah satunya adalah dengan memperhatikan 7 kaidah diskusi seperti yang telah dijelaskan pada post pertama.

Forum berkembang dengan semakin banyaknya artikel. Perkembangan forum ini bisa mengarah kepada "semakin bagus" atau kepada "semakin buruk". Walaupun artikel semakin banyak, tapi bila tidak ssuai dengan visi dan misi forum, maka akhirnya forum akan tampak semakin buruk, keluar dari konsep awal. Selain itu, bila 7 kaidah diskusi di atas tidak diterapkan dalam postingan-postingan, juga akan melenceng dari tujuan, sehingga membuat forum tidak tampak semakin baik, melainkan menjadi semakin buruk. Dan jika forum semakin buruk, maka akan melemahkan pengelola untuk melanjutkan pengelolaan. jika forum semakin baik, maka akan terus meningkatkan semangat.

9790
Panduan Forum / Agar Diskusi Aman, Nyaman, Efektif dan Menyenangkan
« pada: Januari 25, 2012, 05:20:37 PM »
Agar diskusi Aman, Nyaman, Efektif dan Menyenangkan, maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

7 Kaidah Diskusi

1. Kurangi atau kalau dapat hilangkan kebiasaan banyak membahas tentang "saya"
2. Kurangi atau kalau dapat hilangkan kebiasaan banyak membahas tentang "Anda"
3. Tidak membahas seseorang atau tokoh tertentu, tapi bahas pengajaran apa yang disampaikan oleh tokoh itu.
4. Tidak membahas lembaga, instansi, atau kelompok-kelompok tertentu, kecuali sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.
5. Tidak melayani diskusi dengan orang yang terlalu banyak menyebut "saya". karena itu menandakan bahwa orang tersebut egois dan sulit jadi pendiskusi yang baik
6. Tidak melayani duskusi dengan orang yang terlalu banyak menyebut "anda". Karena itu menandakan bahwa orang tersebut berpotensi sebagai "penyerang" dan "pembenci", sehingga sulit menjadi kawan diskusi yang baik.
7. Temukan kawan diskusi yang dapat berdiskusi secara santun, yang tidak suka menyinggung dirinya sendiri, orang lain, tokoh tertentu dan kelompok-kelompok tertentu.

9791
Teori Umum / Kesempurnaan Logika
« pada: Januari 24, 2012, 09:18:58 PM »
Immanuel Kannt (1724-1804) M), Ahli Pikir Jerman terbesar itu, di dalam karyanya Critique of pure reason cetakan 1950 halaman 8 menulis sebagai berikut :

"Logika itu berkembang dalam jalur yang pasti, bahkan sejak masa mulanya sekali. Hal itu jelas dari kenyataan bahwa sejak masa Aristoteles, ilmu tersebut tak dapat ditambah agak sedikitpun. Karena langsung mencapai kesempurnaannya."

Demikianlah penilaian Immanuel Kant. Berbeda dengan ilmu-ilmu lainnya, yang dari abad ke abad makin bertambah sempurna, tapi ilmu berpikir Aristoteles itu telah sempurna sejak semula. 

Sumber : Joesoef Sou`yb, Logika, hal. 5 / 231

9792
Term / Arti Kata dan Makna Kata
« pada: Januari 24, 2012, 09:14:46 PM »
Nomor : PST.KII/Log-060/2
Edisi : 24 Januari 2012
Judul : Arti Kata dan Makna Kata
Tujuan :
1) dapat membedakan antara arti kata dan makna kata
2) mengetahui tiga jenis makna kata
===============

Kita tentunya sudah tahu tentang dua istilah "arti" dan "makna". Umumnya orang menanggap bahwa "arti" dan "makna" itu adalah sama. Padahal tidak demikian. Kedua istilah itu mengandung pengertian yang berbeda.

Arti adalah denotasi. Sedangkan makna adalah konotasi. Kadang-kadang "makna" itu selaras dengan "arti" dan kadang tidak selaras. Apabila makna sesuatu itu sama dengan arti sesuatu itu, maka makna tersebut disebut Makna Laras (Explicit Meaning). Apabila maknanya tidak selaras dengan "arti", maka sesuatu itu disebut memiliki Makna Kandungan (Implicit Meaning) atau Makna Lazim (Necessary Meaning).

Sebagai contoh kata "Sapi", ia memiliki arti dan makna. "Sapi" sudah memiliki arti sebelum kata tersebut dimasukan ke dalam kalimat, tapi ia belum memiliki makna, karena makna hanya akan terbentuk apabila kata itu sudah dimasukan ke dalam kalimat.

Sebagai contoh :

1. Barja membeli sapi
2. Barja memukul sapi
3. Barja menarik sapi

"Sapi" pada Kalimat no. 1 itu memiliki makna yang sama dengan artinya, yaitu sapi. Pengertian yang menyeluruh tentang sapi tersebut itulah yang disebut Makna Laras (Explicit Meaning). Ketika Barja membeli sapi, tentu yang dibeli adalah keseluruhan tubuh sapi itu, mulai dari kepala, kaki hingga ekornya. Oleh karena itu, makna "Sapi" dalam kalimat tersebut adalah sama dengan arti "Sapi", sehingga disebut memiliki Makna Laras.

Berbeda halnya dengan kalimat No.2. yang dipukul oleh Barja adalah sebagian dari tubuh sapi itu, mungkin pantatnya, mungkin kakinya saja, atau mungkin kepalanya saja. Oleh karena itu "Sapi" dalam kalimat No.2 tersebut tidak selaras dengan artinya, melainkan hanya kandungan dari arti tersebut. Oleh karna itu "Sapi" dalam kalimat No.2 tersebut disebut memiliki Makna Kandungan (Implicit Meaning).

Adapun kata "Sapi" dalam kalimat No.3 adalah memiliki Makna Lazim (Necessary Meaning). Karena ketika Barja menarik sapi, sebenarnya yang dipegang adalah talinya. Dia menarik tali itu, tidak secara langsung menarik tubuh sapi. Kendatipun yang Barja pegang dan dia tarik secara lansung adalah tali kendali sapi dan bukan sapinya secara langsung, tetapi sudah lazim dikatakan bahwa bahwa hal itu disebut "menarik sapi". Itulah mengapa disebut "Makna Lazim".

Jadi makna kata itu hanya terdiri dari tiga :

1. Makna Laras (Explicit Meaning)
2. Makna Kandungan (Implicit Meaning)
3. Makna Lazim (Necessary Meaning)

Untuk menerampilkan diri memahami perbedaan arti dan makna, serta mampu membedakan setiap kata kepada golongan maknanya masing-masing, maka silahkan amati setiap kata dalam kalimat kemudian sebutkan golongan maknanya masing-masing.

9793
Diskusi Umum / Re: Welcome to SMF!
« pada: Januari 24, 2012, 04:24:39 PM »
testing

9794
Diskusi Umum / Re: Welcome to SMF!
« pada: Januari 24, 2012, 04:15:01 PM »
testing

Halaman: 1 ... 651 652 [653]

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan