Perlihatkan Tulisan

Seksi ini mengijinkan Anda untuk melihat semua tulisan yang dibuat oleh anggota ini. Catatan bahwa Anda hanya bisa melihat tulisan yang dibuat dalam area di mana Anda memiliki akses terhadapnya.


Pesan - Monox D. I-Fly

Halaman: [1] 2 3 ... 57
1
Komentari Gambar / Re:melekat
« pada: April 22, 2018, 11:31:51 AM »
"Nempel" di hati, mungkin?

2
Komentari Gambar / Re:Latihan Silat Asad
« pada: April 15, 2018, 06:49:39 PM »
Silat Asad = Silat Singa?

3
Komentari Gambar / Re:Disaat Aku Tersakiti
« pada: April 09, 2018, 04:40:39 PM »
Meskipun suaranya pas-pasan tapi saya masih bisa menikmati (suara saya lebih jelek soalnya).

4
Komentari Gambar / Re:Alam Biru
« pada: April 07, 2018, 05:07:38 PM »
biru, adalah warna yang paling sering nampak pada pemandangan di alam terbuka, karena itulah saya paling suka warna biru. kalo kawan2 masih ingat, saat pertama masuk forum ini saya menggunakan id "Biru Biru".
Terus kenapa diganti Kang?

5
Komentari Gambar / Re:Bingkai Foto
« pada: April 07, 2018, 04:32:48 PM »
aduh Kang gambar yang bawah, bingkainya warna pink, ada gambar amor sama bunganya juga. tadinya saya pikir bakal diisi wajah cantik
 :73:
Bayangkan aja itu seorang istri yang masang foto suaminya di bingkai itu, hehe...

6
Matematika / [Seri Ensiklopedi Matematika] David Hilbert
« pada: Januari 29, 2018, 02:04:09 PM »
(1862–1943) Ahli logika formal, geometri, fisika matematis, dan teori bilangan aljabar yang berasal dari Jerman.
Lahir pada tanggal 23 Januari 1862 di Königsberg, Prussia (sekarang Kaliningrad, Rusia), matematikawan David Hilbert sebagai salah satu dari pendiri matematika abad ke-20. Pada tahun 1899 Hilbert mempublikasikan karyanya yang terkenal berjudul Grundlagen der Geometrie (Fondasi geometri), dimana beliau menyajikan suatu fondasi aksiomatik yang lengkap dan tegas pada subjek tersebut yang menjelaskan asumsi tersembunyi yang dibuat Euclides dalam pengembangannya terhadap subjek tersebut dua two millennium sebelumnya. Selain itu, Hilbert mengembangkan topik logika formal dan menggunakan hasilnya untuk membuktikan bahwa pendekatannya terhadap geometri konsisten mengingat bahwa aritmetika pada bilangan bebas dari kontradiksi. Pada tahun 1900 Hilbert mengajukan 23 permasalahan kepada para matematikawan pada abad ke-20 yang dirasanya berada pada inti penelitian matematis yang vital. Dua dari permasalahan tersebut dapat terselesaikan dengan sangat cepat, tapi 21 tantangan sisanya benar-benar merangsang pemikiran matematis yang penting. Banyak dari tantangannya yang masih belum terselesaikan hingga hari ini. Hilbert juga berpengaruh besar terhadap pengembangan teori kuantum dalam fisika teoritis: gagasannya tentang “ruang Hilbert” memberikan kerangka konseptual yang tepat terhadap subjek tersebut. Hilbert juga memberikan kontribusi yang penting dalam bidang relativitas khusus dan relativitas umum.
Hilbert menerima gelar doktorat matematika dari Universitas Königsberg pada tahun 1885 setelah menulis sebuah tesis tentang aljabar abstrak. Ia menerima jabatan di salah satu fakultas universitas tersebut, dan tetap di situ selama 10 tahun sebelum menerima jabatan sebagai kepala matematika di Universitas Göttingen pada tahun 1895. Hilbert mengajar dan  Göttingen sepanjang sisa karirnya.
Naskahnya pada tahun 1897 yang berjudul Zahlbericht (Teori bilangan) dielu-elukan sebagai perpaduan yang brilian antara pemikiran terkini tentang teori bilangan aljabar, dan hasil yang orisinil di dalamnya diakui sebagai sesuatu yang mencengangkan. Kemampuan Hilbert untuk menangkap bagian-bagian yang tersembunyi dari teori matematika yang canggih, mengembangkan wawasan dan mendalam, dan memberikan perspektif baru yang inovatif dan merangsang pada suatu subjek sangat jelas. Sepanjang karirnya Hilbert bekerja pada subjek-subjek berbeda yang beragam luas, memberikan kontribusi yang mengguncang pada setiap subjek tersebut sebelum beralih ke subjek selanjutnya. Ia mempublikasikan hasil kinerjanya yang terkenal terhadap geometri Euclides pada tahun 1899.
pada tahun 1900 Hilbert diundang untuk membicarakan rapat Paris di Kongres Matematikawan Internasional. Dalam pidatonya ia menjabarkan 10 permasalahan matematis yang dirasanya sangat penting. (Ia menambahkan daftar tersebut menjadi 23 permasalahan saat ia mempublikasikan pidatonya.) Permasalahan-permasalahan tersebut mencakup hipotesis kontinum, konjektur Goldbach, pencarian terhadap aksiomatisasi fisika, dan pencarian terhadap algoritma umum untuk menyelesaikan persamaan Diophantus. Beberapa progres yang penting, dan dalam banyak kasus, solusi lengkap, telah dibuat untuk semua tantangan yang diajukan kecuali satu yang disebut hipotesis Riemann, yang menanyakan lokasi akar-akar dari fungsi zeta. Hal ini mungkin menjadi permasalahan belum terpecahkan yang paling terkenal hari ini.
Kemudian dalam hidupnya Hilbert bekerja pada logika formal dan pondasi fisika teoritis. Di antara tahun 1934 dan 1939 ia mempublikasikan dua volume Grundlagen derMathematik (Pondasi matematika), yang ditulis bersama dengan Paul Bernays (1888–1977), yang bertujuan untuk mengembangkan bukti konsistensi of matematika. (Akan tetapi, teorema ketaklengkapan Gödel menunjukkan bahwa tujuan seperti itu tidaklah mungkin tercapai.) Pengembangannya terhadap analisis fungsional menyediakan kerangka matematis yang tepat untuk teori mekanika kuantum.
Hilbert menerima banyak kehormatan sepanjang karirnya, termasuk penghargaan khusus dari Akademi Sains Hungaria pada tahun in 1905. Setelah pengunduran dirinya pada tahun 1929, kota Göttingen memberikan nama sebuah jalan dengan namanya, dan kota Königsberg, tempat kelahirannya, menyatakan dia sebagai penduduk terhormat. Ia meninggal di Göttingen pada tanggal 14 Februari 1943. Ia dikenang sebagai orang yang membentuk hakikat penelitian di abad ke-20 dalam matematika murni.

(Sumber: Tanton, James. 2005. Encyclopedia of Mathematics. New York: Facts on File.)

7
Matematika / [Seri Ensiklopedi Matematika] Teorema (Proposisi)
« pada: Januari 06, 2018, 02:27:42 PM »
Pernyataan dalam matematika yang telah terbukti benar disebut dengan teorema. Kata tersebut berasal dari bahasa Yunani, yaitu theórema yang berarti “bahan perenungan.”
Teorema seringkali dikelompokkan berdasarkan tingkat seberapa penting teorema tersebut. Lemma adalah teorema tambahan, yaitu hasil yang terbukti benar untuk selanjutnya membentuk hasil yang lebih penting. (Dalam bahasa Yunani, lemma berarti “sesuatu yang diambil.”) Korolari adalah teorema dengan konsekuensi langsung, yaitu hasil dari teorema yang disusun sebelumnya dengan sedikit penjelasan atau bahkan tidak sama sekali. Sebaliknya, konjektur adalah pernyataan yang belum terbukti benar atau salahnya. Sekumpulan hasil berikut menggambarkan gagasan-gagasan tersebut:
Kutip
Lemma: Suatu bilangan asli jika dikuadratkan akan habis dibagi 4 atau menyisakan 1 saat dibagi 4.
Bukti: Misalkan a merupakan bilangan asli. Jika a genap, maka dapat ditulis dalam bentuk a = 2m untuk sembarang bilangan bulat m. Akibatnya, a2 = (2m)2 = 4m2 habis dibagi 4. Jika sebaliknya, a bilangan ganjil, maka a = 2m + 1 untuk beberapa bilangan m, sehingga a2 = (2m + 1)2 = 4m2 + 4m + 1 1 lebihnya dari kelipatan 4.
Kutip
Teorema: Jika suatu bilangan N sama dengan jumlah dua bilangan kuadrat, N = a2 + b2, maka N menyisakan 0, 1, atau 2, tapi tidak 3, saat dibagi dengan 4.
Bukti: Berdasarkan lemma sebelumnya, a2 menyisakan 0 atau 1 saat dibagi 4, demikian juga dengan b2. Tidak mungkin bagi kedua sisa tersebut jika dijumlahkan akan menjadi 3.
Kutip
Korolari: Tidak mungkin menuliskan 2.867.039 sebagai jumlah dua bilangan kuadrat.
Bukti: Bilangan tersebut akan menyisakan 3 saat dibagi 4.
Kutip
Konjektur: Dimungkinkan untuk menulis 3.457.417.105 sebagai jumlah dua bilangan kuadrat.
Pernyataan tersebut belum terbukti benar atau salahnya.

(Sumber: Tanton, James. 2005. Encyclopedia of Mathematics. New York: Facts on File.)

8
Matematika / [Seri Ensiklopedi Matematika] Geometri Euclides
« pada: Januari 04, 2018, 02:22:45 PM »
Geometri yang berdasarkan pada definisi dan aksioma yang ditetapkan dalam karya terkenal Euclides The Elements disebut dengan geometri Euclides. Fitur yang menonjol pada geometri ini adalah berlakunya postulat kelima, yaitu postulat kesejajaran. Inilah awalnya bahwa melalui sembarang titik pada bidang terdapat tepat satu garis melalui titik tersebut yang sejajar ke sembarang arah, bahwa semua sudut dalam segitiga jika dijumlahkan menjadi tepat, dan bahwa rasio keliling lingkaran manapun terhadap diameternya selalu merupakan nilai yang sama yaitu π.
Geometri Euclides dua dimensi disebut dengan geometri bidang, dan geometri Euclides tiga dimensi disebut dengan geometri ruang. Pada tahun 1899 matematikawan Jerman David Hilbert (1862–1943) membuktikan bahwa teori geometri Euclides bebas dari kontradiksi.

(Sumber: Tanton, James. 2005. Encyclopedia of Mathematics. New York: Facts on File.)

9
Matematika / Re:Aksioma (Postulat)
« pada: Januari 04, 2018, 01:31:15 PM »
Hehe~~~ Ini saya quote sic dari ensiklopedinya aja Kang~~~ Maaf dah lama nggak aktif di board Matematika~~~

10
Matematika / [Seri Ensiklopedi Matematika] Aksioma (Postulat)
« pada: Januari 04, 2018, 11:07:52 AM »
Suatu pernyataan yang nilai kebenarannya dianggap terbukti oleh dirinya sendiri atau diterima tanpa bukti disebut dengan aksioma. Kata tersebut berasal dari bahasa Yunani axioma yang berarti “nilai” atau “kualitas.” Nama lainnya yaitu “postulat” berasal dari postulatum, kata dalam bahasa Latin yang artinya “sesuatu yang dibutuhkan.”
Salah satu pencapaian besar dari ahli geometri Euclides dan rekan-rekan sejawatnya pada sekitar tahun 300 SM adalah menyadari bahwa tidak semua pernyataan dalam matematika bisa dibuktikan: istilah-istilah tertentu tetap tak terdefinisi, dan aturan-aturan dasar (postulat) tentang hubungan-hubungan mereka harus begitu saja dianggap sebagai kebenaran. Orang harus mengembangkan suatu teori matematis dengan sebuah “big bang,” semacam itu, cukup dengan mendaftar sekumpulan asumsi awal. Dari sini, menggunakan hukum dasar penalaran, seseorang lalu menyusun dan membuktikan pernyataan yang lebih jauh, atau teorema, tentang sistem tersebut.
Sebagai contoh, dalam studi sistematis geometri Euclides, istilah titik, garis, dan bidang tidak didefinisikan, dan orang memulai studi sistematis dari subjek tersebut dengan mempelajari suatu daftar aksioma dasar yang mengatakan bagaimana seharusnya kuantitas-kuantitas tersebut berhubungan. (Salah satu aksioma dari geometri Euclides contohnya, menyatakan bahwa di antara dua titik manapun dapat digambar sebuah garis.) Semua hasil yang disajikan pada tulisan-tulisan umum jenjang Sekolah Menengah Atas tentang geometri, misalnya, merupakan konsekuensi logis dari lima asumsi pokok saja.
Dalam teori himpunan, istilah himpunan dan anggota himpunan tidak didefinisikan. Akan tetapi, diberikan aturan-aturan yang mendefinisikan kesamaan dua himpunan, yang menjamin adanya himpunan-himpunan tertentu, dan menetapkan cara untuk membentuk himpunan baru dari himpunan-himpunan yang lama. Dalam teori bilangan, postulat Peano memberikan fondasi logis terhadap teori bilangan dan aritmetika.
Suatu pernyataan dalam sistem matematis yang tampak benar tapi belum terbukti disebut dengan konjektur.

(Sumber: Tanton, James. 2005. Encyclopedia of Mathematics. New York: Facts on File.)

11
Matematika / [Seri Ensiklopedi Matematika] Euclides
« pada: Januari 03, 2018, 08:40:18 AM »
(300–260 SM) Ahli Geometri dari Yunani.
Ahli geometri Euclides dikenang sebagai penulis naskah paling terkenal dari seluruh dunia matematika, The Elements. Dalam 13 buku, karya tersebut mencakup semua yang diketahui dalam matematika di masa itu, dari geometri dasar dan teori bilangan, sampai teori yang lebih maju seperti perbandingan, bilangan irasional, dan geometri ruang. Akan tetapi, alasan utama Euclides dipuja-puja sekarang ini adalah karena pendekatannya yang unik dalam menyusun materi yang dia sajikan. Mulai dari sekumpulan kecil definisi, “gagasan umum,” dan aksioma (pernyataan dasar yang nilai kebenarannya dapat terbukti dengan sendirinya), Euclides menurunkan dari penalaran logika murni sekitar 465 proposisi (teorema) dalam matematika. Hal ini mendirikan standa kekakuan dan kekuatan deduksi yang menjadi model dari semua karya matematis yang lebih jauh untuk dua milenia ke depannya. Dapat dikatakan bahwa The Elements mendefinisikan tentang apa itu matematika murni.
Hampir tidak ada yang diketahui tentang kehidupan Euclides. Diyakini bahwa ia tinggal dan mengajar di Alexandria, sebuah kota di Yunani di dekat mulut Sungai Nil di tempat yang sekarang bernama Mesir, dan mungkin merupakan kepala perpustakaan besar di Akademi Alexandria. Banyak naskah kuno bersejarah mendeskripsikan karya Euclides keliru antara matematikawan Euclides dari Alexandria dengan filsuf Euclides dari Megara, yang hidup sekitar 100 tahun sebelumnya. Apalagi, Euclides merupakan nama yang sangat pasaran di masa itu, and terdapat banyak cendekiawan terkemuka dari berbagai bidang dalam periode ini. Karena kekeliruan-kekeliruan selanjutnya dan kurangnya informasi yang spesifik mengenai sang matematikawan Euclides, beberapa ahli sejarah berteori bahwa Euclides bukanlah sesosok tokoh bersejarah, melainkan nama yang digunakan oleh sekelompok matematikawan di perpustakaan Alexandria yang mempublikasikan suatu karya lengkap di bawah satu nama Euclides. (Bandingkan dengan nama fiktif Nicolas Bourbaki dari abad ke-20). Meskipun demikian, pandangan tersebut bukanlah pandangan yang populer.
The Elements dianggap sebagai naskah standar untuk belajar bagi cendekiawan Yunani dan Romawi selama 1.000 tahun. Naskah tersebut telah diterjemahkan ke bahasa Arab pada sekitar tahun 800 M dan dipelajari secara ekstensif oleh para cendekiawan Arab. Dengan bangkitnya minat saintifik pada masa Renaissance, karya Euclides menjadi model berpikir logis di Eropa. Lebih dari 2.000 edisi naskah yang berbeda telah muncul sejak versi ketikan pertamanya diproduksi pada tahun 1482, dan banyak ilmuwan hebat dari Barat, termasuk Sir Isaac Newton (1642–1627) contohnya, mendeskripsikan penguasannya terhadap karya Euclides sebagai suatu bagian yang signifikan dalam pengembangan berpikir saintifik mereka. Pembelajaran tentang TheElements merupakan bagian yang integral dari kurikulum standar SMA di AS hingga tahun 1950-an.
Karya-karya lain yang diatasnamakan pada Euclides dari Alexandria yang masih bertahan hingga hari ini mencakup Data, mengenai sifat-sifat bangun datar; On Divisions, mempelajari teori geometri tentang membagi daerah pada bangun datar menjadi perbandingan tertentu; dan Optics, karya pertama bangsa Yunani tentang teori perspektif. Juga diketahui bahwa Euclides menghasilkan setidaknya lima naskah lain dalam bidang geometri, termasuk risalat empat jilid tentang irisan kerucut, serta karya tentang musik and dan lain-lain yang membahas prinsip saintifik secara umum.

(Sumber: Tanton, James. 2005. Encyclopedia of Mathematics. New York: Facts on File.)

12
Matematika / Re:Bilangan Prima
« pada: Oktober 12, 2017, 08:59:52 AM »
Untuk mengetahui bilangan mana saja yang tidak bisa dibagi rata tanpa menghasilkan pecahan.

13
Cerpen / Re:Penjaga Anak Gadis
« pada: Oktober 03, 2017, 08:31:02 PM »
Kang Asep dulu creepy juga~~~

14
Warta Dunia Maya / Re:Mimpi Enstein
« pada: September 24, 2017, 08:01:40 AM »
Salah satu ilmuan hebat dari abad 20, Einstein yang merupakan kelahiran 14 Maret 1879 ini sangat berdidikasi dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Wow... Ternyata ulang tahun Einstein sama dengan ulang tahun 2 orang sahabat saya waktu kuliah...

15
Warta Dunia Maya / Re:Nenen Bius
« pada: September 20, 2017, 09:54:07 PM »
Kok fotonya Elly Tran Ha?

Halaman: [1] 2 3 ... 57

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan