See likes

See likes given/taken


Posts you liked

Halaman: [1] 2 3
Post info No. of Likes
Dosen NII Rojali, seorang pria berumur 27 tahun. Dia memperoleh beasiwa dari pemerintah hingga bisa kuliah di salah satu universitas di Bandung. kendatipun seratus persen dibiayai oleh pemerintah, tapi Rojali terpaksa berhenti bekerja sebagai accounting manejer di sebuah perusahaan, karena jadwal kuliahnya sangat padat. Bagi Rojali,  itu merupakan suatu pengorbanan yang besar, berhubung tidak mudah untuk mencari pekerjaan. Tapi karena Rojali sangat ingin kuliah, ia berani mengorbankan pekerjaannya. Istri Rojali pun mengdukung.

Rojali, yang sudah punya 2 anak, kini jadi anak sekolahan lagi. dia duduk di bangku kuliah bersama anak-anak ABG. Pasti itu menyenangkan. terlebih lagi, banyak dosen muda dan cantik. seperti Salma, dosen statistik yang baru berumur 24 tahun, membuat Rojali sangat bersemangat menjalani perkuliahan.

Dosen cantik bernama Salma itu sering memanggil Rojali ke ruangannya. Mula-mula bincang-bincang biasa aja. ternyata lama-lama itu dosen itu ingin mengajarkan doktrin NII kepada Rojali. Rojali menanggapi aja. Sebenarnya Rojali juga seorang mantan NII. Cuma karena seneng diajak ngobrol sama dosen cantik, ya Rojali pura-pura  bodoh, gak tau apa-apa soal NII. Seolah-olah Rojali mau-mau aja diajak bergabung ke NII.

Kawan-kawan kuliah Rojali mulai curiga, kenapa Rojali begitu dekat dengan itu dosen cantik. digosipkan ada kedekatan khusus, Rojali makin suka. dia bilang, "gw sering dipanggil ke rumahnya lho, kalau malam."

"Ah, yang bener!?" Agus.

Pada waktu istirahat kuliah, Rojali dan Salma sering tampak duduk berdua di perpustakaan, di mushola atau di kantin. Gosip pun makin panas. Rojali makin senang hatinya.

Satu semester sudah berlalu. Sudah banyak hal yang dijelaskan Salma kepada Rojali. Salma sangat berharap Rojali mau mengikuti jejak langkahnya untuk masuk NII. Akhirnya Salma mendesak Rojali untuk bersyahadat ala NII. tapi Rojali selalu menolak. Salma akhirnya kesal dan bertanya, "Kenapa sih kang, Akang menolak terus menerus? padahal semua dalil kebenaran NII kan sudah saya jelasin semuanya?"

Rojali tersenyum geli. dan menjawab, "Bu dosenku yang cantik, mohon maaf beribu maaf, saya ini dulu adalah dedengkot NII. Nah tuh yang ngebangun gedung markas NII itu saya sama teman-teman. Maksudnya, saya ikut serta membangun gedung itu. saya tau nama tokoh-tokoh NII, dan tau markas-markas NII di mana saja. " Bahkan Rojali menyebutkan nama-nama dan tokoh-tokohnya. Salma terkejut. Dia tidak menyangka, bahwa orang yang selama ini "diasuhnya" dan "dibujuk" untuk masuk NII, ternyata mantan orang NII.

Lalu Rojali menyuguhkan argumen-argumen, mengapa ia keluar dari NII. semua argumen itu cukup menggoyangkan keimanan Salma. lalu, Salma dengan sedih menemui para ustadz NII tentang keraguan hatinya. Hendra, salah satu ustadz NII itu berkata, "Nah, sudah, tinggalkan saja mahasiswa mu yang itu, gak usah dipikirin, cari mahasiswa yang lainnya yang bisa kita rekrut. Trus, kamu harus segera menikah, agar kamu tentram dalam menjalani ibadah."

Salma memutuskan untuk menjauhi Rojali. Rojali mengerti dengan sikap dosennya itu. Akhir semester, seperti biasanya dia masih memperoleh Nilai A. Teman-teman kuliahnya protes, "bu, kenapa si Rojali dapat nilai A, padahal nilai statistika dia itu selalu jeblok."

bu Salma yang cantik itu berkata, "itu karna saya menghargai perjuangannya. dia memang nilainya selalu jeblok, tapi usaha keras."

itulah terakhir kali Rojali melihat Salma. Setelah itu Rojali hanya mendengar kabar bahwa Salma telah menikah, dan Rojali pun out dari kampus tanpa lulus.


Maret 03, 2012, 04:09:01 PM
1
Keharusan Menggunakan Logika


Munculnya fatwa haram untuk mempelajari logika dari beberapa ulama terkemuka seperti Ibnu Tiamiyah dan Ibn As-Shalah, merupakan hal yang aneh dan tidak masuk akal. Karena Logika adalah suatu kemestian rasional. Manusia wajib menggunakan logika. Menggunakan Logika berarti menggunakan akal yang sehat.

Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya (Yunus : 100)
Orang yang waras mustahil menolak logika.

Kutip
Kaidah-kaidah berfikir dalam logika bersifat niscaya atau mesti. Penolakan terhadap kaidah berfikir ini mustahil (tidak mungkin). Bahkan mustahil pula dalam semua khayalan yang mungkin (all possible intelligebles). Contohnya, sesuatu apapun pasti sama dengan dirinya sendiri, dan tidak sama dengan yang bukan dirinya. Prinsip berfikir ini telah tertanam secara niscaya sejak manusia lahir. Tertanam secara spontan. Dan selalu hadir kapan saja fikiran digunakan. Dan harus selalu diterima kapan saja realitas apapun dipahami. Bahkan, lebih jauh, prinsip ini sesungguhnya adalah satu dari watak niscaya seluruh yang maujud (the very property of being). Tidak mengakui prinsip ini, yang biasa disebut dengan prinsip non-kontradiksi, akan menghancurkan seluruh kebenaran dalam alam bahasa maupun dalam semua alam lain. Tidak menerimanya berarti meruntuhkan seluruh bagunan agama, filsafat, sains dan teknologi, dan seluruh pengetahuan manusia. (Dimitri Mahayana, http://filsafatislam.net/?p=44)

menurut pandangan Russel, seluruh pengetahuan hanya dapat difahami apabila diungkapkan dalam bentuk bahasa logika (Drs. Rizal Mustansyir, Filsafat Analitik, Hal. 45)

Logika adalah hukum berpikir tepat, berguna untuk menghindarkan diri dari kesalahan berpikir. Logika merupakan bagian dari ilmu bahasa. Tapi anehnya, Logika seringkali menjadi musuh yang sengit bagi kelompok-kelompk tertentu. Apalagi ketika logika mulai mengusik keyakinan mereka yang tidak sejalan dengan logika, maka kemudian sejarah membuktikan, tidak saja muncul fatwa haram untuk logika, melaikan juga usaha melarang peredaran buku-buku logika, pusat-pusat pendidikan logika dibakar, serta para guru logika dibunuh. Nasib para guru besar ilmu logika, seperti nasibnya para nabi, dianiaya oleh umat yang merasa keyakinannya terusik. Itu semua tercatat dalam literatur sejarah ilmu logika.

Terkadang orang menentang sengit terhadap ilmu logika hanya karena ilmu logika ditemukan dan disusun oleh filsuf Yunani yang bernama Aristoteles pada tahun 400 SM, di mana Aristoteles tidak tercatat sebagai umat kristen ataupun umat Islam.  Maka kaum agamis yang fanatik berpikir “tidak mungkin kebenaran datang selain dari golongan kami. Kebenaran itu datang hanya dari kami, karena Tuhan bersama kami.” Inilah ideologi dasar yang mendasari penentangan sengit kaum tertentu terhadap logika. Padahal tak seorangpun yang dapat melepaskan diri dari persoalan logika, sebagaimana yang dinyatakan oleh Russel dan Dimitri Mahayana, bahwa seluruh pengetahuan hanya bisa difahami melalui bahasa logika dan menolak logika berarti meruntuhkan seluruh bangunan agama, filsafat, teknologi dan ilmu pengetahuan.

Pemikiran lain yang cukup menggelitik adalah, diantara mereka ada yang berpikir bahwasannya ajaran Islam adalah ajaran yang sempurna. Untuk memahami kebenaran, serta untuk keselamatan dunia dan akhirat cukuplah dengan mempelajari Islam yang sempurna itu, yang diajarkan oleh Rasul Allah, dan bukannya mempelajari Ilmu Logika yang justru diajarkan oleh kaum kafir (non muslim). Tampaknya ini pemikiran yang benar. Tapi pertanyaannya, apakah dengan mempelajari Islam berarti harus menolak logika? Lebih dari itu, apakah dengan mempelajari Islam seseorang akan dapat menolak logika? Jawabanya “mustahil”.

Mereka berkata, “Jika saja logika itu merupakan bagian yang begitu penting dalam hidup, maka pastilah nabi Muhammad akan memberi tahu kita atau menyuruh kita untuk mempelajari ilmu itu?” Tampaknya ini hal yang benar. Tapi pertanyaannya, apakah setiap segala sesuatu yang nabi tidak memberi tahu, tidak mengajarkan atau tidak memerintahkan kita untuk mempelajari berarti hal itu, berarti tidak penting dalam kehidupan kita? Jawabannya “tidak demikian”.

Logika adalah Hukum Alam, yang manusia harus tuntuk kepada hukum ini. Pelanggaran terhadap hukum ini berarti merusak hubungan harmoni antara alam dengan dirinya. Aristoteles bukanlah pencipta Logika yang sebenarnya, ia hanya mencatat hukum-hukum yang terjadi pada alam ini, serta menciptakan istilah-istilah baru bagi hukum-hukum yang teramatinya itu. Hanya karena itulah kemudian ia disebut pencipta logika. Akan tetapi, semua manusia termasuk para nabi dan orang-orang shaleh berpikir dengan cara logika itu sendiri, logika yang tanpa istilah. Seperti ketika nabi saw berdialog dengan para pendeta tentang ketuhan Yesus, nabi saw bertanya, “kenapa kalian menganggap Isa putra Maryam sebagai anak Tuhan?” para pendeta itu menjawab, “karena Isa tidak mempunyai ayah. Maka tidak lain ayahnya itu adalah Allah.” Kemudian nabi bertanya, “Adam a.s juga tidak mempunyai ayah. Mengapa kalian tidak menyebutnya anak Allah?”

Itulah nabi muhammad. Jikalau dipulangkan ke dalam Logika Aristoteles, maka bentuk sebagai berikut :

Isa a.s adalah yang tidak mempunyai ayah
Setiap yang tidak mempunyai ayah adalah anak Allah
Jadi, isa adlah anak Allah.

Sang nabi kemudian menguji premis mayor, “Adam tidak punya ayah. Apakah adam anak Allah?” tapi para pendeta tersebut tidak dapat mengakui kalau adam a.s adalah anak Allah. Dengan demikian batalah premis mayor dari para pendeta itu.  Hal serupa itu dilakukan oleh nabi-nabi lainnya sebelum nabi Muhamad. Oleh karena itu merupakan hal yang konyol apabila orang menolak logika dengan alasan bahwa logika tidak diajarkan olh nabi saw. Faktanya para nabi seluruhnya berdakwah dengan logika itu. Bedanya mereka tidak menyebut ini premis mayor dan ini premis minor, yang itu Konklusi dan yang ini Definisi.

Yang dimaksud ilmu Allah bukanlah saja apa yang tertulis di dalam kitab Quran dan Hadits, sehingga menganggap selainnya bukan ilmu Allah. Sesunguhnya matematika, ilmu bahasa, Filsafat, biologi, fisika, kimia, dan seluruh bangunan ilmu yang haq adalah dari Allah, tidak terkecuali dengan Logika itu sendiri. Oleh karena itu merupakan hal yang konyol lagi bila menolak logika dengan alasan bahwa logika diajarkan oleh non muslim. Apalagi sementara itu, dia mempelajari ragam ilmu dan teknologi di tempat pendidikan tak lepas dari jasa-jasa orang-orang non muslim. Albrert Esntein, Thomas Alpa Edison, James Watt, dll, mereka telah mengajarkan pengetahuan-pengetahuan yang begitu penting untuk kita pelajari saat ini, tak terkecuali dengan apa yang diajarkan oleh Aristoteles.

Kemampuan berpikir logis, memang tidak selalu harus atas dasar logika Aristoteles. Secara alami, seseorang yang berpikiran jernih mampu melahirkan pemikiran-pemikiran yang logis. Ada perbedaan antara logika dengan ilmu logika. Tidak masalah jika orang enggan mempelajari dan menggunakan ilmu logika karya Aristoteles. tapi, menggunakan logika itu sendiri merupakan kemestian. jika orang menggunakan logika dengan benar, mustahil pula dia menyangkal kebenaran ilmu logika yang diajarkan oleh Aristoteles.

Maret 07, 2012, 02:58:44 PM
1
Bahasa Logika sering gagal untuk komunikasi
Kutip
Seringkali orang enggan untuk berbicara atau diajak bicara dengan menggunakan bahasa logika, karena menanggap bahasa logika itu adalah bahasa yang kaku, rumit, berbelit-belit dan berputar-putar. Kadang seorang logicer tampak berbicara berputar-putar ke persoalan yang sama, seperti yang dilakukan oleh Socrates.  Padahal sebenarnya tidak demikian. Tetapi, seorang Logicer gemar berbicara secara mendetail dan terperinci sampai kepada unsur terkecil yang disebut dengan atom-atom logic. Gaya bicara ini seringkali sulit diikuti oleh umat awam.

Tapi, seorang logicer dapat mempermudah bahasa yang dia gunakan dengan cara menyajikan bahasa logika yang benar-benar bertahap, pertanyaan-pertanyaan sederhana yang mudah dimengerti. Kadang-kadang kesulitan umat awam disebabkan si pemikir logic menyampaikan pengetahuan dengan bahasa logika yang tidak disesuaikan dengan taraf berpikir si pendengar. Seharusnya si pemikir logic mampu menyelami sampai di mana tahap pemikiran orang lain, dan bahasa logika yang digunakan benar-benar harus disesuaikan dengan taraf pemikiran tersebut. Jika tidak, maka kita akan menemui kegagalan dalam komunikasi.
Contohnya gimana? soalnya saya baca tulisan anda kadang memang berputar-putar, apa karena kesalahan anda tidak mampu menyelami sampai dimana tahap pemikiran orang lain atau bahasa logikanya yang terlalu tinggi

Tapi maaf, saya tidak pernah 'merasa' bahasa logika atau 'redaksi kalimat' anda terlalu tinggi, tapi bagi saya, yang seharusnya bisa disampaikan pendek saja tidak panjang kenapa jadi panjang, ini lah yg nampaknya berputar-putar dan membosankan, ketika kalimat baru start di A otak saya sudah langsung sampai di Z mungkin...hehehe, tapi saya salut dengan anda dapat mengurai A sd Z, walau pun sering 'di antara A-Z' itu gak perlu...hehe

Oktober 11, 2012, 02:24:02 PM
1
Berpikir Logic Tentang Freemason

Kutipan (2)  :
Kemanusiaan telah dijajah oleh sebuah kelompok pemuja Setan, yaitu Illuminati. Umat manusia dikuasai oleh sistem setan. Kita berada di bawah serangan psikologis yang secara terus-menerus dilakukan oleh musuh yang tak terlihat, yaitu Okultisme. Masyarakat dunia sudah memikul belenggu berupa "kebenaran politik," yang tidak lain merupakan sebuah konsep Partai Komunis.

Tentu saja, ini bukan gambaran yang disajikan oleh media massa. Illuminati menggunakan media massa untuk menipu dan menghinakan derajat kemanusiaan kita.

Illuminati adalah para bankir Kabalis Yahudi dan jaringan mereka yang luas yaitu Freemason, mereka mengendalikan kartel bisnis, pemerintahan, badan intelijen, gereja, think tank .. dan hampir disegala bidang penting lainnya.


............... 

Mereka memperkenalkan "seks bebas," "feminisme," "hak-hak gay" dan "pernikahan gay" untuk menghancurkan norma-norma heteroseksual dan kelembagaannya.

Siapa yang bisa menyangkal bahwa mereka telah melakukan semuanya ini? Siapa yang bisa menyangkal bahwa mereka merupakan sang "pembenci" nyata yang merusak kehidupan jutaan manusia?

Komentar :

Berpikir dengan cara yang logic terhadap informasi dalam kutipan di atas diantaranya adalah dengan mempertanyakan asal-usul dari setiap proposisi yang ada. Tidak perlu mengambil banyak-banyak proposisi, ambil satu dan kupas hingga sampai pada atom-atom logicnya.

Sebagai contoh, kita ambil satu proposisi :

Kemanusiaan telah dijajah oleh sebuah kelompok pemuja setan.

Dari mana asal-usul pengetahuan ini berasal? Lalu kita terus membaca sampai akhir artikel untuk menemukan barangkali asal-usul dari proposisi tersebut dibahas.

Asal usul propsosi tersebut bisa berasal dari dua jenis sumber, pertama dari premis-premis logika, kedua dari referensi-referensi.

Fakta yang sungguh-sungguh ada dan tidak dapat disangkal adalah adanya faham yang ingin melegalkan seks bebas, hak-hak gay dan kaum lesbian. Tetapi kemudian apakah benar itu digerakan oleh sebuah organisasi besar yang disebut freemason? Bukti-bukti apa yang bisa disuguhkan, untuk meyakinan bahwa memang freemason inilah yang menjadi dalang semua kebejatan moral umat manusia zaman kini? Sejak kapan adanya freemason, bukankah faham seks bebas, gay dan lesbi itu sudah ada sejak zaman Nabi Luth? Apakah freemason sudah berdiri sejak waktu itu?

Keterangan Nomor :

(2)  http://zilzaal.blogspot.com/2012/08/bukti-keberadaan-pemuja-setan-satanism.html

Desember 17, 2012, 08:06:57 PM
1
Re:10 ciri orang berpikir positif maaf kang, itu tulisan original atau hasil copas? kalu hasil copas, mohon dicantumkan sumbernya!
Pebruari 22, 2013, 10:23:19 PM
1
12 kata “JANGAN MENUNGGU” yang perlu dihindari:  >: >: >: >: >: >:
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!

Semoga bermanfaat
 >: >: >: >: >:

Maret 18, 2013, 11:59:15 AM
1
Re:Rokok : Hasil Konspirasi Picik dan Kejam
Kutip
Inilah yang menjadi Agenda tersembunyi dari Kaum Zionis, masyarakat Non Yahudi di biarkan merokok dengan sepuas-puasnya, sedangkan mereka sebagai produsen rokok tidak memakainya, karena selain mereka tahu bahwa di dalamnya terdapat zat yang merusak sel-sel otak atau kebodohan , selain itu untuk merusak generasi non Yahudi.

saya sebenarnya sudah seminggu ini berhenti merokok.
tapi saya kok jadi khawatir ya?
jangan2 setelah nanti saya benar2 berhenti merokok, dikatakan bahwa itu adalah agenda saya, karena membiarkan orang lain merokok sedangkan saya tidak merokok. dan dituduh saya bermaksud merusak generasi orang lain.
seperti tuduhan terhadap yahudi diatas....


bersikap adil lah terhadap siapa pun, walaupun mereka yahudi.
kecerdasan mereka, gaya hidup sehat mereka, bukankah itu bagian dari hal2 baik? kenapa hal2 baik tsb tetap saja menjadi bahan celaan?

April 08, 2013, 05:03:03 PM
1
Re:** Buku Panduan Shalat, Tapi Kristen ** lha? orang2 syiria kan memang menggunakan bahasa arab? jadi apa masalahnya jika mereka membuat kitab dalam bahasa arab?
apakah bahasa arab hanya boleh digunakan orang yang beriman kepada Rasulullah saja??

April 12, 2013, 06:52:11 PM
1
Pasar Malam Agama Aku dan temanku pergi ke 'Pasar malam agama.' Bukan pasar dagang. Pasar agama. Tetapi persaingannya sama sengitnya, propagandanya pun sama hebatnya.

Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Ya, bangsa Yahudi. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi.

Di kios Islam kami mendengar, bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Muhammad ialah nabiNya. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu.

Di kios Kristen kami menemukan, bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin mengambil risiko masuk neraka.

Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: 'Apakah pendapatmu tentang Tuhan?' Jawabnya: 'Rupanya Ia penipu, fanatik dan bengis.'

Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: 'Bagaimana Engkau bisa tahan dengan hal seperti ini, Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu, bahwa selama berabad-abad mereka memberi julukan jelek kepadaMu?'

Tuhan berkata: 'Bukan Aku yang mengadakan 'Pasar malam agama' itu. Aku bahkan merasa terlalu malu untuk mengunjunginya.'

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

http://media.isnet.org/sufi/Mello/Burung/PasarMalamAgama.html

April 13, 2013, 02:57:42 PM
1
Re:^IMPIAN Q^ kmungkinan besar ini bukan asli alam, tampak dari warna air yang semuanya berwana biru, padahal disekitarnya ada pepohonan dan tebing, yang seharusnya sifat air itu seperti cermin. jika yang biru itu warna langit, maka pepohonan hijau dan tebing yang coklat paling tidak menimbulkan bayangan warna di air meskipun tidak utuh.
Mei 15, 2013, 10:24:21 PM
1

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan