Penulis Topik: Isyarat Cinta  (Dibaca 2843 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Isyarat Cinta
« pada: Mei 20, 2014, 09:56:21 PM »
Cerpen sebelumnya :


Cerita kali ini masih seputar kisah cinta. Pesan yang ingin saya sampakan dalam kisah berikut adalah tentang bahasa tanpa kata-kata. Yakni, manusia berbicara tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui lirikan mata dan gerak-gerik tubuhnya. Selain itu juga di dalam cerita cinta ini ada pelajaran praktik mistik yang berharga bagi mereka yang gemar mempelajari ilmu-ilmu mistik. 

Dalam hal bercinta, saya mempunyai prinsip bahwa saya tidak akan pernah menyentuh tubuh seorang wanita, bila saya belum dapat menyentuh hatinya. Tapi ini tidak berarti, setiap wanita yang dapat kusentuh hatinya, maka akan kusentuh tubuhnya. Tidak demikian. Tetapi sebagai mana pria lainnya, saya mempunyai hasrat keleleakian. Bila melihat wanita cantik dengan tubuh seksi nan aduhai, tentu hati saya tergoda, berkeinginan untuk memiliki atau menyentuhnya. Apakah gejolak lelaki seperti itu merupakan sebuah dosa ?

Hanya karena saya mengingat norma-norma agama, etika dan estetika, maka saya menahan gejolak yang ada di dalam dada. Dan seolah saya membuat tantangan bagi diri saya sendiri, “Bila kau memang ingin menyentuh tubuhnya, maka sentuhlah hatinya terlebih dahulu.” Tantangan ini sebenarnya merupakan cara untuk manipulasi mental, bukan berarti saya akan benar-benar menyentuh tubuhnya setelah berhasil merayunya. Pada saat saya berusaha menyentuh hati seorang wanita, maka nilai-nilai moral akan berkembng, keluhuran budi akan dipertahankan, dan dijauhkan dari nafsu seksual rendahan ala binatang. Ini seperti cara menipu atau membodohi diri sendiri demi mencapai keselamatan. Seperti orang yang harus menelan obat, tapi sangat malas dan enggan karena rasa pahit obat itu. Tapi bila kekuatan halusinasi bisa membuat obat itu terasa manis, maka kebajikan akan diperoleh. Karena kita akan bersemangat menelan obat yang rasanya pahit tersebut, sehingga kita dapat bangkit dari sakit untuk hidup sehat kembali. Begitulah  cara saya menipu diri sendiri dengan berkata, “Aku boleh menyentuh tubuh wanita itu, setelah aku mampu menyentuh hatinya.” Jikapun ini meleset dari tujuan yang sebenarnya dan benar-benar aku ingin menyentuhnya, maka ini terhitung jauh lebih baik dari pada lelaki hidung belang yang menyentuh wanita dengan memberikan sejumlah bayaran. Tapi, semoga aku tidak menyentuh wanita yang tidak seharusnya aku sentuh. Oleh karena itu pula, perlu diperhatikan pula bagaiman cara-cara yang saya maksud dengan “menyentuh hati wanita”.

Untuk menguraikan teori di atas, saya mencoba menjelaskannya melalui cerpen.


Adrian memperkenalkan sepupunya bernama Nena. Ketika memandang wajahnya, darahku serasa berdesir. Betapa cantiknya wanita ini, mengenakan pakaian ketat nan seksi. Dia mengenakan baju dengan dada yang terbuka, sehingga dapat terlihat gunung kembar yang bikin lelaki mabuk kepayang. Dosakah saya bila menyukai semua itu ? Tuhan telah menciptakankau dengan wujud seorang lelaki dengan perasaan yang sempurna, lengkap disertai hasrat menyukai wanita. Malah saya bersyukur berhasrat pada wanita, tidak pada manusia yang berjanggut dan berkumis seperti hasrat menyimpang kaum Saddum.

Kami berbincang di ruang tengah rumahku. Selama berbincang, mataku tidak tahan untuk tidak melirik ke arah Nena. Aku merasa senang di situ ada Nena, aku gembira, rasa riang, tapi juga cemas. Tak menentu rasanya.

Kucuri pandang, matanya yang sayu, bibirnya yang seksi, kulitnya yang putih bersih, aduhai menawan hati. Saat pandanganku menelusuri ke bawah, jantungku hampir copot, karena bola-bola kenyal ketahuan bersembunyi di belakang bra, dan terlhat seperempatnya. Salahkah diriku, bila begitu tergoda oleh semua itu ?

Rasanya makin kurasakan, aku ingin bercinta dengan Nena. Kubayangkan, kugenggam erat-erat tangannya dan mulai memeluk tubuhnya. Dan Nena membiarkanku melakukan apa saja padanya. Ini khayalanku. Kenyataannya, tiada jalan bagiku untuk menyentuh Nena.

Semakin hari semakin ku perlihatkan sinyal cintaku untuknya. Aku menaruh perhatian lebih kepadanya. Kubelikan dia makanan dan pakaian. Ke mana ia pergi aku ikuti. Dan ku ajak dia ke tempat-tempat yang menyenangkan. Ingin sekali kunyatakan cinta kepadanya, tapi sejauh ini aku belum yakin, apakah dia akan menerima cintaku. Lagipula, cinta bukan sekedar kata-kata, bahasa tidak hanya ucapan. Cintaku kunyatakan dengan perbuatan. Demikian pula, bila Nena membalas cintaku, tentu dapat kutangkap dari gerak-geriknya. Teramatlah bodoh orang yang berkeyakinan bahwa jalinan kasih hanya terjadi setelah pernyataan cinta melalui kata-kata. Sejauh ini, tidak kulihat tanda-tanda bahwa Nena membalas rasa cintaku. Sebaliknya, kutemukan tanda-tanda Nena mengharapkan Adrian, sepupunya sendiri.

Saat pergi berjalan-jalan di mall, ingin sekali aku menggandeng tangan Nena, menyentuh kulitnya yang halus. Mungkin dia mau. Tapi saya tidak melakukannya, karena ingat akan janjiku sendiri bahwa aku tidak akan menyentuh tubuhnya sebelum ku dapat menyentuh hatinya.

Kurasa, sinyal cinta telah kupancarkan dengan kuat, dan kuyakin dia sudah tahu bahwa aku mencintainya. Tapi kurasa, dia belum cukup memberikan sinyal cinta. Aku menemukan tanda-tanda bahwa dia belum menyukai aku. Salah satu tandanya, bila aku mengirim sms padanya, dia jarang menjawabnya. Bila saja dia memang menyukaiku, tentu dia akan bersemangat membalas sms-sms aku.  Memang dia mau mengikuti ajakanku untuk belanja, ke bioskop, jalan ke taman. Dia juga mau kubelikan makanan dan pakaian. Tapi dari gerak-gerik tubuh dan tutur bahasa, dia tidak menunjukan minat dan perhatiannya padaku. Bila makan, ia menikmati makanan itu. Sedangkan aku menikmati kebersamaan dengannya. Bila kubelikan pakaian, ia sangat menyukai pakaian itu, tapi tidak terlihat menunjukan rasa suka yang khusus pada yang membelikannya. Tidak terlihat aku sebagai seseorang yang spesial di dalam hatinya. Sementara bila ada kesempatan mengobrol, dia sibuk menceritakan perihal sepupunya Adrian. Dia tidak mengerti, hatiku terbakar api cemburu, setiap kali Nena menyebut namanya.

Harapanku rupanya bertepuk sebelah tangan. Sekarang aku tidak mengetahui apa lagi yang harus kulakukan untuk meraih apa yang aku inginkan. Hanya seperti biasanya, dalam kondisi seperti ini aku lari, bersembunyi di dalam persemedian. Dengan cara bersemedi aku akan membangun kekuatan untuk dapat menyentuh hati Nena. Semedi ini artinya, permohonan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan, agar Ia memberiku kekuatan sebagaimana yang kuharapkan. Di sisi lain, aku sangat berkeinginan untuk membuktikan sejauh mana kesaktian yang diajarkan oleh guruku. Masa iya, ilmu hebat dari guruku itu tidak bisa aku gunakan untuk sekedar mendapatkan pacar yang cantik dan seksi seperti Nena ?

Terpaksa ku tempuh jalan mistik, karena ternyata uangku tidak cukup untuk merebut hati Nena. Dan tidak dapat kutemukan jalan lain untuk aku bisa menyentuh hatinya. Satu-satunya harapanku yang tersisa adalah menempuh jalan mistik ini, sebagaimana yang biasa aku lakukan dalam menghadapi banyak masalah dalam kehidupan ini, ketika aku sudah tidak menemukan jalan lainnya lagi.

Tidak seperti Adrian yang mengajak Nena ke mana-mana dengan mobil kerennya, saya hanya bisa mengajak Nena pergi dengan berjalan kaki, naik turun angkot. Tidak ada barang berharga yang bisa kuberikan kepada Nena yang bisa membuat Nena tersentuh dan membuka hatinya untukku. Bukan menanggap Nena cewek matre, tapi tidak dipungkiri wanita menyukai perhiasan dan pakaian. Bila lelaki memberikan apa yang disukainya, sewajarnya perempuan menyukai pemberinya, bukan berarti membeli hati wanita dengan uang, tapi dengan perhatian yang tulus penuh kasih sayang. Di sisi lain, walaupun cintaku sungguh padanya, bahkan sanggup ku korbankan diriku demi cintanya, namun bila aku tidak mempunyai sarana untuk menunjukan cintaku padanya, maka dia tidak akan dapat tersentuh cintanya. Walaupun hati pria baik, tentu wanita tidak suka lelaki yang telanjang di muka umum seperti orang gila. Paling tidak lelaki itu punya uang untuk membeli baju untuk dirinya sendiri, lalu membelikan baju dan perhiasan untuk wanita yang dicintainya. Saya mengerti itu, dan saya sadar saya tidak punya cukup banyak uang untuk membeli sarana yang memperlihatkan rasa cintaku padanya. Tapi untungnya, aku masih mempunyai sesuatu yang berharga, yang dengannya para wanita layak untuk mencintiaku, dan aku cukup berharga untuk dicintai. Ini adalah Pusaka Krachtology, warisan dari guruku.

Sebelum memulai bersemedi, aku bergumam, “Nena,.. kamu tidak mengetahui aku ... aku seorang ahli mistik. Karena mengharapkan cintamu, terpaksa aku gunakan kekuatan-kekuatan mistik ini. Dengan sebab-sebab yang halus, aku akan membuatmu tergila-gila padaku. Dan akan kubuktikan pada dunia kehebatan ajaran kebatinan dari Sang Guru. Karena penolakanmu padaku, itu merupakan tantangan sinis terhadap kesaktian ajaran Sang Guru.”

Prinsip Praktik Mistik yang kujalani untuk menaklukan hati seorang wanita sebenarnya sederhana. Pertama, aku berpegang kepada azaz kebahagiaan. Yakni, setiap manusia itu berhak untuk berbahagia. Kini hatiku sedang sengsara, karena tidak tahan melihat kecantikan Nena. Karena hakku untuk bahagia, maka aku berhak untuk berupaya mendapatkan Nena. Aku seorang lajang, dan Nena pun demikian. Maka, apakah salahnya bila kami menjalin ikatan cinta ? inilah azaz pertama yang membuatku berhak melakukan praktik mistik.

Kedua, berlandaskan kepada azaz usaha rasioal. Yakni bahwa saya sudah menjalankan usaha-usaha yang rasional untuk merebut hati Nena dengan mengajaknya berbicara, berjalan-jalan ke mall sambil membelikan makanan, baju dan perhiasan yang disukai Nena. Tapi Nena masih tidak menunjukan balasan cinta. Kini saya tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Inilah azaz kedua yang membuatku berhak melakukan praktik mistik.

Ketiga, berlandaskan azaz doa. Bermeditasi pada dasarnya berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon kepada Tuhan yang Maha Kuasa meminta hal-hal yang kita inginkan. Doa ini merupakan ibadah. Ini azaz ketiga, yang membuatku berhak melakukan praktik mistik.

Saat pertama kali memulai praktik, aku duduk di dalam kamar yang gelap gulita, bersila, menaruh kedua tangan di atas lutut sebagaimana yang diajarkan oleh guruku, memejamkan mata dan mulai memusatkan perhatian pada nafas sebagaimana umumnya meditasi yang biasa aku lakukan. Terbayanglah wajah Nena yang cantik jelita, dengan bibir yang merah alami, dan pipi yang kemerah-kemerahan tanpa pakai make up. Saya jadi teringat kepada riwayat Rasulullah yang menyebut istrinya Khumaira yang artinya “Yang kemerah-merahan”. Mungkin, seperti Nena inilah yang disebut Khumaira, wajahnya itu kemerah-merahan seperti pakai make up, padahal tidak bermake up sekali, cantik alami.

Dengan membayangkan wajahnya, Kracht menyentuh Kracht Nena, aku menarik dan menghimpunnya. Tanganku ditarik bersama dengan tarikan Kracht, sampai posisi tanganku berAnjali. Di sini aku merenung, menguatkan keyakinan, bahwa aku sedang menarik Kracht Nena. Para kebatinan jawa sering menyebutnya “menarik sukma”. Aku menarik sukmanya Nena. Kutarik nafas kuat, kutahan di dalam dada beberapa lama, lalu kehembuskan nafas pelan-pelan. Pada saat aku menahan nafas, aku menarik kracht dari kepalanya Nena, seperti menarik air dari sela-sela bebatuan dengan tarikan angin yang kuat. Praktik ini, akan membuat Nena teringat-ingat padaku, wajahku akan selalu muncul di pelupuk matanya. Aku lakukan praktik seperti itu sekitar 10 menit.

Saya pikir, malam ini cukup bagiku. Energi Kracht telah kutarik dan kukirimkan. Saya memang belum mengerahkan kekuatan sepenuhnya, tapi biarlah sementara segitu dulu. Besok ketika bertemu Nena, saya akan perhatikan bagaimana reaksinya. Apakah ada perubahan sikap darinya atau biasa saja. Jika pengaruhnya belum seperti yang kuhrapkan, maka besok malam praktik seperti ini akan saya ulangi lagi, bahkan lebih lama lagi dengan kewalitas praktik yang semakin ditingkatkan.

Bersambung ......
« Edit Terakhir: Mei 20, 2014, 09:59:28 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #1 pada: Mei 23, 2014, 06:33:21 AM »
Saya merasakan sesuatu yang kurang tepat jika tidak bisa dikatakan salah dengan praktik mistik seperti yang Akang lakukan dalam cerpen diatas. Tampaknya belum cukup alasan untuk menjalankan praktik itu. Saya sukar untuk menjabarkannya. Hanya perlu di tanyakan, apakah benar bahwa Nena itu mempunyai kecenderungan hati kepada Andrean, jika iya, berarti Nena menginginkan Andrean. Bukankah semestinya yang dilakukan adalah membantunya dalam keinginannya kepada Andrian?
 

Offline Asep

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #2 pada: Mei 23, 2014, 08:39:33 AM »
Nena menginginkan Adrian. saya menginginkan Nena. Nena berhak berupaya memperoleh apa yang dia inginkan.  apakah salah bila saya berusaha memperoleh apa  yang saya inginkan juga ? apakah merupakan sebuah dosa bila saya memperlihatkan pada Nena bahwa saya lebih layak ia cintai dari pada Adrian ?
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #3 pada: Mei 23, 2014, 02:33:57 PM »
apakah menginginkan dan menyayangi atau mencintai itu berbeda ? kalau berbeda berarti tidak salah memperoleh apa yang diinginkan
 

Offline Asep

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #4 pada: Mei 23, 2014, 10:13:12 PM »
rasanya ada sesuatu yang janggal dalam pernyataan kang radi.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #5 pada: Mei 24, 2014, 07:34:56 AM »
Nena menginginkan Adrian. saya menginginkan Nena. Nena berhak berupaya memperoleh apa yang dia inginkan.  apakah salah bila saya berusaha memperoleh apa  yang saya inginkan juga ?

Tentu saja setiap orang boleh mengupayakan apa yang ia inginkan, selama tidakbersinggungan dengan rambu

apakah merupakan sebuah dosa bila saya memperlihatkan pada Nena bahwa saya lebih layak ia cintai dari pada Adrian ?

Bagaimana jika hal itu ditanyakan kepada Nena. Siapakah menurut dia yang lebih layak untuk dicintai. Jika ternyata diketahui Nena mencintai Adrian dan jika ternyata di ketahui pula bahwa Adrian mencintai Nena.

Saya coba ilustrasikan begini, nena adalah calon nasabah bagi saya dan Akang, Saya sangat tertarik untuk menarik Nena sebagai nasabah saya. Oleh karena itu saya melakukan upaya-upaya promosi untuk mendapatkan minat nena, akan tetapi tidak berhasil. Selidik punya selidik ternyata Nena lebih menginginkan untuk menjadi nasabah Akang dan ternyata Akangpun berminat kepadanya. Lalu masihkah cukup alasan bagi saya untuk tetap berupaya mendapatkan Nena dengan cara yang lain...

 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #6 pada: Mei 24, 2014, 09:11:46 AM »
rasanya ada sesuatu yang janggal dalam pernyataan kang radi.


yang janggal nya dimana pak ?
 

Offline Asep

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #7 pada: Mei 24, 2014, 09:40:14 AM »
Tentu saja setiap orang boleh mengupayakan apa yang ia inginkan, selama tidakbersinggungan dengan rambu

Bagaimana jika hal itu ditanyakan kepada Nena. Siapakah menurut dia yang lebih layak untuk dicintai. Jika ternyata diketahui Nena mencintai Adrian dan jika ternyata di ketahui pula bahwa Adrian mencintai Nena.

justru disinilah pokok permasalahan yang ingin saya sampaikan, sehingga saya memberi judul cerpen ini dengan "isyarat cinta". yakni saya mengkritisi orang-orang yang dalam soal bercinta atau dalam soal lainnya hanya bisa mengerti kalau sesuatu itu dikatakan, seperti dalam dialog logika. padahal ilmu itu tidak hanya logika, bahasa bukan hanya kata-kata. ajaran terakhir yang saya terima dari sang Guru adalah mengenai bahasa rasa, artinya kita harus mampu mengerti suatu kepastian tentang isi hati dan pikiran seseorang walaupun sesuatu itu tidak bisa dikatakan. dalam kasus Nena itu, saya menganggap diri saya ini sangat bodoh kalau harus bertanya lagi pada Nena, mana yang lebih dia pilih saya atau Adrian. sudah jelas-jelas dan pasti, dia mencintai Adrian dan tidak mencintai saya. saya tidak peduli dengan bagaimana sebenarnya perasaan Nena. kalau dia tidak pernah membalas sms-sms saya, maka saya tafsirkan secara pasti dia tidak mencintai saya.

Quote (selected)
Saya coba ilustrasikan begini, nena adalah calon nasabah bagi saya dan Akang, Saya sangat tertarik untuk menarik Nena sebagai nasabah saya. Oleh karena itu saya melakukan upaya-upaya promosi untuk mendapatkan minat nena, akan tetapi tidak berhasil. Selidik punya selidik ternyata Nena lebih menginginkan untuk menjadi nasabah Akang dan ternyata Akangpun berminat kepadanya. Lalu masihkah cukup alasan bagi saya untuk tetap berupaya mendapatkan Nena dengan cara yang lain...

selama cara-cara yang ditempuh tidak melanggar etika, maka saya masih memiliki cukup alasan untuk merebut hati Nena. selama Nena belum menjadi istri Adrian, apa salahnya saya berharap. dan harapan itu diwujudkan dengan doa dan usaha. kecuali bila usaha yang saya lakukan akan dirasa mengganggu kenyamanan Nena, itu lain perkara. itu namanya sebuah gangguan. kalau yang saya lakukan hanya sekedar bangun malam, shalat, meditasi dan bedoa, memohon kepada Tuhan agar diberikan jalan sehingga Nena mencintai saya, maka di mana letak kekeliruannya ?

 

Offline Asep

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #8 pada: Mei 24, 2014, 10:09:59 AM »
Seperti yang dilakuan oleh Santi, istriku. sebenarnya dulu saya tidak suka padanya. kalau dia datang ke rumah, saya malah pergi ke kebun cari rumput. tapi berhubung dia itu begitu baik, selalu menjadi orang pertama yang datang mengengok ketika saya sakit. dan walaupun saya selalu mengacuhkannya, dia merebut hati ibuku. hingga ibuku merestui dia menjadi istriku. dan karena aku  ingin merebut keridhaan ibuku, aku menikahinya. dalam kasus ini, bukankah ada kesamaan dengan Nena. Aku sudah tidak suka Santi. tapi ia tetap memperjuangkan apa  yang dia inginkan hingga hati saya luluh karenanya. apa Santi bersalah ? jika tidak, demikian pula yang pernah saya lakukan pada Nena.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #9 pada: Mei 25, 2014, 06:09:25 AM »
Keesokan harinya hati saya berdebar-debar, tak sabar untuk bertemu Nena kembali. Gejolak rinduku masih menggebu, sekeligus merupakan pertanda bahwa kekuatan mistik belum bekeja sepenuhnya. Karena pada dasarnya prinsip ilmu pelet (ilmu pengasihan) dalam aliran ilmu yang saya pelajari adalah dengan cara memindahkah rasa cinta. Rasa cinta itu merupakan energi. Dan energi ini bisa diolah, diatur, ditarik, didorong, diputar, dan dipindahkan menurut kemauan orangnya.

Ketika sepasang pria dan wanita saling mencintai, itu seperti sebatang magnet dan magnet lainnya. Ia mempunyai kekuatan yang saling tarik menarik. Tetapi bila seorang pria mencintai seorang wanita, sedangkan si wanitanya tidak mencintai pria itu, maka cara membuat si wanita menjadi jatuh cinta adalah seperti magnet yang digosok-gosokan pada besi, yang akhirnya si besi itu sendiri memiliki daya magnet. Ini sekedar perumpamaan. Perbedaannya, daya magnet dari sebatang magnet tidak akan pindah sepenuhnya kepada besi, sehingga si batang magnet kehilangan daya magnet dan menjadi benda tanpa magnet. Dalam sistem mistik, rasa cinta seorang pria itu bisa dipindahkan sebagiannya kepada seorang wanita, atau bahkan sepenuhnya. Hanya saja, jika rasa cinta itu dipindahkah sepenuhnya, niscaya si pria kehilangan rasa cinta itu. Sedangkan si wanita jadi sangat mencintai si pria.  Berarti idealnya rasa cinta itu dipindahkan setengahnya saja, agar akhrnya pria dan wanita tadi dapat saling mencintai. Walaupun demikian, berlandaskan kepada hak-hak untuk bahagia, biasanya saya memindahkan rasa cinta itu sepenuhnya. Sebab rasa cinta yang tersisa di dalam hati itu, masih menyakiti hati. Pada dasarnya orang yang jatuh cinta itu menderita sampai apa yang diinginkannya terpenuhi. Karena tidak terima dengan penderitaan itu, dan merasa berhak untuk bahagia, maka saya pindahkan rasa cinta itu sepeneuhnya pada wanita yang saya cintai..

Jika wanita yang saya pelet itu nanti menderita karena rasa cintanya pada saya, maka dia akan berusaha untuk mendapatkan cinta saya. Bagaimanakah saya akan membalas rasa cintanya setelah rasa cinta saya dipindahkan sepenuhnya pada dia ? di sini saya harus menjalankan keadilan dengan memperhatikan hak-hak dia untuk bahagia. Dan saya akan mengambil kembali rasa cinta itu darinya, sehingga kami bisa saling mencintai. Atau, jika saya tidak bermaksud untuk mengambil kembali rasa cinta itu, saya tunjukan padanya cara melepaskan diri dari beban cinta yang dia rasakan. Kalau perlu saya tunjukan cara dia untuk menjalankan ritual ilmu pelet biar dia berusaha membuat saya jatuh cinta padanya dengan jalan mistik. Bagaimanapun saya berhak bahagia, demikian pula dengan dia.

Kekuatan cinta itu telah merasuk ke dalam diri Nena. Saya tahu itu. Tapi pengaruhnya tidak terlihat, karena kekuatan yang bekerja baru sedikit. Saya kecewa ketika ajakan makan siang saya ditolak oleh Nena, alesannya males. Lalu saya mencoba mengajaknya ke perpustakaan. Akhirnya dia mau. Di perpustakaan, saya ingin bicara banyak dengannya. Sepanjang jalan di bis kota, saya mencoba mengajaknya berbicara, tapi dia tampak sibuk smsan dengan Adrian. Ternyata di Perpustakaanpun dia lebih tertarik untuk menyibukan dirinya dengan buku-buku itu, dari pada berbincang denganku. Karena itu, saya simpulkan bahwa daya mistik yang bekerja itu belum cukup untuk membuat Nena menaruh perhatian khusus pada saya.

Terdorong oleh rasa penasaran, saya mengajukan pertanyaan kepada Nena tentang apa sebabnya dia tidak membalas sms-sms saya. Lalu dia menunjukan HPnya, bahwa di situ ada banyak sms yang tidak dia jawab. “Kalo ada perlu, nelpon aja deh .. saya males sms-an.” Katanya. Tapi saya lihat, dia sering asyik sms-an dengan Adrian. Jadi tetap bagi saya, keengganan dia menjawab sms-sms saya, merupakan pertanda bahwa dia tidak cukup menaruh minat dan perhatian pada saya. Serasa dia berkata, “Loe gak penting buat gue. Sms loe gak penting buat gue bales.” Ini penolakan cinta yang menyakitkan, membuat saya merasa ingin untuk menggunakan kekuatan-kekuatan mistik untuk memberi dia pelajaran bahwa tidak pantas dia menyepelekan diri saya seperti itu. Dan seolah-olah saya ingin berkata, “Loe mau nantang gue ?” tapi di sisi lain, saya sadar bahwa saya harus menghormati pilihan dia sendiri.

Rasa cinta memang menyiksa, sehingga seringkali mendorong orang untuk melakukan hal yang aneh-aneh. Tapi sudah menjadi kodrat manusia, tentu akan berupaya melepaskan diri dari segala sesuatu yang menyiksanya dengan berbagai cara. Oleh karena itu, walaupun praktik ritual ilmu pelet itu sangatlah aneh, jika itu dapat melepaskan saya dari siksaan cinta, maka itu merupakan jalan kebenaran yang harus saya lakukan.

Malam harinya, mata saya tidak mau terpejam. Aduhai sesaknya dada, karena tertindas asmara. Rindu hatiku tidak tertahankan. Aku ingin dia ada di sini, menemaniku di malam yang sepi. Ku tulis bait-bait puisi, tinta cintaku menorehkan sejarah.

Duhai cinta
Kau merasuki jiwaku
Bersemayam di dalam hatiku
Menyiksa dan menindasku
Kasihanilah daku
Jangan biarkan aku menangis karenamu
Pergilah kau kepada Nena
Dialah Tuanmu
Karena dia kau ada di sini
Kau boleh datang kembali
Bersama Nena, cintaku

Aku bersemedi, membakar jiwa ragaku dengan kekuatan Konsentrasi, membiarkan “cairan cinta” itu menguap ke udara, tertiup angin dan mencari Nena. Biarkan Nena merasakan cinta sebagaimana cinta yang kurasakan.

Cairan cinta itu telah sepenuhnya menguap. Dan sembilan puluh persen uap cinta itu telah menyatu di udara, pergi jauh bersama angin mencari tuannya. Kini dada saya terasa plong, tanpa rasa cinta dan rindu yang menyiksa. Tapi biar kusisakan sepuluh persen dari energi cinta, agar bila bagian cinta itu telah kembali ke sini, dia menemukan pasangannya di dalam diriku. Dengan begitu, saya dan Nena dapat saling mencintai. Inilah harapan saya.

Setelah malam itu, adakah isyarat cinta yang ditunjukan oleh Nena. Anda penasaran ? saya juga. Tunggu jawabannya dalam kisah selanjutnya ...
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #10 pada: Mei 25, 2014, 05:05:05 PM »
Quote (selected)
Setelah malam itu, adakah isyarat cinta yang ditunjukan oleh Nena. Anda penasaran ? saya juga. Tunggu jawabannya dalam kisah selanjutnya ...


loh kok bapak penasaran, bapak kan yang tau ceritanya hahahahahay
kalau pembaca wajar penasaran karena kan belum tau
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #11 pada: Mei 26, 2014, 08:35:12 AM »
he..he... itu cerpen, dunia fiksi.  di dunia nyata ada kisah yang sedang saya tunggu kelanjutannya.  :not speak:
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Isyarat Cinta
« Jawab #12 pada: Mei 26, 2014, 02:08:28 PM »
he..he... itu cerpen, dunia fiksi.  di dunia nyata ada kisah yang sedang saya tunggu kelanjutannya.  :not speak:

Oh I see
 

Offline A Asep

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #13 pada: Mei 26, 2014, 07:07:42 PM »
90 % dari energi cinta telah saya pindahkan ke Nena. semestinya sekarang Nena sudah jatuh cinta padaku. tapi hasilnya ternyata di luar dugaan. sikap Nena malah semakin mengecewakan saya. Saat saya menyambangi rumahnya, mengajaknya pergi, Nena menolak. Bukan hanya itu saja, hari-hari selanjutnya Nena malah terlihat semakin berupaya menghindari saya. "Aneh... sejauh ini, saya tidak pernah gagal dalam memperaktikan hizib sulaiman." akhirnya saya kembali bersemedi, untuk mengluarkan energi cinta yang tersisa 10 %. tapi, sikap Nena tetap sama.

sekarang Nena sudah tidak berusaha menghindariku lagi. akibat energi cintaku telah habis, aku sudah tidak peduli lagi pada Nena. Aku tidak mendatanginya untuk mengajak pergi jalan. oleh karenanya, Nena tidak menghindariku lagi.  :be happy: Ternyata hidupku lebih bahagia tanpa cinta dan rindu.
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Isyarat Cinta
« Jawab #14 pada: Desember 08, 2015, 06:28:45 AM »
apakah menginginkan dan menyayangi atau mencintai itu berbeda ? kalau berbeda berarti tidak salah memperoleh apa yang diinginkan

Kalau menurut saya, mencintai itu menginginkan dan menyayangi. Kalau hanya menginginkan atau hanya menyayangi, itu belum tentu mencintai.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
DZIKIR CINTA

Dimulai oleh Awal Dj Puisi

0 Jawaban
883 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 22, 2013, 01:08:09 PM
oleh Awal Dj
1 Jawaban
1219 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 24, 2013, 06:25:38 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
929 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 24, 2013, 07:59:26 PM
oleh Abu Zahra
1 Jawaban
1101 Dilihat
Tulisan terakhir November 25, 2013, 12:20:04 PM
oleh ratna
1 Jawaban
1408 Dilihat
Tulisan terakhir November 15, 2015, 09:46:14 PM
oleh Monox D. I-Fly
7 Jawaban
2757 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 10, 2014, 03:03:11 PM
oleh ratna
1 Jawaban
1029 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 14, 2014, 02:45:15 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
2172 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 08, 2014, 03:30:35 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2045 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 28, 2014, 05:50:05 PM
oleh Asep
2 Jawaban
1284 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2014, 04:53:09 PM
oleh ratna

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan