Penulis Topik: Gerakan Dialektika Logika Masyarakat  (Dibaca 30 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Gerakan Dialektika Logika Masyarakat
« pada: Juni 14, 2018, 04:34:23 AM »
Gerakan Dialektika Logika Masyarakat
Edisi : 14 Juni 2018, 04:30:25

Salah satu dari Gerakan Dialektika Logika adalah membentuk masyarakat yang peka terhadap kontradiksi-kontradiksi politik. Pernyataan-pernyataan calon pemimpin tentang janji-janji atau rencana-rencana mereka yang akan dilakukan apabila terpilih jadi calon pemimpin dapat dikelompokan kepada pernyataan-pernyataan politik. Tetapi, seringkali tampak terjadi pertentangan pernyataan mereka sebelum dan sesudah terpilih, sehingga pertentangan itu disebut sebagai kontradiksi politik. Sederhananya yang dimaksud kontradiksi politik di sini adalah kontradiksi pernyataan politikus secara internal atau eksternal. Kontradiksi Internal berarti dengan dirinya sendiri. Sedangkan kontradiksi eksternal berarti dengan pihak luar.

"Logika bekerja mulai pada kontradiksi-kontradiksi". Karena itu, untuk dapat menerapkan Logika pada bidang politik, tentu langkah awalnya adalah dengan mengamati politik serta pernyataan-pernyataan para politikus. Karena teori politik dan pernyataan-pernyataan politikus merupakan material syllogisme, yang diperlukan untuk untuk melahirkan konklusi-konklusi, juga untuk mengidentifikasi kontradiksi politik.

Tidak semua orang peka terhadap adanya kontradiksi politik. Walaupun seorang politikus membuat pernyataan yang bertentangan dengan pernyataannya sendiri sebelumnya, namun orang-orang seolah tidak peduli, tidak tahu, lupa dengan pernyataan sebelumnya atau tidak sadar akan adanya pertentangan tersebut. Ini namanya tidak peka terhadap kontradiksi politik.  Namun sebagian orang lagi sangat peka dengan adanya kontradiksi-kontradiksi tersebut, sehingga lahirlah masyarakat yang berdialektika logika, yakni mereka yang mengajukan pertanyaan dengan mengkonfirmasikan kontradiksi-kontradiksi politik tadi. Gambaran dialektika logika masyarakat ini dapat dilihat dalam sebuah film komedi yang diperankan Aamir Khan berjudul PK.

Apa yang tampak kontradiksi, belum tentulah kontradiksi. Sebelum dikonfirmasikan kebenarannya dan diklarifikasi, maka hal yang tampak kontradiksi tadi harus dianggap sebagai asumsi saja[1]. Misalnya, saya mendapati informasi bahwa sebelum menjadi gubernur, Anies Baswedan menyatakan menolak reklamasi[4].

Kutip[2]
--------------
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, pada masa kampanye Pilkada DKI 2017 telah dengan tegas menyatakan bahwa mereka menolak reklamasi di pantai utara Jakarta.
==========

Tetapi, setelah menjadi gubernur, Anies malah melanjutkan proyek reklamasi itu[3].  Sehingga saya mengidentifikasi adanya kontradiksi. Walaupun Anies tidak menyatakan "tidak menolak reklamasi", namun ini dapat diambil dari fakta yang dilakukan. Faktanya Anies melanjutkan proyek Reklamasi. Dengan melanjutkan berarti dapat disimpulkan "tidak menolak reklmasi", sehingga terbentuknya kontradiksi.

A]> Anies Baswedan menolak reklamasi
E]> Anies Baswedan tidak menolak reklamasi

Pernyataan tersebut bukanlah pernyataan Anies Baswedan, melainkan disimpulkan dari pernyataan maupun tindakan Anies.

Mana yang benar, menolak atau tidak menolak ? Tentu pertanyaan ini butuh jawaban. Kita mengidentifikasi hal tersebut sebagai kontradiksi, tapi tunggu dulu ... Identifikasi tersebut bukan untuk memvonis bahwa Anies Baswedan tidak konsisten atau memiliki konsep yang kontradiktif, tapi sebagai landasan untuk konfrimasi dan klarifikasi. Karena telah melakukan tindakan yang tampak tidak selaras dengan pernyataan sebelumnya, maka Anies perlu memberikan klarifikasinya terkait hal itu. Ini agar tidak membingungkan masayarakat dan juga agar Anies sendiri terlihat clear dan konsisten.

Empat Hal yang perlu Diperhatikan dalam Gerakan Dialektika Logika Masyarakat adalah sebagai berikut :

Pertama-tama, informasi yang saya terima tersebut belum tentu benar. Tetapi juga belum tentu salah.

Kedua. Walaupun belum tentu benar-salahnya, dugaan adanya kontradiksi politik perlu diungkapkan dalam bentuk pertanyaan, sehingga membentuk masayarakat yang berdialektika logika.

Ketiga, jika memang apa yang diduga kontradiksi tadi memang kenyataan kontradiksi, maka hal itu diharapkan menjadi bahan koreksi, mengarahkan orang-orang untuk konsisten atau memperbaiki keyakinan-keyakinannya yang kontradiksi.

Keempat, pertanyaan kritis tentang kontradiksi-kontradiksi sebaiknya ditanyakan langsung kepada pihak yang bersangkutan. Tetapi jika tidak, pertanyaan-pertanyaan itu dapat diajukan kepada siapapun yang bersedia mendengarkan, karena barangkali mereka dapat memberikan jawabannya atau menyimpannya dan menjadikan pertanyaan dia pula, sehingga akhirnya suatu pertanyaan menjadi pertanyaan masal. Inilah yang dimaksud dengan Masyarakat Yang Berdialektika Logika.

____________
1) Lihat dalam tulisan berjudul Asumsi Kontradiksi
2) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Janji Anies-Sandi Hentikan Reklamasi dan Perkembangan Terkini", https://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/10/15281411/janji-anies-sandi-hentikan-reklamasi-dan-perkembangan-terkini.
Penulis : Andri Donnal Putera
3)
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1489 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2013, 03:31:03 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
3829 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2014, 04:34:49 PM
oleh kang radi
5 Jawaban
1447 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 11, 2014, 07:22:11 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
418 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 03, 2016, 11:11:55 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
446 Dilihat
Tulisan terakhir November 09, 2016, 07:47:33 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
383 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 13, 2017, 02:30:54 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
126 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 11, 2017, 02:13:30 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
156 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2017, 08:03:00 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
320 Dilihat
Tulisan terakhir September 19, 2017, 05:43:39 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
195 Dilihat
Tulisan terakhir November 11, 2017, 08:48:37 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan