Penulis Topik: Kekuatan Ad Hominem  (Dibaca 575 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Kekuatan Ad Hominem
« pada: Oktober 13, 2016, 04:22:03 PM »
Menggunakan Logika itu berarti berpikir jernih. untuk dapat berpikir jernih, butuh ketenangan. tetapi, sebagian orang, alih-alih berhasil menenangkan diri, malah menjadi bosan. karena itu, mayoritas kurang suka dengan logika. sebaliknya, menggunakan ad hominem berarti membangun emosi dan memanjakan diri. karena itu, ad hominem adalah sesuatu yang sangat digemari oleh mayoritas manusia. revolusi dalam sebuah negara bisa bangkit dengan kekuatan ad hominem.

Ad Hominem itu seperti Sihir, ada di dalam seni hipnotisme. berikut gambarannya :

Ketiga, Kebenaran Rasa. nama.lainnya adalah argumentum ad hominem.

Adapun kelompok argumentasi yang ketiga ini merupakan argumentasi yang tujuannya menyentuh perasaan .

Seorang wanita sesang asyik makan bubur ayam, dicampur kuning telur rebus. sehingga warna bubur menjadi kuning. temannya bercanda padanya,"kok buburmu kayak kotoran bayi ya ?"

yang sedang makan bubur terdiam sejenak dan memperhatikan buburnya. dia berpikir,"iya juga ya, kayak kotoran bayi." lalu dia jadi mual dan enggan lagi makan bubur.

Contoh yang lebih jelas terjadi dalam aksi hipnotisme.

Saya ingat, kang Irman pernah bertamu ke rumah saya. lalu saya menawarinya jus jeruk. saat mau dikupas, kang Irman melarang saya, "tidak usah dikupas. masukan saja dengan kulitnya."

"kok sama kulitnya ?" tanya saya heran.

"iya .. sama kulitnya saja."

sayapun patuh saja. jeruk tersebut saya masukan ke dalam blender dengan kulitnya.

Setelah jadi, ternyata hasilnya juice jeruk tersebut Warnanya tetap kuning seperti biasa, tapi rasanya sangat pahit.  para tamu yang mencicipinya sampai menjulurkan lidah saking pahitnya. Melihat hal itu, kang Irman terkekeh.

"Begini, .." kita ubah juice jeruk ini menjadi semanis susu.

Salah seorang sahabat saya, namanya Asri. Kang Irman bertanya padanya, "lihat .. juice tersebut warnanya apa ?"

"Kuning.:" jawab Asri.

"Rasanya bagaimana ?" tanya kang Irman.

"Pahit."

"Sekarang warnanya akan berubah putih dan rasanya akan berubah jadi putih dan rasanya semanis susu + gula. percaya enggak ?" tanya kang Irman.

"Enggak." jawab Asri.

"Coba kita buktikan ! pejamkan matamu !" pinta Kang Irman pada Asri.

Asri pun memejamkan matanya. lalu kang Irman mulai memberikan sugesti, "Pada saat kamu membuka matamu, maka kamu akan melihat yang ada di dalam gelas itu adalah susu putih. sekarang bukalah matamu !"

Asri membuka matanya. Kang Irman berkata padanya, "Asri ... lihat yang ada di hadapan kamu itu apa ?"

"Susu." jawab Asri.

Semua tertawa. Asri terheran-heran, tidak mengerti kenapa orang menertawakannya,"Lha... bener kan ini susu ?" kata Asri.

"Warnanya apa ?" tanya kang Irman.

"warnanya putih." Jawab Asri di susul gelak tawa orang-orang yang hadir. Karena orang-orang disekitar jelas-jelas melihat air dalam gelas itu juice jeruk berwarna kuning.

"coba diminum!" kata kang Irman.

Asri pun meminumnya.

"Bagaimana rasanya ?" tanya kang Irman.

"Emh... manis ... manis banget." jawab Asri serius. orang-orang tertawa lagi.

Setelah itu, pikiran dan perasaan Asri dinormalkan kembali.

Ini adalah contoh yang jelas dari kekuatan Ad Hominem.

sebenarnya, Logika berperang melawan kekuatan ad hominem yang jahat. tetapi, problemnya, pengaruh ad hominem di tengah masyarakat sangat cepat. karena sensasinya itu. tetapi, membantu masyarakat mengreti kebenaran dengan metoda logika itu berjalan sangat lambat. karena itu, walaupun pengaruh Socrates dan Aristoteles sangat besar untuk zaman sekarang, tetapi pada zamannya, pengaruh ad hominem dari kaum Sophis dan para elit politik yang jahat lebih besar, sehingga para guru besar ilmu logika ini harus menjalani hukuman pengasingan dan hukuman mati.

saya sendiri seorang ahli di bidang ilmu hipnotis. tetapi tidak berminat mempengarui orang dengan kekuatan hipnotisme. kenapa ? insya Allah kapan-kapan saya sampaikan alasannya.
« Edit Terakhir: April 21, 2017, 11:50:16 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Kekuatan Ad Hominem
« Jawab #1 pada: Oktober 14, 2016, 09:51:42 AM »
Saat pikiran dan perasaannya dinormalkan kembali, apakah sisa rasa di lidahnya manis atau pahit?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Ad Hominem
« Jawab #2 pada: Oktober 15, 2016, 06:04:13 AM »
pahit
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
810 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2013, 10:56:46 AM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1439 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2014, 09:29:00 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1089 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 16, 2014, 06:23:20 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
841 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2015, 10:46:19 PM
oleh Van Barts
0 Jawaban
334 Dilihat
Tulisan terakhir April 18, 2017, 05:42:55 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
523 Dilihat
Tulisan terakhir April 21, 2017, 11:39:24 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
350 Dilihat
Tulisan terakhir April 24, 2017, 10:41:51 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
314 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 10, 2017, 04:56:37 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
611 Dilihat
Tulisan terakhir November 12, 2017, 07:23:35 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
101 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 03, 2018, 08:40:32 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan