Penulis Topik: Sarkasme  (Dibaca 713 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Sarkasme
« pada: April 24, 2015, 05:20:46 PM »
Sarkasme adalah gaya bahasa yang berbentuk sindiran keras terhadap sesuatu. Berikut adalah salah satu contoh pernyataan yang katanya merupakan perkataan K.H Jalaludin Rakhmat yang dikutip member myquran "SiPahitLidah".

Kutip dari: SiPahitlidah;2318962
NABI MUHAMMAD SEORANG PENYIHIR MENURUT JALALUDIN RAHMAT YANG MERUPAKAN TOKOH SYIAH INDONESIA

================================================================

Ajaib, Muhammad adalah seorang yang cerdas dan seorang penyihir yang brilian. Ternyata dia tidak berhasil mengorganisasikan masyarakat sesudahnya, karena dia tidak meninggalkan siapa pemimpin masyarakat sesudahnya. Dia pergi begitu saja, tanpa meninggalkan siapa yang dia amanati untuk meneruskan memimpin masyarakat,” kata Jalal, menjelaskan tulisan dalam disertasinya.

Tuduhan Jalal sang pentolan syiah itu sangat bertentangan dengan Islam, dalam Islam seorang penyihir itu halal darahnya, dikenai hukuman bunuh.
“Hukuman penyihir adalah ditebas dengan pedang.”(HR. at-Tirmidzi)

Bagi yang masih meyakini syiah bagian dari Islam sebaiknya harus berpikir ribuan kali karena tidak ada seorang muslim yang berani mengatakan Nabi Muhammad sebagai penyihir dan pernyataan jalal tersebut telah membuktikan bahwasannya syiah bukan bagian dari Islam.

[1]

Benarkah itu dikatakan oleh K.H Jalaludin Rakhmat ? saya tidak tahu. tetapi jika benar pernyataan itu dari kang Jalal, maka dapat difahami bahwa itu merupakan sarkasme.

tentu saja, yang lebih mengetahui arti dari suatu pernyataan adalah si pembuat pernyataan itu sendiri. Tetapi pengetahuan logika dan juga gaya bahasa membantu kita membuat kesimpulan-kesimpulan yang kiranya mendekati maksud si pembuat pernyataan. maka berdasarkan apa yang saya ketahui, tidaklah mungkin kang Jalal mengatai Rasulullah sebagai penyihir. justru perkataan itu adalah sarkamse, sebagai sindiran bagi pihak lain yang salah faham terhadap kepribadian nabi saw. Dengan kata lain, kanga Jalal melalui sarkasme nya ingin mengatakan "kamu mengimani bahwa nabi saw cerdas, tapi kamu juga meyakini bahwa nabi saw bertindak bodoh dengan tidak menunjuk seseorang untuk meneruskan kepemimpinan dalam Islam."  untuk kepastiannya, maka harus dikonfirmasikan kepada si pemilik pernyataan.



 1. http://www.nahimunkar.com/jalal-pentolan-syiah-tuduh-nabi-muhammad-seorang-penyihir/
« Edit Terakhir: Desember 16, 2016, 05:38:48 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Sarkasme
« Jawab #1 pada: November 18, 2017, 06:27:51 PM »
Kutip : [1]
--------------
Kata "Sarkasme" berasal dari bahasa Yunani sarkasmos yang diturunkan dari kata kerja "sakasein" yang berarti "merobek-robek daging seperti anjing", "menggigit bibir karena marah" atau "bicara dengan kepahitan".

Bila dibandingkan dengan ironi dan sinisme, maka sarkasme in lebih kasar. Sarkasme adalah sejenis gaya bahasa yang mengandung olok-olok atau sindiran pedas dan menyakiti hati. Ciri utama gaya bahasa Sarkasme ialah selalu mengandung kepahitan dan celaan yang getir, menyakiti hati dan kurang enak di dengar.
=========

Contoh 1:
setiap menjelang pemilu, janji-janjimu selalu manis. Bicaramua tentang kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan bagi rakyat. Sudah sepuluh tahun lamanya,  tapi aku masih saja dengan celana compang-camping, mengais botol-botol plastik bekas di tempat sampah.

Contoh 2:
Bila bicara, mulutmu hingga berusa-busa, tapi hampa dari makna.

Contoh 3 :
Dasar lelaki gombal, mudah sekali mengubar rayuan, tebar-tebar pesona, kejar-kejar gadis sampai dapat. Lalu habis manis, sepah dibuang.

Contoh 4 :
Hati-hati ! Bukan hanya rokok yang menyebabkan Anda terkenaserangan jantung, panggilan KPK juga dapat membuat Anda dilarikan ke rumah sakit.

Silahkan Anda membuat contoh sarkasme lainnya !


________
1) Prof. Dr. H. Guntur Tarigan, "Pengajaran Gaya Bahasa", Hal. 92
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan