Penulis Topik: Paradoks  (Dibaca 4813 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Sandy_dkk

Paradoks
« pada: Mei 27, 2013, 10:10:04 PM »
Kutip dari: Kang Asep
paradoks => keterangan yang mengandung pertentangan di dalam dirinya sendiri. contohnya, bila saya mengatakan "setiap perkataan saya adalah bohong", ini adalah pernyataan X.. ini berarti, pernyataan X itu juga bohong. kalau pernyataan X bohong, berarti sebenarnya saya tidak bohong. kalau saya tidak bohong, berarti benar bahwa setiap perkataan saya bohong. teruus melingkar, tidak berujung. tapi sifatnya melingkarnya berbeda dengan circular argument.

ya, paradoks yang paling terkenal adalah paradoks liar paradoks, seperti yang telah dicontohkan Kang Asep diatas.


selain liar paradoks, ada juga paradoks2 lain yang terkenal, diantaranya:

kumpulan time traveller paradoks, diantaranya:
  • grandfather paradox
    misalkan kamu kembali ke masa lalu dan membunuh kakekmu, maka ayah mu tidak pernah dilahirkan dan akibatnya kamu tidak pernah ada. kalau kamu tidak pernah ada, lalu siapa yang membunuh kakekmu?
  • information paradox
    kamu pergi ke masa depan kemudian mengambil sebuah teori yang sudah terbukti pada jurnal XXX dari masa depan dan membawa pulang ke masamu sendiri dimana teori itu belum dicetuskan. lalu mengajarkan pada salah satu muridmu. kelak ketika muridmu dewasa, dia akan menuliskan jurnal XXX tersebut yang berisikan teori yang diajarkan oleh gurunya.
    dari mana asal teori tersebut? siapa yang menemukannya? yang pasti bukan gurunya, karena ia mengambilnya dari masa depan dan juga bukan muridnya karena teori itu diajarkan oleh gurunya.

kumpulan zeno paradoks, diantaranya:
  • dikhotomi paradoks
    jika kamu begerak untuk mencapai jarak tertentu, kamu harus melewati setengah jarak tsb terlebih dahulu. namun sebelumnya, kamu harus melewati seperempat jarak tsb terlebih dahulu. namun sebelumnya lagi, kamu harus melewati seperdelapan jarak tsb terlebih dahulu. begitu seterusnya, sehingga kamu mencapai jumlah perjalanan yang tak terhingga. padahal, tak mungkin kamu dapat melewati perjalanan yang tak terhingga. sehingga gerakmu untuk mencapai jarak tertentu tsb adalah ilusi.
  • turtle paradoks
    kamu tak akan pernah bisa mengejar kura2 yang ada di depanmu, walaupun dengan laju yang lebih tinggi. anggaplah kecepatanmu 2 meter/detik, sedangkan kura2 hanya 1 meter/detik, dan kura2 terletak 2 meter di depanmu. 1 detik kemudian, kamu telah sampai di tempat dimana kura2 tadi berada, namun kura2 tsb telah berada 1 meter di depanmu. lalu, kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai ditempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,5 meter di depanmu. kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai di tempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,25 meter di depanmu. begitu seterusnya, 0,125 meter, 0,0625 meter, 0,03125 meter, 0,015625 meter, dst...

silahkan ditambahkan...
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Paradoks
« Jawab #1 pada: Agustus 13, 2013, 07:54:21 AM »
Kutip dari: sandy
turtle paradoks
kamu tak akan pernah bisa mengejar kura2 yang ada di depanmu, walaupun dengan laju yang lebih tinggi. anggaplah kecepatanmu 2 meter/detik, sedangkan kura2 hanya 1 meter/detik, dan kura2 terletak 2 meter di depanmu. 1 detik kemudian, kamu telah sampai di tempat dimana kura2 tadi berada, namun kura2 tsb telah berada 1 meter di depanmu. lalu, kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai ditempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,5 meter di depanmu. kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai di tempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,25 meter di depanmu. begitu seterusnya, 0,125 meter, 0,0625 meter, 0,03125 meter, 0,015625 meter, dst...

kok, bisa begitu ya ?

kalau menurut saya,
pada detik pertama, posisi kura-kura ada pada jarak 3 meter, sedangkan poisisi kita pada jarak 2 meter. jadi benar, kura-kura berada 1 meter di depan kita.

pada detik kedua, posisi kura-kura ada pada jarak 4 meter, sedangkan posisi kita juga ada pada jarak 4 meter.

pada detik ketiga, posisi kura-kura ada pada jarak 5 meter, sedangkan posisi kita pada jarak 6 meter. jadi sudah 1 meter di depan kura-kura.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Paradoks
« Jawab #2 pada: Agustus 13, 2013, 08:19:31 AM »
Kutip dari: sandy
dikhotomi paradoks
jika kamu begerak untuk mencapai jarak tertentu, kamu harus melewati setengah jarak tsb terlebih dahulu. namun sebelumnya, kamu harus melewati seperempat jarak tsb terlebih dahulu. namun sebelumnya lagi, kamu harus melewati seperdelapan jarak tsb terlebih dahulu. begitu seterusnya, sehingga kamu mencapai jumlah perjalanan yang tak terhingga. padahal, tak mungkin kamu dapat melewati perjalanan yang tak terhingga. sehingga gerakmu untuk mencapai jarak tertentu tsb adalah ilusi.

Bagaimana bila orang sampai pada jarak 1 meter, tanpa melewati jarak 0,5 meter, apakah mungkin ?

dalam filsafat Buddhisme, segala sesuatu itu muncul dan lenyap setiap waktu. berdasarkan teori ini, maka ketika seseorang menempuh suatu jarak tertentu, sebenarnya tidak harus melewati jarak tak berhingga itu, karena ia menghilang dari satu tempat, dan muncul di tempat lain. seperti sampai pada jarak 1 meter tanpa melewati setengahnya. 

dalam filsafat lain dikatakan bahwa pergerakan itu sendiri merupakan ilusi. segala sesuatu yang tampak bergerak itu sebenarnya diam. pergerakan tampak ada karena kesadaran yang menyentuh objek yang berbeda-beda yang sudah ada di situ sejak lama. seperti ketika kita diam di dalam kereta api, kita melihat objek-objek di luar jendela itu bergerak cepat. padahal mereka diam. demikian pula kesadaran kita, bergerak cepat sehingga melihat segala sesuatunya tampak bergerak.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Paradoks
« Jawab #3 pada: Agustus 20, 2013, 12:59:48 PM »
Saya sudah baca bolak balik turtle paradoks tapi kok gak ngerti-ngerti ya..., kecuali seperti apa yang dikemukakan oleh Kang asep

kok, bisa begitu ya ?

kalau menurut saya,
pada detik pertama, posisi kura-kura ada pada jarak 3 meter, sedangkan poisisi kita pada jarak 2 meter. jadi benar, kura-kura berada 1 meter di depan kita.

pada detik kedua, posisi kura-kura ada pada jarak 4 meter, sedangkan posisi kita juga ada pada jarak 4 meter.

pada detik ketiga, posisi kura-kura ada pada jarak 5 meter, sedangkan posisi kita pada jarak 6 meter. jadi sudah 1 meter di depan kura-kura.

 

Offline Sandy_dkk

Re:Paradoks
« Jawab #4 pada: Agustus 21, 2013, 07:19:58 AM »
ya, kita semua tahu bahwa dengan kecepatan tsb pastilah kita dapat mencapai tempat yang sama dengan kura2 pada detik ke-2, pada jarak 4 meter dari titik awal kita atau 2 meter dari titik awal kura2. pada kasus ini matematika sederhana dapat menjawabnya secara pasti.

namun pada kasus lain, ada yang tidak bisa terjawab dengan matematika sederhana, kecuali dengan kalkulus. namun, konsep kalkulus baru ditemukan jauh setelah paradoks ini dibuat.

kasusnya serupa dengan kasus kura2 diatas, hanya saja jarak awal dan kecepatannya yang berbeda.
seekor kura2 berada 10 meter di depan anda, lalu dengan kecepatan 10 meter/detik anda berusaha mengejar kura2 tsb yang hanya berkecepatan 1 meter/detik. dapatkah anda mencapai tempat yang sama dengan kura2 tsb? jika dapat, pada jarak berapakah tepatnya anda dapat mencapainya?

silahkan kang Asep atau kang Ratna ada yang tertarik untuk menghitungnya?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Paradoks
« Jawab #5 pada: Agustus 24, 2013, 06:03:46 AM »
selain turtle paradoks yang membingungkan para matematikawan di zamannya karena belum ditemukannya konsep kalkulus, ada lagi suatu paradoks yang terkait dengan dunia matematika yang dibuat oleh Galileo, yaitu paradoks kuadrat sempurna.

begini penjelasannya:
dalam dunia bilangan bulat, ada yang namanya bilangan kuadrat sempurna, yaitu bilangan hasil pengkuadratan sebuah bilangan bulat. misalnya pada rentang bilangan bulat positif antara 1 sampai 10, terdapat hanya tiga buah bilangan kuadrat sempurna yaitu 1, 4, dan 9. sisanya, tujuh buah bilangan lain bukan merupakan bilangan kuadrat sempurna, yaitu 2, 3, 5, 6, 7, 8, dan 10. pada rentang bilangan bulat antara 11 sampai 20, hanya terdapat sebuah bilangan kuadrat sempurna yaitu 16, sisanya sembilan bilangan lain yang bukan merupakan bilangan kuadrat sempurna. pada rentang bilangan bulat antara 50 sampai 60, sama sekali tidak terdapat satu pun bilangan kuadrat sempurna.

sekarang kita ambil rentang bilangan bulat yang lebih panjang, yaitu antara 1 sampai 100, terdapat 10 buah bilangan kuadrat sempurna yaitu 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, dan 100, sisanya terdapat 90 buah bilangan yang bukan bilangan kuadrat sempurna.
silahkan anda tentukan panjang rentang bilangan sesuka hati, lalu carilah bilangan kuadrat sempurnanya, anda pasti menemukan hanya sedikit bilangan kuadrat sempurna dibanding yang bukan bilangan kuadrat sempurna, betul tidak?

apakah anda telah menemukan letak paradoksnya?



dalam dunia bilangan bulat, tahukah anda seharusnya terdapat lebih banyak bilangan kuadrat sempurna dibanding yang bukan bilangan bulat sempurna!

jika kita memisahkan bilangan2 positif tsb menjadi dua buah himpunan bilangan, yaitu himpunan bilangan bukan kuadrat sempurna (kita singkat himpunan BK) dan himpunan bilangan kuadrat sempurna (kita singkat himpunan K), maka setiap bilangan anggota himpunan BK pasti mempunyai pasangan sebuah bilangan pada himpunan B, tapi tidak setiap bilangan anggota himpunan B memiliki pasangan bilangan pada himpunan BK.

setiap B adalah BK, tapi sebagian BK bukan B.

tapi kenapa kita tidak pernah menemukannya? sepanjang apa pun rentang bilangan yang kita tentukan, selalu saja sebaliknya, yaitu bilangan kuadrat sempurna jauh lebih sedikit dibanding bilangan bukan kuadrat sempurna!
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Paradoks
« Jawab #6 pada: Agustus 24, 2013, 06:20:59 AM »
maka setiap bilangan anggota himpunan BK pasti mempunyai pasangan sebuah bilangan pada himpunan B, tapi tidak setiap bilangan anggota himpunan B memiliki pasangan bilangan pada himpunan BK.

setiap B adalah BK, tapi sebagian BK bukan B.


Dari keterangan diatas, bentuk proposisi yg benar apakah tidak seperti ini kang?

Setiap BK adalah B dan sebagian B bukan BK

Bagaimana?

« Edit Terakhir: Agustus 24, 2013, 06:27:06 AM oleh ratna »
 

Offline Sandy_dkk

Re:Paradoks
« Jawab #7 pada: Agustus 24, 2013, 06:28:09 AM »
@Kang Ratna

 :laugh:  kang Ratna benar!

satu lagi kekeliruan saya, dari mana datangnya himpunan B? padahal saya menamai kedua himpunan dengan himpunan BK dan himpunan K!

saya koreksi ya... ini yang benar:

==============================

jika kita memisahkan bilangan2 positif tsb menjadi dua buah himpunan bilangan, yaitu himpunan bilangan bukan kuadrat sempurna (kita singkat himpunan BK) dan himpunan bilangan kuadrat sempurna (kita singkat himpunan K), maka setiap bilangan anggota himpunan BK pasti mempunyai pasangan sebuah bilangan pada himpunan K, tapi tidak setiap bilangan anggota himpunan K memiliki pasangan bilangan pada himpunan BK.

setiap BK adalah K, tapi sebagian K bukan BK.

BK adalah himpunan bilangan bukan kuadrat sempurna, K adalah himpunan bilangan kuadrat sempurna.
setiap BK adalah K berarti setiap anggota himpunan BK memiliki pasangan bilangan kuadrat sempurna pada himpunan K.
sebagian K bukan BK berarti sebagian anggota himpunan K tidak memiliki pasangan bilangan bukan kuadrat sempurna pada himpunan BK.

tapi kenapa kita tidak pernah menemukan yang demikian? sepanjang apa pun rentang bilangan yang kita tentukan, selalu saja sebaliknya, yaitu bilangan kuadrat sempurna jauh lebih sedikit dibanding bilangan bukan kuadrat sempurna!

==============================
« Edit Terakhir: Agustus 24, 2013, 06:33:35 AM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Paradoks
« Jawab #8 pada: September 25, 2015, 12:13:53 AM »
Contoh paradoks... Saya jadi ingat, salah seorang sahabat saya pernah berkata bahwa saya adalah seorang pemberani karena saya berani mengakui bahwa saya adalah seorang pengecut...
 

Offline Ziels

Re:Paradoks
« Jawab #9 pada: Januari 30, 2016, 11:00:25 AM »
    • turtle paradoks
      kamu tak akan pernah bisa mengejar kura2 yang ada di depanmu, walaupun dengan laju yang lebih tinggi. anggaplah kecepatanmu 2 meter/detik, sedangkan kura2 hanya 1 meter/detik, dan kura2 terletak 2 meter di depanmu. 1 detik kemudian, kamu telah sampai di tempat dimana kura2 tadi berada, namun kura2 tsb telah berada 1 meter di depanmu. lalu, kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai ditempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,5 meter di depanmu. kamu kejar lagi, namun ketika kamu sampai di tempat kura2, kura2 tsb telah berada 0,25 meter di depanmu. begitu seterusnya, 0,125 meter, 0,0625 meter, 0,03125 meter, 0,015625 meter, dst...

    silahkan ditambahkan...
    Sepertinya ada yg berubah-ubah disini
    yaitu definisi "mengejar kura2".

    1. Awalnya "definisi dr mengejar adalah menangkap kura2 atau mendahului kura2".

    2. Tapi yg terjadi ternyata definisi dr menangkap adalah "menempati (posisi kura2 yg lalu)" atau "menempati (posisi kura2 bbrapa dtk yg lalu)"

    Saya menangkap bahwa keterangan tentang "waktu yg dituangkan secara rincilah" yg menyedot fokus saya dan melalaikan definisi dr "mengejar" yg berubah.

     

    Offline Ziels

    Re:Paradoks
    « Jawab #10 pada: Januari 30, 2016, 11:16:25 AM »
    Contoh paradoks... Saya jadi ingat, salah seorang sahabat saya pernah berkata bahwa saya adalah seorang pemberani karena saya berani mengakui bahwa saya adalah seorang pengecut...

    Saya jd bingung kepalang menentukan apakah paradox itu? Hubungan yg bgmana kah paradox itu?
    Dari contoh diatas eh sepertinya paradox adalah kontradiksi, iya kah?
     

    Offline Monox D. I-Fly

    Re:Paradoks
    « Jawab #11 pada: Januari 30, 2016, 09:12:50 PM »
    Saya jd bingung kepalang menentukan apakah paradox itu? Hubungan yg bgmana kah paradox itu?
    Dari contoh diatas eh sepertinya paradox adalah kontradiksi, iya kah?

    Paradoks itu pernyataan yang bernilai benar sekaligus salah. Contoh: Kalimat ini bernilai salah.
     

    Offline Ziels

    Re:Paradoks
    « Jawab #12 pada: Januari 31, 2016, 07:23:41 PM »
    Paradoks itu pernyataan yang bernilai benar sekaligus salah. Contoh: Kalimat ini bernilai salah.

    pindah ke samping aja kang Bedanya Kontradiksi dengan Paradoks
     

    Tags:
     

    GoogleTagged



    Related Topics

      Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
    3 Jawaban
    3216 Dilihat
    Tulisan terakhir Oktober 31, 2012, 08:38:03 PM
    oleh perduto
    Paradoks Definisi

    Dimulai oleh Sandy_dkk « 1 2 » Definisi

    25 Jawaban
    8528 Dilihat
    Tulisan terakhir September 25, 2013, 10:52:31 PM
    oleh Kang Asep
    0 Jawaban
    484 Dilihat
    Tulisan terakhir Pebruari 09, 2015, 03:09:14 PM
    oleh Kang Asep
    2 Jawaban
    828 Dilihat
    Tulisan terakhir Pebruari 01, 2016, 01:29:28 PM
    oleh Kang Asep
    8 Jawaban
    2835 Dilihat
    Tulisan terakhir April 05, 2017, 03:37:49 PM
    oleh Ziels
    0 Jawaban
    485 Dilihat
    Tulisan terakhir Pebruari 06, 2016, 07:36:30 AM
    oleh Kang Asep

    Ilmu Logika

    Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

    Meditasi

    Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan