Penulis Topik: Kemauan dan Usaha Untuk Memahami  (Dibaca 364 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9340
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 381
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Kemauan dan Usaha Untuk Memahami
« pada: April 28, 2016, 08:03:58 AM »
 salah satu problem dalam dialektika logika adalah seringkali bahasa logika yang digunakan itu rumit untuk dicerna oleh kaum Awam ketika kita bicara dengan kaum awam tersebut. tentu saja penjelasan yang rumit itu karena penjelasannya tidak bertahap.  segala sesuatu apabila dijelaskan secara bertahap maka tentu akan mudah untuk dipahami.  tapi problemnya kadang-kadang kita butuh menjelaskan sesuatu kepada orang lain dengan tiada pilihan penjasan yang sederhana. Walaupin diperkirakan akan sulit difahami orang, dengan terpaksa harus kita katakan.

 Kenapa kita harus menjelaskan sesuatu yang tidak mudah untuk dimengerti oleh orang lain ? karena ada situasi dan kondisi yang mendesak kita melakukan hal itu.  misalnya terjadi kesalahpahaman, fi mana kesalahpahaman tersebut harus segera diklarifikasi, jika tidak, maka nyawa yang bisa menjadi taruhannya.

Saya jadi teringat dengan peristiwa yang pernah terjadi ketika dahulu saya menjadi seorang guru di sebuah sekolah dasar. kisah ini merupakan sebuah contoh, bagaimana seseorang menjadi sulit memham kebenaran karena emosi dan situasi dan realitas yang tidak sederhana untuk dijelaskan.  ceritanya sebagai berikut :

start =======[==[
pada waktu itu ada seorang anak perempuan kelas 4 SD yang tiba-tiba sakit di sekolah, pada jam istirahat kegiatan belajar mengajar (KBM). sebut saja namanya astini atau Asti.  anak ini tampak kesakitan, ia memegangi perutnya sambil menangis dan meringis.  sementara temannya segera melaporkan kepada ibu guru yang sedang ada di kantor. kebetulan pada waktu itu sedang jam istirahat sekolah, di mana biasanya para guru berkunpul di ruang guru.

beberapa guru segera mendatangi Asti. dan ibu guru mencoba mencari tahu apa yang terjadi pda Asti. Ibu Guru bertanya kepada Asti, apa yang dia rasakan.  tapi karena sakitnya, Asti tidak menjawab pertanyaan ibu guru. Asti hanya menangis dan meringis. ibu guru mencoba bertanya kepada teman-temannya Apakah ASTI terjatuh atau ada anak nakal yang memukul dia. dan lain sebagainya tapi teman-temannya tidak ada yang tahu.

beberapa saat kemudian ada seorang anak yang melaporkan bahwa dia melihat Asti terbentur kepada sebuah meja belajar.  tapi anak tersebut melaporkan dengan ragu-ragu,  tidak yakin dengan apa yang dilihatnya. karena itu semuanya hanya menduga duga saja.

setelah tidak berhasil mendapatkan informasi dengan apa yang terjadi pada Asti, ibu guru segera membawanya ke kantor untuk mencoba melakukan pertolongan.  seorang ibu guru menduga bahwa Asti terkena penyakit maag.  karena itu bu Guru mencoba menawarkan obat maag padanya, tapi Asti menolak. sementara ibu guru yang lain menyuruh seorang murid untuk memberitahukan kepada orang tua Asti yang rumahnya tidak jauh dari sekolah. 

beberapa menit kemudian. Ayah Asti datang ke sekolah. dengan kemarahan yang besar dia langsung menyimpulkan bahwa Asti dijahili teman-temannya, didorong kemeja sehingga Ulu hatinya terkantuk kemeja. kemarahannya akhirnya tertumpah kepada guru guru yang ada di sekolah dan menuduh para ibu guru lalai dalam menjalankan tugas, mengawasi anak-anak. tentu saja, itu fitnah yang harus diklarifikasi. tapi ternyata sangat sulit untuk menjelaskan. karena emosi ayah Asti meluap-luap. Kalo bocara, dia mendekatkan wajahnya ke muka ibu guru, sambil membentak, melotot dan menunjuk- nunjuk. Ibu guru mau memberi penjelasan, baru sepatah dua patah kata langsung ayah Asti memotong dan mencaci maki ibu guru.

 Ayah Asti membentak-bentak ibu guru dan kepala sekolah,  juga mencaci-maki dan menghina.  sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh orang tua murid kepada guru. penjelasan apapun dari para guru tidak dapat dicerna oleh ayah Asti . orang lain ingin menjelaskan kepadanya bahwa dia itu terlalu terburu-buru membuat kesimpulan. semestinya cari.tahu dulu yg sebenarnya atau segera lakukan pertolongan dulu pada Asti. 

tetapi rupanya emosi yang muncul membuat pikiran Ayah ASTI tidak jernih. dia selalu salah dalam menanggapi atau memahami perkataa ibu guru.  dia sibuk dengan pemikirannya sendiri, dengan kesimpulannya sendiri yang dibuat tanpa aturn.

ayah Asti sangat yakin kalau Asti itu didorong oleh temannya .  Dengan landasan analogi.  dua hari sebelumnya hal itu pernah terjadi, Asti di dorong temannya hingga jatuh. 
=============End

 ini merupakan salah satu contoh kerumitan komunikasi bukan hanya situasi kondisi yang sulit untuk dijelaskan tetapi juga dipengaruhi oleh faktor emosi yang meluap-luap dari orang yang seharusnya berusaha memahami kebenarannya.  dalam dunia diskusi sehari-hari di dunia nyata,  juga diskusi di dunia maya terjadi hal Serupa itu.  kesalahpahaman terjadi karena faktor emosi yang meluap-luap, kurangnya kemauan memahami,  kurangnya informasi, dan atau kekeliruan dalam berpikir.

 ada realitas yang apabila orang ingin memahaminya orang itu harus memiliki kemauan dan usaha untuk berpikir keras.  tapi dengan adanya faktor emosi jangankan ada kemauan dan usaha untuk memahami, bahkan menyimak pun tidak sudu. sehingga diskusi menjadi sudah tidak sehat lagi.  apapun yang dikatakan oleh orang lain orang , buat orng yang emosinya meluap-luap, dia itu sudah tidak peduli lagi. yang dia inginkan hanyalah meluapkan emosinya.


Kesalah-fahaman dan fitmah, harus segera dclearkan.  nah kondisi seperti inilah yang membuat kita terdesak untuk menjelaskan hal-hal yang rumit,  yang seringkali sulit untuk dimengerti oleh orang lain.

 banyak terjadi konflik di dunia ini karena kesalahpahaman.  pertikaian antar personal antar mazhab , antar umat beragama atau bahkan antarbangsa hanya karena kesalahpahaman.  dan seringkali untuk menguraikan kesalahpahaman ini merupakan pekerjaan yang rumit . apalagi jika dihadapkan kepada orang-orang yang Malas berpikir untuk menguraikan kesalahpahaman tersebut .

dalam dunia diskusi online saya sering menemukan kerumitan-kerumitan seperti ini dalam komunikasi.

 dalam diskusi antara Aswaja dan Wahabi atau antara Wahabi dengan Syiah , ketiga kelompok ini yaitu Aswaja Wahabi dan Syiah,  sering kali melakukan diskusi-diskusi yang rumit yang bahasanya tidak sederhana,  bahkan bisa sangat sulit dicerna , sehingga satu sama lain sulit untuk sampai kepada titik temu.

 jika apa yang kita sampaikan atau yang akan kita sampaikan kiranya tidak akan dapat dimengerti oleh orang lain,  maka sebaiknya tidak perlu untuk kita sampaikan.  kita harus memilih hal-hal yang sederhana yang mudah dimengerti oleh orang lain . tetapi apabila situasi kondisinya membutuhkan fan memungkinkan,  kita boleh menyampaikan apa-apa yang sulit dimengerti orang lain tapi dapat dimengerti oleh orang lain dengan usaha dan kemauan. 


kita dapat memperkirakan bahwa orang lain tersebut memiliki kemauan atau usaha untuk memikirkan apa yang kita sampaikan. jika tidak tampak kemauan, maka jangan katakan apapun. sebab apa yg akan kita katakan, tidak akan dipedulikan.

Jadi, hal yang perlu diperhatikan dari lawan bicara  sebelum diskusi adalah :

1) Tahap pemikiran lawan bicara
2) memperkirakan, apakah hal yg hendak kita sampaikann sederhana atau pelik.
3) menerawang kemauan dan usaha lawan bicara dalam memahami..
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
1708 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 10, 2012, 05:46:23 PM
oleh Kang Asep
7 Jawaban
1752 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 08, 2015, 11:27:22 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
1259 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2014, 09:29:00 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
776 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2014, 05:18:34 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
983 Dilihat
Tulisan terakhir November 10, 2014, 02:40:09 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
507 Dilihat
Tulisan terakhir September 15, 2015, 08:07:14 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
540 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 03, 2016, 11:02:24 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
312 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2016, 09:08:06 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
228 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 07, 2016, 08:22:33 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
167 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 02, 2017, 05:15:36 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan