Penulis Topik: Hanya Belajar dari Tulisan  (Dibaca 63 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Hanya Belajar dari Tulisan
« pada: Maret 11, 2018, 06:06:27 AM »
Mohon Maaf,
Apabila saya sering memposting materi materi ilmu logika yang tidak sesuai dengan tahap pemahaman mayoritas member. Sama sekali saya tidak bermaksud untuk menyulitkan siapapun. Karena itu, jika ada kajian - kajian yang sulit Anda fahami, maka itu bukan kesalahan Anda. Dan Anda layak untuk mengabaikan nya.

Beberapa orang, ketika sulit memahami sesuatu, seringkali menyalahkan diri sendiri atau menganggap dirinya terlalu bodoh untuk mengerti. Saya berharap Anda tidak berpikir demikian, ketika membaca teori-teori Logika yang terasa rumit. Tidak ada yang lebih bodoh atau lebih pintar dalam hal ini, hanya saja teori yang sedang anda baca belum sesuai dengan diri Anda. Prinsipnya, jangan gemar menyalahkan diri sendiri, dan jangan suka mengatai diri dengan hal yang buruk-buruk.

Saya dapat menyajikan teori-teori logika yang rumit, bukan berarti saya lebih pintar dari Anda. Hanya saja, saya memang sudah lama menggeluti bidang ilmu logika, mempunyai minat yang kuat terhadap nya. Sementara, dalam bidang ilmu lainnya, seperti dalam bidang ilmu matematika, fisika, dan kimia, saya hanya tahu sedikit saja. Setiap orang mempunyai keahlian, minat, dan bakat yang berbeda. Karena itu, kita tidak perlu merasa minder di hadapan orang yang tampak pintar. Karena dia pintar hanya dalam bidang ilmu tertentu saja, tidak dalam segala hal.

 Sebenarnya, apabila saya berdialog langsung dengan seseorang, saya sangat menghindari menyampaikan kata-kata yang rumit. lebih baik memilih diam, dari pada mengatakan hal-hal yang sulit dimengerti orang lain. Karena menyusahkan orang lain dengan kata-kata yang sulit, termasuk pada perbuatan dzalim.

 ‎Akan tetapi berbeda halnya di grup atau web forum,  saya harus memposting teori-teori level tahap lanjut, untuk dijadikan koleksi materi grup dan forum medialogika.org. setiap harinya, web forum medialogika.org dikunjungi oleh ratusan hingga ribuan orang, baik oleh pengunjung lama maupun yang baru. Apabila materi ilmu logika yang disajikan hanya itu - itu saja, maka menu sajian forum akan monoton, serta tidak ada kemajuan terhadap pencapaian visi dan misi forum.

Lagi pula, lebih banyak orang yang senang belajar secara diam-diam dari tulisan, dari pada berguru langsung pada penulis nya. Hal ini saya ketahui dari pengakuan mereka sendiri. Diantara mereka ada yang selalu mengikuti saya dari forum ke forum, belajar banyak dari sajian-sajian materi ilmu logika yang saya posting, namun dia hampir tidak pernah komentar di grup atau di forum. Saya baru mengetahui setelah lama saya tidak posting materi baru, dan dia menelepon saya, menanyakan kabar dan menceritakan kesetiaannya sejak lima tahun lalu belajar dan terus belajar dari web forum medialogika.org. Bahkan diantara mereka ada yang mengaku pertama kali mengenal profil saya dari sebuah majalah. Katanya, tulisan-tulisan saya dimuat di majalah tersebut. Entahlah, saya tidak mengecek kebenaran pengakuannya. Tapi yang bercerita demikian tidak hanya satu dua orang, tapi sudah banyak. Kadang-kadang secara tiba-tiba saya dikunjungi serombongan orang, bersikap seolah sangat akrab dengan saya. Lalu mengulas kembali segala cerita yang pernah saya posting di forum. Mereka bilang, setiap pagi selalu buka web forum medialogika.org, dan merasa kecewa kalau tidak menemukan postingan baru. Tetapi ajaibnya, sejak berdirinya forum sampai sekarang, kelompok orang ini tidak pernah sekalipun komentar di forum atau di grup. Inilah mengapa saya katakan, banyak orang yang lebih suka belajar dari tulisan dari pada dari penulis nya. Tak mengapa, selama tulisan-tulisan saya memberi manfaat bagi orang lain, maka saya merasa senang. Sayapun demikian, banyak belajar dari tulisan pada blog blog orang lain, tanpa menjalin komunikasi dengan penulisnya.  Dan ini juga alasan, mengapa saya harus terus mengembangkan forum dengan menambahkan teori-teori logika level lanjut.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
16 Jawaban
3330 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 10, 2018, 11:56:29 PM
oleh Lutfi
1 Jawaban
918 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 03, 2015, 11:56:44 PM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
657 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2014, 04:55:06 PM
oleh kang radi
2 Jawaban
2100 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 01, 2014, 06:23:57 AM
oleh Kang Asep
11 Jawaban
1622 Dilihat
Tulisan terakhir November 02, 2014, 10:24:50 PM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
586 Dilihat
Tulisan terakhir April 13, 2015, 09:02:46 AM
oleh Agate
0 Jawaban
570 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2015, 10:28:07 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
986 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 18, 2015, 01:03:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
686 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2016, 07:10:47 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
173 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2017, 02:14:12 PM
oleh Monox D. I-Fly

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan