Penulis Topik: Dua Jenis Pendebat  (Dibaca 780 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Dua Jenis Pendebat
« pada: September 28, 2013, 02:47:38 AM »
Dulu saya sangat gemar berdebat, baik di dunia nyata, maupun di forum-forum online. Tapi kemudian, saya merasakan bahwa dari perdebatan-perdebatan itu menciptakan rasa pertentangan yang besar dan berkembangnya egoisme yang berbahaya. Memang, tidak dipungkiri ada manfaat yang bisa diraih dari bebagai perdebatan itu, yaitu berkembangnya pengetahuan. Tapi karena saya merasakan rasa pertentangan dan  egoisme yang berkembang jauh lebih berbahaya, maka serasa tidak ada manfaat yang bisa diperoleh. Artinya, madharatnya dirasakan lebih banyak dari pada manfaat. Karena itu saya memutuskan untuk meninggalkan kebiasaan berdebat. Hal ini di mulai pada bulan April 2010. Ketika itu, saya masih bekerja sebagai Guru di beberapa sekolah.

Kutip dari: Asep, 09 April 2010,   9:31:02
manfaat apa yang bisa aku dapatkan dari suatu perdebatan? Hanya rasa pertentangan dan berkembangnya egoisme yang tidak berarti. Apa manfaat yang dapat aku peroleh melalui berkumpul dengan orang-orang egois?

Lebih baik aku pergi ke bukit sendiri, seperti yang biasa aku lakukan, untuk bermeditasi di sana, agar melihat segala persoalan dengan tenang hati, berdzikir dan merenungkan alam semesta.

Meninggalkan kebiasaan berdebat itu memang tidak mudah. Namanya juga sudah menjadi kebiasaan yang dibentuk dalam proses lama. Untuk mengubahnyapun butuh proses lama. Bahkan sampai hari ini, kadang-kadang selera untuk membuka perdebatan itu muncul kembali. Apalagi setelah membaca teori-teori konflik yang sedikit meyakinkan, bahwa konflik tidak hanya bersifat negatif, melainkan juga ada manfaatnya, bersifat positif. Dan perdebatan itu merupakan salah satu dari bentuk konflik.

Konflik memang menganggu, namun gangguan tersebut dapat membawa pada keuntungan yang besar, yaitu dapat menjelaskan banyak hal yang tadinya tersamar dan terselubung (Robby, Konflik, Hal. 17)

Kalau dipikir-pikir, selama ini juga memang saya memilah-milah pendebat itu dengan beberapa jenis. Terutama dari sisi informasi, saya mengklasifikasikan pendebat itu dengan dua jenis. Pertama, pendebat yang informatif. Kedua, pendebat yang non informatif.

Pendebat yang pertama, adalah pendebat yang bisa melahirkan manfaat dari suatu konflik. Dia tidak hanya berdebat, berkata kasar, atau mengejek, berfallacy, atau mencaci maki, tapi juga terus menerus menyampaikan informasi yang bermanfaat, serta dapat mengambil informasi yang bermanfaat dari kita. Pendebat ini bersifat konstruktif dan mempunyai tujuan pengembangan ilmu pengetahuan. Dia hanya menggunakan kata-kata kasar, ejekan, fallacy dan caci maki sebenarnya hanya sekedar  permainan emosi agar proses berpikir ditopang oleh semangat yang kuat.

Pendebat yang kedua, adalah pendebat yang tidak bisa melahirkan manfaat dari konflik. Dia hanya berdebat, berkata kasar, atau mengejek, berfallacy, atau mencaci maki, dan tidak menyampaikan informasi-informasi yang bermanfaat, serta tidak mengambil manfaat dari informasi-informasi yang kita berikan. Pendebat seperti ini bersifat destruktif dan hanya bertujuan untuk menjatuhkan mental lawan bicara. Dia menggunakan kata-kata kasar, ejekan, fallacy dan caci maki hanya sekedar untuk mengembangkan egoismenya, atau kehendak untuk menyakiti perasaan orang lain, sehingga melemahkan pemikiran.

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Abimanyu

Re:Dua Jenis Pendebat
« Jawab #1 pada: April 09, 2014, 08:51:30 AM »
Oleh karena itu, ketika terjadi suatu perdebatan, maka kita perlu menyelidiki, apakah perdebatan tersebut bersifat konstruktif atau destruktif. kalau konstruktif itu berarti bagus dan bermanfaat, boleh dilanjutkan.
 

Tags: panduan diskusi 
 

GoogleTagged

com


Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
630 Dilihat
Tulisan terakhir April 20, 2014, 06:55:34 PM
oleh comicers
1 Jawaban
1295 Dilihat
Tulisan terakhir November 21, 2014, 09:52:22 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
812 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2014, 01:53:05 PM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
978 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 14, 2015, 02:06:34 AM
oleh Ziels
1 Jawaban
584 Dilihat
Tulisan terakhir November 24, 2015, 11:23:58 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
789 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 15, 2016, 09:12:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
886 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 05, 2016, 07:11:42 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
346 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 19, 2016, 08:57:38 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1910 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 14, 2016, 06:56:23 AM
oleh Kang Asep
Jenis Puisi

Dimulai oleh Kang Asep Puisi

0 Jawaban
163 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 08, 2016, 05:12:09 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan