Komunitas Para Pemikir

Bahasa dan Sastra => My Journal => Topik dimulai oleh: Awal Dj pada Maret 19, 2013, 10:07:08 AM

Judul: Sumpah nya Para Gombaler
Ditulis oleh: Awal Dj pada Maret 19, 2013, 10:07:08 AM
(https://lh4.googleusercontent.com/-fNDdoQX2MYI/UTgevhZpHwI/AAAAAAAAJQQ/eSBj09XQ3v4/w497-h373/taubat41.jpg)

Oleh: Redaksi Buletin Istiqomah

Pada masa ini, sering kita dengar para penyanyi, pengamen, penyair, dst,  mengucapkan kata-kata dlm bait syair mereka, seperti “Ku bersumpah atas nama cinta”, atau “Ku kan berikan seluruh hidupku untukmu”, atau ”Aku mencintaimu lebih dari apapun”, “Hidup & matiku hanya untukmu wahai pujaanku”, dan gaya - gaya anak ALAY lainnya.Maka sebagai umat Islam hendaknya kita tak terkecoh dgn ungkapan-ungkapan seperti ini

Alhamdulillah, agama kita adalah agama yang sempurna, sehingga hal-hal yang kita anggap  sepele, ternyata ada aturannya dlm agama kita.
kami bawakan beberapa hal yang dilarang oleh syari’at Islam, tapi banyak kaum muslimin yang menerjangnya karena mereka anggap sebagai hal yang wajar & biasa.

Hal itu antara lain adalah :

A. Bersumpah dgn nama selain Allah Ta’ala, Mencela Waktu, & “Andaikata…”

Ini Kebanyakan ter Jadi pada gombaler or ALayer ( wkwkw Bahasa Mana Thu) DE EL EL...

Allah Ta’ala bersumpah dgn nama apa saja yang Ia kehendaki dari segenap makhluk-Nya. Sedangkan makhluk, maka mereka tak diperbolehkan bersumpah dgn nama selain Allah Ta’ala. Namun bila kita saksikan kenyataan sehari-hari, betapa banyak orang yang bersumpah dgn nama selain Allah Ta’ala.(semoga Bukan kita) Nauuzubillah

Sumpah adalah salah satu bentuk pengagungan. Oleh karena itu, sumpah tak layak diberikan kecuali hanya kepada Allah Ta’ala. Dalam sebuah hadits yang marfu’ dari Ibnu Umar  diriwayatkan, “Rasulullah  menjumpai Umar bin Khaththab yang sedang menaiki hewan tunggangannya, seraya dia bersumpah dgn nama ayahnya. Maka Nabi  menegur, “Ketahuilah sesungguhnya Allah melarang kalian bersumpah dgn nama ayah-ayah kalian. Karenanya barangsiapa yang mau bersumpah, hendaklah dia bersumpah dgn nama Allah atau lebih baik dia diam.” (HR. Bukhari no. 5643 & Muslim no. 3104)

Dan dlm hadits Ibnu Umar d yang lain, Nabi  bersabda,

مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ كَفَرَ أَوْ أَشْرَكَ

“Barangsiapa bersumpah dgn selain Allah maka dia telah kafir atau berbuat syirik.” (HR. Abu Daud no. 2829)

Yang dimaksud kata-kata “kafir atau syirik” di sini adalah syirik ashghar (kecil).

Adapun arti syirik kecil di sini adalah semua amalan yang bisa mengantarkan kepada syirik akbar (besar). Orang yang bersumpah dgn selain nama Allah Ta’ala, walaupun dia tak berniat mengagungkan selain Allah Ta’ala tersebut, akan tetapi sumpahnya ini dapat mengantarkan dia utk mengagungkan selain Allah Ta’ala dgn pengagungan yang berlebihan. Dan jika dia sampai kelewatan , maka dia telah terjatuh ke dlm syirik akbar. Dalam hadits lain Nabi  juga bersabda, “Barang siapa bersumpah demi amanat maka dia tak termasuk golonganku.” (HR. Abu Dawud no. 3253)