Penulis Topik: Sesi Tanya Jawab Dalam Pengajian  (Dibaca 927 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Sesi Tanya Jawab Dalam Pengajian
« pada: Juli 31, 2016, 11:18:07 AM »
Dalam pengajian LDII secara umum dan rutin, pengajian di isi dengan kegiatan manqul al Quran dan al Hadits selama 1 jam. dan setenagah kemudian di isi dengan nasehat.

Dalam pengajian tersebut sangat jarang ada sesi tanya jawab. Komunikasinya bersifa searah. Jamaah hanya mendengarkan apa yang yang disampaikan oleh mubaligh dan penasihat, tidak ada pertanyaan-pertanyaan, diskusi atau tanya jawab. ini tidak berarti, jama'ah dilarang untuk bertanya,melainkan hanya tidak disediakan waktu untuk sesi tanya-jawab tersebut. Bila ada manqulan yang tidak jelas, jamaah diperbolehkan untuk bertanya untuk memperjelas makna manqulan, tapi tidak untuk mengkritisi, mempertanyakan atau mendebat. artinya, pertanyaan mesti diarahkan pada usaha untuk memahami makna Al Quran dan Hadis, dan bukan beranjak dari pertentangan keyakinan atau menjawab suatu keraguan.

Bandingkan dengan pengajian yang rutin diselenggarakan dalam komunitas syiah, yang diawali dengan peyampaian materi dengan metoda ceramah. setelah itu dibuka sesi tanya jawab atau diskusi. Bagi saya, tradisi pengajian ala syiah itu lebih cocok. Karena di situ saya dapat berpikir lebih aktif dan saya leluasa mengemukakan keraguan saya untuk memperoleh jawaban. Sedangkan dalam pengajian LDII, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menunjukan bahwa kita meragukan kebenaran dari apa yang disampaikan oleh mubaligh itu seakan-akan "haram" atau pailng tidak "tabu". Dengan kata lain, dlam tradisi pengajian syiah saya lebih merasakan kebebasan bertanya dan berpendapat.

Setelah lama saya meninggalkan LDII, Saya bertemu lagi dengan mubaligh LDII dan berkeluh padanya, bahwa saya merasa tidak diberi keleluasaan di dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Tetapi mubaligh LDII ini menyangkal saya. dia berkata,"Justru kami lebih senang kalau ada orang yang mau banyak bertanya. sayangnya, kebanyakan orang kurang aktif bertanya. Bahkan saat dipersilankan bertanya, kadangkala tidak satupun yang mau mengajukan pertanyaan. Kalo Anda mau banyak tanya, saya lebih senang." Entahlah, perkataannya ini seolah tidak sejalan dengan apa yang saya alami, di mana mubaligh malah membacakan ayat tentang umat nabi Musa yang banyak tanya, agar saya berhenti banyak tanya. Sekarang saya menemukan kontradiksi lagi, mana yang baik menurut pandangan ajaran LDII, jamaah yang tidak banyak tanya dan menerima apa saja yang disampaikan oleh mubaligh ataukah jamaah yang aktif bertanya dan kritis ? Ini pertanyaan yang untuk menjawabnya perlu kiranya saya melakukan penyelidikan ulang.

Apa yang saya gambarkan tentang tradisi pengajian LDII adalah berdasarkan pengalaman saya sendiri. dan saya ungkapkan dengan sejujur-jujurnya. Selama bertahun-tahun ikut serta dalam pengajian LDII, saya tidak menemukan suatu acara pengajian di mana dibuka sesi tanya jawab. Cobalah Anda ikut serta ke dalam pengajian LDII hingga kira-kira3 bulan. Lalu perhatikan, dalam tiga bulan tersebut, apakah mubaligh membuka sesi tanya jawab ? jika dibuka sesi tanya jawab, jamaah diberi kebebasan untuk menyampaikan pertanyaanpertanyaan, berarti penggambaran saya tentang LDII telah keliru.

Apakah menurut saya adanya sesi tanya jawab dalam pengajian itu penting ? kalau menurut saya penting. tapi saya tidak mengharuskan adanya sesi seperti itu. tetapi saya berpendapat bahwa agama yang benar mestilah mampu menjawab keraguan-keraguan. Allah berfirman "laa raiba fiihi", Tidak ada keraguan dalam al Quran.tidak ada keraguan karena memiliiki bukti-bukti kebenaran. Agama yang benar, harus mampu memberikan bukti kebenarannya. Selama bukti-bukti ini dapat diberikan, maka bukan masalah walaupun tidak dibuka sesi tanya jawab.

Sementara saya menemukan hal-hal yang bersifat kontradiksi dalam ajaran LDII. Mungkin, apa yang saya anggap kontradiksi itu sebenarnya tidak kontradiksi. karena itu butuh konfirmasi dan klarifikasi. bila tidak dibuka sesi tanya jawab, bagaimana saya bisa mengkonfirmasikan kontradiksi-kontradiksi ini ?

misalnya, seorang mubalih memanqulkan hadis, "tidak henti-hentinya keamiran ini dipegang oleh orang Quraisy".

lalu saya tanya, "apakah imam kita orang Quraisy?"

"bukan" jawabanya. "tapi ada hadis lain yang mengatakan, taatlah kalian, walaupun pada hamba Habasyi. ini menunjukan bahwa seorang amir, boleh pula buka orang Quraisy".

"Lha ... jadi hadis yang pertama itu keliru dong ?"

Sampai di sini, biasanya saya akan dipandang sebagai orang yang "kurang iman" dan "meragukan kebenaran".

waktu itu, saya bisa melakukan tanya-jawab di luar acara pengajian. kalo dalam acara pengajiannya tidak pernah bisa melakukan dialog seperti itu.

Perbedaan sesi tanya jawab dalam pengajian LDII dengan syiah itu sangat jelas, mudah dimengerti ketika saya mengalaminya langsung. tetapi untuk dideskripsikan melalui kata-kata, ini tidaklah mudah.
« Edit Terakhir: Juli 31, 2016, 11:53:51 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags: LDII 
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
4 Jawaban
1239 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 17, 2012, 01:38:39 PM
oleh Ratno Golan
51 Jawaban
16750 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 05, 2013, 11:50:47 PM
oleh Sandy_dkk
9 Jawaban
6441 Dilihat
Tulisan terakhir April 13, 2013, 11:39:58 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1018 Dilihat
Tulisan terakhir April 18, 2013, 12:37:02 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1222 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2013, 02:35:17 AM
oleh comicers
0 Jawaban
988 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 20, 2014, 09:22:36 PM
oleh Kang Asep
Tanya-Jawab

Dimulai oleh wa2nlinux « 1 2 3 » Diskusi Umum

42 Jawaban
8270 Dilihat
Tulisan terakhir November 30, 2014, 05:31:14 PM
oleh wa2nlinux
5 Jawaban
1693 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 28, 2015, 10:26:56 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
31 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 28, 2017, 09:10:13 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
39 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2017, 03:40:34 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan