Penulis Topik: Ketika Aku Jatuh Sakit  (Dibaca 3947 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9384
  • Thanked: 60 times
  • Total likes: 416
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ketika Aku Jatuh Sakit
« pada: November 15, 2012, 02:22:34 PM »
semua hati bergetar di hadapan bahaya. semua manusia lari dari penderitaan dan mengejar kebahagiaan. semua manusia menghindari sakit dan penyakit, mencari jalan mengharapkan kesehatan. Demikian pula ketika aku jatuh sakit, betapa mengharapkan bantuan orang-orang yang sehat sehingga aku bisa pulih kembali. Saat sakit, aku hanyalah manusia lemah dan tidak berdaya, hanya bisa melanjutkan hidup dengan sebab kasih sayang orang-orang sehat yang berkenan menolong.

Saat aku mengalami serangan jantung yang pertama, kepada Tuhanlah aku memohon pertolongan. tetapi doa yang aku panjatkan tidaklah meminta kesembuhan, waluapun aku menginginkan, tidak pula meminta dipanjangkan umur, walau aku mengharapkan, tetapi aku memohon agar Tuhan memberikan keikhlasan kepada hatiku, sehingga bila aku harus mati saat ini, maka aku mati dengan ikhlas. Demikian pula doa yang aku panjatkan pada serangan jantung yang kedua.

Karib kerabat, sahabat dan kawan-kawan datang menjenguk atas dasar rasa kewajiban atau mungkin karena kasih sayang. mereka membantu dengan berbagai cara yang bisa dilakukan. kadang kala memberikan bantuan berupa uang, kadang membantu dengan cara memberi semangat, saran, memberikan resep obat atau tips ramuan obat tradisional. Bantuan yang sangat besar di berikan oleh adikku sendiri, ia senantiasa selalu siaga setiap kali aku membutuhkan bantuan, ia segera datang untuk menolong.

Telah banyak uang yang dihabiskan untuk mengobati penyakitku ini, tapi tidak juga kunjung sembuh. setiap kali berobat ke rumah sakit, prosedurnya sama, EKG, Rontgen, Periksa darah, dan kesimpulannya bermacam-macam. biayanya mahal. sekali berobat habis 300 hingga 500 ribu. obat yang mahal dibeli. semua itu memang cukup membantu meringankan, tapi telat minum obat saja, penyakitku kambuh seperti semula. dokter makin kaya, penyakitku makin parah saja.

di sisi lain, sesungguhnya aku malu, aku berlari ke sana ke mari mencari obat mengharapkan kesembuhan. sebenarnya apa yang aku takutkan? jika aku takut pada kematian, maka sungguh itu memalukan. seharusnya orang beriman tidak takut pada kematian. Tapi yang aku takutkan bukanlah kematian, tetapi aku takut mati dalam keadaan belum berserah sepenuhnya kepada Tuhan, dan teringat masih ada banyak kewajiban yang harus aku lakukan. Lagi pula bila aku diam tidak mencari obat, aku khawatir termasuk kepada golongan orang-orang yang dzalim, karena tidak mau memelihara diri.

aku juga malu pada adikku, orang tua dan orang-orang yang telah aku repotkan dengan penyakitku ini. mengapa aku harus membebani mereka dengan kesusahan penyakitku ini? tapi disisi lain, bila aku tidak meminta bantuan sesama, aku khawatir termasuk kepada golongan orang-orang yang sombong. aku memang menghindari sakit dan penyakit, tetapi yang lebih aku hindari adalah dzalim terhadap diri dan sombong. aku memang takut pada kematian, tapi aku lebih takut kepada dosa yang menyebabkan tuhan menjadi murka. oleh karena itu, siapapun yang datang menjenguk dan membawakan saran dan nasihat, aku dengarkan saran dan nasihat itu untuk menunjukan bahwa memang aku ingin sembuh. setiap yang datang dengan kasih sayang, aku mohon doanya untuk kesembuhanku. terkadang mereka datang dengan hanya membawa secarik kertas dan berkata, "Bacalah doa ini, niscaya kamu sembuh". sudah setumpuh kertas di rumahku. banyak kawan yang menyodorkan doa ini dan itu untuk aku hafalkan, demi kesembuhanku. aku turuti mereka semampu yang aku bisa. banyak pula obat ramuan tradisional ditawarkan, aku pun mencoba melaksanakan. terkadang mereka menunjukan dokter atau tabib kepercayaan, "ini dokter hebat, ini tabib hebat, cobalah datang ke sana, mudah-mudahan kamu sembuh. sayapun ikut, sebab mengharap kesembuhan.

berapa dokter telah dikunjungi, berapa tabib yang dijumpai, hasilnya sama saja. Akan tetapi semua itu bukan tanpa guna. memanglah yang memberi kita ksehatan hanya Allah. saya hanya percaya kepada Allah, bahwa dialah yang dapat menyembuhkan saya dari sakit ini. adapun perginya saya kepada para tabib dan dokter, untuk menunjukan kepada Tuhan, "Lihat Tuhan, aku sedang berusaha untuk sembuh, aku tidak ingin Engkau murka para diriku karena aku diam tak mencari obat, aku tak ingn Engkau marah, karena Aku sombong tak mau menjumpai para tabib yang telah Engku anugrahi ilmu pengobatan. maka saksikanlah yang Allah, bahwa memang aku mencari obat untuk kesembuhan, tapi sesungguhnya aku lebih memilih keridhoanmu dari pada obat bagi penyakit tubuhku ini. sesungguhnya yang sakit ini adalah jasmaniku! mungkin aku bisa bersabar dengan kesakitan pada tubuhku ini, tapi bagaimana mungkin aku bisa bersabar dengan kemurkaan Mu ya Allah. Maka jadikanlah sakit dan penyakikut ini menjadi jalan bagiku untuk mencapai ridho Mu, jangan sampai sakit dan penyakitku ini, menjadi jalan murka Mu.  Ini adalah setetes embun, bila Engkau menghendaki setetes embun ini bisa menjadi obat yang mujarab bagiku. dan itu adalah obat-obat mahal yang aku beli dari para dokter, tetapi bila Engkau tidak ridha padaku, niscaya tidak akan satupun obat yang dapat menyembuhkan diriku. maka ampunilah daku, kasihanilah keletihanku ini, sayangilah kerapuhan tubuhku, ya Allah Engkaulah yang mula-mula menciptakan, menyayangi dan menyebut namaku, maka lindungilah aku dalam lautan kasih Mu."

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 20
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #1 pada: November 15, 2012, 09:28:55 PM »
^Penjabaran yang jelas dan mudah difahami tentang fitrah, akhlak, adab/etika baik kepada tuhannya maupun sesamanya, thanks kang!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9384
  • Thanked: 60 times
  • Total likes: 416
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #2 pada: November 15, 2012, 09:43:26 PM »
Bagaimana kondisi istrinya sekarang, kang Ratna?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 20
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #3 pada: November 15, 2012, 11:49:32 PM »
Bagaimana kondisi istrinya sekarang, kang Ratna?
alhamdulillah kang sudah berangsur membaik. Ada pengalaman terkait pengobatan alternatif kang, begini; ada teman kerja saya patah tulang kemudian mengabaikan dokter dan menjalani pengobatan alternatif, kemudian justeru kakinya mengalami pembusukan, lalu sembuh setelah menjalani pengobatan di rumah sakit.  yang kedua teman kerja saya yg menderita tumor otak dia meninggal setelah melakukan pengobatan alternatif, yang ketiga temen kerja saya juga penderita tumor otak dia menjalani operasi pengangkatan di rumah sakit kemudian sembuh. berangkat dari pengalaman tersebut saya agak berhati-hati terkait dengan pengobatan alternatif.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 20
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #4 pada: November 16, 2012, 03:02:46 AM »
Pengobatan dengan metode alternatif itu sesungguhnya definisinya bagaimana kang? Kalau terapi penyembuhan dengan minum obat-obatan tradisional seperti jamu, ramuan-ramuan, tampel daun dsb. Itu masuk kategori alternatif atau tidak kang. Soalnya bukankah pil, kapsul dan sejenisnya itu yg digunakan dalam pengobatan modern adalah sebagian terbuat dari ekstrak resep jamu/ramuan tradisional? 
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9384
  • Thanked: 60 times
  • Total likes: 416
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #5 pada: November 16, 2012, 05:33:40 AM »
Pengobatan dengan metode alternatif itu sesungguhnya definisinya bagaimana kang? Kalau terapi penyembuhan dengan minum obat-obatan tradisional seperti jamu, ramuan-ramuan, tampel daun dsb. Itu masuk kategori alternatif atau tidak kang. Soalnya bukankah pil, kapsul dan sejenisnya itu yg digunakan dalam pengobatan modern adalah sebagian terbuat dari ekstrak resep jamu/ramuan tradisional? 

ya. itu termasuk pengobatan alternatif.

saya mendefinisikan pengobatan alternatif itu adalah "pilihan lain metoda penyembuhan yang berbeda dari sebelumnya".  jadi, kalo kang Ratna biasanya berobat ke dokter, kemudian ke sinse dengan metoda akupuntur, itu berarti alternatif. tapi kalo yang selalu pergi ke sinse, tapi belum juga membuahkan hasil, lalu pergi ke dokter, maka metoda dari dokter itu disebut pengobatan alternatif.

tapi kalo secara istilah, sekarang pengobatan alternatif diidentifikasikan oleh masyarakat sebagai pengobatan diluar ilmu kedokteran yang formal seperti akunpuntur, ramuan tradisional, supranatural, pijak refleksi, dll.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9384
  • Thanked: 60 times
  • Total likes: 416
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #6 pada: November 16, 2012, 05:59:54 AM »
alhamdulillah kang sudah berangsur membaik. Ada pengalaman terkait pengobatan alternatif kang, begini; ada teman kerja saya patah tulang kemudian mengabaikan dokter dan menjalani pengobatan alternatif, kemudian justeru kakinya mengalami pembusukan, lalu sembuh setelah menjalani pengobatan di rumah sakit.  yang kedua teman kerja saya yg menderita tumor otak dia meninggal setelah melakukan pengobatan alternatif, yang ketiga temen kerja saya juga penderita tumor otak dia menjalani operasi pengangkatan di rumah sakit kemudian sembuh. berangkat dari pengalaman tersebut saya agak berhati-hati terkait dengan pengobatan alternatif.

pengalaman yang buruk tentang tabib menimbulkan kesan yang buruk terhadap tabib. pengalaman yang buruk terhadap dokter, juga menimbulkan kesan yang buruk terhadap dokter. tapi kita perlu berupaya untuk menimbang dan menilai semuanya secara objektif.

ke dokter maupun ke alternatif, memang kita harus berhati-hati. dokter juga sebagai manusia yang terkena khilaf, kadang membuat kesalahan, dan belum tentu mengerti sepenuhnya dengan penyakit yang kita alami. sama halnya dengan tabib. bedanya, dokter lebih terpercaya karena mereka berserfitikat. walaupun begitu, faktanya ada banyak problem medis yang tidak bisa terjawab oleh dokter.

belum lama ini, ibu saya terjatuh, tulangnya retak. lalu di bawa ke ahli tulang, tabib C. sudah dua minggu belum terlihat tanda-tanda kesembuhan, bahkan tampak semakin membengkak. dan menurut intuisi saya dan adik, peredaran darah ibu saya tidak mengalir lancar ke arah kaki disebabkan ikat yang terlalu kuat yang dilakukan tabib. akhirnya saya dan adik membawa ibu ke ahli tulang lain, yaitu tabib E. kebetulan di sana juga ada pasien lain yang kakinya sudah hampir membusuk, korban dari kesalahan praktik tabib D. Tabib E menjelaskan kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan oleh tabib C dan D dalam melakukan pengobatan patah tulang. kemudian tabib E membuka balutan kaki ibuku, dan mengobatinya dengan metodanya sendiri. dalam waktu seminggu, ibuku sudah bisa berjalan sendiri.

pada waktu kecil, sayapun pernah mengalami patah tulang. selama dua minggu tangan saya di gift di sebuah RS ternama di Bandung. obatnya juga diminum. setelah dua minggu, gift dibuka dan tangan saya masih bengkak juga, sulit digunakan untuk melakukan aktifitas. lalu ibuku membawaku ke ahli tulang. dalam waktu tiga hari, tangan saya sudah pulih. ini adalah pengalaman yang baik tentang pengobatan al ternatif.

tapi pengalaman buruk lainnya di alami bibi saya. beliau mengalami penyakit kaki bengkak. di bawa ke alternatif. dukun menyuruh paman untuk mencari cacing pita dan "bulu bambu" (sunda:merang awi). cacing pita itu digoreng bersama bulu bambu, lalu diusapkan ke kaki bibi saya. hasilnya, kakinya bibi malah jadi gagal dan semakin bengkak.

di lain waktu, paman mencoba berpura-pura sakit kaki, berjalan pura-pura pincang, lalu mendatangi dukun yang pernah mengobati istrinya. kata sang Dukun, itu akibat ulah santet. lalu sang dukun mengeluarkan jarum, paku, silet dan ular kecil dari kaki paman saya. paman saya keheranan, kenapa benda-benda itu bisa keluar dari kakinya. apalagi sebenarnya ia tidak mengalami sakit apapun. nyatalah bahwa itu hanya tipu muslihat. ini adalh kesan yang sangat buruk terhadap dukun. tapi kalau kita menyimak pengalaman lebih banyak orang, tak jarang pula orang yang mempunyai pengalaman buruk dengan dokter. mari kita simak semuanya, agar kita memperoleh keberimbangan informasi, sehingga daya timbang kita tidak menjadi berat sebelah.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Ketika Aku Jatuh Sakit
« Jawab #7 pada: Juli 15, 2015, 10:36:36 AM »
di sisi lain, sesungguhnya aku malu, aku berlari ke sana ke mari mencari obat mengharapkan kesembuhan. sebenarnya apa yang aku takutkan? jika aku takut pada kematian, maka sungguh itu memalukan. seharusnya orang beriman tidak takut pada kematian. Tapi yang aku takutkan bukanlah kematian, tetapi aku takut mati dalam keadaan belum berserah sepenuhnya kepada Tuhan, dan teringat masih ada banyak kewajiban yang harus aku lakukan. Lagi pula bila aku diam tidak mencari obat, aku khawatir termasuk kepada golongan orang-orang yang dzalim, karena tidak mau memelihara diri.

Jadi ingat dulu ada yang tanya ke aku "Apa kamu takut mati?", aku jawab "Aku takut mati... karena aku takut masuk neraka".
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1192 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2013, 03:33:50 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1689 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 29, 2013, 01:04:24 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1072 Dilihat
Tulisan terakhir April 16, 2013, 03:13:21 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
762 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 31, 2013, 04:51:19 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
714 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 12, 2014, 05:00:35 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
538 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 13, 2014, 08:06:17 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
593 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 26, 2014, 05:24:25 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1111 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 06, 2015, 08:43:31 AM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
163 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 31, 2016, 10:43:36 AM
oleh seorang
0 Jawaban
296 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2016, 11:02:47 PM
oleh Kang Erik

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan