Penulis Topik: Ritual Pengusiran Setan  (Dibaca 689 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ritual Pengusiran Setan
« pada: Juli 09, 2016, 12:35:20 PM »


kutip :
==========
Lagi nonton TransTV, tentang ekcorcisme, ritual pengusiran setan dlm kristen, atau Ruqyah dalam islam..

Di kasus yg terekam kamera, orang yg kerasukan berteriak2 dan mengamuk saat ditunjukkan salib dan disebut nama Yesus..

Saya jadi teringat kasus kerasukan yg menimpa seorang muslim, ia berteriak2 saat di bacakan adzan di telinga..

Ada juga yg nampak tertidur saat ditunjukkan salib, atau pura2 tertidur..

Saya bertanya2 : apakah makhluk yg merasuki itu menjadi kesakitan karena sedang dihukum oleh Tuhan, ataukah sekedar marah karena mendengar nama Tuhan ? Atau melihat benda2 religius ?
==============

berikut ini merupakan keyakinan-keyakinan yang salah :

1) setiap setan takut dengan bacaan-bacaan kitab suci
2) setiap setan takut dengan cahaya matahari
3) setiap setan takut dengan benda-benda religius
4) setiap setan tidak dapat masuk ke tempat suci

kenapa ? karena

1) ada setan yang tidak takut dengan bacaan kitab suci, bahkan dia hafal ayat-ayat kitab suci.

2) ada setan yang berkeliaran di siang bolong

3) Ada setan yang menyesatkan manusia dengn benda-benda religius.

4) Ada setan yang masuk ke tempat ibadah dan menunjukan dia beribadah lebih hebat dari manusia lainnya untuk menipu manusia.

Tapi benar,..

sebagian setan takut mendengar bacaan kitab suci dan sebagiannya takut dengan benda-benda religius.

Contoh benda religius yang ditakuti setan :

1) salib
2) tasbih
3) kitab suci
4) air suci
5) dll.

Benda-benda religius tadi merupakan simbol "wilayah". ketika orang memegang salib saat menghadapi setan, misalnya, itu menunjukan orang tersebut berpegang teguh pada wilayah kristus, wilayah kebenaran. Maka setan jadi marah, jengkel dan putus asa karena tidak dapat menyeret manusia ke dalam wilayahnya. dan ketika memksa orang itu untuk masuk ke dalam wilayahnya, dia akan dihukum. seperti anda membawa gadis dari rumah orang. kalo gadis itu mengikuti anda dengan rela hati, namanya atas dasar saling suka, maka anda tidak akan dihukum. tapi bila gadis itu tidak mau, dan anda memaksanya, maka anda akan dihukum. karena gadis itu akan memanggil pelindung-pelindungnya untuk melindungi dirinya.

ada pertanyaan, "salib itu merupakan simbol agama kristen. jadi, jika setan takut pada salib, apakah berarti kristen itu agama yang benar?"

Ya. bagi penganutnya, kristen adalah agama yang benar. terlepas dari pandangan muslim yang menganggap Kristen sebagai agama yang sesat, tetapi saat diperlihatkan salib pada orang kristen yang dirasuki setan, maka orang yang dirasuki dn setan yang merasukinya diingatkan pada "wilayah kebenaran", ini yang kemudian menimbulkan kesakitan. kalo ada muslim yang dirasuki setan, lalu diperlihatkan salib padanya, maka salib itu tidak memberikan pengaruh apapun padanya, karena tidak mengingatkan dia pada "wilayah kebenaran". jadi, setan takut karena diingatkan pada wilayah kebenaran menurut keyakinan seorang manusia.

bacaan ruqyah al Quran misalnya, dapat mengusir setan bukan karena bacaan itu sendiri, tapi karena "kesadaran dan ingatan akan wilayah kebenaran". Orang kristen pun dapat meruqyah dengn ayat-ayat injil, dan Buddhis dapat meruqyah menggunakan Parita, orang Hindu meruqyah menggunakan mantra. hasilnya sama, semua dapat mengusir setan.

karena itulah saya tidak tertarik untuk belajar ruqyah yang katanya syar'i, bulan tidak percaya dengn kemanjuran ruqyah dan bukan tidak suka sunnah, tetapi karena lebih tertarik untuk menyelediki kausalitas ilmiah, mengapa orang kerasukan dibacakan al Quran bisa sembuh. ada juga yang dibacakan Parita, sembuh juga. sedangkan hukum kausalitas ilmiah mengatakan,"X bukan sebab bagi Y, bila dia ditemukan pada saat Y tidak terjadi atau tidak ditemukan pada saat Y terjadi".

Dokter Veronica, saya dengar, dia seorang Kristen. tapi saat menolong pasien muslim, dia selalu menyarankan pasienya untuk banyak-banyak baca istighfar dan al Fatihah untuk ketenangan. itu hal baik. seandainya dia menyuruh pasien muslim memgang salib saat sakit, mungkin bukan menenanglannya, malah semakin membuat kacau hatinya. dia akan tambah sakit. karena dia merasa diseret keluar wilayah kebnaran yang diyakininya. demikian pula kristen yang diruqyah dengan bacaan Al Quran, akan kesakitn jiwa raganya karena merasa diseret keluar wilayahnya, kecuali orang kristen yang plural. demikian pula ketakutan setan, hubungannya adalah dengan keyakinan setan itu terhadap "wilayah kebenaran".
« Edit Terakhir: Juli 09, 2016, 12:38:10 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Goen

Re:Ritual Pengusiran Setan
« Jawab #1 pada: Juli 10, 2016, 04:29:09 PM »
Ada kasus pengusiran setan non-syar'i yg gagal. Bahkan, berujung kematian sampai dibuatkan filmnya. Based on true story.

Sesungguhnya setan itu penipu ulung. Mereka menginginkan agar bisa menyesatkan manusia sebanyak-banyaknya untuk menemani mereka di Neraka kelak. Jadi, segala cara pun ditempuhnya. Sampai berpura-pura pergi seolah-olah exorcism berhasil sehingga keimanan terhadap selain Allah bertambah kuat. Menipu agar manusia semakin jauh tenggelam ke dalam kesyirikan.

Setan yang merasuki manusia adalah dari bangsa jin. Sebagaimana halnya pada kehidupan manusia, manusia satu dapat ditundukkan oleh manusia lain asalkan yang satu lebih lemah dari yang lainnya. Jika sudah demikian, kalau memang mau mengusir setan, bisa saja mendatangi dukun yang punya backing jin yang lebih kuat. Tidak berhasil? Cari lagi dukun yang lebih kuat backing jinnya daripada jin yang sedang merasuki manusia. Namun hal ini terlarang, salah satu bentuk perbuatan syirik. Berhasil ataupun tidak exorcismnya, tetap para setan yang menang karena berhasil menyesatkan manusia. Mission accomplished.

Maka hendaklah mencukupi diri pada tatacara ruqyah syar'i yang diajarkan Rosulullah sholallaahu'alaihiwasallam. Karena hal itu adalah tuntunan yang diturunkan langsung dari Yang Maha Kuasa, Sang Penguasa bangsa jin yang hakiki. Lantas, kenapa repot-repot berpaling pada metode lain yang belum tentu berhasil dan berpotensi syirik?

Beberapa kali pernah dengar ceramah ustadz yang memberi analogi yang kira-kira bunyinya, "Jika engkau dapati anjing yang galak yang membuatmu takut, maka cobalah datangi pemilik anjing tersebut untuk menenangkannya."
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ritual Pengusiran Setan
« Jawab #2 pada: Juli 11, 2016, 03:24:11 AM »
Ada kasus pengusiran setan non-syar'i yg gagal. Bahkan, berujung kematian sampai dibuatkan filmnya. Based on true story.

kalau pengusiran setan syar'i, ada yang gagal gak?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Goen

Re:Ritual Pengusiran Setan
« Jawab #3 pada: Juli 11, 2016, 07:54:05 AM »
kalau pengusiran setan syar'i, ada yang gagal gak?
Belum pernah terdengar ada kasus yang gagal.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1823 Dilihat
Tulisan terakhir September 01, 2012, 07:24:08 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1415 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 18, 2013, 01:31:51 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1254 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2013, 04:14:43 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1212 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2013, 04:25:42 PM
oleh Abu Zahra
1 Jawaban
989 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 02, 2014, 10:44:43 PM
oleh ratna
6 Jawaban
2000 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2016, 06:49:51 PM
oleh kang radi
2 Jawaban
462 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2016, 11:00:27 PM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
126 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 19, 2016, 04:09:36 PM
oleh kang radi
0 Jawaban
35 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 13, 2017, 04:57:48 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
139 Dilihat
Tulisan terakhir April 13, 2018, 03:59:52 PM
oleh James Wiguna

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan