Penulis Topik: Prinsip dalam Penanganan Orang Kerasukan Jin  (Dibaca 1026 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9458
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 472
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Prinsip dalam Penanganan Orang Kerasukan Jin
« pada: April 06, 2016, 09:59:09 AM »
Jika ada orang yang kerasukan (kesurupan) jin, maka janganlah panik. berikut saya bagikan cara-cara penanganan yang biasa saya lakukan.

Dalam menghadapi orang kerasukan, ada banyak cara. Akhirnya saya memilih tata cara yang diajarkan oleh Ki Amar, kakek saya, yaitu cara yang mengedepankan dialog, mirip dialektika Socrates. Menurut pengalaman saya, ini adalah cara yang paling efektif dan bermanfaat.

Berbeda dengan kebanyakan orang, saya tidak suka bersikap kasar pada makhluk halus atau jin yang merasuki tubuh seseorang, saya juga jarang membacakan doa atau bacaan-bacaan tertentu untuk mengusir atau menyiksa jin yang merasuk. Sebagaimana saya telah katakan tadi, bahwa saya lebih senang mengedepankan dialog. Dalam dialog ini, perlu diperhatikan prinsip-prinsipnya sebagai berikut :

1) Biarkan datang dan pergi dengan sendirinya

Seandainya ada orang kerasukan, lalu kita cuekin aja, niscaya orang kerasukan tadi akan sembuh dengan sendirinya. Dia akan lelah sendiri dan akhirnya pergi karena malu gak ada yang nganggep. Jadi, biarkan dia datang dan pergi dengan sendirinya. Makhluk seperti itu tidak akan dapat berlama-lama tinggal di dalam tubuh manusia. Itu seperti anda berenang di lautan, mustahil anda dapat melakukannya berlama-lama. akhirnyapun anda harus naik ke daratan.

Pemahaman ini juga akan mengurangangi bahkan menghilangkan rasa panik saat ada orang kerasukan. Rasa panik atau takut, muncul karena ketidak-tahuan. menganggap peristiwa kerasukan sesuatu yang sangat berbahaya, sehingga harus dilakukan penanganan segera. Dengan demikian, anda tidak perlu memiliki keahlian apapun dalam menangani orang kerasukan, kecuali pemahaman, ketenangan dan kesabaran saja. tidak perlu hafal bacaan atau mantra-mantar tertentu, tidak harus membacakan ayat-ayat suci apapun. Karena pada waktunya, makhluk halus itu akan pergi dengan sendirinya.

2) Mencegah Bahaya

Sebagian orang kerasukan melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya bagi dirinya sendiri atau orang lain. Mislnya menggigiti tubuh sendiri, mencabuti rambut kepala, memukul orang lain, mencakar orang-orang yang ada di sekitarnya.  tentu saja, hal ini harus dicegah dengan berbagai cara, dipegangi dan lain sebagainya.

3) Ketenangan, Kepasrahan dan Keikhlasan

Senjata utama dari para makhluk halus dalam mempengaruhi manusia adalah kemampuannya dalam menjatuhkan mental. boleh dikata, sebenarnya mereka tidak memiliki kemampuan apa-apa, kecuali mempermainkan mental manusia. Oleh karena itu, ketenangan, kepasrahan dan keikhlasan merupakan kunci utama dalam memenangkan pertempuran melawan makhluk halus yang jahat.

jika kita ikhlas, niscaya iblis pun tidak akan mampu menjerumuskan kita.

Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (Q.S 38:82-83)


Jin yang merasuk berusaha menjatuhkan mental manusia dengan cara :

a) menghina
b) mencaci maki
c) menimbulkan rasa takut
d) menimbulkan kesedihan
e) menciptakan kegelisahan
f) membangun kemarahan
g) menimbulkan rasa bersalah
h) mempermalukan
i) mengancam

Dalam banyak kasus, makhluk halus ini mengancam akan membunuh seseorang atau membunuh orang yang dirasukinya. Dalam menghadapi ancaman seperti ini, Ki Amar biasanya hanya tersenyum dan berkata, "Kami berserah diri kepada Tuhan yang maha Esa, .. jika ada izin dari Tuhan, kami ikhlas, sabar dan bertawakal. Sebaliknya saya tanya, apa tindakanmu ini mendapat izin dan ridho Tuhan ? Apakah Tuhan tidak akan murka kepadamu ? Apakah kelak kamu tidak akan mendapat tuntutan dari pengadilan akhirat ?"

Hanya dengan ditanya seperti itu, seringkali jin itu tergundang hebat, menangis, menjerit histeris lalu minta ampun, minta dibebaskan dan pergi meninggalkan tubuh manusia.

Dalam kasus-kasus lain, jin yang licik seringkali membongkar aib-aib yang dirahasiakan oleh seseorang, sehingga orang tersebut merasa sedih dan bersalah. Jin itu akan berbicara, seolah-olah kebenaran berada dipihaknya dan berusaha menunjukan bahwa diri kitalah yang berada di jalan yang salah. Ini adalah celah di mana jin bisa memasuki jiwa Anda. Jin itu akan terus membuat anda merasa bersalah dan hina, sehingga akhirnya bisa diperbudak olehnya.

Jika ini terjadi, dan aib-aib anda terbongkar oleh jin itu, maka katakanlah, "saya memohon ampun kepada Allah dari segala dosa yang telah saya perbuat. tidak berarti saya mengakui bahwa kamu benar. dan saya menentang kamu, karena tidak ingin menambah salah dan dosa saya."

Jin sangat licik. misalnya, ada seorang pria yang pernah berselingkuh dengan wanita lain. selama bertahun-tahun dia merahasiakan dari istrinya. lalu di depan istrinya, melalui tubuh yang dirasukinya dia mengancam akan membongkar rahasia pria itu, sehingga aib dia  akan terbongkar dan dia akan dipermalukan dihadapan anak dan istri anda. tentu ini sesuatu yang berat. karena pria itu tidak ingin aibnya terbongkar, akhirnya dia memilih nego dengan setan. ada kesepakatan-kesepkatan. dan akhirnya, jin yang jahat memilih celah untuk memulai memperbudak pria tadi. Karna itu, janganlah berbuat dosa dan kesalahan, sehingga tidak ada celah bagi setan untuk menelanjangi kita kelak. tapi jika kita terlanjur berbuat kesalahan, maka bertaubat dan istilah hati dengan ketakutan hanya kepada Alllah.

Ya Ayyuhaladziina aamanuu, ittaqullah haqqa tuqaatih!

Hai orang beriman, takutlah pada Allah dengan sebenar-benarnya takut !

Jika hati dipenuhi dengan ketakutan kepada Allah, maka tidak ada ruang sedikitpun untuk takut pada makhluk.

Allah berfirman, "la takhsauhum wa akhsauni, waliutimma ni'mati alaikum!"

(Takutlah padaku, dan jangan takut pada mereka, agar aku sempurnakan nikmatku kepadamu)


4) Rasa ingin tahu dan bertanya

Pada saat jin merasuki tubuh manusia, maka jadikanlah itu kesempatan untuk mengajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya. "Jadilah jurnalis alam gaib!".

Kembangkan rasa ingin tahu, dan perbanyak pertanyaan. Hal ini akan mendorong dua pihak, yaitu jin dan orang yang dirasukinya untuk berpikir. ketika keduanya berpikir, maka emosi akan mereda. emosi meluap-luap, karena pikiran kurang terkendali. pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan akan mendorong mereka untuk mengendalikan pikirannya. jika pikiran mereka terkendali, maka tubuhnyapun akan lebih terkendali.

Patahkan argumentas-argumentasi yang muncul dari mulut orang yang dirasuki. Jika Anda mengenal seni dialektika Socrates, maka itu akan lebih baik lagi. Bila argumentasi patah, jin akan pergi sendiri karena malu, atau akan menjerit histeris karena terbukanya kesadaran. dan syukur kalau mau kembli ke jalan yang benar, bertobat dan bernjanji tidak akan melakukan kejahatan dengan cara merasuki tubuh manusia.

Dalam beberapa pengalaman saya, orang kerasukan itu minta "kopi pahit". dan saya berkata, "kamu kan sakti, bisa terbang di udara, kenapa kamu tidak pergi sendiri ke dapur, bikin kopi sendiri ?"

Orang-orang yang melihat kadang tersenyum geli mendengar saya bertanya seperti itu. Tapi pertanyaan  saya serius. dan kadang si jin malah ngamuk-ngamuk dan membodoh-bodohkan saya. tapi saya tidak pernah kalah bicara. dengan ikhlas saya jawab, "saya memang bodoh, tapi apakah kamu pintar ?"

ada yang menjawab, "aku lebih pintar dari kamu !"

saya jawab, "kalo pintar, kenapa gak bisa bikin kopi sendiri. malah nyuruh-nyuruh orang lain ? kamu nyuruh saya, memangnya saya karyawan kamu ? berapa kamu mau bayar ? kalo mau dilayani dengan gratis, harus punya malu dan rasa hormat, jangan nyuruh sambil bentak-bentak, kayak bos aja!"

percayalah, perkataan-perkataan seperti itu selain dapat meluruskan jalan pikiran mereka, juga memukul jatuh mental mereka.

Kadang proses dialog lama dan alot. orang-orang di sekitar tidak sabar dan memprotes cara-cara saya menghadapi makhluk halus yang merasuk. jika ada yang protes, saya persilahkan orang itu yang maju mengganti saya menghadapi orang kerasukan tsb.

ada juga orang yang kerasukan tidak dapat diajak dialog. dia hanya berteriak-teriak tidak karuan. berarti mereka, yaitu jin dan orang yang dirasukinya berada dalam keadaan gelisah yang mendalam. Sebenarnya tidak ada yang harus dilakukan anda, kecuali menunggunya untuk tenang kembali, mencegahnya dari bahaya dan anda menjaga diri anda sendiri agar tetap dalam kondisi tenang. karena ketenangan anda merupakan radiasi yang menyembuhkan, menenangkan mereka.

ketenangan maupun kegelisahan menghasilkan radiasi. karena itu, sering terjadi kerasukan masal. karana kegelisahan menular melalui radiasi orang yang dirasuki. akibatnya orang yang terkena radiasi kerasukan juga. tapi bila anda tetap tenang, maka radiasi ketenangan akan bertarung dengan radiasi kegelisahan. jika ketenangan anda menang, tanpa harus dibacakan apapun, tanpa harus melakukan apapun, orang yang kerasukan akan sembuh.


Jika kita memiliki ketenangan yang mendalam, maka saat kita berjalan memasuki tempat-tempat angker, para setan menyingkir ketakutan. karena radiasi yang keluar dari tubuh kita akan menyakiti mereka. sebaliknya, makhluk-makhluk halus yang baik akan tertarik dan mendekat.

Sementara ini saja dulu yang ingin saya bagikan. semoga bermanfaat !
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 13
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Prinsip dalam Penanganan Orang Kerasukan Jin
« Jawab #1 pada: April 06, 2016, 11:09:45 AM »
Makasih telah terbagi pak,

Andai kata yang kerasukan itu seorang perempuan, apa ada adab-adabnya ?
 

Offline gumalta

Re:Prinsip dalam Penanganan Orang Kerasukan Jin
« Jawab #2 pada: April 08, 2016, 12:41:59 PM »
Numpang komen. Saya setuju. Cara2 yg kang asep jabarkan, memang bisa dilakukan utk penanganannya. Pelaksanaannya tergantung situasi kondisi. Apakah memang bisa utk didiamkan saja sampai keluar sendiri si "makhluk halus", atw diajak dialog jika berbahasa dlm bahasa yg kita mengerti, atw jika kedua cara diatas tidak memungkinkan maka dibacakan ayat-ayat ruqyah.

Ketenangan jg merupakan faktor penting, karena sedikit saja kita merasa panik, takut, gelisah, makhluk tersebut bisa merasakannya. Dg tetap tenang, diharapkan kita selalu ingat bahwa Allah Maha Kuasa atas segalanya. Kita jg jd selalu ingat akan adanya dan mengharapkan pertolongan Allah. Tidak jarang makhluk tsb menguji kita dg merendahkan diri mereka, berkata bahwa mereka takut saat melihat kita. Jika kita lupa dan merasa hebat sehingga muncullah sifat angkuh, maka makhluk tsb akan semakin "kuat".

Ikhlas, sabar, tawakal memang merupakan kunci utama. Jin tidak akan berkuasa atas diri manusia, kecuali manusia tsb "meng-iya-kan" bisikannya.

Satu hal kang yg enggan saya lakukan saat menghadapi orang kerasukan, walaupun yg merasuki "bersahabat" dan mudah diajak bicara. Saya enggan bertanya ttg "dunia" mereka. Mgkn krn faktor batin saya yg belum "bersih" sehingga masih tertutup dan membuat sulit membedakan kata2 jujur dan bohong mereka, krn menurut yg saya tau, banyak bohongnya. Saya jd khawatir malah dikibulin hehee... Jd walaupun memang rasa penasaran sungguh "menggelitik" dan byk pertanyaan yg ingin saya ajukan, saya masih menahan diri dan enggan jadi "jurnalistik".
 

Offline Ardi lg

Re:Prinsip dalam Penanganan Orang Kerasukan Jin
« Jawab #3 pada: Desember 30, 2016, 08:23:28 PM »
Kali pertama menghadapi kejadian yg serupa justru saya panik, terbayang kondisi horor tayangan kerasukan di televisi.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2088 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2012, 06:11:37 AM
oleh Kang Asep
11 Jawaban
2818 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 03, 2013, 08:38:13 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3268 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 26, 2013, 09:38:50 PM
oleh Kang Asep
8 Jawaban
3559 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2015, 07:45:24 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
810 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 28, 2014, 05:30:35 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
656 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2014, 03:50:53 AM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
1229 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 27, 2015, 03:22:39 PM
oleh Sandy_dkk
5 Jawaban
1326 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 28, 2015, 11:35:14 AM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
1199 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 12, 2015, 07:04:02 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
785 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 10, 2015, 07:55:32 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan