Penulis Topik: Menuju Keabadian Hal Baru  (Dibaca 1313 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Menuju Keabadian Hal Baru
« pada: Maret 02, 2013, 03:51:01 AM »
Sesekali saya menutup buku-buku sejarah, dan segala buku yang membutuhkan berbagai analisa logic untuk memahaminya. Kemudian saya memulai meditasi dan menjadikan pemikiran sebagai objek meditasi.

Saya memutuskan memilih pemikiran sebagai objek meditasi, karena merasa adanya gangguan-gangguan terhadap kenyamanan secara internal yang berasal dari proses berpikir. Dengan menjadikan pemikiran sebagai objek meditasi, berarti mengenaili gangguan-gangguan tersebut.

Menyadari sepenuuhnya bagaimana pikiran ini berproses, inilah cara menjadikan pemikiran sebagai objek meditasi. Setiap kali muncul dorongan untuk berpikir, kesadaran saya dengan cepat menangkap kondisi tersebut, lalu membantin “berpikir, berpikir, berpikir”.  Ketika tidak adanya proses berpikir, dan saya memofokuskan kesadaran pada objek lain seperti pernafasan, maka saya menyadari hal itu merupakan kondisi tanpa pemikiran. Jadi, saya selalu berupaya untuk melihat bagaimana pikiran ini muncul, berubah dan lenyap.

Dalam proses pengamatan terhadap pemikiran ini, kemudian ditemukan fakta-fakta baru yang menarik bagi pikiran untuk memikirkannnya. Ketika menyadarai bahwa hal ini penting dan menarik, maka saya setuju untuk memikirkan dan menganalisanya secara logic. Dengan demikian, pikiran tidak hanya dalam kondisi berpkir dan tanpa berpikir, melainkan terkadang berada dalam kondisi “melihat hal baru” dan “tanpa hal baru”. Dan kini saya telah menemukan dalam empat bentuk kondisi :

1.   kondisi berpikir
2.   kondisi tanpa berpikir
3.   kondisi melihat hal baru
4.   kondisi tanpa melihat hal baru

Kemajuan meditasi berarti bergerak dari kondisi berpikir kepada kondisi tanpa berpikir, dari kondisi melihat hal baru kepada kondisi tanpa melihat hal baru. Boleh dikatakan kondisi tanpa melihat hal baru tersebut adalah keabadian hal baru itu sendiri. apabila pikiran telah sampai pada kondisi ini, berarti batin telah berada dalam ketenangan yang cukup dalam.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1531 Dilihat
Tulisan terakhir April 01, 2012, 12:48:54 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1054 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 12, 2013, 08:21:00 PM
oleh Kang Asep
9 Jawaban
5580 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2013, 09:18:36 PM
oleh patriana
8 Jawaban
2485 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 10, 2013, 03:28:00 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1871 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 29, 2013, 05:19:09 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1151 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 07, 2015, 12:16:19 AM
oleh Monox D. I-Fly
2 Jawaban
1932 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2015, 09:06:07 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
726 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 17, 2014, 01:02:57 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
796 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2014, 05:23:04 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
240 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 24, 2017, 07:06:46 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan