Penulis Topik: Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah  (Dibaca 2709 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« pada: Desember 19, 2012, 06:16:44 PM »
Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah

Suatu hari Sang Guru meminta seorang muridnya untuk menyerahkan pena dan kertas padanya. Arnita pun menyerahkan alat tulis itu sebagaimana yang diminta oleh Sang Guru. Lalu Sang Guru membuat gambar sederhana berbentuk manusia, kepala, badan, lengan, dan kaki. Lalu dia bertanya kepada semua murid yang hadir, “Jika saya tusuk gambar ini dengan pulpen (pena) , apakah mungkin Arnita akan kesakitan?

Sebagian murid terdiam, sedangkan sebagian lagi, termasuk saya berkata, “Tidak!”

“Mari kita lihat!” kata Sang Guru, sambil menusuk gambar itu dengan pena tepat pada gambar lengan. Tiba-tiba Arnita menjerit kesakitan sambil memegangi lengannya. Sang Guru terkekeh, lalu melepaskan pena dari gambar. Arnita pun tidak merasa sakit lagi. Sang Guru berkata, “Inilah yang dilakukan oleh para ahli santet. Kita mempelajari ini bukan untuk melakukan kejahatan, tapi untuk menangkal kejahatan.”

Lalu Sang Guru menusuk bagian bahu dari gambar ini, Arnita pun roboh sambil memegangi bahunya, dan tampak kesakitan. Tapi ia tidak marah, karena tahu bahwa Sang Guru tidak bermaksud menyakiti dirinya, melainkan sedang menunjukan sebuah pelajaran bagi murid-muridnya.

Peristiwa itu sudah lama berlalu. Kini saya membayangkan, kalau ada orang jahat menguasai ilmu seperti itu, tentu ia akan menggunakan ilmu itu untuk menyakiti orang lain. Tapi kalau tindak penganiayaan seperti itu dibawa ke ranah pengadilan, maka dengan cara apa pengadilan membuktikan bahwa dia telah disakiti oleh si tersangka. Mungkin hakim akan bertanya, “Apakah betul tersangka telah menganiaya Anda?”

“Benar pak Hakim”

“Dengan cara apa tersangka menyakiti Anda?” tanya Hakim lagi.

“dengan menusuk, pak Hakim”

“Apa yang ditusuk?”

“Gambar, pak hakim”.

“Lha, kok yang ditusuk gambar, kok Anda yang kesakitan?” Hakim bingung.

Giliran terdakwa ditanya oleh penuntut, “Apakah benar saudara telah menganiaya korban?”

“Tidak!” kata si tersangka.

“tapi saudara sudah menusuk gambar itu kan?” tanya si penuntut.

“benar”

“dan karenanya korban jadi kesakitan. Benar?”

“Tidak!” jawab si terdakwa. Dalam pembelaannya dia berkata, “Bagaimana mungkin gambar yang ditusuk korban yang kesakitan. Coba saja silahkan pak hakim tusuk ini foto saya, apa saya akan kesakitan? Kalau perlu silahkan datangkan ahli foto, ahli gambar, atau ahli sains, apa benar kalo gambar orang ditusuk, maka orangnya bisa kesakitan? Lalu bagaimana dengan pemilu, kenapa para calon gubernur tidak mati ketika gambar mereka dicoblos?”

Secara ilmiah, penusukan gambar seseorang tidak melukai orangnya. Tapi pada kasus Arnita, kenapa Arnita bisa kesakitan ketika gambarnya ditusuk? Apa ini artinya? Apakah berarti hukum ilmiah telah terpatahkan oleh hukum-hukum mistis?
« Edit Terakhir: Desember 21, 2012, 05:00:55 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #1 pada: Desember 19, 2012, 11:59:37 PM »
Secara ilmiah, penusukan gambar seseorang tidak melukai orangnya. Tapi pada kasus Arnita, kenapa Arnita bisa kesakitan ketika gambarnya ditusuk? Apa ini artinya? Apakah berarti hukum ilmiah telah terpatahkan oleh hukum-hukum mistis?

pengen nanya beberapa pertanyaan:
- apakah setiap gambarnya ditusuk, siapapun penusuknya, Arnita akan kesakitan?
- apakah dengan media lain, seperti boneka yang diibaratkan sebagai Arnita, atau bahkan tanpa media apa2 Sang Guru masih bisa menyakiti Arnita?
- apakah dengan media gambar orang lain, Sang Guru masih bisa menyakiti orang lain yang ada pada gambar tsb?
« Edit Terakhir: Desember 20, 2012, 12:01:49 AM oleh Biru Biru »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #2 pada: Desember 20, 2012, 05:32:06 AM »
pengen nanya beberapa pertanyaan:
- apakah setiap gambarnya ditusuk, siapapun penusuknya, Arnita akan kesakitan?

tidak

Quote (selected)
- apakah dengan media lain, seperti boneka yang diibaratkan sebagai Arnita, atau bahkan tanpa media apa2 Sang Guru masih bisa menyakiti Arnita?

bisa dengan boneka. bisa tanpa media. tapi jauh lebih sulit, mungkin akan 10 kali lebih sulit.

Quote (selected)
- apakah dengan media gambar orang lain, Sang Guru masih bisa menyakiti orang lain yang ada pada gambar tsb?

maksudnya bagaimana ya? maksudnya fotonya? ya tentu bisa.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #3 pada: Desember 20, 2012, 09:38:16 PM »
tidak

bisa dengan boneka. bisa tanpa media. tapi jauh lebih sulit, mungkin akan 10 kali lebih sulit.

maksudnya bagaimana ya? maksudnya fotonya? ya tentu bisa.

wah, berarti kunci sakitnya Arnita saat gambarnya ditusuk bukan karena Arnitanya yang memiliki kelainan dan bukan karena gambarnya juga. tetapi ini karena 'keahlian' si pelaku (Sang Guru) ya?
karena ada 'perbuatan yang lain' yang dilakukan oleh Sang Guru yang menyebabkan Arnita kesakitan, bukan hanya sekedar menusuk gambar pastinya. apakah 'perbuatan yang lain' tsb??
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #4 pada: Desember 21, 2012, 01:41:02 AM »
wah, berarti kunci sakitnya Arnita saat gambarnya ditusuk bukan karena Arnitanya yang memiliki kelainan dan bukan karena gambarnya juga. tetapi ini karena 'keahlian' si pelaku (Sang Guru) ya?

tentu saja. sama dengan ketika seorang pembunuh membunuh dengan pistol, maka bukan tembakan pistol itu yang membunuh, tapi karena keahlian si pembunuh dalam menembak, dan kelamahan yang ditembak dalam mengelak. kalau si pembunuh tidak tahu cara menggunakan pistol, maka bagaimana mungkin ia bisa membunuh dengan pistol?

Quote (selected)
karena ada 'perbuatan yang lain' yang dilakukan oleh Sang Guru yang menyebabkan Arnita kesakitan, bukan hanya sekedar menusuk gambar pastinya. apakah 'perbuatan yang lain' tsb??

prosedurnya adalah :

pertama, menyatakan bahwa gambar tersebut adalah korban
kedua, menusuk gambar tersebut

selesai

tidak ada perbuatan lain yang dilakukan, kecuali itu.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #5 pada: Desember 21, 2012, 10:31:00 AM »
Quote (selected)
tentu saja. sama dengan ketika seorang pembunuh membunuh dengan pistol, maka bukan tembakan pistol itu yang membunuh, tapi karena keahlian si pembunuh dalam menembak, dan kelamahan yang ditembak dalam mengelak. kalau si pembunuh tidak tahu cara menggunakan pistol, maka bagaimana mungkin ia bisa membunuh dengan pistol?

keahlian si pembunuh dalam menembak, menurut saya tidak sepenuhnya bisa disamakan dengan 'keahlian' Sang Guru dalam menusuk gambar.
kalau hanya sekedar menusuk gambar, saya pun termasuk ahli hehehe.. tusukan saya gak pernah meleset lho terhadap gambar  :). tapi kenapa si korban tak tersakiti ketika saya menusuk?
saya menyimpulkan bahwa Sang Guru memiliki 'keahlian lain' diluar keahliannya menusuk gambar. 'keahlian lain' tsb yang tidak dimiliki oleh saya.

untuk dapat menyakiti korban, 'keahlian lain' tsb tentu tak cukup jika hanya dimiliki, tapi juga harus dipraktekkan.
berdasarkan kesimpulan tsb, maka saya membuat kalimat ini:
Quote (selected)
karena ada 'perbuatan yang lain' yang dilakukan oleh Sang Guru yang menyebabkan Arnita kesakitan, bukan hanya sekedar menusuk gambar pastinya. apakah 'perbuatan yang lain' tsb??

dan pertanyaannya masih sama, apakah 'perbuatan yang lain' tsb??
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #6 pada: Desember 21, 2012, 01:10:02 PM »
Kutip dari: biru
dan pertanyaannya masih sama, apakah 'perbuatan yang lain' tsb??

masalahnya saya tidak melihat perbuatan lain, selain yang telah dijelaskan di atas.

seperti prosedur memindahkan sebongkah batu besar.

1. mengangkat batu tersebut dengan kedua tangan saya
2. berjalan ke tempa yang dituju
3. letakan batu di tempat tersebut.

dan batu itupun pindah

kemudian misalnya, anak saya yang baru berumur 10 tahun mencoba memindahkan batu tersebut dengan prosedur yang sama. ternyata anak saya tidak bisa memindahkanya. lalu dia curiga bahwa ada prosedur lain yang disebut dengan "perbuatan lain" itu. padahal, perbuatan lain yang mana? saya tidak melakukan perbuatan selain prosedur tersebut. satu-satunya alasan yang membuat anak saya tidak bisa memindahkan batu tersebut adalah karena dia masih kecil, tenaganya tidak memadai untuk memindahkan batu dengan prosedur yang sama dengan saya.

demikian pula, yang dilakukan oleh sang guru, perbuatan apa lagi yang dia lakukan selain dua perbuatan tersebut di atas? tidak ada. dia hanya berkata, "ini adalah Arnita" dan lalu dia menusuknya. sudahlah itu saja. tak ada perbuatan lainnya. salah satu yang menjadi alasan, ketika kita menusuk gambar seseorang, dan orang itu tidak merasakan apapun adalah karena daya dan sifat batin kita yang jauh lebih lemah dibanding sang Guru. adapun "daya" dan "sifat" bukanlah "perbuatan lain".
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #7 pada: Desember 21, 2012, 02:22:07 PM »
wah, berarti kunci sakitnya Arnita saat gambarnya ditusuk bukan karena Arnitanya yang memiliki kelainan dan bukan karena gambarnya juga. tetapi ini karena 'keahlian' si pelaku (Sang Guru) ya?
karena ada 'perbuatan yang lain' yang dilakukan oleh Sang Guru yang menyebabkan Arnita kesakitan, bukan hanya sekedar menusuk gambar pastinya. apakah 'perbuatan yang lain' tsb??

Kang biru-biru , mohon maaf kalo salah, selain menusuk gambar , sang guru juga melakukan daya cipta rasa ( Gak tau bahasa kerennya dari barat apa ^_^).
Hal seperti itu mungkin pernah tanpa sengaja dilakukan orang seperti misal sebagai contoh ketika waktu lagi zaman sekolah zaman nya cinta2an ^_^, ada cewek kecengan duduk ngebelakangin kita terus dalam pikiran sambil lihat cewek itu "Uh seandainya bisa menyentuh pundaknya sehingga dia bisa menoleh kepadaku" terus sambil mandang di ulang2, eh lama2 cewek itu nengok kebelakang kebingungan sambil nyentuh pudaknya.

Mungkin serupa tapi tak sama ^_^

diluar Mistis Adie pernah baca banyak menyangkut hal kayak santet seperti itu Kalo gak salah mengenai Teori kuantum yang bisa mencoba mengambil satu foton/atom terus mengirim sifat-sifatnya ke foton lain dalam waktu yang cepat, walaupun foton tersebut ada di sisi lain.

Terus ada yang menggunakan rumus E=MC2 misal santet kirim jarum ke target.
Penjabaran Jarum sama dengan MASA dan ENERGI sama dengan MASA,
Massa dan energi itu bisa saling berpindah tempat, jadi massa->Jarum tersebut diubah menjadi energi lalu dikirim ke dalam tubuh target lalu di dalam tubuh diubah lagi ke bentuk semula yaitu massa->Jarum

Mohon dikoreksi dan sharenya
« Edit Terakhir: Desember 21, 2012, 02:24:01 PM oleh kang radi »
 

Offline Rico

Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #8 pada: Juni 28, 2013, 03:00:52 AM »
Mencoba mengungkap hal mistis maupun keagamaan dengan logika adalah bukti orang yang kurang beriman. Nabi Muhammad SAW yang bertemu Allah SWT, Yesus Kristus yang bangkit dari kematiannya dan naik ke sorga dan Sang Buddha yang tubuhnya bisa memancarkan sinar apakah semua itu bisa dijelaskan secara ilmiah? Saya rasa bagi orang yang beriman dan bertaqwa ga bakalan bisa memberikan jawaban ilmiah tentang semua kejadian itu.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ketika Mistik dibawa ke ranah Ilmiah
« Jawab #9 pada: Juni 28, 2013, 03:23:21 AM »
selamat datang kang Rico!
semoga betah di forum ini..  :)



Mencoba mengungkap hal mistis maupun keagamaan dengan logika adalah bukti orang yang kurang beriman. Nabi Muhammad SAW yang bertemu Allah SWT, Yesus Kristus yang bangkit dari kematiannya dan naik ke sorga dan Sang Buddha yang tubuhnya bisa memancarkan sinar apakah semua itu bisa dijelaskan secara ilmiah? Saya rasa bagi orang yang beriman dan bertaqwa ga bakalan bisa memberikan jawaban ilmiah tentang semua kejadian itu.

bagi saya, justru ke-tidakberiman-an saya akan sesuatu akan membuat saya malas memikirkan hal tsb, malas mengilmiahkan hal tsb.
contohnya, saya termasuk yang tidak beriman dengan ketuhanan Yesus, maka saya tidak akan pernah mencoba mencari2 penjelasan ilmiah tentang ketuhanan Yesus.
saya percaya bahwa Yesus bukan tuhan, maka berdasarkan keimanan atau kepercayaan saya tsb, saya akan mencari penjelasan ilmiah yang membuktikan bahwa Yesus bukan tuhan.
berhasil atau tidak, itu tak jadi soal.

keimanan lah yang membuat seseorang menggebu2 untuk mencari penjelasan.
jika seseorang berupaya mencari penjelasan ilmiah mengenai sesuatu yang tidak diimaninya, menurut saya itu adalah perbuatan yang aneh.


oh ya kang Rico,,
menurut kang Rico dari mana datangnya iman? atau apa yg menyebabkan seseorang bisa beriman?
« Edit Terakhir: Juni 28, 2013, 03:28:25 AM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
12 Jawaban
31039 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 27, 2013, 10:14:57 AM
oleh patriana
0 Jawaban
1306 Dilihat
Tulisan terakhir November 16, 2014, 02:48:50 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
620 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2015, 10:14:24 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
973 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 18, 2015, 05:47:10 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1009 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2015, 09:12:38 AM
oleh ratna
1 Jawaban
472 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2015, 09:51:00 AM
oleh ratna
0 Jawaban
443 Dilihat
Tulisan terakhir April 15, 2015, 02:01:34 PM
oleh comicers
8 Jawaban
4871 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 20, 2015, 12:45:09 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
673 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2016, 10:29:02 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
164 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2017, 07:21:36 AM
oleh flair666

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan