Penulis Topik: Kekuatan Mistik Kata-kata  (Dibaca 4695 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Kekuatan Mistik Kata-kata
« pada: April 29, 2013, 02:16:02 PM »
Sesungguhnya dalam setiap kata-kata yang diucapkan oleh manusia itu terkandung kekuatan mistik. seberapa besar kekuatan mistik tersebut, bergantung dari kualitas batin orang yang mengatakannya. Adapun kata-kata yang ditulis, itu miskin dari kekuatan mistik. Tapi kekuatan mistik dari kata-kata yang ditulis itu akan muncul dari pikiran orang yang membacanya.

Nabi saw pernah bersabda, “An Nasihati Kas Sihrun” (nasihat itu bagaikan sihir”. Nasihat itu memiliki kekuatan mistik yang membuat orang mau melaksanakan hal-hal yang dinasihatkan. Tapi ketika orang berhati keras, menolak nasihat, sulit dinasihati, berarti ia tidak menerima stimulus nasihat itu sendiri. tapi di sisi lain, seringkali nasihat atau kata-kata ini memiliki kekuatan yang memaksa yang tidak sanggup untuk ditolak.

Ketika kaum Quraisy menentang keras Muhammad saw, dan mereka sedang menggunjing beliau di Mesjidil Haram, tiba-tiba datanglah Rasulullah dengan suara nyaring membacakan surah An Najm, memuat semua orang terdiam. Ketika sampai pada ayat yang terakhir “Maka sujudlah pada Allah dan sembahlah !” semua orang yang hadir di situ dengan serta merta sujud. Mereka tidak kuasa mengendalikan diri. Mereka tidak bermaksud bersujud, tetapi ada kekuatan gaib yang memaksanya untuk bersujud. Inilah gambaran, bagaimana adanya kekuatan mistik di dalam kata-kata yang diucapkan oleh manusia.

Bagi saya sendiri, tidak sulit menerima kebenaran kisah Rasulullah saw tersebut, karena banyak pengalaman telah menguatkan saya, diantaranya saya ceritakan sebagai berikut :

Pingsan karena kata-kata Sederhana

Sekelompok jin telah mengganggu hidup seorang perempuan bernama Maya. Mereka berusaha menguasai dan mengendalikan perempuan ini selama hampir dua tahun. Ketika saya mencoba menyelamatkannya, saya hampir celaka karena kalah sakti oleh jin-jin itu. Akhirnya saya lari ke Sang Guru dengan hati yang luluh lantak. Tapi kemudian Sang Guru memberi saya petuah dan membekali saya dengan pusaka energi shakti. Ketika saya kembali menemui Maya, kami beradu pandangan dan saya berkata kepadanya, “Kamu tahu siapa aku?” tiba-tiba Maya menjerit dan jatuh pingsan seketika.

Bukan kebetulan Maya pingsan. Saya tahu, apa yang terjdi padanya. Saat saya mengatakan “apakah kamu tahu, siapa diriku?” Maya yang sedang dikuasai oleh para makhluk jahat memandangku dengan tajam, ia mencoba menembus ke dalam batinku yang terdalam, mencoba menyelami siapa diriku. Seperti seseorang yang melihat sebuah lorong yang gelap, menjadi penasaran, ada apa di dalam lorong itu. Diapun masuk ke dalam lorong itu dengan cepat, lalu tiba-tiba dia menemukan cahaya yang menyilaukan mata dan membuat tubuhnya terhempas. Inilah yang membuatnya pingsan. Kata-kata sederhana itu telah mengantarkan Maya pada kejadian mistik yang membebaskannya dari pengaruh makhluk-makhluk jahat. Kata-kata yang sama tidak akan berpengaruh apa-apa apabila dikatakan oleh orang yang berbeda atau bila waktu itu Sang Guru belum memberikan restunya kepada saya.

Perintah Untuk Sembuh

Ketika adikku sakit keras, saya berkata kepadanya, “Sembuhlah, jangan sakit terus! Sembuh ya!” dan saya mengulang kata-kata saya sampai adik saya menjawab “ya!”. saya memintanya sembuh seolah-olah sakit dan sehat itu seperti suatu perbuatan, sehingga saya bisa memerintahnya “duduklah!” atau “berdirilah!”. Dan ketika adik saya menjawab, “ya!” saya melihat dia bergerak menuju kesembuhan.

Di waktu lain, saya bertemu dengan orang yang juga sedang sakit parah. Secara mistik, saya memahami bahwa dia sakit oleh karena kemauannya sendiri. kekuatan batinnya telah menyerap cairan-cairan tertentu di dalam tubuhnya, sehingga cairan yang diperlukan tubuh itu raib dan membuatnya sakit. Saya mohon ampun kepada Allah, bila yang saya katakan ini keliru. tapi inilah yang saya fahami. Dia telah berobat ke sana kemari. Tapi belum juga sumbuh. Dan seandainya saya berkata, “Mulai sekarang kamu jangan sakit lagi, sembuhlah ya!” dan dia menjawab, “ya, siap! Saya akan sembuh hari ini!” niscaya dia akan segera sembuh. Tapi saya tidak bisa memerintahnya untuk sembuh. Kenapa? Karena batin saya tidak dapat menembus batinnya. Sehingga bila saya mengatakan perintah itupun, niscaya perintah saya itu hanyalah kata-kata yang miskin akan kekuatan mistik yang dapat menggerakan dia untuk berhenti menyakiti dirinya sendiri. oleh karena itu, walaupun saya prihatin atas keadaannya, saya hanya bisa terdiam.

Padahal dia ini seorang juru dakwah, ahli agama, tapi kenapa dia menyakiti dirinya sendiri? dia sendiri tentu tahu, bahwa haram hukumnya menyakiti dirinya sendiri. (saya mohon ampun kepada Allah, apabila yang saya katakan tentangnya adalah keliru, tapi ini adalah analisa saya). Tapi dia tidak menyadari telah menyakiti dirinya sendiri, semua itu terjadi di alam bawah sadarnya. Oleh karna ketidak tahuan, semoga Allah mengampuninya.

Seandainya waktu itu saya berkata kepadanya, “Janganlah kamu menyakiti dirimu sendiri!” mungkin dia akan marah dan merasa di tuduh melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan. Tapi bila sya mengatakan itu kepada saudara dekat saya, maka dia akan mengiyakan, karena dia mengerti bahwa kata-kata saya mengandung arti bantuan untuk melakuan renovasi terrhadap gerak batinnya.

Tak Berdaya Menolak Ajakan Shalat

Di lain waktu, Koswara seorang preman tukang mabuk, gemar kelahi, mencuri dan main perempuan, saya bertanya kepadanya. “Apakah kamu tidak ingin bertaubat?” Koswara menjawab, “sebenarnya saya pernah ingin bertaubat, dan saya mendatangi seorang kyai. Lalu saya berterus terang bahwa tubuh saya ini penuh tato. Kyai itu mengatakan orang yang tubuhnya ditato itu dilaknat Allah selama tato itu belm dihapus. Jadi kalau saya tobat saya harus menghapus tato. Saya tidak sanggup, soalnya menghapus tato itu susah dan menyakitkan. Ya udah, kepalang basah, saya lajutkan kehidupan saya di duni hitam.” Demikian jawab Koswara.

“Tidak begitu, yang penting hatimu yang tidak ditato. Bertaubatlah segera sebelum terlambat, pergilah mengambil wudhu dan marilah kita shalat!” demikian kata saya.

Koswara terdiam saja, ia malah rebahan di atas kasur, bermalas-malasan dan tampaknya tak ada sedikitpun tanda-tanda ia bergerak hendak menjalannkan shalat.

“Ayo!” kata saya.

“Enggak ah, malas!” jawab Koswara.

“Ok, kalau gak mau shalat gak apa-apa, tapi coba angkat tanganmu ke atas!”

“Buat apa?” tanya dia.

“Angkat saja, rentangkan ke atas!”

Koswara mengangkat tanganya sambil rembahan. Kelima jarinya menunjuk ke arah langit-langit kamar.

“Turunkan! …angkat lagi! Tarik nafasmu pelan-pelan, keluarkan pelan-pelan, bangkit dan duduklah!” kata saya.

Dengan serta merta Koswara duduk. Saya lanjutkan, “Tarikan nafasmu! Tahan, bacalah dalam hati subhanallah, alhamdulillah, laa ilaha ilallah, keluarkan pelan nafas pelan-pelan… berdirilah!”

Dengan serta merta Koswara berdiri. Dan saya berkata lagi, “Pergilah mengambil wudhu!”

Koswara dengan mata yang berbinar memandang saya, lalu dia tertawa terbahak-bahak. Saya tahu apa yang dia rasakan. Dia merasakan geli di seluruh tubuhnya. Dan ia meraskan hal yang aneh dan mengherankan. Ketika ia mendengar perintah saya untuk mengambil wudhu, ia mengira bahwa dirinya masih enggan dan malas untuk melakukannya. Tapi ia heran, karena keengganan dan kemalasan itu tidak lagi dia temukan di dalam dirinya, entah kemana perginya. Itulah juga yang membuatnya ingin tertawa. Terpikir pula olehnya hendak menolak perintah saya, tapi setiap kali mencoba menolak seluruh tubuhnya seperti digelitik dan ada suatu dorongan yang kuat dalam dirinya untuk lebih memilih melaksanakan apa yang saya perintahkan. Dia tidak bisa menguraikan perasaannya sendiri, oleh karena itu dia hanya tertawa dalam seribu satu makna dan perasaan yang aneh. Tapi saya mengerti sepenuhnya apa yang dia alami. Dia tidak bisa lagi menolak apa yang saya katakan. Dia pun bergegas pergi mengambil wudhu. Dan kami shalat bersama.

Kesimpulan

Cerita-cerita itu saya sampaikan karena bemaksud untuk menyampaikan pesan agar para pencari ilmu berhenti terobsesi oleh ilmu pengetahuan. Mereka yang terbosesi dengan ilmu pengetahuan ini kemudian belajar melalui kata-kata, dan mengajar melalui kata-kata, tanpa sadar bahwa kata-katanya hampa dari cahaya, yaitu kekuatan mistik itu.

Terutama dalam hal belajar agama dan filsafat, janganlah terbuai oleh  teori yang dipenuhi oleh kata-kata, seperti orang yang terbuai oleh cerita manisnya madu, tapi tak pernah bisa memberikan madu pada Anda. Dengan begitu, selamanya Anda hanya bisa mengkhayalkan manisnya madu, tanpa benar-benar menikmati manisnya madu.

Buku adalah jendela dunia. Hal yang mulia dan bermanfaat bila kita semua tekun membaca buku. darinya seseorang mengumpulkan ilmu pengetahuan. Tapi ilmu agama adalah ilmu yang membuat seseorang keluar dari tempat gelap menuju tempat terang, oleh karena itu harus selalu diperiksa dari kegelapan mana kita telah berlalu, di dalam cahaya mana kita sedang berada, dan kepada cahaya mana kita menuju. Maka jangan hanya mencoba menemukan pengetahuan dibalik kata-kata, tapi temukan pula seberapa bobot kekuatan mistik yang terkandung di dalamnya. Artinya, seberapa kuat kata-kata itu mendorong kita keluar dari kegelapan menunju cahaya yang lebih terang?

Singkatnya, pesan saya adalah “Jangan hanya mencari ilmu, tapi temukan pula hikmah!”

Allah menganugrahkan al hikmah  kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia telah dianugrahi kebaikan yang banyak. Dan tidaklah berdzikir, kecuali ulil albab. (Q.S 2:269)

Dalam hal ini, hikmah itu bukan merupakan teori yang diyakini oleh seseorang, melainkan perpindahan rohani secara praktis dari alam kegelapan, yang di dalamnya pengetahuan dan kebahagiaan merupakan hal yang mustahil, kepada cahaya yang bersifat akal, yang di dalamnya pengetahuan dan kebahagiaan dicapai bersama-sama. (Siti Maryam, Rasionalitas Pengalaman Sufi, hal. 52)
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Mistik Kata-kata
« Jawab #1 pada: April 30, 2013, 12:03:45 AM »
apa Kekuatan Mistik Kata-kata itu bisa dikatakan sama dengan hipnotis ?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Mistik Kata-kata
« Jawab #2 pada: April 30, 2013, 10:41:39 AM »
sama.

jadi, daya hipnotis itu ada dalam setiap kata-kata yang diucapkan secara langsung oleh seseorang.

dulu, saya menyuruh Muwahid menyampaikan materi krachtology dalam beberapa kali pertemuan kepada para murid baru. Muwahid mempersiapkan materi dalam bentuk tulisan. pada saat pertemuan Muwahid membagikan artikel yang telah ditulisnya itu, tapi tidak menerangkannya secara langsung. saya menegurnya, "bacakan dan jelaskanlah!".

"Apa yang harus dijelaskan? semuanya sudah jelas dalam artikel itu, dan mereka bisa baca sendiri!" jawab Muwahid.

dia belum mengerti, bahwa bagi orang lain membaca tulisan Muwahid dengan mendengar lansung suaranya mempunyai perbedaan pengaruh yang besar. getaran suara dari kta-kata kita, akan lebih menembus batin seseorang dari pada tulisan yang kita tinggalkan di atas kertas.

Rasulullah bersabda, "Pelajarilah al Quran sebelum diangkat oleh Allah!"

Sahabat bertanya, "Bagaimana diangkat oleh Allah, sedangkan kami memiliki  catatan?"

Rasulullah marah, dan ada sahabat melaporkan, "kami tidak pernah melihat Rasul marah semarah itu".

Rasulullah berkata,"Bukankah di tengah kalian sudah ada catatan Taurat, Injil dan Zabur?"

"ya", jawab sahabat.

"Sesungguhnya diangkatnya ilmu bukanlah dihilangkan catatannya, melainkan diwafatkannya ulama."

kalau tidak salah, hadits tersebut ada di dalam Tirmidzi.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Mistik Kata-kata
« Jawab #3 pada: April 30, 2013, 11:51:31 AM »
Quote (selected)
daya hipnotis itu ada dalam setiap kata-kata yang diucapkan secara langsung oleh seseorang

 APa dalam setiap kata-kata yang diucapkan secara langsung oleh seseorang itu selalu ada daya hipnotis?
Apa Kekuatan Mistik Kata-kata itu perlu dilatih ?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Mistik Kata-kata
« Jawab #4 pada: April 30, 2013, 08:00:30 PM »
APa dalam setiap kata-kata yang diucapkan secara langsung oleh seseorang itu selalu ada daya hipnotis?
Apa Kekuatan Mistik Kata-kata itu perlu dilatih ?

betul. dalam setiap kata-kata yang diucapkan oleh siapapun itu terkandung daya mistik. boleh dikatakan, setiap ucapan adalah mistik. tapi kadar kekuatan mistik setiap orang itu berbeda-beda.

setelah memahami hukum mistik yang terkandung di dalam kata-kata, maka saya tidak berani lagi berkata sembarangan, seprti kalau anak sedang nakal, saya tidak berani bilang, "kamu nakal ya!" atau kalau anak naik ke pohon, tak berani berkata serupa "awas, nanti kamu jatuh!"

kakek saya prnah mengatakan kepada seseorang "kok kamu seperti orang gila". besoknya orang itu gila beneran.

waktu kebun kacangnya dirusak orang dengan cara dicabuti sampai ke akar-akarnya, kakek saya berkata, "aduh kasihan, itu sma saja seperti mencabuti rambutnya sendiri!" besoknya penduduk kampung gempar, karena ada perempuan yang tiba-tiba gundul, saat menyisir, rambutnya rontok semua. jadi, hati-hati dengan yang kau ucapkan keapda anak istrimu, itu bisa membahayakan mereka! apalagi kalau kita sedang tekun-tekunnya berlatih krachtology. bahkan sebelum dikatakan, apa yang kita pikirkan akan terjadi dengan cepat. contoh, saya melihat anak-anak sedang naik pohon jambu, dan saya berpkir, "duh, bagaimana kalau anak ini jatuh?" eh secara tiba-tiba ada energi dari kedua mata saya melesat, menyentuh dan menggulung anak itu, lalu jatuhlah si anak. di waktu lain, ada anak sedang berdiri di tengah-tengah majelis taklim. dan saya teringat kepada jurus lima putar. eh tiba-tiba si anak berputar-putar dengan kencang sampai ambruk. ibunya berteriak-teriak mengingatkan, "Dinda, kamu jangan muter-muter kayak gitu, nanti pusing!" dia tidak tahu, si anak tidak berputar karena keingiannya, tapi karena terputarkan oleh energi yang terpancar dari diri saya. itu baru dipikirkan, bagaimana kalau yang dikatakan. maka berhati-hatilah dengan yang kita katakan. maksudnya, biasakan berhati-hati, walaupun daya mistik kata-kata kita tidak terlalu kuat. kalau kita sudah terbiasa menjaga kata-kata dan pikiran kita, kelak kalau kita diperkenankan memiliki daya mistik yang kuat, kata-kata dan pikiran kita tidak akan membahayakan orang lain.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Kekuatan Mistik Kata-kata
« Jawab #5 pada: Mei 02, 2013, 06:46:30 AM »
kakek saya prnah mengatakan kepada seseorang "kok kamu seperti orang gila". besoknya orang itu gila beneran.

waktu kebun kacangnya dirusak orang dengan cara dicabuti sampai ke akar-akarnya, kakek saya berkata, "aduh kasihan, itu sma saja seperti mencabuti rambutnya sendiri!" besoknya penduduk kampung gempar, karena ada perempuan yang tiba-tiba gundul, saat menyisir, rambutnya rontok semua. jadi, hati-hati dengan yang kau ucapkan keapda anak istrimu, itu bisa membahayakan mereka! apalagi kalau kita sedang tekun-tekunnya berlatih krachtology. bahkan sebelum dikatakan, apa yang kita pikirkan akan terjadi dengan cepat. contoh, saya melihat anak-anak sedang naik pohon jambu, dan saya berpkir, "duh, bagaimana kalau anak ini jatuh?" eh secara tiba-tiba ada energi dari kedua mata saya melesat, menyentuh dan menggulung anak itu, lalu jatuhlah si anak. di waktu lain, ada anak sedang berdiri di tengah-tengah majelis taklim. dan saya teringat kepada jurus lima putar. eh tiba-tiba si anak berputar-putar dengan kencang sampai ambruk. ibunya berteriak-teriak mengingatkan, "Dinda, kamu jangan muter-muter kayak gitu, nanti pusing!" dia tidak tahu, si anak tidak berputar karena keingiannya, tapi karena terputarkan oleh energi yang terpancar dari diri saya. itu baru dipikirkan, bagaimana kalau yang dikatakan. maka berhati-hatilah dengan yang kita katakan. maksudnya, biasakan berhati-hati, walaupun daya mistik kata-kata kita tidak terlalu kuat. kalau kita sudah terbiasa menjaga kata-kata dan pikiran kita, kelak kalau kita diperkenankan memiliki daya mistik yang kuat, kata-kata dan pikiran kita tidak akan membahayakan orang lain.

Dahulu sampai dengan sekarang dikampung kelahiran saya, kalau ada orang melakukan aktifitas yang berbahaya dengan sengaja untuk sekedar main-main, orang-orang sering mengingatkan dengan kata-kata seperti ini " Awas! kalau ada WALI lewat!" mengandung arti jangan melakukan hal berbahaya seperti itu jika kebetulan oleh seorang Waliyullah yang melihat, maka kamu akan menemui bahaya beneran!

Kemungkinan seperti itukah maksudnya?
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2972 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 03, 2017, 04:50:30 PM
oleh Kang Asep
9 Jawaban
3191 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2012, 01:38:28 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
4046 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2015, 12:59:23 AM
oleh Monox D. I-Fly
4 Jawaban
3924 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 19, 2013, 10:18:51 AM
oleh Awal Dj
1 Jawaban
2201 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 21, 2013, 09:06:56 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1499 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 24, 2013, 12:11:50 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1548 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2013, 10:12:18 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
1603 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2016, 05:10:06 PM
oleh Ziels
0 Jawaban
687 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2016, 07:37:03 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
87 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 04, 2017, 02:10:28 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan