Penulis Topik: Keheningan Meditasi  (Dibaca 2896 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline A.R

Keheningan Meditasi
« pada: Agustus 05, 2012, 04:17:43 PM »

Dengan memperhatikan nafas yang keluar masuk secara terus menerus, kemudian pikiran mencapai keheningan. Dalam keheningan ini, batin melepaskan segala ketegangannya yang berarti juga melepaskan ketegangan jasmani. Tubuh batin yang senantiasa bekerja siang dan malam, dalam keheningan itu keduanya bersitirahat secara sempurna. Tiada lagi pikiran-pikiran yang menyakitkan, tanpa kebencian, kemarahan, rasa jengkel dan kesedihan. Bersama lenyapnya hal-hal tersebut lenyap pula segala keindahan, kegembiraan, kesenangan, cinta, kegaguman, rasa asyik, dan segala bentuk kenikmatan. Tanpa suka maupun duka, tanpa menghendaki maupun menolak, tanpa cinta maupun kebencian,  dan tanpa usaha yang dilakukan. Bila ada sesuatu yang disebut usaha, maka satu-satunya usaha dalam keheningan itu adalah “tanpa usaha”. Tanpa rasa keindahan. Dan bila ada sesuatu yang disebut indah, satu-satunya keindahan keheningan meditasi adalah “tiadanya keindahan”.

Bagaimanakah rasanya tidur nyenyak? Pahit ataukah manis? Menyenangkan atau membencikan? Enak atau tak enak? Menyegaran ataukah meletihkan? Tanpa suatu  objek disadari, tanpa suatu perasaan dirasakan, tanpa sebarang pikiran, tanpa sebarang pengetahuan, inilah tidur yang nyenyak. Jika ada satu hal yang bisa disebut perasaan dalam tidur nyenyak, adalah perasaan “tanpa perasaan”. Tiada suatu kebahagiaan yang dirasakan. Jika ada hal yang harus disebut kebahagiaan adalah “tiadanya penderitaan”. Setelah bangun dari tidurnya yang nyenyak, barulah dapat dirasakan perasaan menyegarkan, menyenangkan, enak, dan nikmat, sehingga tahulah bahwa tadi malam ia nya tidur dengan nyenyak. Seperti itu pulalah keheningan dalam meditasi.

Walaupun memiliki kemiripan, tapi ada perbedaan antara keheningan meditasi dengan tidur nyenyak,yaitu adanya satu objek yang disadari didalam keheningan itu. Sementara di dalam tidur nyenyak, tiada sebarang kesadaran. Sehingga, terjaga dari tidur yang nyenyak adalah “bangkit” dari keadaan tanpa sadar menjadi keadaan sadar. Adapun batin yang beranjak dari keheningan meditasi adalah “melepaskan pikiran” dari satu objek meditasi kepada banyak objek kesadaran.

Bahagialah mereka yang selalu dapat tidur nyenyak, karena akan selalu memperoleh anugrah kehidupan yang sehat dan menyegarkan. Bahagia pulalah mereka yang mudah mencapai keheningan meditasi, karena akan dengan mudah menccapai kedamaian dan dapat tidur dengan nyenyak. Keheningan itu sendiri, merupakan anugrah yang besar yang bisa dicapai manusia melalui usaha dan pengorbanan. Diantara seribu satu macam korban, meditator berkorban nafas. Dengan menarik dan menahan nafas, menetapkan cipta di dalam nafas yang tertahan serta pusat-pusat energi, mediator berkorban. Dari korban, turunlah hujan “anugrah” keheningan meditasi.

Pikiran yang lelah, hendaknya mencari tempat untuk beristirahat. Dengan perhatian terhadap tubuh yang bergerak, secara bertahap pikiran di bawa ke pada “tempat istirahat” yang aman, nyaman dan tenang. Maka, siapa orang yang selalu meluang waktu untuk menyatukan kesadaran dengan gerak tubuhnya, ia menuju kepada keselamatan yang besar. Tubuh yang bergerak itu, berhenti pada titik tuma`ninah. Dan karena pikiran menyadarinya, pikiran ikut serta bertuma`ninah. Maka, shalatlah dengan tuma`ninah. Ini adalah pintu gerbang menuju kehehingan. Jikalah tak dapat mencapai keheningan secara sempurna, maka capailah keheningan secara perlahan, setahap demi setahap. Karena batin akan mengikuti jalannya yang pasti.   

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1002 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 27, 2013, 07:07:47 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
429 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:14:02 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
400 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 18, 2016, 08:53:13 AM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1953 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 22, 2016, 08:15:54 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
258 Dilihat
Tulisan terakhir September 02, 2016, 02:20:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
159 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2016, 10:43:09 AM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
137 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2016, 07:29:43 PM
oleh Sultan
Keheningan

Dimulai oleh Kang Asep Puisi

0 Jawaban
135 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 05, 2016, 09:21:41 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
283 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2017, 12:21:13 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
252 Dilihat
Tulisan terakhir April 16, 2017, 06:20:23 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan