Penulis Topik: Empat Sebab Kematian  (Dibaca 317 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9458
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 472
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Empat Sebab Kematian
« pada: Januari 04, 2017, 11:31:54 PM »
terdapat empat sebab kematian :

1) habisnya umur
2) habisnya kehendak
3) kehendak
4) habisnya umur dan kehendak

contoh yang mati karena habisnya umur :

orang yang meninggal karena usia tua. walaupun seseorang ingin tetap hidup, tetapi kondisi jasmaninya sudah tidak memungkinkan.

contoh yang mati karena habisnya kehendak :

orang yang telah kehilangan semangat hidup. sebenarnya kehidupan ini ditopang oleh kehendak. tanpa kehendak, maka matahari tidak akan bersinar, bumi tidak akan berputar, manusia tidak akan bergerak. demikian pula, seseorang yang kehilangn semangat hidup, dia akan mati sebelum umurnya habis.

ada dua jenis kematian karena habisnya kehendak. yang pertama karena kebijaksanaan. kedua karena kebodohan. contohnya karena kebijaksanaan adalah orang-orang suci yang telah melenyapkan segala nafsu keduniawiannya, maka dia akan segera kembali kepada Tuhannya. sedangkan habisnya kehendak karena kebodohan contohnya karena berputus asa terhadap kehidupan, lalu menarik diri dari kehidupan. ini dapat terjadi pada seseorang yang sangat kecewa pada sesuatu.

Contoh yang mati karena kehendak : orang yang mati bunuh diri, dibunuh,  kecelakaan, atau dengan kehendak kuat untuk meninggalkan kehidupan dunia. orang yang mati karena bunuh diri dilakukan oleh orang-orang yang berjiwa sakit. sedangkan pada zaman nabi Musa as. sekelompok orang diperintah membunuh diri untuk menebus dosa-dosa mereka. orang yang mati dibunuh atau karena kecelekaan, itu karena kehendak orang lain. sedangkan orang yang meninggal dunia karena sangat berkehendak meninggalkan kehidupan duniawi hanya dilakukan oleh orang-orang suci. hampir mirp dengan tindakan bunuh diri. bedanya, tidak berdasarkan oleh kesalah-fahaman, kebodohan atau keputus-asaan terahdap dunia. kasus syekh Siti Jenar dapat menjadi contoh yang terakhir ini.

syekh Siti Jenar memiliki mematikan dirinya sendiri atas kehendak  Tuhan. kejadian ini membuat takjub para wali dan membuat mereka sadar bahwa yang diajarkan oleh Syekh Siti Jenar itu selama ini memang benar[1].

Sedangkan contoh yang keempat adalah mereka yang wafat, dan kehendaknya akan kehidupan habis tepat pada saat ajalnya. Sakaratul maut menjdi cara terakhir baginya untuk melenyapkan segala nafsunya akan kehidupan duniawi. 
 1.  Agus Wahyudi, "Silsilah dan Ajaran Makrifat Jawa", hal 86
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
2500 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 16, 2013, 09:11:41 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2798 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2012, 09:09:31 PM
oleh Kang Asep
22 Jawaban
4546 Dilihat
Tulisan terakhir November 01, 2014, 03:18:14 PM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
1186 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2014, 09:08:31 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1124 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 02, 2014, 09:58:53 PM
oleh Ridz Arefy
0 Jawaban
524 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 08, 2014, 09:44:12 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
839 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 16, 2015, 03:51:47 PM
oleh Muhammad Aseffudin
1 Jawaban
1003 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 12, 2015, 03:38:01 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
96 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2018, 07:50:20 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
55 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2018, 04:57:52 PM
oleh comicers

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan