Penulis Topik: Antara Meditasi Ilmu dan Chakra  (Dibaca 2062 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Antara Meditasi Ilmu dan Chakra
« pada: Januari 30, 2014, 08:48:15 PM »

Muladhara dan Kundalini

Alih-alih difungsikan sebagai cara untuk mengubah diri, atau membangkitkan kekuatan-kekuatan supranatural, meditasi ilmu berfungsi sebagai cara untuk memahami diri. Sedangkan perubahan atau bangkitnya kekuatan-kekuatan supranatural, merupakan keniscayaan dari pemahaman tentang diri tersebut.

Meditasi ilmu berarti : lihat dan perhatikan kondisi tubuh-batin Anda sekarang ini, apabila Anda tidak cukup mengerti kondisi tubuh batin Anda saat ini, maka seyogyanya Anda memusatkan perhatian terhadap objek nafas, atau objek utama Meditasi. Objek nafas bisa menjadi “wakil” dari tubuh-batin yang perlu difahami, dan Anda bisa mulai belajar memahami diri dengan cara mulai memahami objek nafas tersebut.

Selanjutnya Anda akan memahami adanya objek nafas yang diperhatikan, subjek yang memperhatiakn dan objek lain yang menghambat perhatian terahadap nafas. Selanjutnya, sadari sepenuhnya apabila muncul pemikiran-pemikiran, kehendak berpikir, kesadaran akan kehendak untuk berpikir, kemarahan, atau rasa kesal terhadap objek fisik maupun mental tertentu. Tidak ada yang perlu dilakukan selain memperhatikan, menyadari, mengamati dan memahami objek-objek tersebut.

Pemahaman diri adalah jalan menuju kesucian. Apabila kesucian itu tercapai, berdasarkan teori-teori Kundalini, maka kesaktian pun tercapai. Sebab, terhadapnya energi kundalini yang dahsyat itu adalah akibat adanya perbuatan dosa. Otomatis, apabila seseorang suci, dia bersih dari dosa. Ini berarti bersihnya hambatan Energi Shakti, sehingga meditasi ilmu sebenarnya merupakan “jalan lain” dari teknik membangkitkan energi Kundalini. Tetapi diri Anda tidak dapat dipahami hanya dengan cara membaca teori-teori tentang manusia dari buku-buku, melainkan Anda harus menyadarinya dan mengamatinya langsung pada tubuh-batin Anda sendiri. Anda tidak akan mengerti apa yang ditulis buku-buku itu tentang kedalaman tubuh-batin manusia, apabila Anda tidak berupaya untuk melihat maknanya di dalam tubuh-batin Anda sendiri, sehingga Anda seperti orang yang buta di tengah megahnya warna-warni dunia. Anda tidak dapat memahami apa yang dikatakan orang lain tentang dirinya, apabila Anda tidak memahami apa yang ada di dalam diri Anda sendiri. Bagaimana Anda dapat memahami kesedihan orang lain, bila Anda tidak pernah merasakan sendiri, bagaimana itu bersedih ? semakin dalam Anda memahami diri sendiri, semakin dalam Anda memahami orang lain. Apa yang diajarkan oleh guru meditasi Anda disesuaikan dengan sejauh mana seseorang telah melihat fenomena di dalam dirinya sendiri.

Bandingkan cara, sifat dan fungsi meditasi ilmu di atas dengan Meditasi Chakra, yaitu meditasi yang digunakan untuk mengembangkan energi-energi shakti atau membangkitkan kekuatan-kekuatan chakra manusia! dalam meditasi chakra, biasa guru pembimbing akan menjelaskan tentang teori tujuh chakra yang berawal dari chakra dasar (Muladhara) hingga chakra mahkota (Sahasrara) yang ada di puncak kepala. Akan dijelaskan pula kepada Anda teori Kundalini, kisah sang dewi ular yang tidur diantara dubur dan kemaluan Anda. Membangkitkan kesaktian, berarti membangunkan sang dewi ular ini agar ia begerak merambat menuju chakra mahkota. Bila energi Kundalini ini mencapai chakra mahkota, bisa dikatakan Anda memiliki kesaktian yang sempurna yang bisa dicapai oleh manusia.

Kisah Sang Dewi Ular yang dapat memberi Anda sebuah kekuatan yang luar biasa dahsyat, itu bisa memukau Anda, memberi semangat serta mendorong Anda cenderung untuk mempercayainya. Tetapi sebenarnya Anda tidak atau belum bisa melihat sendiri Sang Dewi Ular tersebut, baik ketika tidurnya maupun ketika dia bergerak. Para guru sering mengatakan kepada para murid, “Chakra Anda sudah aktif!”. Dan para murid mempercayainya, tanpa melihat sendiri, apakah chakranya benar-benar sudah aktif atau tidak. Coba sekarang ini, saat ini dan di sini, Anda cari dan temukan Kundalini, yang katanya berbentuk tiga setengah lingkaran di antara dubur dan kemaluan Anda! apakah Anda bisa melihatnya sendiri atau merasakannya ? Apakah Anda bisa merasakan pergerakannya ? Belum tentu Anda melihat atau merasakannya. Bahkan orang yang telah puluhan tahun bergelut dengan ilmu-ilmu mistikpun belum tentu bisa melihat Kundalini dan ketujuh chakra ini. Seperti para mistikus jawa tulen, yang tidak dicampuri dengan budaya India, misalnya para ahli santet yang mampu melakukan aksi-aksi Mistik santet, sementara mereka tidak pernah kenal dengan nama chakra, apalagi Kundalini. Ini membuktikan bahwa berkembangnya kesktian tidak selalu beriringan dengan pengetahuan tentang chakra. Bahkan sebagian orang menganggap keberadaan chakra itu hanya tahayul atau mitos belaka. Seorang praktisi meditasi Buddhis pernah berkata kepada saya, “Di mana chakra-chakra itu bisa kita temukan, apakah dokter bisa menemukan chakra dalam tubuh manusia, apabila dia membedahnya ? walaupun tubuh manusia dibelah, kita tidak akan menemukan apa yang mereka sebut “chakra”. Bagi sebagian praktisi meditasi, teori-teori chakra itu ibarat kisah tentang malaikat, sorga dan neraka. Dan itu menjadi keyakinan banyak orang, tidak berarti bohong, dan juga mereka tidak tahu pasti,  tetapi sebagian praktisi meditasi itu lebih menyukai hal-hal yang lebih pasti, yang bisa dilihat dan dibuktikan sendiri. Banyak orang yang memiliki kekuatan supranatural tinggi, mahir dan terampil berbicara tentang teori chakra-chakra, tetapi sebenarnya dia sendiri tidak pernah melihat chakra-chakra itu, melainkan hanya di dalam keyakinannya saja.

Bandingkan meditasi chakra dengan meditasi ilmu, pertama-tama Anda hanya perlu memperhatikan objek nafas. Lalu Anda fahami perbedaannya, nafas masuk dengan nafas keluar dengan cara katakan dalam batin Anda “masuk, masuk, masuk” ketika nafas Anda masuk. Dan katakan dalam hati “keluar, keluar, keluar” ketika nafas Anda berhembus keluar. Anda bukan hanya memahami perbedaan nafas masuk dan keluar, tapi Anda memahami langsung, menyadari langsung, mengalami langsung “saat ini di sini” nafas yang masuk dan keluar. Lalu perhatian, apa yang membuat perhatian Anda menyimpang dari objek nafas! Apakah Anda bisa memperhatikan, menyadari, mengamati dan memahami semua itu secara langsung pada diri Anda sendiri ? semestinya bisa. Karena ini bukan lagi soal cerita chakra-chakra yang Anda tidak bisa melihatnya sendiri, tapi semua objek meditasi ilmu adalah hal yang bisa diamati langsung oleh diri Anda.
« Edit Terakhir: Januari 30, 2014, 09:08:56 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2345 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 09, 2013, 10:13:31 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1862 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 13, 2013, 11:45:44 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2079 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 27, 2013, 01:50:41 PM
oleh Kang Asep
8 Jawaban
3457 Dilihat
Tulisan terakhir November 03, 2013, 06:52:35 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1234 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 14, 2014, 12:18:00 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
2370 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2015, 06:13:46 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
606 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2015, 12:17:09 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
936 Dilihat
Tulisan terakhir September 27, 2015, 07:29:25 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
739 Dilihat
Tulisan terakhir April 16, 2017, 06:20:23 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
49 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 12, 2018, 07:09:45 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan