Penulis Topik: Ya tapi Tidak  (Dibaca 635 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ya tapi Tidak
« pada: Pebruari 28, 2015, 09:34:37 AM »

Ini rangkuman alur berpikir Agams.

Kutip dari: kang_asepr
Kutip dari: Agams;2323800
Coba antum fahami lagi pelan2 bacanya...
Kalau lah memang ulil 'amri itu adalah tempat nya keputusan dlm perbedaan pendapat pd umatnya, kenapa perintah kembalinya urusan tsb kepada Allah dan RasulNya.? Kenapa tdk disuruh tanyalah kepada ulil 'amri diantara kamu..? Bukankah antum katakan ulil 'amri itu harus orang yg 'alim, bersih dan semua yg baik2...?
Itu menandakan, ulil 'amrinya yg berbeda pendapat dgn umatnya sehingga tdk ada keputusan kecuali kembali kepada Allah dan RasulNya.
Urut2an nya kan, taatlah kepada Allah dan RasulNya dan juga kepada ulil 'amri diantara kamu, lalu bila kamu berselisih...koq kembalinya kpd Allah dan RasulNya..? Sedangkan ulil 'amri itu berada diantara kamu..?

Kutip dari: Kang_Asepr;2323804
Jadi, jika ada ayat dalam al Quran yang menyuruh kita bertanya kepada suatu pihak, anda akan mengakui pihak itu yang secara syar`i berwenang memutuskan perkara ?
Kutip dari: Agams;2323807
Tentu akan saya akui...
Kutip dari: Kang_Asepr;2323809
jika demikian, Anda harus mengakui bahwa pihak yang secara syar`i berwenang memutuskan perkara adalah "ahli dizkr". karena Allah swt berfirman, "fasaluu ahla dzikr in kuntum la ta`lamuun!" (bertanyakan kepada Ahli Dikr, jika kamu tidak tidak mengehui). Apakah Anda pernah baca ayat seperti itu dalam al Quran ? dan apakah Anda skarang mengakui bahwa Ahli Dzikr adalah pihak yang berwenang memutuskan perkara ?
Kutip dari: Agams;2323813
Oh Itu so pasti sekali, makanya kan saya mengajak antum untuk merujuk pd ulama kl mau bahas masalah agama....jgn modal logika doang....ntar jd ilmu logika bukan ilmu agama namanya.
Kutip dari: Kang_Asepr;2323814
maaf. bukannya saya ingin menyusahkan Anda. saya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak". jadi saya ulangi pertanyaan saya.
[COLOR="silver"]- - - Updated - - -[/COLOR]
sekali lagi, saya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak". apakah antum mengakui bahwa ahli dzikr adalah pihak yang berwenang untuk memutuskan perkara ?

Kutip dari: Agams;2323823
"Tidak" dan penjelasan nya  sudah saya paparkan di atas.
Apakah saya telah membuat rangkuman yang benar ?
Apakah Anda tidak merasakan ada pertentangan di dalam pemikiran Anda sendiri ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags: error logic agams 
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2541 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 10, 2013, 04:14:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
839 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 27, 2013, 04:09:26 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1238 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 12, 2013, 04:28:50 PM
oleh Kang Asep
16 Jawaban
3157 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 06, 2013, 07:09:19 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
421 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2014, 06:23:46 PM
oleh Kang Asep
89 Jawaban
10496 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2015, 06:20:50 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
394 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 07, 2015, 01:06:49 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
446 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2016, 04:39:55 PM
oleh comicers
0 Jawaban
507 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 12, 2016, 08:40:07 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
386 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2016, 12:36:46 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan