Penulis Topik: Validitas Argumentasi antara FE dan GE  (Dibaca 152 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9342
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 382
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Validitas Argumentasi antara FE dan GE
« pada: Juni 14, 2017, 01:13:45 AM »
Kutip dari : FE101
--------------------
kemudian, diajarkan bahwa bumi berotasi dengan kecepatan 1,670 km/h. Dari mana angka tersebut didapat ? Asumsi panjang keliling bumi bola 40,075 km. Dibagi saja dengan 24 jam. Maka didapatkan angka 1,670 km/h. Hanya rumus-rumus matematika teoritis berdasarkan asumsi. Padahal tidak ada satupun yang merasa bahwa bumi bergerak.
==============

Dalam pernyataan di atas, tidak ditemukan argumentasi yang valid dari buku FE atau GE tentang mana yang benar dan logis. Pernyataan "tidak ada satupun yang merasa bahwa bumi bergerak" adalah pernyataan yang benar. Itu termasuk kepada kebenaran aksiomatis yang bersifat empiris. Tapi empiris tanpa logika dapat melahirkan pengetahuan yang sesat.

Contoh empiris tanpa logika

1) segala hewan yang berasal dari laut itu halal
2) babi tidak berasal dari laut
3) maka babi haram

proposisi no (1) adalah postulat yang disepakati dari hukum Islam. Proposisi no (2) itu adalah empiris. Sedangkan proposisi no (3) merupakan konklusi. Argumenasinya benar secara empiris, lalu bagaimana bisa konklusinya keliru ?

Karena itu "manusia merasakan bahwa bumi tidak bergerak" merupakan kebenaran empiris yang tidak dibantah oleh semua orang. Tetapi, perputaran bumi ini yang dinyatakan oleh kubu GE, apakah ia merupakan data empiris ataukah logis ? Jika itu merupakan data logis, maka kebenaran logis itu tidak dapat dibantah oleh suatu fakta empiris. Jika seseorang ingin menyangkal kebenaran logis, maka harus dapat menunjukan di mana letak kesalahan proses penalarannya, bukan pada data emprisnya. Soal data empiris bahwa manusia merasakan bumi ini tidak bergerak, kedua kubu jelas sepakat. Karena itu, sama sekali data empiris ini bukan bantahan bagi kubu GE.

Pertanyaan saya sekarang, Anda dari kubu mana ? GE atau FE ? Ada punya argumentasi yang kuat atas keyakinan kubu Anda ? Jika punya, silahkan kemukakan. Saya akan mencoba menganlisanya dari sudut pandang ilmu logika.

Sejauh ini, secara sepintas-sepintas, saya sudah membaca buku-buku FE atau GE. Sayangnya walaupun saya ahli di bidang ilmu logika, saya bukan ahli di bidang ilmu asronomi dan matematika. Sedangkan buku-buku tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan secara langsung. Dari hasil membaca yang sepintas-sepintas tersebut, bagi saya belum ada argumentasi yang meyakinkan. Keduanya hanyalah argumentum ad verecundiam, alias kebenaran katanya. Katanya bumi itu bulat ! Dan katanya bumi itu datar ! Jika seseorang memiliki argumentasi yang kuat, berarti kebenaran argumentasi tersebut dapat saya buktikan sendiri melaui metoda observasi atau eksperimen, dan juga menggunakan konklusi-konklusi logis.

Saya belum tertarik untuk mempergunakan ilmu logika untuk mengalisa pertentangan pemikiran antara kubu FE atau GE. Tapi jika Anda penganut dari salah satu kubu tersebut, saya tertarik untuk belajar pada Anda secara sedikit demi sedikit, melalui metoda dialektika logika, sampai saya dapat menyimpulkan mana pendapat yang pasti benar, yang pasti salah dan mana yang hanya kemungkinan-kemungkinan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9342
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 382
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Validitas Argumentasi antara FE dan GE
« Jawab #1 pada: Juni 14, 2017, 02:53:16 AM »
Kutip dari : Aspi
------------------
Saya pernah mempelajari ilmu falak tentang ephemeris hisap rukyat awal bulan.. dan dalam awal pelajaran diterangkn bahwa asumsi geosetrik alias bumi nya dianggap diam. Dan dalam pelajaran tersebut di katakan gerak matahari disebut gerak semu matahari artinya bumi di asumsikan diam. Dan data data almanak (benda langit) dri kemenag juga tentang azimut matahari dan bulan memposisikan bumi dianggap diam.


Yg jdi pertanyaan saya sekarang apakah bumi ini benar2 diam??? Atau bergerak??  Dri kesimplan saya sendiri bumi ini diam..
============

pertanyaannya, apakah kesimpulan tersebut logis ? Jika logis, maka bagaimana alur silogisme formal nya ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sultan

  • Sang Pengembara Yang Mencari Kepingan - Kepingan Pecahan Cermin Kebenaran Yang Berserakan Di Segala Penjuru Alam Semesta
  • Sahabat
  • ***
  • Tulisan: 188
  • Thanked: 1 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Spiritualitas dan Kebatinan
    • Lihat Profil
Re:Validitas Argumentasi antara FE dan GE
« Jawab #2 pada: Juni 14, 2017, 05:38:51 AM »
Kutip dari : FE101
--------------------
kemudian, diajarkan bahwa bumi berotasi dengan kecepatan 1,670 km/h. Dari mana angka tersebut didapat ? Asumsi panjang keliling bumi bola 40,075 km. Dibagi saja dengan 24 jam. Maka didapatkan angka 1,670 km/h. Hanya rumus-rumus matematika teoritis berdasarkan asumsi. Padahal tidak ada satupun yang merasa bahwa bumi bergerak.

1. Perhitungan matematis rotasi bumi di atas adalah argumentasi logis
2. "Tidak ada seorang pun yang merasa bahwa bumi bergerak" adalah argumentasi empiris
3. Argumentasi logis dan argumentasi empiris berbeda bidang
4. Argumentasi logis tidak bisa menyangkal argumentasi empiris
5. Argumentasi empiris tidak bisa menyangkal argumentasi logis

Jika perhitungan matematis rotasi bumi di atas adalah argumentasi logis dan setiap argumentasi logis tidak bisa disangkal oleh argumentasi empiris karena berbeda bidang permasalahannya, maka perhitungan matematis rotasi bumi di atas juga tidak bisa melegitimasi (membenarkan/mengesahkan) pernyataan "Bumi itu bergerak" yang merupakan proposisi empiris.

Jika pernyataan "Tidak ada seorang pun yang merasa bahwa bumi bergerak" adalah argumentasi empiris dan setiap argumentasi empiris tidak bisa disangkal oleh argumentasi logis karena berbeda bidang permasalahannya, maka pernyataan "Tidak ada seorang pun yang merasa bahwa bumi bergerak" juga tidak bisa melegitimasi hasil - hasil dari perhitungan matematis rotasi bumi di atas yang merupakan argumentasi logis.

Pertanyaan saya sekarang, Anda dari kubu mana ?GE atau FE ?
========

Bukan GE dan Bukan FE.

Ada punya argumentasi yang kuat atas keyakinan kubu Anda ?
===================

Tidak ada argumentasi dari saya untuk kubu FE dan GE dalam paparan di atas.
« Edit Terakhir: Juni 14, 2017, 05:41:16 AM oleh Sultan »
Kebenaran itu ibarat cermin yang pecah berkeping - keping. Masing - masing kepingnya adalah kebenaran. Namun kepingan - kepingan pecahan cermin tersebut berserakan di segala tempat. Tugas kitalah untuk memungut kepingannya satu per satu kemudian menyusunnya agar menjadi cermin yang utuh.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
5557 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2012, 12:19:22 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1253 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2013, 07:46:49 PM
oleh ratna
4 Jawaban
1220 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2014, 10:07:51 PM
oleh ratna
0 Jawaban
2757 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 16, 2014, 08:54:15 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
601 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 19, 2015, 03:54:12 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
342 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 22, 2015, 07:42:36 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
372 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 02, 2016, 06:58:27 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
252 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 13, 2016, 07:52:57 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
154 Dilihat
Tulisan terakhir September 18, 2016, 10:12:41 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
81 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2017, 08:13:03 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan