Penulis Topik: Teorema Dalam Matematika  (Dibaca 10322 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Sandy_dkk

Teorema Dalam Matematika
« pada: Juli 06, 2013, 07:15:38 PM »
dalam matematika, teorema adalah pernyataan matematis yang telah dibuktikan sesuai dengan kaidah matematika dengan menggunakan asumsi2 matematis yang telah diketahui.

Quote (selected)
Sandy_dkk:
jika ada 6 orang pada sebuah ruangan, maka bisa dipastikan bahwa paling sedikit ada 3 laki-laki di ruangan tsb, atau paling sedikit ada 3 perempuan di ruangan tsb.  <<<  dapatkah anda menyangkal pernyataan tsb?
Juli 02, 2013, 11:12:20 PM

Kang Asep:
bisa disangkal. karena jumlah perempuan bisa lebih sedikit dari 3, atau jumlah laki-lakinya lebih sedikit dari 3.
Juli 02, 2013, 11:25:39 PM

Sandy_dkk:
jika jumlah perempuan lebih sedikit dari 3, maka pastilah jumlah laki-laki lebih banyak dari 3, maka pernyataan bahwa paling sedikit ada 3 laki-laki adalah benar.  jika jumlah laki-laki lebih sedikit dari 3, maka jumlah perempuannya pastilah lebih banyak dari 3, maka pernyataan paling sedikit ada 3 perempuan adalah benar.  maka, pernyataan paling sedikit ada 3 laki-laki di ruangan tsb, atau paling sedikit ada 3 perempuan di ruangan tsb adalah benar berapapun jumlah laki-laki dan jumlah perempuan dalam ruangan tsb.  bukannya begitu kang?
Juli 02, 2013, 11:58:14 PM

Kang Asep:
jika jumlah perempuan paling sedikit 3, berarti tidak mungkin 2 ?
Juli 03, 2013, 12:17:04 AM

Sandy_dkk:
jika jumlah perempuan paling sedikit tiga, maka tidak mungkin 2. tapi, kalimat saya diawal berbentuk: jika A, maka B atau C. kalimat tsb hanya bisa disangkal jika pada kondisi A tidak terdapat B maupun C. jika ternyata tidak B tetapi C maka pernyataan tsb benar, jika sebaliknya ternyata tidak C tapi B maka pernyataan tsb pun tetap benar. sekarang, mungkinkah pada suatu ruangan yang di dalamnya ada 6 orang, tapi tidak terdapat paling sedikit 3 laki-laki maupun tidak terdapat paling sedikit 3 perempuan?
Juli 03, 2013, 12:38:21 AM

Sandy_dkk:
diketahui kondisi A = ada 6 orang pada sebuah ruangan, kondisi B = paling tidak ada 3 laki2 pada ruangan tsb, kondisi C = paling tidak ada 3 perempuan pada ruangan tsb. jika kondisi A terjadi, maka kondisi B dan kondisi C memiliki kemungkinan sama2 terjadi, tapi tidak mungkin sama2 tidak terjadi. artinya, jika kondisi A terjadi, maka kondisi B dan kondisi C, baik hanya salah satu maupun keduanya pasti terjadi. sedangkan untuk menyangkal kalimat tsb, dibutuhkan terjadinya kondisi A namun tidak terdapat adanya kondisi B maupun C.
Juli 03, 2013, 03:13:58 AM

Kang Asep:
kalimat pertama : jika dalam suatu ruangan ada 6 orang, maka jumlah orang di dalam ruangan tersbut paling sedikit 4+2 # kalimat kedua : jika dalam suatu ruangan ada 6 orang, maka jumlah orang di dalam ruangan tersbut adalah 4+2. mana kalimat yang lebih tepat?
Juli 03, 2013, 06:48:55 AM

Sandy_dkk:
kalimat kedua yang lebih tepat.
Juli 03, 2013, 04:17:50 PM

Kang Asep:
pernyataan kang sandy ini mirip kalimat pertama atau kedua?
Juli 03, 2013, 05:59:55 PM

Sandy_dkk:
bentuk kalimat yang saya buat adalah jika A maka B atau C. sedangkan kalimat kang Asep, baik kalimat pertama maupun kedua berbentuk jika A maka B dan C.
Juli 03, 2013, 07:00:05 PM

Kang Asep:
jadi kalimat ini tidak bisa disangkal lagi.
Juli 03, 2013, 07:16:10 PM

Sandy_dkk:
kalimat jika A maka B atau C, jika diurai akan menjadi jika A maka B atau jika A maka C. jika uraian kalimat tsb membentuk hubungan subkontrari, maka kalimat diawal tidak mempunyai kemungkinan salah.
Juli 03, 2013, 07:32:07 PM

Kang Asep:
saya tidak melihatnya mengandung subkontrari. memang subkontrari dilihat dari mana nya kang sandy?
Juli 03, 2013, 10:04:30 PM

Sandy_dkk:
1. pada 6 orang, terdapat minimal 3 laki-laki.  2. pada 6 orang, terdapat minimal 3 perempuan.   <<<   menurut saya, kedua pernyataan tsb subkontrari, karena bisa sama2 benar, tapi tidak bisa sama2 salah.  kalau yang satu salah maka yang lain pasti benar.  atau bagaimana?
Juli 05, 2013, 04:13:40 AM

Kang Asep:
subkontrati itu dilihat dari bentuk pertentanganya dulu. jika yang pertama berbentuk kalimat I dan kedua O, nah itu berarti subkontrari. misalnya, "Sebagian A adalah B", sedangkan kalimat kedua mengandung kalimat "sebagian A bukan B". apakah dalam contoh kasus "enam orang" tersebut mengandung pertentangan IO?
Juli 05, 2013, 05:28:28 AM

Sandy_dkk:
(I) sebagian dari 6 orang adalah minimal 3 orang laki-laki.  (O) sebagian dari 6 orang adalah minimal 3 orang bukan laki-laki (perempuan).  bagaimana?
Juli 05, 2013, 09:23:13 PM

Kang Asep:
sebagian orang di dalam ruangan itu minimal 3 orang laki-laki. sebagian orang di dalam ruangan itu bukan minimal 3 orang laki-laki.  (bentuk kalimatnya memenuhi syarat subkontrari, sifatnya sama-sama benar. berarti kang sandy benar, ini adalah sebuah subkontrari)
Hari Ini jam 12:51:50 AM

obrolan diatas, terkait erat dengan salah satu teorema yang ada dalam matematika, yaitu teorema ramsey. bunyi teorema ramsey tsb adalah sbb: "jika 6 orang bertemu maka paling tidak ada 3 orang saling mengenal atau sebaliknya paling tidak ada 3 orang tidak saling mengenal".

dalam matematika, teorema sering dinyatakan dalam bahasa alami, yang memiliki format yang umum digunakan dalam silogisme. jika bla bla bla (premis mayor) dan bla bla bla (premis minor) maka bla bla bla (konklusi).

pada teorema ramsey diatas, bisa dibuat bentuk seperti ini: jika ada 6 orang, dan 6 orang tsb bertemu, maka paling tidak ada 3 orang saling mengenal atau sebaliknya paling tidak ada 3 orang tidak saling mengenal.

namun anehnya, pada teorema matematika, biasanya konklusi yang diambil adalah konklusi yang memuat term2 yang tidak didapati pada premis mayor maupun premis minor. nampaknya ini menyalahi aturan silogisme pada logika. tapi sungguh, kebenaran2 konklusi yang diambil tidak terbantahkan, walau nampaknya menyalahi aturan logika. simaklah teorema ramsey diatas, term2 pada konklusi adalah term2 baru yang tidak ada pada premis2nya bukan? tapi sungguh, kenenaran konklusi tidak dapat anda bantah.

menurut silogisme, jika ada 6 orang, dan 6 orang tsb bertemu, maka konklusi apa yang bisa diambil???


selain teorema ramsey, ada sebuah teorema matematika lagi yang akan saya tampilkan:

teorema napoleon: "jika tiga segitiga sama sisi yang  keluar dari setiap sisi sebarang segitiga maka titik tengah dari ketiga segitiga sama sisi akan membentuk segitiga sama sisi yang baru".
pada silogisme, jika ada tiga segitiga sama sisi, dan tiga segitiga tsb keluar dari setiap sisi sebarang segitiga, maka konklusi apa yang bisa diambil?

Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #1 pada: Juli 06, 2013, 07:34:15 PM »
tambahan, sebuah teorema yang paling terkenal dalam matematika.

teorema pythagoras: "jumlah luas bujur sangkar pada kaki sebuah segitiga siku2 sama dengan luas bujur sangkar di hipotenus".
dengan bahasa sederhana: "jumlah luas bujur sangkar pada sisi bujur dan sisi datar sebuah segitiga siku2 sama dengan luas bujur sangkar pada sisi miringnya".
dalam bahasa silogisme: jika ada segitiga siku2, dan setiap sisi segitiga tsb membentuk sebuah bujur sangkar, maka jumlah luas bujur sangkar pada sisi bujur dan sisi datar sama dengan luas bujur sangkar pada sisi miring.

pada silogisme, jika ada segitiga siku2, dan ketiga sisi segitiga tsb membentuk masing2 sebuah bujur sangkar, maka konklusi apa yang bisa diambil?

« Edit Terakhir: Juli 06, 2013, 07:49:41 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #2 pada: Juli 06, 2013, 09:41:47 PM »
Kutip dari: sandy
pada silogisme, jika ada segitiga siku2, dan ketiga sisi segitiga tsb membentuk masing2 sebuah bujur sangkar, maka konklusi apa yang bisa diambil?

ini modus 9/19 syllogisme, yaitu AAI.

tiga sisi segitiga itu ada
tiga sisi segitiga itu membentuk bujur sangkar
------------------------------------------------------
konklusi : sebagian yang ada membentuk bujur sangkar

bagaimana?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline arya

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #3 pada: Juli 06, 2013, 11:53:18 PM »
ada empat buah segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar
ada dua buah segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar

sebagian segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar

--

sepertinya bisa juga dibuat subkontrari, karena bisa juga dua atau empat buah segitiga sama kaki membentuk jajaran genjang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #4 pada: Juli 07, 2013, 12:09:00 AM »
ini modus 9/19 syllogisme, yaitu AAI.

tiga sisi segitiga itu ada
tiga sisi segitiga itu membentuk bujur sangkar
------------------------------------------------------
konklusi : sebagian yang ada membentuk bujur sangkar

bagaimana?

benar kang,, silogismenya menghasilkan konklusi "sebagian yang ada membentuk bujur sangkar". ini tentunya sangat berbeda dengan konklusi2 yang ada pada sebuah teorema matematika. teorema pythagoras menghasilkan konklusi yang melampau jauh dari konklusi silogisme AAI, yaitu "maka jumlah luas bujur sangkar pada sisi bujur dan sisi datar sama dengan luas bujur sangkar pada sisi miring. dan konklusi ini melahirkan persamaan pythagoras yang sangat terkenal dalam matematika trigonometri.

bagaimana kesimpulan bisa berbicara tentang luasan bujur sangkar, padahal premis2nya tak ada yang menyinggung soal luasan?



pada teorema ramsey, bagaimana kesimpulan bisa berbicara tentang jumlah jenis kelamin tertentu, padahal premis2nya tak ada yang menyinggung soal jenis kelamin?

pada teorema napoleon, bagaimana kesimpulan bisa berbicara tentang bentuk bangun yang dihasilkan oleh titik tengah segitiga, padahal premis2nya tak ada yang menyinggung soal titik tengah segitiga?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #5 pada: Juli 07, 2013, 12:14:28 AM »
ada empat buah segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar
ada dua buah segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar

sebagian segitiga sama kaki dapat membentuk bujur sangkar

--

sepertinya bisa juga dibuat subkontrari, karena bisa juga dua atau empat buah segitiga sama kaki membentuk jajaran genjang.

kesimpulan yang benar. tentunya ini adalah menurut kacamata silogisme dalam logika.

kembali kepada teorema matematika, sanggupkah silogisme menjelaskan munculnya kesimpulan pada teorema phthagoras, "maka jumlah luas bujur sangkar pada sisi bujur dan sisi datar sama dengan luas bujur sangkar pada sisi miring" ???



saya ingin memperkenalkan sebuah teorema lagi, yaitu teorema Sandy's Paper: "jika anda mempunyai selembar kertas dengan perbandingan ukuran panjang dan lebarnya adalah  √2 : 1 ,  dan jika kertas tersebut anda potong melintang pada bagian panjangnya sehingga tepat membuat kertas menjadi dua bagian yang sama, maka anda akan memperoleh kertas dengan perbandingan panjang dan lebar yang tetap sama dengan sebelum kertas tsb dipotong. begitu seterusnya..."

bagaimana hukum2 silogisme bisa membuktikan bahwa kesimpulan teorema Sandy's Paper tsb benar?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline arya

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #6 pada: Juli 07, 2013, 12:27:47 AM »
Kata si aristoteles jg logika itu hanya sebagai ilmu dasar, dia tidak mengelompokan ilmu logika ke dalam ilmu pengetahuan. jadi ilmu logika ini sifatnya universal. klu untuk lebih spesipik harus dengan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan speknya. contohnya seperti ini, ilmu matematika.

logika => hipotesa => ilmu matematika

logika => hadist => ilmu hadist


nyambung gak san...   :be happy:
 

Offline arya

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #7 pada: Juli 07, 2013, 12:45:58 AM »

tiga sisi segitiga itu membentuk bujur sangkar


Kok bisa ya ???
 

Offline arya

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #8 pada: Juli 07, 2013, 12:56:39 AM »
setau ane, sylogisme itu merupakan salah satu teorema matematika sub bab logika matematika.

pertanyaan ane : apakah setiap teorema matematika dapat menjelaskan teorema matematika lainnya?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #9 pada: Juli 07, 2013, 06:50:53 AM »
Kutip dari: sandy
pada teorema ramsey, bagaimana kesimpulan bisa berbicara tentang jumlah jenis kelamin tertentu, padahal premis2nya tak ada yang menyinggung soal jenis kelamin?

pada teorema napoleon, bagaimana kesimpulan bisa berbicara tentang bentuk bangun yang dihasilkan oleh titik tengah segitiga, padahal premis2nya tak ada yang menyinggung soal titik tengah segitiga?

bagaimana bisa begitu? setau saya, konklusi hanya terjadi apabila ada premis. dan tidak disebut premis, kalau term-termnya tidak disinggung di dalam konklusi.

Kutip dari: sandy
saya ingin memperkenalkan sebuah teorema lagi, yaitu teorema Sandy's Paper: "jika anda mempunyai selembar kertas dengan perbandingan ukuran panjang dan lebarnya adalah  √2 : 1 ,  dan jika kertas tersebut anda potong melintang pada bagian panjangnya sehingga tepat membuat kertas menjadi dua bagian yang sama, maka anda akan memperoleh kertas dengan perbandingan panjang dan lebar yang tetap sama dengan sebelum kertas tsb dipotong. begitu seterusnya..."

bagaimana hukum2 silogisme bisa membuktikan bahwa kesimpulan teorema Sandy's Paper tsb benar?

X = perbandingan panjang dan lebar kertas setelah dipotong dengan sebelum dipotong

X adalah delapan berbanding empat
delapan berbanding empat dibagi dua adalah empat berbanding dua
-------------------------------------------------------------------------------
jadi X adalah empat berbanding dua

Empat berbanding dua dibagi dua adalah dua berbanding satu
--------------------------------------------------------------------------------
jadi X adalah dua berbanding satu

dua berbanding satu adalah delapan berbanding empat
---------------------------------------------------------------------------------
jadi tetap saja, X adalah delapan berbanding empat




bagaimana kang ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #10 pada: Juli 08, 2013, 12:03:02 AM »
Kutip dari: arya
Kutip dari: Kang Asep
tiga sisi segitiga itu membentuk bujur sangkar

Kok bisa ya ???

maksudnya begini kang:

segitiga ABC, masing2 sisinya membentuk bujur sangkar a, b, dan c.


setau ane, sylogisme itu merupakan salah satu teorema matematika sub bab logika matematika.

pertanyaan ane : apakah setiap teorema matematika dapat menjelaskan teorema matematika lainnya?

tidak dapat kang!
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #11 pada: Juli 08, 2013, 12:37:39 AM »
Kutip dari: Kang Asep
bagaimana bisa begitu? setau saya, konklusi hanya terjadi apabila ada premis. dan tidak disebut premis, kalau term-termnya tidak disinggung di dalam konklusi.

ya itu dia kang,,

  • jika ada 6 orang
  • dan 6 orang tsb bertemu
  • maka paling tidak ada 3 orang saling mengenal atau sebaliknya paling tidak ada 3 orang tidak saling mengenal

pada teorema ramsey tsb, pernyataan ketiga tidak memuat premis2 pada pernyataan pertama maupun pernyataan kedua. menurut silogisme, berarti pernyataan ketiga tsb bukanlah konklusi, dan pernyataan pertama dan kedua bukanlah premis.

tapi coba lihat, ketika kita rubah salah satu saja premis pada pernyataan pertama atau pernyataan kedua, misalnya ada dirubah menjadi tidak ada, atau 6 orang dirubah menjadi 8 ekor sapi, atau bertemu dirubah menjadi bersalaman, maka ini akan membuat pernyataan ketiga menjadi tidak terbukti. bagaimana mungkin ini terjadi bila pernyataan2 tsb tidak mempunyai hubungan sebagai premis2 dan konklusi?

walaupun pernyataan ketiga tidak memuat term yang ada pada pernyataan pertama dan pernyataan kedua, tapi pernyataan ketiga tsb sangat dipengaruhi oleh term2 pada pernyataan pertama dan pernyataan kedua. dan juga, pernyataan ketiga tsb diperoleh hanya berdasarkan pada pernyataan pertama dan pernyataan kedua.
bagaimana LOGIKA bisa menjelaskan hal ini jika bukan karena pengaruh hubungan antara premis2 dan konklusi?



Kutip dari: Kang Asep
X = perbandingan panjang dan lebar kertas setelah dipotong dengan sebelum dipotong

X adalah delapan berbanding empat
delapan berbanding empat dibagi dua adalah empat berbanding dua
-------------------------------------------------------------------------------
jadi X adalah empat berbanding dua

Empat berbanding dua dibagi dua adalah dua berbanding satu
--------------------------------------------------------------------------------
jadi X adalah dua berbanding satu

dua berbanding satu adalah delapan berbanding empat
---------------------------------------------------------------------------------
jadi tetap saja, X adalah delapan berbanding empat

jika perbandingan panjang dan lebar kertas sebelum dipotong adalah 8 berbanding 4, maka setelah dipotong perbandingan panjang dan lebar kertas menjadi 4 berbanding 4 atau 1 berbanding 1 kang, bukan 4 berbanding 2. ini buktinya:
« Edit Terakhir: Juli 08, 2013, 01:55:00 AM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #12 pada: Juli 08, 2013, 07:04:34 AM »
Kutip dari: sandy
maka anda akan memperoleh kertas dengan perbandingan panjang dan lebar yang tetap sama dengan sebelum kertas tsb dipotong.

kalau begitu, berarti pernyataan ini keliru?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #13 pada: Juli 08, 2013, 07:38:09 AM »
tidaklah mungkin ada konklusi tanpa premis. pada kasus di atas, jelas ada premis yang term-termnya menyinggung konklusi. berikut saya coba uraikan.


jika enam orang saling bertemu, maka ada 3 orang yang saling mengenal atau 3 orang yang tidak saling mengenal.

kenapa ?

karena enam orang tersebut memiliki empat kemungkinan konsekuen.

pertama, sebagian dari enam orang tersebut saling mengenal.
kedua, sebagian dari enam orang tersebut tidak saling mengenal.
ketiga, semua dari enam orang tersebut saling mengenal.
keempat, semua dari enam orang tersebut saling mengenal.

sebagian enam orang tersebut bertemu
setiap yang bertemu mungkin saling saling mengenal
---------------------------------------------------------------
sebagian enam orang tersebut mungkin saling mengenal


setiap dari enam orang saling bertemu
setiap yang saling bertemu mungkin tidak saling mengenal
------------------------------------------------------------------
Setiap enam orang itu mungkin tidak saling mengenal



sehingga dari dua konklusi di atas dapat disimpulkan, "setiap dari enam orang itu mungkin saling mengenal atau mungkin tidak saling mengenal" ini disebut Disjuntiv alternatif, artinya dalam pernyataan "A atau B", jika tidak A, maka mesti B. dan bila dinyatakan "sebagian dari enam orang itu mungkin saling mengenal atau mungkin saling tidak mengenal" juga merupakan pernyataan yang bisa sama benar karena bersifat alternasi. sehingga pernyataan "tiga orang dari mereka saling mengenal atau tiga orang dari mereka tidak saling mengenal", merupakan konklusi "sebagian dari enam orang itu saling mengenal atau tidak saling saling mengenal". sehingga pernyataan manapun yang menyatakan sebagian dari 6 orang itu adalah benar. milsanya, "enam orang yang saling bertemu itu sedikitnya 2 orang yang saling mengenal atau 4 orang tidak saling mengenal." atau "enam dari yang saling bertemu itu, sedikitnya 5 orang saling mengenal dan 1 orang tidak saling mengenal". bahkan bisa dikatakan, "enam orang yang saling bertemu itu sedikitnya 6 orang saling mengenal atau tidak ada yang saling mengenal sama sekali" juga adalah pernyataan yang benar."


jadi, term yang muncul di dalam konlusi adalah "setiap atau sebagian dari enam orang". adapun midle termnya adalah "Setiap yang saling bertemu".
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Teorema Dalam Matematika
« Jawab #14 pada: Juli 08, 2013, 07:41:22 AM »


untuk mendaptakan perbandingan yang sama, angka lebarnya juga harus dibagi dua. pada gambar tersebut, angka lebar belum dibagi dua. sedangkan yang saya katakan adalah :

Kutip dari: kang asep
X adalah delapan berbanding empat
delapan berbanding empat dibagi dua adalah empat berbanding dua
-------------------------------------------------------------------------------
jadi X adalah empat berbanding dua

memangnya, menurut cara hitung matematika 8/4 : 2 berapa hasilnya kang?

jika hasilnya 4/4, berati premis mayor di atas keliru. seharusnya, "delapan berbanding empat dibagi dua perdua" begitu ya?
« Edit Terakhir: Juli 08, 2013, 07:44:11 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
8 Jawaban
4187 Dilihat
Tulisan terakhir April 01, 2016, 09:42:25 AM
oleh pendua
0 Jawaban
2075 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 14, 2014, 06:07:47 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2206 Dilihat
Tulisan terakhir April 20, 2014, 07:06:52 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
998 Dilihat
Tulisan terakhir September 24, 2014, 07:57:58 PM
oleh Sandy_dkk
2 Jawaban
1376 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2015, 11:32:08 AM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
1449 Dilihat
Tulisan terakhir September 26, 2014, 01:56:47 AM
oleh Sandy_dkk
6 Jawaban
2229 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2015, 12:41:21 AM
oleh Sandy_dkk
1 Jawaban
655 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 03, 2017, 11:10:24 AM
oleh Purnama
0 Jawaban
385 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2016, 06:26:01 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
333 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 06, 2018, 02:27:42 PM
oleh Monox D. I-Fly

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan