Penulis Topik: Premis Syiah  (Dibaca 862 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9384
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 428
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Premis Syiah
« pada: Pebruari 15, 2014, 11:34:23 PM »
Ada orang yang ngakunya mengerti ilmu logika. Tapi anehnya, menurut dia, jika premis-premis logika itu berasal dari ajaran syiah, maka terjadi keanehan. Aneh bagaimana ? seperti apa contohnya ?

Kutip dari: mohidin
kami tidak ada masalah sebenamya dengan ilmu logika...namun ketika yg menjadi pernyataan pembangun premisnya berisi ajaran2 syiah disitulah timbul keanehan.


itulah Anda. tidak faham logika, tapi tidak mau ngaku. kalo mengerti logika, mustahil ngomong seperti itu. Logika saya siap di isi dengan premis ajaran manapun, tanpa pandang bulu. premis atheis, anti hadis, sunni, syiah, komunias. logika apaan yang tidak berfungsi dengan premis-premis syiah ? logika dari negeri hongkong ?

ketika saya berkata "saya ahli logika" adalah bukan omong kosong. saya siap diuji oleh siapapun dengan premis apapun. berbeda dengan si mohidin, ngakunya ngerti logika. tapi tidak siap diuji. masalahnya, untuk menghindari pengujian, si mohidin ini suka minta upah atau hadiah. padahal kalau menurut saya, kalau kita tidak mengerti sesuatu tidak usah malu-malu untuk mengakuinya. contohnya, saya bukan seorang ahli logika matematika, maka saya katakan, "saya bukan ahli di bidang logika matematika" atau "logika matematika bukanlah kehalian saya".  tidak perlu malu, tidak perlu gengsi, kalau memang saya tidak cukup mengerti di bidang ilmu tersebut. tapi si mohidin tidak sanggup jujur seperti saya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Monox D. I-Fly

Re:Premis Syiah
« Jawab #1 pada: Juli 29, 2015, 10:19:33 AM »
ketika saya berkata "saya ahli logika" adalah bukan omong kosong. saya siap diuji oleh siapapun dengan premis apapun. berbeda dengan si mohidin, ngakunya ngerti logika. tapi tidak siap diuji. masalahnya, untuk menghindari pengujian, si mohidin ini suka minta upah atau hadiah. padahal kalau menurut saya, kalau kita tidak mengerti sesuatu tidak usah malu-malu untuk mengakuinya. contohnya, saya bukan seorang ahli logika matematika, maka saya katakan, "saya bukan ahli di bidang logika matematika" atau "logika matematika bukanlah kehalian saya".  tidak perlu malu, tidak perlu gengsi, kalau memang saya tidak cukup mengerti di bidang ilmu tersebut. tapi si mohidin tidak sanggup jujur seperti saya.


Kalau menurut saya, mengaku-ngaku mengerti kemudian ketahuan kalau sebenarnya tidak mengerti justru lebih memalukan daripada kalau kita mengakui bahwa kita tidak mengerti dari awal. Menurut saya, mengakui bahwa saya tidak mengerti adalah bagian untuk menjaga harga diri.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1567 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 02, 2013, 10:27:20 PM
oleh Kang Asep
1 premis, 5 konklusi.

Dimulai oleh Sandy_dkk « 1 2 ... 5 6 » Kupas Logika

87 Jawaban
13892 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2013, 11:53:04 AM
oleh ratna
43 Jawaban
7030 Dilihat
Tulisan terakhir April 06, 2015, 09:12:19 AM
oleh Kang Asep
Premis

Dimulai oleh Kang Asep Syllogisme

0 Jawaban
566 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2015, 07:52:33 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
619 Dilihat
Tulisan terakhir April 07, 2015, 11:23:17 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
630 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2015, 08:56:33 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
660 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2015, 07:38:50 PM
oleh Kang Asep
7 Jawaban
1146 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2016, 01:10:58 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
384 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2016, 06:38:46 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
137 Dilihat
Tulisan terakhir April 06, 2017, 12:07:43 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan