Penulis Topik: menjelaskan persamaan dan perbedaan secara adil  (Dibaca 863 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
menjelaskan persamaan dan perbedaan secara adil
« pada: Desember 10, 2013, 05:17:33 AM »
Akibat banyaknya Aksi Teroris yang dilakukan oleh oknum muslim di seluruh dunia, maka kaum yang anti Islam menuduh Nabi Muhammad sebagai biang keladi. Mereka mengatakan radikalisme muslim tersebut benar-benar berasal dari Islam. Pola pikir para teroris ini sama persis seperti pola pikir Nabi Muhammad. Dan perilakunya pun sama dengan Nabi Muhammad.

Kutip dari: faitfreedompedia
Mengapa kemarahan Muslim terhadap non-Muslim begitu hebat, mengapa sedemikian sukanya mereka berperang & mudah sekali melakukan kekerasan? Jutaan Muslim melakukan kekacauan masal, protes keras dan membunuh orang2 tak berdosa dimanapun dan kapanpun sambil berALLAHU AKBAR dan mengutip perkataan2 Muhammad. Tingkah laku ini tidak masuk akal. Tapi pelakunya adalah orang2 waras. Bagaimana kita menjelaskan hal ini?

Untuk bisa mengerti hal ini, kita harus tahu bahwa Muslim diharapkan untuk berpikir seperti nabi mereka. Sehingga akibatnya, sifat, iman, pikiran dan perilaku Muslim mencerminkan sifat dan pikiran Muhammad. Karena Muhammad adalah contoh segala kebajikan dalam Islam, maka diharapkan Muslim menirunya pula dalam segala hal, melakukan apa yang dia lakukan, dan berpikir seperti cara dia berpikir. Secara keseluruhan akibatnya adalah Muslim mengambil jatidiri Muhammad dan meninggalkan jatidiri, hati nurani dan kepribadian mereka secara mendalam. Sewaktu Muslim telah menempati dunia narsistik Muhammad dan secara persis meniru contoh perbuatannya, mereka menjadi penerus dirinya. Muslim bagaikan ranting dari pohon Islam dan akar dari pohon ini adalah Muhammad. Muslim menyerap sifat, kelakukan dan pikiran Muhammad. Bisa dikatakan bahwa setiap Muslim bagaikan Muhammad sendiri dalam ukuran kecil.

Kata mereka “perilaku teroris itu persis seperti perilaku Nabi Muhammad”. Tapi, apakah mereka mengerti mengenai Hukum Persamaan - Perbedaan. Setiap dua hal pasti mempunyai persamaan, juga perbedaan. Saya tidak perlu menyangkal akan kesamaan kaum teroris dengan perilaku Nabi Muhammad, hanya pertanyaannya, di mana titik persamaan ? teroris berperang dan Nabi juga berperang. Ya ini titik persamaannya. Tapi Nabi saw tidak membunuh kaum muslimin. Ini titik perbedaannya. Apakah orang-orang FFI itu mampu menjelaskan persamaan dan perbedaan secara adil ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline sky

Re:menjelaskan persamaan dan perbedaan secara adil
« Jawab #1 pada: Desember 11, 2013, 03:57:10 PM »
aksi-aksi serupa akan makin meluas dan semakin sering di tahun-tahun mendatang, dilakukan oleh kelompok-kelompok yg meyakini bahwa kebangkitan islam sudah semakin dekat.
Cogito ergo sum
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2407 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 22, 2014, 06:24:16 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1580 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 17, 2013, 08:14:45 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1756 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 26, 2013, 02:14:11 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1108 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2013, 08:06:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2965 Dilihat
Tulisan terakhir November 15, 2013, 09:01:17 PM
oleh Kang Asep
9 Jawaban
2373 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 14, 2014, 02:02:00 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
994 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2014, 07:44:18 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
774 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 19, 2015, 09:30:42 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
422 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 13, 2016, 09:08:48 PM
oleh comicers
0 Jawaban
278 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 06, 2016, 07:13:50 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan