Penulis Topik: Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika  (Dibaca 6371 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline abupiri

Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #30 pada: Juli 18, 2013, 06:38:59 PM »
Sebenarnya saya sangat interes dan bakal terus interes dgn isu panyatuan kalender Islam. Makanya saya terus mencari saudara2 yg percaya dgn hal tsb. Kawan2 Hizbut Tahrir dan Muhammadiyah juga sptnya punya impian ke arah sana. Tinggal bgmn menyusun dialektikanya saja agar bisa diterima oleh banyak kalangan. Menarik apa yg disampaikan oleh Bpk. Syamsul Anwar dlm sebuah tulisannya yg bertajuk "Peradaban Tanpa Kalender Unifikatif : Itukah pilihan Kita?". Argumen Muhammadiyah ttg defenisi wujudul hilal yg sama sekali meninggalkan rukyat menjadi logis karena disampaikan dgn dialektika yg sempurna. Cuman memang blm begitu saya pahami pendekatan apa yg dipakai mereka ttg penatuan kalender krn setau saya bnyk sekali faktor2 yg hrs diperhatikan spt ketidakkonsistenan lokasi pertama wjudul hilal setiap tahun. Belum lagi penyesuaian dgn kalender solar agar tidak terjadi kekacauan administrasi. Pun pasti ada wilayah yg dikorbankan dlm arti harus puasa pdhal ketinggian hilal masih minus atau menunda puasa sampai lusa pdhal sdh melihat hilal mlm ini.dan tentu saja ini bertentangan dgn nash sunnah "Berpuasalah karena melihat hilal dan ber"ied"lah krn melihat hilal.Tapi jika didialektikakan lg dgn qur'an jd bertentangan juga krn sejatinya puasa karena Allah.Kabarnya sih sedang dijalankan 4 metoda pendekatan. Mana yg persen error nya paling kecil yg akan dipilih sbg instrumen penyusun kalendar lunar global. Cuman percobaan baru akan selasai tahun 2100 yg  kemungkinan besar kita udh ga ada di dunia ini
 

Offline Abu Zahra

Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #31 pada: Juli 18, 2013, 08:10:38 PM »
Hilal (tanggal satu) asalnya sangat mudah untuk dilihat tanpa menggunakan alat teropong sekalipun jika di langit tidak ada sesuatu. Jika di suatu tempat ada lima ratus orang, maka semuanya akan melihatnya. Jika di satu tempat ada lima puluh orang yang mengamati hilal, tetapi hanya dua orang saja yang melihat, maka jangan diterima kesaksiannya, sebab bila dua orang melihat, maka orang lain pun yang ada di situ mesti melihatnya.

Sejak Imam Husain as putra Rasulullah saw dibunuh oleh kaum muslim yang membunuhnya, hilal (bulan Ramadhân) tidak mau lagi menampakkan dirinya dengan jelas, maka di mana pun ummat Islam akan selalu berbeda dalam menetapkan awal bulan Ramadhan dan satu Syawwâl. Untuk tahun ini saja di Indonesia ada yang mulai shaum hari Ahad, ada yang Senin, ada yang Selasa dan ada yang Rabu.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #32 pada: Juli 19, 2013, 12:57:51 AM »
^Apakah hubungan antara syahidnya Imam Husein ra dengan penampakan hilal seperti yang Ustadz sampaikan adalah berdasarkan dari suatu riwayat?
 

Offline Sandy_dkk

Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #33 pada: Juli 19, 2013, 09:53:16 PM »
Kutip dari: abupiri
Misalkan kita anggap dulu defenisi wujudul hilal dari Muhammadiyah benar yakni konjungsi terjadi sblm matahari terbenam yg berarti hilal telah wujud saat matahari terbenam dengan mengabaikan ketinggiannya diatas ufuk.
Dengan defenisi diatas memungkinkan ditarik satu garis bujur sebagai patokan layaknya Greenwich dan garis deadline di bujur berlawanannya (180deg)? Bagaimana menurut kang Sandy?

Kutip dari: abupiri

nah, pada gambar yang kang abupiri tampilkan di atas, bisa kita lihat bahwa garis yang menunjukkan posisi hilal bukanlah garis bujur, sehingga tidak bisa ditarik sebuah garis bujur untuk patokan awal bulan.
posisinya setiap tahun pun tidak selalu sama seperti itu, ini tergantung pada gerak rotasi, presesi, dan nutasi bumi.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Blackrose

Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #34 pada: September 13, 2013, 08:29:00 AM »
Ramadhan sudah lewat, dan terjadilah perbedaan penentuan awal ramadhan.
Ada hal yang masih sedikit mengganjal. Bagaimana jika diseluruh Indonesia mendung, tidak mungkin terlihat. Apakah otomatis hisab digunakan oleh pemerintah, atau kita menunggu esok harinya (menunggu hari cerah?)
 

Offline Sandy_dkk

Re:Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #35 pada: September 14, 2013, 12:03:33 PM »
Ramadhan sudah lewat, dan terjadilah perbedaan penentuan awal ramadhan.
Ada hal yang masih sedikit mengganjal. Bagaimana jika diseluruh Indonesia mendung, tidak mungkin terlihat. Apakah otomatis hisab digunakan oleh pemerintah, atau kita menunggu esok harinya (menunggu hari cerah?)

terlihat atau tidak, pemerintah menggunakan hisab. namun hasilnya ya kemungkinan besar berbeda dengan hisab muhammadiyah.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #36 pada: Oktober 02, 2013, 05:30:31 PM »
sebenarnya saya belum mengerti, kenapa sama-sama menggunakan hisab, tapi hasilnya berbeda. apa rumus hisabnya berbeda ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re: Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #37 pada: Oktober 02, 2013, 05:55:24 PM »
sebenarnya saya belum mengerti, kenapa sama-sama menggunakan hisab, tapi hasilnya berbeda. apa rumus hisabnya berbeda ?

rumusnya sama, hasilnya pun sama.

yang membuat berbeda, saya contohkan sebagai berikut:

menurut perhitungan dengan rumus yang sama, maka diketahui bahwa pada tanggal 20 agustus 2011 ketinggian hilal bulan saat matahari terbenam adalah 20, maka besok ditetapkan Muhammadiyah sebagai awal bulan hijriyah (ramadhan), sementara pemerintah tidak. karena menurut pemerintah awal bulan adalah saat ketinggian hilal minimal 30 saat matahari terbenam.

intinya pada perbedaan definisi awal bulan.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Kupas Tuntas Penentuan Awal Ramadhan dengan Logika
« Jawab #38 pada: Oktober 02, 2013, 06:44:17 PM »
rumus dan hasil hisab sama. beda definisi awal ramadhan beda, maka awal ramadhannya berbeda. saya mengerti sekarang. terima kasih!
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
17 Jawaban
5145 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 03, 2013, 11:13:50 AM
oleh Abu Hanan
9 Jawaban
7655 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 08, 2014, 09:12:23 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
736 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 02:41:46 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
335 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 08, 2015, 11:41:16 AM
oleh joharkantor05
2 Jawaban
771 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 15, 2015, 08:23:53 AM
oleh joharkantor05
2 Jawaban
1016 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 10, 2016, 02:16:24 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
411 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 25, 2015, 07:54:27 AM
oleh joharkantor05
1 Jawaban
407 Dilihat
Tulisan terakhir September 10, 2015, 08:41:25 AM
oleh joharkantor05
0 Jawaban
429 Dilihat
Tulisan terakhir April 03, 2016, 11:06:57 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
286 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 25, 2017, 06:07:23 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan