Penulis Topik: Klasifikasi Mental  (Dibaca 669 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Klasifikasi Mental
« pada: Agustus 24, 2014, 05:05:48 PM »
Berawal dari pertanyaan-pertanyaan sederhana, “Apakah kemarahan itu sejenis kebencian atau bukan? Apakah kemurungan itu termasuk kepada kesedihan ? Apakah rasa khawatir termasuk kepada rasa takut ? Apakah setiap kemarahan itu buruk ? apakah sifat yang membedakan antara golongan perasaan khawatir dengan perasaan takut ? apakah Anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan mudah ?”

Ada emas, besi, dan perak dan Anda dengan mudah menyebut ketiganya sebagai “jenis logam”. Ada manusia, tumbuhan dan hewan. Anda dengan mudah menyebut ketiganya jenis makhluk bernyawa. Lebih mudah mengklasifikasikan benda dari pada mental. Mengapa ? karena objek mental tidak tertangkap oleh panca indra, sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi. Walaupun sulit, bukan berarti tidak bisa diklasifikasikan dengan benar. Pengetahuan tentang aturan klasifikasi dalam ilmu logika akan membantu Anda dalam memudahkan Anda dalam mengklasifikasikan faktor-faktor mental.

Jika Anda menemukan sifat yang sama pada dua bentuk yang berbeda, berarti Anda menemukan jenis dari kedua bentuk tersebut. Misalnya, bentuk kambing itu berbeda dengan bentuk kerbau. Tapi kedua-duanya mempunyai sifat yang sama, yaitu “pemakan tumbuhan”. Maka, kerbau dan kambing adalah sejenis, yaitu jenis Herbivora yang didefinisikan “Hewan pemakan tumbuhan”. Sekarang mari kita terapkan hal ini kepada hal mental. Kemarahan dan kebencian mempunyai bentuk yang berbeda. Apakah Anda dapat menemukan kesamaan sifat dari keduanya ? jika “ya”, berarti Anda menemukan jenis yang sama untuk keduanya.

Misalnya, jika kemarahan perasaan tidak menyenangkan adalah sifat yang terkandung di dalam kemarahan dan kebencian, berarti keduanya merupakan satu jenis, yaitu “Sejenis faktor mental yang tidak menyenangkan.”

Setiap dua hal mempunyai persamaan dan perbedaan . Demikian pula dengan sifat. Setiap dua hal pasti memiliki kesamaan sifat. Kita hanya perlu menyelidiki dan menemukan, “Sifat apa yang sama pada kedua hal”, sehingga sifat tersebut menghimpun keduanya dalam jenis yang sama. Oleh karena itu, jangankan kemarahan dengan kebencian, bahkan kesedihan dan kegembiraanpun merupakan satu jenis, yaitu jenis perasaan atau faktor mental.

Di sisi lain, kita menyadari bahwa kebencian itu berbeda bentuk dengan kemarahan, kemurungan berbeda dengan kesedihan. Tapi cobalah Anda uraikan, “apa perbedaannya?” dapatkan Anda menjawabnya dengan mudah ? atau apakah Anda harus memutar otak dulu untuk menjawabnya ? ataukah bahkan mungkin Anda tidak dapat menjawabnya sama sekali ?

Untuk menyadari perbedaan antara kebencian dengan kemarahan, Anda tidak butuh definisi atau argumentasi. Kesadaran Anda akan menyadarinya dengan mudah. Tapi kesulitan terjadi, ketika Anda ingin menjelaskan, apalagi untuk membutikan bahwa keduanya merupakan hal berbeda bukan sekedar dalam nama.

Jika Anda menemukan sifat yang berbeda pada dua bentuk yang sama, berarti Anda menemukan perbedaan golongan dari keduanya. Ini adalah prinsip ilmu logika untuk memisahkan satu golongan dengan golongan lainnya.

Misalnya, kambing adalah hewan berkaki empat. Kelinci juga merupakan hewan berkaki empat. Artinya, keduanya memiliki bentuk yang sama, yaitu “berkaki empat”. Tapi Anda menemukan sifat yang memisahkan keduanya, di mana sifat kelinci adalah “melompat-lompat” ketika berjalan. Sedangkan kambing “tidak melompat”. Berarti Anda telah menemukan sifat yang membedakan antara golongan kelinci dengan golongan kambing. Bila hal ini diterapkan ke dalam hal mental, maka sifat apakah yang dapat membedakan antara kebencian dengan kemarahan ? ketika Anda marah pada sesuatu, maka besar atau kecil, kehendak untuk menyakiti sesuatu itu muncul dalam diri Anda. Kehendak ini belum tentu muncul ketika Anda membenci pada sesuatu itu. Oleh karena itu “kehendak menyakiti” menjadi sifat yang memisahkan antara golongan kemarahan dengan kebencian.

Inilah pedoman yang seharusnya digunakan untuk mengklasifikasikan faktor-faktor mental. Setelah memahami hal ini, perdebatan tentang apakah sesuatu itu sejenis atau tidak sejenis, satu golongan atau tidak, merupakan perdebatan yang tidak relevan lagi, dan merupakan suatu bentuk kebodohan. Karena segala sesuatu bisa jadi satu jenis, bisa jadi satu golongan. Yang perlu didiskusikan adalah sifat apa yang menjadikan dua bentuk berbeda itu ke dalam satu jenis yang sama. Dan sifat mana yang berbeda dua bentuk yang sama sehingga memisahkannya ke dalam golongan yang berbeda. 

Setelah memahami hukum klasifikasi sebagaimana yang saya jelaskan di atas, selanjutnya yang dibutuhkan adalah obeservasi mental. Ketika saya menyatakan bahwa “kehendak menyakiti” merupakan sifat yang memisahkan antara golongan “kebencian” dengan “kemarahan”, maka apakah Anda dapat menilai pernyataan tersebut sebagai pernyataan yang  benar atau salah ? atau tidak mengetahui nilai benar dan salahnya ? Setiap kali Anda merasa marah, cobalah amati kemarahan Anda tersebut, adakah terkandung di dalamnya kehendak menyakiti objek kemarahan ? jika “ada” berarti pernyataan saya benar, sesuai dengan fakta yang Anda amati.
« Edit Terakhir: Agustus 24, 2014, 05:13:44 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
2789 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 22, 2012, 07:38:23 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1935 Dilihat
Tulisan terakhir September 23, 2013, 09:53:47 PM
oleh Kang Asep
mental

Dimulai oleh Kang Asep Filsafat

1 Jawaban
1186 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2014, 09:29:11 AM
oleh ratna
0 Jawaban
744 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2015, 10:34:18 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
439 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2016, 04:21:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
282 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 21, 2016, 05:46:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
155 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2016, 08:19:19 PM
oleh Kang Erik
1 Jawaban
163 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 06, 2016, 10:51:12 AM
oleh Monox D. I-Fly
Klasifikasi

Dimulai oleh Kang Asep Term

1 Jawaban
356 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 04, 2016, 08:14:00 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
13 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2017, 03:52:46 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan