Penulis Topik: Ketika Umat Buddhis Bertanya Manfaat Logika  (Dibaca 826 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ketika Umat Buddhis Bertanya Manfaat Logika
« pada: Juli 03, 2013, 01:55:35 PM »
Kutip dari: The One;151320
Ya, saya memahami logikanya.

Di luar dari uraian logika, jika ditinjau dari manfaatnya, apa yang Sdr. Asep rasakan sejauh ini dari penggunaan logika di atas?

Sebab di luar logika, tentu juga ada pemaknaan (semantik), yang beredar lebih luas, lebih mudah dipahami oleh masyarakat pada umumnya.

Misalnya jika dilihat dari contoh di atas, secara pemaknaan malah jadi simpang siur, sebab "Saya suka kamu", ternyata tidak menjamin "Saya tidak benci pada kamu".

Karena itu mohon berbagi pengalaman Kang Asep pribadi, bagaimana dan sejauh apa kegunaan penggunaan logika di atas, atau logika Aristoteles pada umumnya.

Terima kasih sebelum maupun sesudahnya.

Salam.

manfaat dari logika itu sangat besar. bencana dunia, tragedi kemanusiaan, perang, perselisihan para cendikiawan bisa diawali oleh sebuah kekeliruan logic.

coba kita perhatikan, tidak sedikit umat non buddhis yang berpikir bahwa umat Buddha menyembah patung Buddha hanya karena mereka sering melihat umat budddha atau bahkan sekedar melihat gambar-gambar umat Buddha sedang beranjali di depan patung sang Buddha. karena kekeliruan logic, mereka menunjukan foto-foto umat Buddhis itu sambil berkata, "nih buktinya umat Buddha sedang menyembah patung Buddha". bukankah ini sebuah fitnah yang menyakitkan? mereka keliru menafsirkan apa yang dilihat, menganggap sesuatu yang bukan bukti sebagai bukti, lalu meyakini pendapatnya sendiri sebagai kebenaran. inilah contoh sumber bencana itu.

sebaliknya pula, umat non muslim yang melihat fakta-fakta teroris di berbagai belahan dunia yang dilakukan oleh muslim, lalu membuat kesimpulan, "ini akibat ajaran Islam!" Ini sumber becana. umat Islam juga yang salah memahami kitab sucinya, setelah membaca kitab sucinya menafsirkan sendiri, merenungkan, mentakwil serta menyimpulkan tanpa berlandas kepada norma-norma berpikir yang benar, sehingga lahir kesimpulan darinya, "Owh .. ternyata menurut Tuhan yang maha Esa, selain umat Islam itu kafir. dan Tuhan menginginkan kita membahasmi semua orang kafir di dunia." inilah contoh sumber bencana, yang muncul akibat kesalahan penalaran.

oleh karena itu, jika Anda bertanya tentang apa manfaat logika, saya katakan, manfaatnya begitu besar dan penting, sarana untuk mencegah dan menanggulangi bencana besar di dunia ini.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged

com


Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
1990 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2016, 12:03:04 PM
oleh Ziels
21 Jawaban
7806 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 24, 2013, 07:16:00 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1088 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 17, 2013, 09:54:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1004 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 26, 2013, 07:30:04 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
991 Dilihat
Tulisan terakhir November 22, 2015, 10:17:41 PM
oleh Monox D. I-Fly
4 Jawaban
1247 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2016, 12:55:05 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
208 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2016, 05:02:43 PM
oleh comicers
0 Jawaban
274 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2016, 11:02:47 PM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
122 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 06, 2016, 06:56:16 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
44 Dilihat
Tulisan terakhir November 30, 2017, 02:28:34 AM
oleh Purnama

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan